Jumat, 28 Februari 2014

Gunung Kaba Bengkulu Indonesia


Tentang Gunung Kaba

Obyek wisata Gunung Kaba (atau Bukit Kaba) ini sangat cocok bagi kamu yang suka akan tantangan. Gunung Kaba berada di Bengkulu, lebih tepatnya di daerah Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Perbukitaan Kaba merupakan salah satu sentra penghasil sayur dan buah, karena tanahnya yang begitu subur sehingga hamparan warna-warni buah dan sayur bisa di lihat dari kejauhan. Gunung bukit Kaba berupa kawah gunung yang dapat menyemburkan asam dan belerang. Sepanjang perjalanan mendaki Gunung akan di banyak menjumpai satwa liar yang berada di hutan Gunung Kaba. Pengunjung gunung berapi Bukit Kaba dapat menjangkau puncak kawah dengan hiking melintasi hutan alam. 

Dari puncak gunung, kamu bisa melihat pemandangan Kota Curup, gugusan pegunungan Bukit Barisan, Bukit Bungkuk, sampai Bukit Telunjuk. Bukit Kaba merupakan gunung api kembar dengan Gunung Hitam yang telah padam. Pada puncaknya terdapat tiga buah kawah yang cukup indah untuk dinikmati. Pendakian dari kaki bukit menuju pemantang durian sekitar 4 jam perjalanan dan dari pemantang durian akan memakan waktu 2 jam untuk menuju puncak Gunung Kaba. Kamu juga bisa menikmati indahnya matahari terbit dari atas bukit. Kawah yang begitu cantik dan dikelilingi perbukitan hijau yang alami merupakan pemandangan yang tiada habisnya dalam menambah eksotisnya pemandangan di Bukit Gunung Kaba. Terdapat pula air terjun di sudut bukit yang menambah lengkap wisata alam kamu. Fasilitas tangga di lereng luar Kawah Lama memudahkan kamu untuk mencapai bibir kawah-kawah lainnya di kawasan puncak. Sumber mata air panas Air Meles ( di lereng barat daya) dan Air Sempiang (di lereng selatan) juga merupakan tempat-tempat yang potensial bagi wisata gunung api di Kabupaten Rejang Lebong.

Akses ke Gunung Kaba

Untuk menuju obyek wisata ini dapat melalui barat Bengkulu sekitar 90 km atau melalui arah timur yaitu dari Palembang melewati Kabupaten Lahat dan Lubuk Linggau menuju Curup, perjalanan di lanjutkan ke kampung bukit Kaba dan berkemah di Desa Sumber Urip (sebelah utara Gunung) sekitar 25 km.

Naik Bus: Dari Bengkulu naik angkutan umum yang menuju kota Curup Terminal Pasar Panorama (2 jam, ongkos Rp 25.000). Di Curup terus naik angkutan tujuan Desa Sumber atau Kampung Bukit Kaba (1 jam, ongkos Rp. 10.000).

Maskapai terbang ke Bengkulu



Sumber : utiket.com

Kamis, 27 Februari 2014

Air Terjun Temam Lubuk Linggau Indonesia



Tentang Air Terjun Temam

Merupakan kawasan obyek wisata berupa air terjun dengan ketinggian 12 meter dan lebar 25 meter. Lokasi Air Terjun Temam 11 km ke arah selatan dari pusat kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, Propinsi Sumatera Selatan. Air Terjun Temam dikelilingi bebatuan alam serta pepohonan dengan kondisi yang masih sangat alami.

Dari Palembang Lubuk Linggau dapat ditempuh sekitar 6,5 jam perjalanan, atau bisa juga melalui Bengkulu lebih cepat hanya sekitar 4 jam perjalanan. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat wisata Air Terjun Temam bisa melalui pusat kota Lubuk Linggau sekitar 30 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor, bisa juga menuju ke arah Kelurahan Rahma atau Kelurahan Lubuk Linggau dengan kondisi jalan yang cukup bagus. Dapat juga di jangkau dengan menggunakan kendaraan Wisata Indonesia Surga Dunia. 

Harga tiket masuk ke Air Terjun Temam cukum murah hanya Rp. 10.000 per orang dan Rp.3000 untuk parkir kendaraan. Karena keindahan alam Air Terjun Temam masih asri menjadikan tempat ini sangat cocok untuk tujuan wisata bersama keluarga di akhir pekan.

