Selasa, 03 Juni 2014

Lufthansa Kembali Terbangi Rute Jakarta – Frankfurt


Setelah menghentikan pelayanan sejak Oktober 2012, maskapai Lufthansa akhirnya membuka kembali rute penerbangan langsung Jakarta menuju Frankfurt pada Juni 2014. Leandro Tonidandel, Country Manager Lufthansa di Indonesia menyebut, dengan dibukanya rute ini, sudah kembali menghubungkan Indonesia dan Jerman dalam berbagai aspek seperti ekonomi, sosial, budaya dan teknologi di samping perjalanan wisata dan perjalanan bisnis.

Menurutnya, dengan rute yang dibuka pertama kali pada 1967, diperkirakan akan melayani 50 ribu penumpang yang sebagian besar berada di Asia Tenggara. Selain itu, perekonomian pariwisata Indonesia bisa meningkat dan memperat pertukaran budaya antara Indonesia dengan negara-negara Eropa dengan pembukaan kembali rute ini.

“Kami telah berinvestasi besar dalam rangka meningkatkan mutu produk dan pelayanan untuk pelanggan kami di Indonesia. Indonesia yang menjadi pasar perdana di seluruh Asia yang menerima produk terbaik kami di seluruh penerbangan, baik untuk perjalanan bisnis maupun perjalanan wisata,” ujarnya seperti dilansir Bisnis.com.

Leandro menyebut, maskapainya dalam menyediakan kenyamanan penerbangan langsung dari Jakarta ke Frankfurt yang memiliki koneksi lebih dari 170 destinasi di Eropa. Dia menyebut, pihaknya bakal mengoperasikan Pesawat jenis Airbus A340 dengan 42 kursi di kelas bisnis dan 225 kursi di Kelas Ekonomi dalam penerbangan kali ini.

Adapun jadwal penerbangannya, lima kali seminggu dari Jakarta menuju Eropa melalui Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur. “Kami sangat gembira dapat menghubungkan kembali Indonesia dengan Eropa dan negara lainnya. Indonesia telah menjadi pasar yang istimewa sejak kami mulai beroperasi di sini pada 1967“, tambahnya.

Dia juga mengatakan pembukaan kembali rute ini memberi banyak pilihan kepada penumpang untuk terhubung dengan negara-negara tujuan di Eropa, termasuk tempat wisata yang populer bagi pelancong Indonesia. Ini merupakan hal yang menyenangkan dan nyaman, baik untuk turis asal Indonesia maupun sebaliknya.

“Indonesia memilki perkembangan ekonomi pesat, yang akan membuat negara ini menjadi salah satu koneksi tersibuk di wilayah Asia. Kami sangat senang dapat menyediakan pelayanan penerbangan non-stop dengan koneksi destinasi yang lebih baik,” tambahnya.