Kamis, 03 Maret 2016

Pulau Siompu Bau Bau Indonesia



Introduksi 

Pulau Siompu mungkin terdengar asing di telinga Anda. Tapi bagi Anda pecinta olahraga bawah laut, pasti tak asing lagi dengan pulau yang satu ini. Pulau Siompu merupakan sebuah pulau yang berada di Kabupaten Buton, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Keindahan pulau ini sudah cukup terkenal terutama pemandangan bawah lautnya. Pulau ini memiliki luas sekitar 60 kilometer persegi dan banyak terdapat batu kapur yang tajam dan keras. Pantai Pulau Siompu juga terkenal sangat indah.

Pulau Siompu bersama dengan pulau-pulau lain di sekitarnya membentuk gugusan terumbu karang yang sangat mempesona. Anda bisa menikmati keindahan bawah laut pulau ini dengan menyelam. Salah satu titik selam yang terkenal yaitu Tongali Ridge. Di kawasan ini banyak ikan hiu yang hilir mudik. Anda pasti akan terkejut karena di kedalaman 15 meter saja Anda sudah bisa menyaksikan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Dinding-dinding karang yang ditumbuhi bunga karang menjadi pemandangan yang cantik di dasar laut, di tambah dengan warna-warni ikan dan jaring para nelayan melengkapi pemandangan bawah laut. Air laut di Pulau Siompu sangat jernih, airnya berwarna biru.

Selain pantai dan pemandangan bawah lautnya yang indah, Pulau Siompu juga terkenal dengan jeruknya yang khas. Kebanyakan penduduk Siompu memang menjadi petani jeruk. Walaupun keadaan alam Pulau Siompu dipenuhi dengan cadas dan batu karang tapi tidak menghalangi tanaman jeruk untuk tumbuh subur di pulau ini. Jeruk Siompu merupakan salah satu jenis jeruk yang langka. Mungkin jeruk Siompu belum begitu terkenal di masyarakat luas namun ras jeruk ini lebih manis daripada jeruk bali atau jeruk keprok dari Sumatera. Harga jeruk Siompu pun cukup mahal, tapi jika Anda membeli dari petaninya langsung, harganya jauh lebih murah. Biasanya musim jeruk Siompu berada pada bulan Juni-September setiap tahunnya.

Akses ke Pulau Siompu Bau Bau

Dari Kota Bau-Bau Anda bisa menempuh perjalanan menuju ke Pulau Siompu melalui:

- Pelabuhan Jembatan Batu: menggunakan speedboat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

- Pelabuhan Topa: menggunakan katinting yang berupa kapal kecil dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sumber : utiket.com