Maskapai terbang ke Bengkulu

Lion Lion
Sriwijaya Sriwijaya
Susi Susi
Garuda Garuda
Citilink Citilink


Sumber : utiket.com

Rabu, 26 Februari 2014

Pulau Tikus Bengkulu Indonesia


Tentang Pulau Tikus

Pulau Tikus terletak di sebelah barat Kota Bengkulu dengan jarak sekitar 10 km dari pusat kota dan merupakan pulau karang kecil yang dikelilingi banyak karang dan kaya dengan sumber daya hayati dan merupakan salah satu tujuan hutan wisata.

Di Pulau Tikus akan banyak dijumpai ekosistem karang dan biota laut yang sangat mempesona. Kondisi lautnya berpasir putih dan pada saat malam hari tempat ini menjadi habitat penyu sisik dan penyu hijau yang naik ke darat untuk bertelur.

Juga akan ditemukan banyak lokasi yang tentunya aman untuk kegiatan penyelaman dasar laut dengan airnya yang jernih serta batu karangnya yang indah menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata bahari yang cukup menarik.

Di tempat ini pula kamu dapat menyalurkan hobi kamu memancing karena disekitarnya banyak terdapat berbagai jenis ikan yang bersembunyi di balik batu-batu karang.

Akses ke Pulau Tikus

Sedangkan untuk menuju tempat ini dapat ditempuh selama 30 menit dari Pantai Tapak Padri kota Bengkulu dengan menggunakan kapal yang disewakan oleh nelayan setempat.

Maskapai terbang ke Bengkulu



Sumber : utiket.com

Selasa, 25 Februari 2014

Pulau Hoga Bau Bau Indonesia


Tentang Pulau Hoga

Pulau Hoga merupakan salah satu pulau di wilayah Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang disebut juga dengan nama Taman Nasional Kepulauan Wakatobi. Taman Nasional Wakatobi ini mempunyai luas sekitar 1.390.000 ha yang merupakan gabungan dari beberapa pulau. Pulau Hoga terletak di timur Pulau Kaledupa.

Di sekitar Pulau Hoga terdapat beberapa pulau kecil diantaranya Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, Pulau Wangi-Wangi, Pulau Binongko dan Pulau Kapota. Pulau Hoga merupakan salah satu pulau wisata bawah laut terindah di dunia. Pulau ini memiliki 750 spesies koral dari sekitar 850 yang ada di dunia.

Di pulau ini Anda akan mendapatkan suasana alam yang begitu indah, dengan banyaknya pohon kelapa dan pasir putih pantainya. Anda juga dapat melakukan diving ataupun snorkeling di pulau ini. Anda bisa menikmati indahnya pemandangan bawah laut di sini tanpa harus menyelam jauh ke dalam. Terdapat sekitar 29 titik penyelaman yang tersebar di perairan Wakatobi, diantaranya Pinnacle, Karang Kaledupa di Kaledupa, table coral (karang berbentuk meja) dengan ukuran 2-3 meter dan Karang Mari Mabuk di Pulau Tomia.

Selain karang yang bergunung-gunung, Anda juga akan menjumpai banyak anemone fish atau ikan badut, ikan barracuda bahkan pygmy atau kuda laut yang berukuran kecil di pulau ini. Setidaknya ada sekitar 83 jenis ikan berwarna-warni yang akan jumpai di sini. Ada juga beberapa jenis terumbu karang yang hidup di sini diantaranya jenis karang lunak. Dan bila Anda datang di saat yang tepat Anda bisa melihat penyu bertelur di sini. Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat ini adalah sekitar bulan April hingga Juni atau bulan Oktober hingga Desember tiap tahunnya.

Anda tak perlu khawatir dengan penginapan karena di Pulau Hoga ini terdapat beberapa penginapan yang nyaman dan juga memadai. Biaya penginapan di sini mulai dari Rp. 100.000 per malam dan kebanyakan penginapannya terbuat dari kayu, tanpa AC ataupun kipas.

Akses ke Pulau Hoga

Untuk dapat menuju ke Pulau Hoga, Anda perlu menuju Kendari atau Bau Bau terlebih dahulu. Dari Pelabuhan Kendari 2 baru menuju Pulau Hoga dengan kapal. Lama perjalanan menuju pulau ini sekitar 15 jam. Atau Anda juga bisa berangkat dari Dermaga Wanci di Kabupaten Wakatobi. Dari dermaga tersebut Anda bisa menyewa speedboat dengan biaya sekitar Rp 150.000 dan waktu tempuh sekitar dua jam. Jadi tunggu apalagi, selamat berlibur!

