Jumat, 27 Desember 2013

Kereta Batik Indonesia


Batik adalah salah satu kebanggaan Indonesia, belakangan ini batik tak hanya dikenal oleh bangsa Indonesia. Dunia internasional pun mengakui kecantikan batik Indonesia. Batik Indonesia sudah di tetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak tanggal 2 Oktober 2009. Batik memang identik dengan kain, meskipun ada juga yang mengaplikasikan motif batik di sepatu, tas maupun benda lainnya. Namun PT KAI telah membuat suatu terobosan unik untuk mengenalkan dan menjunjung kebudayaan Indonesia yaitu dengan membuat kereta batik. Kereta batik ini pertama kali  diluncurkan pada tanggal 27 dan 28 Juli 2012 lalu. Kereta batik tersebut dilukis oleh lima orang konseptor dari Fakultas Seni Rupa dan Design ITB serta delapan orang teknisi dari MAP design. Kereta batik mempunyai panjang sekitar 21 meter dan tinggi lima meter. Kereta ini umumnya merupakan gerbong makan yang akan dipasang pada kereta api seperti KA Sancaka, KA Gajayana dan lain-lain. 

Bukan hanya gerbong kereta bagian luar yang bermotif batik, namun interior bagian dalam juga bermotif batik. Terdapat tiga jenis motif yang dipakai serta beberapa gambar tokoh pewayangan. Motif serta gambar juga mempunyai filosofi tersendiri. Seperti tokoh pewayangan Bima yang melambangkan kereta api akan menjadi pemimpin sarana transportasi di Indonesia. Hal ini didasarkan bahwa Bima merupakan pemimpin pasukan Pandawa. Kereta batik ini berhasil masuk ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) serta museum rekor dunia. Kereta batik ini melayani perjalanan regular yang disambungkan dengan kereta Gajayana atau Sancaka, jadi siapapun bisa merasakan gerbong batik.

Sumber : utiket.com