Showing posts with label Taman Nasional Wakatobi. Show all posts
Showing posts with label Taman Nasional Wakatobi. Show all posts

Wednesday, July 20, 2016

Pulau Ndaa Wakatobi Indonesia



Introduksi 

Pulau Ndaa adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Pulau ini masih berada di kawasan Taman Nasional Wakatobi. Lokasinya tak jauh dari Pulau Tomia.

Belum banyak wisatawan yang mengetahui tentang keberadaan pulau cantik ini. Dibilang cantik karena keindahan alamnya menyerupai keindahan alam khas pantai-pantai yang ada di Karibia. Di pulau ini, Anda akan menemukan keindahan pasir putih yang membentang. Air lautnya berwarna biru tosca dan sangat jernih, hingga Anda bisa melihat dasar pantainya.

Aktivitas

Snorkeling & Diving : Di pulau ini, Anda bisa bebas melakukan kegiatan snorkeling hingga diving. Air lautnya yang segar akan membuat Anda betah berlama-lama di sini.

Berjemur : Lokasinya masih sangat asri, tenang, sunyi dan jauh dari keramaian. Sangat cocok bagi Anda yang ingin berjemur tanpa diganggu oleh siapapun.

Fasilitas

Di pulau ini, tidak ditemukan warung makan atau restoran. Fasilitasnya masih sangat minim. Bila mau snorkeling atau diving, Anda bisa membawa perlengkapan sendiri. 

Atau bisa juga menghubungi Pusat Konservasi Taman Nasional Wakatobi. Untuk makanan dan minuman, Anda bisa mendapatkan di Pulau Tomia.

Akomodasi

Tidak ada penginapan di pulau ini. Bila mau menginap, Anda bisa mendapatkan penginapan di Pulau Tomia.

Akses ke Pulau Ndaa Wakatobi

Anda bisa menuju ke pulau ini melalui Pulau Tomia yang ada di kawasan Taman Nasional Wakatobi.

Bila dari Jakarta, Anda bisa ambil penerbangan yang langsung ke arah Wakatobi atau ke arah Bau-Bau. Dari Wakatobi atau Bau-Bau, perjalanan dilanjutkan langsung menuju ke Pulau Tomia dengan menggunakan kapal laut.

Dari Pulau Tomia, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan speedboat dan langsung menuju ke Pulau Ndaa. Waktu tempuhnya sekitar satu jam perjalanan atau tergantung cuaca.

Sumber : utiket.com

Thursday, May 29, 2014

Pulau Anano Wakatobi Indonesia


Tentang Pulau Anano

Pulau Anano merupakan bagian dari gugusan kepulauan Wakatobi. Pulau ini letaknya di sebelah ujung paling timur dari Kabupaten Wakatobi dan menghadap secara langsung ke arah Laut Buru dan Laut Banda. Pulau ini terkenal dengan satwa langka yang dilindungi, yakni penyu dan menjadikan pulau ini dikenal dengan nama Pulau Seribu Penyu. Ada dua jenis penyu yang sering dijumpai di pulau ini, yakni penyu hijau atau yang dikenal dengan nama Honu dan penyu sisik yang dikenal dengan nama Koila.

Selain mempunyai pantai yang indah dengan pasir putih dan halusnya, tempat ini juga merupakan lokasi favorit bagi penyu-penyu tersebut untuk bertelur. Sehingga tidak jarang mahasiswa ataupun peneliti datang ke lokasi ini untuk mengamati kehidupan para penyu di tempat ini meskipun frekuensi kedatangan para penyu ini cukup minim tiap bulannya. Untuk penyu hijau sendiri biasanya rutin bertelur pada saat malam bulan purnama tiba. Penyu hijau ini biasanya datang ke bibir pantai di waktu dini hari untuk bertelur. Mencoba menghindari segala aktivitas manusia yang ada dan untuk berusaha mengembang biakkan keturunan mereka.

Tidak hanya terkenal sebagai tempat para penyu bertelur, pulau ini juga menawarkan sisi eksotis yang lain. Di pulau ini Anda bisa menyelam untuk menikmati keindahan biota bawah lautnya yang sangat menawan. Selain itu, suasana pantai yang ditawarkan pulau ini cukup mempesona. Suasana sunset yang menawan juga dapat Anda nikmati di pulau ini.

Akses ke Pulau Anano

Bila Anda datang dari Pulau Tomia, Anda dapat langsung menuju ke Pulau Runduma dengan menggunakan kapal yang disewakan oleh masyarakat setempat dengan waktu tempuh sekitar empat jam perjalanan. Namun Anda juga bisa menggunakan speedboat Taman Nasional Wakatobi dengan nama Koila, nama yang sama dengan salah satu jenis penyu yang sering mengunjungi pulau ini, dengan waktu tempuh yang lebih singkat yakni hanya satu jam perjalanan. Dari Pulau Runduma Anda bisa dengan mudah menuju Pulau Anano.

Sumber : utiket.com