Makan di Pulau Hoga

Selesai diving atau snorkeling Anda dapat menikmati masakan khas Pulau Hoga. Salah satunya adalah Perangi atau semacam sushi ala Pulau Hoga. Masakan ini berisi daging ikan laut yang sudah bersih atau tanpa darah lalu direndam dalam larutan jeruk nipis sekitar 15 menit. Anda juga bisa menikmati Kasuami. Kasuami adalah makanan khas dari Sulawesi Tenggara. Kasuami juga termasuk makanan pokok nelayan ketika mereka melaut. Kasuami terbuat dari singkong yang dihaluskan dan rasanya begitu nikmat.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com

Senin, 24 Februari 2014

Pantai Kamali Bau Bau Indonesia


Tentang Pantai Kamali

Makassar punya Pantai Losari, Bau Bau punya Pantai Kamali. Ya, Pantai Kamali memang merupakan pantai kebanggaan Kota Bau Bau. Pantai ini berada di tengah kota Bau Bau, Propinsi Sulawesi Tenggara. Karena letaknya yang mudah dijangkau, tempat ini selalu ramai pengunjung baik pada hari biasa maupun hari libur.

Wilayah di Pantai Kamali ini terbagi menjadi 3 bagian :
  1. Bagian timur : merupakan area yang di sampingnya banyak penjual aksesoris lesehan, mainan anak seperti mandi bola, memancing ikan magnet dan lain-lain. Pedagang-pedagang ini hanya berjualan pada malam hari karenan pada siang hari mereka dilarang untuk berjualan di area ini.
  2. Bagian tengah : terdapat patung kepala naga yang menjadi maskot Kota Bau Bau. Pada malam hari mata patung kepala naga tersebut akan kelihatan berwarna merah menyala. Patung yang dibangun pada tahun 2007 ini merupakan simbol yang melambangkan kekuatan, kegigihan dan kejayaan Kerajaan Buton yang pernah berkuasa dan memiliki kecerdasan seperti naga. Di depan patung kepala naga ini, persisnya di pinggir pantai terdapat banyak pedagang makanan terutama makanan khas yaitu gorengan dan saraba. Saraba merupakan minuman khas Sulawesi yang terbuat dari air jahe mirip dengan wedang bajigur atau bandrek di Jawa. Cukup dengan Rp. 5.000 kamu dapat menikmati secangkir saraba.
  3. Bagian barat : awalnya tempat ini digunakan untuk parkir kendaraan dan ruang pameran kerajinan namun sekarang didominasi oleh pedagang kaki lima.
Suasana Pantai Kamali terasa hidup dan meriah pada malam hari. Di tempat ini juga sering dijadikan tempat untuk menggelar event-event penting. Fasilitas hotspot dan arena bermain anak pun tersedia di obyek wisata ini.

Akses ke Pantai Kamali

Karena letak Pantai Kamali yang strategis dan berada di pusat kota, kamu bisa mencapainya dengan mudah menggunakan kendaraan darat baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Ada pula becak bermotor atau yang biasa disebut dengan bentor yang siap mengantarmu sampai larut malam. Kamu cukup membayar Rp. 5.000 untuk naik bentor menuju Pantai Kamali.

Maskapai terbang ke Bau Bau

Lion Lion



Sumber : utiket.com

Minggu, 23 Februari 2014

Danau Napabale Bau Bau Indonesia


Tentang Danau Napabale

Mengunjungi Danau Napabale berarti kamu mengunjungi danau sekaligus pantai. Kenapa? Karena di danau ini terdapat terowongan alam sepanjang 30 meter dan lebar 9 meter yang menghubungkan Danau Napabale dengan pantai di Selat Buton. Air di Danau Napabale disuplai oleh Selat Buton melalui terowongan alam tersebut sehingga menjadikan air di danau ini asin. Terowongan ini juga digunakan oleh para nelayan sebagai akses untuk melaut dan juga digunakan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Danau Napabale sebagai jalur untuk berkunjung ke pantai di Selat Buton menggunakan perahu pincara. Untuk melewati terowongan alam ini harus diperhatikan pasang surut air lautnya karena ketika air pasang maka terowongan ini akan tertutup oleh air laut dan debit air Danau Napabale juga ikut naik.

