Selasa, 13 Mei 2014

Candi Muaro Jambi Indonesia


Tentang Candi Muaro

Candi Muaro Jambi merupakan salah satu obyek wisata yang terletak di Desa Nuaro Jambi, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Propinsi Jambi, Indonesia. Tepatnya terletak di tepi sungai Batang Hari, sekitar 26 km arah timur Kota Jambi. Candi ini memiliki luas sekitar 12 km persegi dengan panjang lebih dari 7 km serta luas nya mencapai 260 hektar. Kompleks candi ini merupakan kompleks candi terbesar se-Indonesia bahkan terbesar se Asia Tenggara. Bahkan sejak tahun 2009, Kompleks Candi Muaro Jambi ini telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Untuk dapat sampai ke lokasi candi ini, wisatawan dapat menggunakan dua jalur yakni jalur darat dan jalur air. Dengan menggunakan akses darat, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi, mencarter mobil atau menggunakan jasa ojek.

Kapasitas setiap ketek atau perahu yakni antara 10 sampai 15 penumpang, lama perjalanan jika wisatawan menggunakan jalur ini sekitar 20 hingga 30 menit perjalanan sampai ke obyek wisata candi Muaro Jambi. Candi ini sendiri diperkirakan telah dibangun sejak abad ke 4 Masehi dengan gaya arsitekturnya mencerminkan kebudayaan Melayu-Budha. Berdasarkan penelitaian para Arkeolog, dahulu kala kompleks candi ini digunakan sebagai pusat kerajaan kuno. Di kompleks candi ini terdapat sekitar 110 candi yang telah dipugar atau ditemukan yang terbagi menjadi 39 kelompok candi. Di perkirakan masih terdapat candi-candi lain yang masih terkubur di sekitar kompleks tersebut. di antra ke 110 candi tersebut yang telah di pugar diantaranya: Candi Tinggi I dan II, Candi Gumpung, Candi Kedaton, Candi Astano, Candi Koto Mahligai, Candi Bukit Sengalo dan lainnya.

Pemugaran-pemugaran candi tersebut dilakukan siktar tahun 1979 hingga tahun 1988. Diantara belasan candi tersebut, ada beberapa candi yang menarik untuk dikunjunggi salah satunya yakni candi TinggiCandi Tinggi merupakan candi yang akan ditemui pertama kali oleh wisatawan ketika memasuki area kompleks candi. Di candi Tinggi ini wisatawan bisa naik sampai ke puncak melalui tangga. Selain itu ada candi Gumpung yang juga cukup terkenal, karena letak nya di atas lapangan yang luas. Candi Gumpung merupakan candi terbesar kedua setelah candi Kedaton di kompleks candi Muaro Jambi ini. selain dapat menyaksikan kemegahan candi, di kompleks candi Gumpung ini juga terdapat sebuah telaga, yang berdasarkan informasi bahwa telaga tersebut merupakan tempat pemandian para raja zaman dahulu.

Meskipun dibuka untuk umum, namun wisatawan juga harus berhati-hati saat mengunjunggi obyek wisata ini. hal ini di karenakan, bahan dasar candi tersebut terbuat dari batu bata, sehingga cukup mudah rusak. Untuk dapat menikmati kemegahan kompleks candi terbesar se Asia Tenggara ini. Karena lokasinya yang sangat luas, pengelola obyek wisata ini menyediakan fasilitas berupa sepeda yang dapat disewa oleh para wisatawan sekalian. Harga sewanya yakni Rp 10.000,- untuk sepeda single per jam nya dan Rp 20.000,- untuk sepeda tandem per jam nya. Dengan sepeda inilah, para wisatawan dapat berkeliling di kompleks candi seluas lebih 2.000 hektar ini.

Akses ke Candi Muaro

Perjalanan untuk sampai ke lokasi dari pusat kota Jambi kearah Timur menyeberangi jembatan Batanghari II menuju lokasi obyek wisata candi Muaro Jambi memakan waktu sekitar 40 menit perjalanan. Untuk biaya carter mobil sendiri yakni berkisar antara Rp 300.000,- hingga Rp 450.000,- per hari nya. Sedangkan untuk biaya ojek nya sekitar Rp 20.000,- sekali jalan sampai ke candi tersebut. Jasa ojek tersebut juga dapat disewa sepanjang perjalanan pulang pergi dari candi tersebut dengan tarif dihitung per jam nya. Akses kedua yakni dengan jalur air, menyusuri sungai Batanghari dengan menggunakan Speedboat atau Ketek dari Pelabuhan yang terdapat di pasar Angso Duo. Dengan biaya sewa nya Rp 200.000,- hingga Rp 250.000,- per perahu.

Biaya tiket masuk ticket fee

Rp 8.000,- per orang.

Sumber : utiket.com