Rabu, 30 Oktober 2013

Menyalakan Handphone di Dalam Pesawat Fatal Akibatnya


Mungkin hampir semua penumpang pesawat tahu tentang aturan dilarang menyalakan handphone di dalam pesawat. Namun anehnya banyak orang yang masih melakukan hal itu, terutama di Indonesia. Padahal setiap kali terbang para awak kabin pesawat tak jemu-jemu mengingatkan kepada para penumpang untuk mematikan handphone.

Hal tersebut tak lepas kaitannya dengan kesadaran masyarakat yang masih sangat kurang terhadap keamanan penerbangan dan kemungkinan besar sebagian masyarakat belum sepenuhnya paham tentang apa bahaya besar yang bisa ditimbulkan  dari hal sepele seperti menyalakan handphone di pesawat.

Mungkin memang terlihat sepele dan sering kita abaikan, tapi menyalakan handphone di dalam pesawat dapat mengakibatkan bahaya besar.  Mengapa hal ini bisa sangat membahayakan? Karena apabila secara kebetulan frekuensi handphone yang kita nyalakan di dalam pesawat sama dengan frekuensi mesin turbin pesawat, maka mesin turbin pesawat akan mengalami gangguan sistem dan lebih bahayanya lagi bisa secara tiba-tiba turbin pesawat akan mati. Akibat dari matinya mesin turbin pesawat ini tentu fatal akibatnya.

Selain itu sinyal dari handphone juga bisa mengakibatkan bahaya lain pada penerbangan seperti arah terbang pesawat yang melenceng, gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectotional Receiver) yang tak terdengar, gangguan indikator bahan bakar, gangguan sistem kemudi dan Indikator HIS (Horizontal Situation Indicator) yang terganggu.

Handphone merupakan alat komunikasi yang canggih, apalagi belakangan ini ada lagi yang namanya smartphone yang jauh lebih canggih. Handphone memang penting dan sangat bermanfaat, meski begitu kita tetap harus bijak menggunakannya. Jangan sampai karena keegoisan beberapa penumpang pesawat dampaknya bisa membahayakan semua penumpang pesawat lainnya. Banyak loh kecelakaan pesawat yang konon diakibatkan oleh handphone yang masih nyala. Bijaklah, matikan handphone atau pilih airplane/flight mode saat memasuki pesawat kemudian nyalakan lagi sampai pesawat benar-benar berhenti.

Sumber : utiket.com