Showing posts with label dunia penerbangan. Show all posts
Showing posts with label dunia penerbangan. Show all posts

Saturday, August 16, 2014

Prestasi Maskapai Garuda Indonesia



World Airline Awards adalah sebuah ajang penghargaan paling bergengsi di dunia penerbangan yang kembali digelar. Tahun 2014 ini maskapai nasional Garuda Indonesia berhasil meraih beberapa penghargaan yang sangat membanggakan. Apa saja prestasi Garuda di ajang tersebut pada tahun 2014 ini?

Kategori Airline of The Year

Dalam kategori ini, Garuda Indonesia berhasil masuk ke dalam daftar sepuluh besar yakni berada di posisi ketujuh. Sedangkan posisi pertama ditempati oleh maskapai Cathay Pacific Airways.

Kategori World’s Best Airline Business Class

Garuda Indonesia berhasil menempati posisi kedelapan dalam kategori ini. Ini jauh lebih baik karena di tahun lalu Garuda Indonesia belum bisa masuk dalam kategori ini, dan pada tahun ini Garuda berada di posisi yang jauh lebih tinggi di bandingkan dengan Emirates dan Hainan. Selamat!!

Kategori World’s Best Airline First Class

Dalam kategori ini Garuda berada di posisi yang masih bontot yaitu posisi kesembilan. Namun hal ini cukup membanggakan dan lebih baik dari tahun lalu. Tahun lalu Garuda Indonesia bahkan belum berhasil masuk dalam daftar sepuluh besar dunia.

Kategori World’s Best Economy Class Airline Seats

Dalam kategori ini Garuda Indonesia berhasil masuk ke dalam posisi lima besar terbaik yakni berada di posisi ketiga setelah maskapai Saudi Arabian Airlines dan Korean Air yang ada di posisi pertama dan kedua. Garuda Indonesia berada di posisi lebih tinggi dibandingkan dengan Singapore Airlines dan Cathaya Pasific Airways yang berada di posisi keenam dan  kedelapan.

Kategori World’s Best Business Class Airline Seats

Garuda Indonesia masuk ke dalam daftar sepuluh besar dalam kategori ini. Cukup membanggakan mengingat ratusan maskapai lain bahkan tidak berhasil masuk dalam kategori ini. Tahun ini Garuda Indonesia berhasil masuk ke dalam posisi kesembilan. Disusul oleh maskapai Lufthansa yang berada di posisi kesepuluh. Sedangkan posisi terbaik dalam kategori ini diraih oleh maskapai Singapore airlines dan Japan airlines di posisi kedua.

Kategori World’s Best First Class Airline Seats

Dalam kategori ini Garuda Indonesia berhasil meraih posisi keenam. Posisi tersebut berhasil mengalahkan maskapai Japan Airlines, Asiana Airlines, Lutfhansa dan Korean Air. Sementara untuk posisi pertama ditempati oleh maskapai Emirates dan disusul oleh maskapai Singapore Airlines yang berada di posisi kedua.

Kategori World’s Best Airport Services

Pelayanan yang memuaskan selama di bandara juga menjadi alasan penumpang dalam memilih suatu maskapai. Dalam kategori ini Garuda Indonesia berhasil meraih posisi ketujuh. Posisi tersebut berada lebih tinggi daripada maskapai KLM, Qantas dan Dragon Fly. Sementara posisi pertama dalam kategori ini diraih oleh ANA All Nippon dan disusul dengan Eva Air dan Thai Airways.

Kategori Best Economy Class Airline Catering

Urusan rasa makanan juga menjadi hal yang penting untuk membuat penerbangan menjadi lebih berkesan. Dalam kategori ini Indonesia berhasil mendapatkan posisi kesepuluh dalam kategori Best Economy Class Airline Catering. Sementara untuk posisi pertama ditempati oleh maskapai Thai Airways.

