Minggu, 23 Februari 2014

Danau Napabale Bau Bau Indonesia


Tentang Danau Napabale

Mengunjungi Danau Napabale berarti kamu mengunjungi danau sekaligus pantai. Kenapa? Karena di danau ini terdapat terowongan alam sepanjang 30 meter dan lebar 9 meter yang menghubungkan Danau Napabale dengan pantai di Selat Buton. Air di Danau Napabale disuplai oleh Selat Buton melalui terowongan alam tersebut sehingga menjadikan air di danau ini asin. Terowongan ini juga digunakan oleh para nelayan sebagai akses untuk melaut dan juga digunakan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Danau Napabale sebagai jalur untuk berkunjung ke pantai di Selat Buton menggunakan perahu pincara. Untuk melewati terowongan alam ini harus diperhatikan pasang surut air lautnya karena ketika air pasang maka terowongan ini akan tertutup oleh air laut dan debit air Danau Napabale juga ikut naik.

Danau Napabale sendiri berjarak 15 km dari Kota Raha tepatnya di Desa Lohia, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara. Kota Raha merupakan ibukota Kabupaten Muna dan Napabale sendiri berarti pelabuhan dan tempat orang mengambil daun pandan muda. Di sekitar danau ini memang banyak terdapat pandan yang tumbuh. Danau Napabale dikelilingi oleh bukit dan tebing yang tinggi dan terjal dengan berbagai tumbuhan yang hidup di atasnya, menjadikan panorama di danau ini semakin terasa indah dan sejuk. Di danau ini kamu bisa berenang, diving maupun snorkeling menikmati keindahan kehidupan di bawah danau yang berair hijau, jernih dan tenang ini. Terdapat 3 karang besar yang berbentuk seperti cawan di tengah danau ini. Ketiga karang tersebut ditumbuhi oleh tanaman liar dan menjadi lorong yang dihuni oleh jutaan spesies ikan laut di Selat Buton.

Kamu bisa menyewa perahu pincara seharga Rp. 50.000/perahu untuk menuju pantai di Selat Buton melalui terowongan alam atau hanya sekedar berkeliling menjelajahi danau. Perahu tersebut disewakan oleh nelayan yang tinggal di sekitar danau dan saat kamu menyewanya maka nelayan pemilik perahu tersebut akan menjadi pengemudi perahu sekaligus pemandu wisatamu. Di pantai berpasir putih ini pemandangannya juga tak kalah indah dengan pemandangan di Danau Napabale. Pantai ini juga ramai dikunjungi oleh wisatawan yang berenang, bermain pasir, berjemur matahari maupun yang hanya menanti sunset.

Akses ke Danau Napabale

Jalur udara : dari Bandara Wolter Monginsidi, Kendari kamu bisa menuju Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna menggunakan pesawat perintis. Kemudian dari Bandara Sugimanuru dilanjutkan menuju Kota Raha menggunakan angkutan umum dengan lama perjalanan sekitar 30 menit. Dari Kota Raha perjalanan dilanjutkan menuju Danau Napabale menggunakan taksi atau ojek dengan lama perjalanan sekitar 20 menit.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com