Danau Napabale sendiri berjarak 15 km dari Kota Raha tepatnya di Desa Lohia, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara. Kota Raha merupakan ibukota Kabupaten Muna dan Napabale sendiri berarti pelabuhan dan tempat orang mengambil daun pandan muda. Di sekitar danau ini memang banyak terdapat pandan yang tumbuh. Danau Napabale dikelilingi oleh bukit dan tebing yang tinggi dan terjal dengan berbagai tumbuhan yang hidup di atasnya, menjadikan panorama di danau ini semakin terasa indah dan sejuk. Di danau ini kamu bisa berenang, diving maupun snorkeling menikmati keindahan kehidupan di bawah danau yang berair hijau, jernih dan tenang ini. Terdapat 3 karang besar yang berbentuk seperti cawan di tengah danau ini. Ketiga karang tersebut ditumbuhi oleh tanaman liar dan menjadi lorong yang dihuni oleh jutaan spesies ikan laut di Selat Buton.

Kamu bisa menyewa perahu pincara seharga Rp. 50.000/perahu untuk menuju pantai di Selat Buton melalui terowongan alam atau hanya sekedar berkeliling menjelajahi danau. Perahu tersebut disewakan oleh nelayan yang tinggal di sekitar danau dan saat kamu menyewanya maka nelayan pemilik perahu tersebut akan menjadi pengemudi perahu sekaligus pemandu wisatamu. Di pantai berpasir putih ini pemandangannya juga tak kalah indah dengan pemandangan di Danau Napabale. Pantai ini juga ramai dikunjungi oleh wisatawan yang berenang, bermain pasir, berjemur matahari maupun yang hanya menanti sunset.

Akses ke Danau Napabale

Jalur udara : dari Bandara Wolter Monginsidi, Kendari kamu bisa menuju Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna menggunakan pesawat perintis. Kemudian dari Bandara Sugimanuru dilanjutkan menuju Kota Raha menggunakan angkutan umum dengan lama perjalanan sekitar 30 menit. Dari Kota Raha perjalanan dilanjutkan menuju Danau Napabale menggunakan taksi atau ojek dengan lama perjalanan sekitar 20 menit.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com

Sabtu, 22 Februari 2014

Goa Lakasa Bau Bau Indonesia


Tentang Goa Lakasa

Nama Goa Lakasa yang terletak di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Bau-Bau, Propinsi Sulawesi Tenggara ini diambil dari nama orang penemu goa ini, yaitu Pak Kasa. Sedangkan nama La merupakan nama imbuhan bagi lelaki masyarakat Bau-Bau. Goa ini memiliki kedalam sekitar 120 meter dan terdapat mata air yang mengkristal, stalaktit dan stalakmit yang indah walau sudah berumur ratusan tahun.

Memasuki goa ini berarti memasuki perut bumi. Begitu memasuki goa ini kamu akan disambut dengan rangkaian stalaktit dan stalakmit dengan berbagai bentuk yang indah Dahulu pintu masuk goa ini hanya seukuran badan orang dewasa dan untuk menyusuri goa ini diperlukan senter untuk penerangan. Namun pada tahun 2010, pemerintah sudah memugar pintu masuk goa ini sehingga pengunjung bisa dengan mudah memasuki goa ini. Di sepanjang jalur penyusuran goa ini pun sudah terpasang lampu sehingga pengunjung bisa leluasa menyaksikan stalaktit dan stalakmitnya yang indah.

Setelah menyusuri goa selama kurang lebih 15 menit kamu akan sampai di pangkal goa yang terdapat kubangan air menyerupai telaga. Oleh masyarakat sekitar telaga ini dinamakan Pemandian Lakasa. Airnya tawar, jernih dan sejuk. Saat musim kemarau pun air di telaga ini tidak pernah kering dan bisa mencukupi kebutuhan air untuk warga sekitar.

Akses ke Goa Lakasa

Dari Kota Bau-Bau, Goa Lakasa hanya berjarak 9 km dan dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan kendaraan umum yang memakan waktu selama kurang lebih 30 menit.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com

Jumat, 21 Februari 2014

Pulau Bintan Batam Indonesia


Tentang Pulau Bintan

Adalah pulau di Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Bintan merupakan pulau terdekat dengan negara Singapore. Bintan merupakan tempat dimana orang bisa menemukan perpaduan dari dua budaya yaitu Singapore dan Indonesia.