Sumber : utiket.com

Tuesday, November 26, 2013

Dampak Global Warming Bagi Penerbangan



Global warming, hal yang akhir-akhir ini semakin sering kita dengar. Global warming atau pemanasan global sendiri merupakan peningkatan suhu rata-rata udara pada permukaan bumi. Global warming mulai terjadi pada pertengahan abad 21. Global warming dari tahun ke tahun tejadi semakin parah. Hal ini disebabkan oleh ketergantungan kita tehadap bahan bakar fosil baik untuk energi listrik maupun sebagai bahan bakar alat transportasi yang menyebabkan udara semakin tercemar oleh polusi karbondioksida. Belum lagi aktivitas pembabatan hutan yang terjadi di mana-mana. Kebanyakan aktivitas tersebut memang ilegal, namun sayangnya pemerintah belum bisa memperbaiki sistem keamanan yang seharusnya bisa melindungi hutan dari pembabatan ilegal. Seperti yang kita ketahui, betapa hutan sangat penting bagi kehidupan kita dan anak cucu kita kelak. Hutan sebagai paru-paru dunia yang berfungsi untuk mendaur ulang karbondioksida yang terlepas dari atmosfer bumi.

Global warming sangat berdampak buruk bagi kehidupan manusia dan bumi. Hampir semua aspek kehidupan terkena imbas dari global warming ini. Begitu juga dengan dunia penerbangan. Mungkin sebagian dari Anda heran apa hubungannya global warming dengan penerbangan? Tentu ada hubungannya. Dampak dari global warming yaitu perubahan iklim (climate change) karena lapisan ozon yang menyelimuti bumi semakin menipis begitu pula dengan lapisan troposfer yang merupakan tempat terjadi berbagai fenomena cuaca. Perubahan musim ini bahkan sekarang mulai kita rasakan. Cuaca semakin sulit untuk diprediksi, sebentar panas dan sebentar hujan. Penerbangan sangat erat kaitannya dengan cuaca. Prediksi cuaca yang tepat sangat dibutuhkan bagi keselamatan penerbangan. Indonesia merupakan negara berkembang, namun begitu secara umum kemampuan tekhnologi di negara berkembang belum siap untuk menghadapi perubahan yang disebabkan oleh pemanasan global.

Cuaca ekstrim atau cuaca buruk pun makin sering terjadi dan sulit untuk diprediksi. Cuaca buruk ini sangat berpengaruh terhadap penerbangan, antara lain dapat menyebabkan turbulensi yaitu pergoncangan udara yang umumnya tidak dapat dilihat serta icing yang mana merupakan kondisi dimana es terbentuk pada badan pesawat bahkan bisa membekukan mesin pesawat. Jika hal ini terjadi maka akan fatal akibatnya. Selain itu, global warming yang mengakibatkan naiknya permukaan air laut dari tahun ke tahun juga bisa berpengaruh terhadap bandara-bandara di Indonesia. Seperti yang kita tahu bahwa sebagian besar bandara Indonesia berada di dekat pantai, seperti Bandara Soekarno Hatta atau Bandara Internasional Minangkabau Padang. Naiknya permukaan air laut akan mengancam eksistensi sebagian besar bandara di Indonesia. Seperti yang pernah terjadi, kasus Bandara Soekarno Hatta yang tergenang banjir.

Dengan semakin naiknya permukaan air laut, bandara-bandara yang berada di dekat pantai bisa mengalami kebanjiran dan bahkan ditutup. Penutupan bandara tentu akan sangat berpengaruh terhadap industri penerbangan pesawat. Banyak pihak terutama maskapai yang akan mengalami kerugian. Untuk itu sudah seharusnya kita mulai berbenah diri, ikut mengurangi hal-hal yang bisa memacu pemanasan global semakin parah. Semua itu bisa dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar kita. Banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan. Jangan sampai anak cucu kita tidak bisa merasakan indahnya bumi tercinta.

Sumber : utiket.com