Minggu, 11 Januari 2015

Beda Maskapai LCC dan Full Service



Maskapai berbiaya rendah atau LCC (Low Cost Carrier) keberadaannya memang tumbuh pesat di beberapa negara. Harga tiket yang cukup murah, menjadikannya sebagai maskapai yang lebih diminati daripada maskapai full service. Di Indonesia sendiri hampir 60 persen maskapai yang melayani rute domestik adalah maskapai LCC. Namun, saat ini fungsi dari maskapai LCC sendiri sedang dipertimbangkan. Rencananya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengatur ulang tarif batas bawah tiket pesawat. Hal tersebut tentunya menimbulkan efek pro dan kontra, baik dari maskapai maupun dari berbagai elemen masyarakat.

Nah, berikut beberapa perbedaan dasar antara maskapai LCC dan maskapai full service :

Jarak antar kursi

Pada maskapai LCC jarak antar kursi lebih rapat, sedangkan pada maskapai full service jarak antar kursi lebih longgar. Misal pada pesawat Boeing 737-300, kursi yang digunakan mampu diatur sehingga dapat menampung sebanyak 148 penumpang (maskapai LCC). Sedangkan pada maskapai full service, hanya bisa menampung sebanyak 128 penumpang.

Utilisasi pesawat

Pada maskapai LCC utilisasi pesawatnya lebih tinggi, sedangkan pada maskapai full service utilisasi pesawatnya lebih rendah atau tidak dimaksimalkan.

Rute

Maskapai LCC hanya melayani rute-rute pendek dan menengah, penerbangan dari satu tempat ke tempat lain pun tanpa perpindahan pesawat. Sedangkan maskapai full service melayani rute penerbangan jarak jauh. Maskapai full service seringkali juga bekerja sama dengan maskapai lain dalam hal transfer penumpang di rute yang tidak dilayani.

Pesawat yang digunakan

Maskapai LCC hanya mengoperasikan pesawat berbadan sedang. Hal tersebut membuatnya mampu mendarat di bandara kecil, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih murah, termasuk biaya perawatan pesawat. Sedangkan maskapai full service menggunakan pesawat berbadan lebar, sedang serta pesawat kecil. Sehingga selain bisa mendarat di bandara besar, biaya untuk perawatan pesawat juga lebih tinggi.

Tiket

Pada maskapai LCC, tiket sebagian besar (sekitar 95 persen) dijual melalui internet. Sedangkan pada maskapai full service tiket sebagian besar dijual melalui pihak ketiga.

Fasilitas

Pada maskapai LCC, selama penerbangan tidak ada fasilitas hiburan seperti majalah ataupun televisi. Makanan dan minumannya pun tidak gratis. Sedangkan pada maskapai full service, banyak fasilitas yang ditawarkan selama penerbangan. Selain itu makanan dan minuman juga gratis.

Sumber : utiket.com