Pulau Bintan memiliki daya pikat tersendiri, dengan Keindahan alamnya. Kemilau pasir putih, birunya air laut dan rimbunnya pepohonan akan memberikan perpaduan yang sangat cantik untuk pulau Bintan. Pulau Bintan menjadi salah satu ikon pariwisata di Indonesia pada tahun 1991, karena sebelumnya pemerintah lebih fokus untuk mengembangkan pulau Batam sebagai kawasan industri.

Pemerintah Indonesia membangun sebuah kawasan pariwisata berstandar internasional di atas lahan seluas 23 hektare dan bekerja sama dengan pemerintah Singapore pada tahun 1996, kawasan ini resmi di buka dengan nama Bintan Resorts.

Di kawasan ini sedikitnya ada tujuh resorts dengan berbagai fasilitas yang berbeda, seperti Angsana Resort dengan fasilitas golf, olahraga air dan spa. Sedangkan di Banyan Tree Bintan tersedia vila-vila dengan nuansa alami, lain hal nya dengan Mayang Sari Beach Resort, kamu akan di sambut pasir putih dengan suara deburan ombak saat keluar dari bungalow yang satu ini. Ada pula fasilitas eksklusif resort dengan jacuzi maupun kolam renang.

Suka berpetualang di bawah air, di kawasan ini kamu bisa menikmati keindahan bawah laut dengan diving maupun snorkelling, selain itu kamu juga bisa menikmati asyiknya memancing ataupun bermain, parasailing, banana boating, kayaking dan juga windsurfing.

Namun jika kamu hobi untuk menjelajah alam, Bintan Resort juga menyediakan fasilitas mountain bike ataupun tracking menuju Gunung Bintang yang memiliki ketinggian 340 meter. Di puncak Gunung Bintang kamu leluasa memandang keindahan Pulau Bintan.

Tak hanya keindahan alam yang sangat cantik namun di pulau Bintan juga memiliki kekayaan flora dan fauna yang patut di banggakan. Pulau Bintan merupakan pulau yang berada di daerah tropis oleh sebab itu banyak kera, kunang-kunang, katak kadal berbagai jenis ular dan burung yang hidup dengan nyaman di pulau ini.

Akses ke Pulau Bintan

Pesawat Udara: Dengan pesawat, kamu bisa turun di Bandara Hang Nadim, Batam. Bintan juga memiliki bandara yang lebih kecil di Kijang dengan beberapa penerbangan domestiknya.

Ferry: Adalah transportasi utama untuk menuju pulau Bintan dari Pulau Batam atau Singapura.

Maskapai terbang ke Batam

Lion Lion
Xpress Xpress
Citilink Citilink
Sriwijaya Sriwijaya
FireFly FireFly
Malaysia Malaysia
Garuda Garuda
Sky Sky


Sumber : utiket.com

Kamis, 20 Februari 2014

Pantai Nongsa Batam Indonesia


Tentang Pantai Nongsa

Batam memang dikenal sebagai kota industri, namun tempat wisata menarik juga banyak terdapat di sana. Salah satu tempat menarik yang ada di Batam yaitu Pantai Nongsa. Pantai Nongsa berada di bagian timur laut Pulau Batam, tepatnya di Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Nama pantai ini memang sama dengan nama kecamatannya. Sedangkan nama Nongsa sendiri diambil dari nama seorang tokoh Melayu yang pertama kali mengembangkan wilayah pesisir ini. Dahulunya kawasan ini memang hanya lahan kosong yang dipenuhi oleh semak belukar, namun berkat tangan dingin tokoh Melayu tersebut kawasan ini kini berubah menjadi kawasan wisata yang sangat potensial dan berhasil membuat para investor membangun aneka resor di sekitarnya.

Pantai Nongsa atau yang lebih dikenal dengan nama Nongsa Tua oleh penduduk sekitar merupakan pantai yang cantik dengan ombak tenang dan hamparan pasir putih. Menariknya, Pantai Nongsa ini sangat dekat dengan pesisir pantai Singapura bagian selatan, bahkan saking dekatnya hanya perlu waktu setengah jam menggunakan perahu motor untuk pergi ke pantai selatan Singapura. Karena jaraknya yang dekat, saat malam hari ketika berada di Pantai Nongsa, Anda bisa menikmati pemandangan kota Singapura yang sangat indah berhias sinar lampu. Bukan hanya itu saja, pantai ini menghadap ke barat laut sehingga sangat sempurna untuk menikmati sunset. Pantai Nongsa juga mempunyai pemandangan bawah laut yang tak kalah indah. Anda bisa mencoba snorkeling untuk menikmatinya. Di sekitar pantai juga terdapat kampung Melayu tradisional yang bisa Anda kunjungi.

Pantai Nongsa memang telah dibangun sedemikian rupa oleh pemerintah dan investor untuk menjadi kawasan wisata andalan. Oleh karena itu banyak fasilitas yang bisa Anda temukan di sini, mulai dari hotel dengan bermacam harga, resor berkelas internasional serta berbagai lapangan golf. Aneka macam rumah makan dan restoran dengan hidangan seafood sebagai masakan andalan juga bisa Anda temukan di sini. Tertarik dengan oleh-oleh khas dan cenderamata, jangan lewatkan berbelanja di pusat souvenir Pantai Nongsa.

Akses ke Pantai Nongsa

Untuk menuju Pantai Nongsa, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan sewa atau menggunakan taksi dari pusat kota Batam. Anda akan menempuh perjalanan sekitar 40 menit, sedangkan jika dari Bandara Hang Nadim, Batam maka perjalanan yang ditempuh sekitar 20 menit.

Maskapai terbang ke Batam

Lion Lion
Xpress Xpress
Citilink Citilink
Sriwijaya Sriwijaya
FireFly FireFly
Malaysia Malaysia
Garuda Garuda
Sky Sky


Sumber : utiket.com

Rabu, 19 Februari 2014

Pulau Merah Banyuwangi Indonesia


Tentang Pulau Merah

Pulau Merah merupakan salah satu obyek wisata yang berlokasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur atau berjarak sekitar delapan puluh kilometer dari kota Banyuwangi. Obyek wisata ini sebenarnya berupa pantai dimana terdapat sebuah pulau kecil di tengah-tengah pantainya. Pulau kecil ini memiliki tanah yang berwarna kemerahan sehingga oleh penduduk setempat menyebutnya dengan nama Pulau Merah atau Red Island.

Pantai di sekitar Pulau Merah merupakan kawasan perairan yang masih asri dan bersih. Dengan pasir pantainya yang berwarna putih kecoklatan terbentang garis pantai sepanjang sekitar tiga kilometer. Tempat ini juga banyak dikunjungi oleh para wisatawan terutama pada hari libur. Salah satu pemandangan spektakuler yang disuguhkan tempat ini adalah panorama sunset. Pada saat sunset akan terpancar semburat sinar jingga kemerahan dari balik Pulau Merah dan hal tersebut akan menjadi momen indah bagi siapa saja yang memandangnya. Bagi kamu penggemar fotografi, jangan lupa persiapkan kameramu untuk mengabadikan momen indah tersebut.

Bukan hanya itu saja, kawasan pantai di sekitar Pulau Merah merupakan tempat yang ideal untuk berselancar sama halnya seperti Pantai Plengkung (G-Land). Namun berbeda dengan Pantai Plengkung yang memiliki ombak ekstrim dan hanya cocok untuk peselancar professional, di kawasan pantai sekitar Pulau Merah ini ombaknya aman bagi peselancar pemula maupun amatir dengan ketinggian rata-rata ombaknya sekitar dua meter. Pantai ini juga menjadi tujuan baru bagi para peselancar, baik peselancar lokal maupun mancanegara. Terlebih pada tanggal 24-26 Mei 2013 lalu diadakan kompetisi selancar bertaraf internasional pertama kalinya di pantai ini, “Red Island Banyuwangi International Surf Competition 2013”.

Akses ke Pulau Merah

Lokasi Pulau Merah ini sangat mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Jika menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik bus Minto atau Ujang Jaya dengan jurusan Pesanggaran. Kemudian turun di Pasar Pesanggaran dan disambung dengan menyewa ojek untuk menuju ke Pulau Merah. Jika menggunakan kendaran pribadi, kamu bisa mengambil rute dari Banyuwangi menuju ke Rogojampi hingga menjumpai lampu merah Jajag dimana terdapat patung macan putih di tengahnya. Dari lampu merah ini kamu bisa belok ke arah selatan dan mengikuti rambu-rambu penunjuk arah Pesanggaran-Pulau Merah. Untuk masuk kawasan obyek wisata Pulau Merah pada hari biasa tidak dipungut biaya, sedangkan pada hari Minggu atau hari libur akan dikenakan tarif masuk obyek wisata.

Maskapai terbang ke Banyuwangi



Sumber : utiket.com