Showing posts with label kapal ferry. Show all posts
Showing posts with label kapal ferry. Show all posts

Monday, December 29, 2014

Pulau Dodola Tobelo Indonesia



Introduksi

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi wisata yang beberapa diantaranya merupakan wisata tersembunyi di kawasan Indonesia bagian timur. Salah satu potensi wisata yang bisa Anda jumpai di wilayah Indonesia timur adalah Pulau Dodola yang terletak di Kabupaten Kepulauan Morotai, Provinsi Maluku Utara. Belum banyak orang mengenal dan mengetahui keindahan yang tersimpan di pulau ini. Pulau ini sangat mudah dijangkau dari kota Tobelo yang menjadi pintu gerbang menuju ke Kepulauan Morotai melalui jalur laut.

Pulau ini pada dasarnya terbagi menjadi dua, yakni Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Uniknya, kedua pulau akan nampak terpisah ketika permukaan air laut sedang pasang dan akan terlihat terhubung ketika permukaan air laut surut. Hamparan pasir putihnya pun juga mempunyai dua tipe yang berbeda yakni hamparan pasir putih yang kasar serta hamparan pasir putih yang halus. Namun pada dasarnya suasana di kedua pulau ini cukup santai dan menyenangkan, dipadu dengan indahnya pemandangan yang mengelilingi pulau ini. Selain itu, ada banyak kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di tempat ini, diantaranya adalah berenang, menyelam, memancing maupun bermain speedboat. Berbagai acara tradisi lokal juga sering diselenggarakan di tempat ini, seperti tradisi Buka Panen Wangongira yang diadakan setiap bulan Juni setiap tahunnya maupun Tradisi Gelaran Timba Laor, sebuah tradisi lokal yang diadakan setiap sesudah bulan purnama.

Fasilitas

Di pulau ini memang tidak ada fasilitas mewah seperti tempat-tempat terkenal lainnya. Untuk mesin ATM pun tidak dijumpai di tempat ini. Anda harus benar-benar menyediakan uang tunai untuk berkunjung ke tempat ini. Namun jangan khawatir karena tempat ini sudah terjangkau oleh sinyal telepon seluler. Bila Anda ingin bermalam, di pulau ini pun telah tersedia penginapan yang dibangun oleh pemerintah setempat.

Akses ke Pulau Dodola Tobelo

Bila Anda ingin berkunjung ke Pulau Dodola, Anda bisa mengambil rute penerbangan ke Tobelo. Dari kota Tobelo, Anda bisa menuju ke Pelabuhan Tobelo untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Pelabuhan M.S. Lastori yang ada di kota Daruba, Morotai menggunakan kapal ferry atau speedboat. Sesampainya di Pelabuhan M.S. Lastori, Anda bisa menyewa kapal katinting atau speedboat untuk langsung menuju ke lokasi wisata.

Sumber : utiket.com

Friday, December 26, 2014

Danau Biru Bintan Batam Indonesia



Introduksi

Pulau Bintan yang ada di Kepulauan Riau memang menyimpan banyak keindahan. Yup, salah satunya danau cantik ini. Danau ini dikenal dengan nama Danau Biru. Danau ini terletak di Galang Batang yang ada di Pulau Bintan. Warna air di danau ini memang biru, seperti namanya. Pemandangan di kawasan danau ini pun sangat cantik. Sekeliling danau dihiasi dengan beberapa bukit pasir.

Danau Biru sebenarnya bukanlah danau alami yang terbentuk karena proses alam. Danau ini awalnya merupakan bekas galian tambang pasir dan terbentuk di atas tanah liat yang cukup dalam. Saat cuaca cerah, warna air di danau ini akan memancarkan warna biru muda yang sangat indah. Nah, keindahan warna air di danau inilah yang membius dan membuat penasaran para wisatawan untuk datang ke sini.

Meski begitu, sebenarnya danau ini bukanlah merupakan tempat wisata. Kawasan danau ini sebenarnya merupakan tempat penambangan pasir yang masih aktif.

Fasilitas

Karena sebenarnya bukan merupakan sebuah tempat kawasan pariwisata, maka tidak tersedia fasilitas yang memadai di tempat ini. Namun beberapa penginapan serta rumah makan tersedia di kawasan Pulau Bintan ini.

Akses ke Danau Biru Bintan Batam

Danau ini berada di kawasan Pulau Bintan. Anda bisa menuju ke tempat ini melalui Batam. Jarak dari Batam ke Pulau Bintan cukup dekat, hanya sekitar 20 menit dengan menggunakan speedboat atau kapal ferry.

Dari Batam, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Punggur. Dari pelabuhan ini, Anda bisa menyeberang ke Pelabuhan Tanjung Uban dengan menggunakan speedboat.

Sampai di Pelabuhan Tanjung Uban, Anda bisa menuju ke Simpang Korindo hingga ke arah Kawal. Sekitar dua kilometer sebelum pertigaan Kawal, Anda sudah bisa melihat lokasi Danau Biru.

Sumber : utiket.com

Thursday, June 26, 2014

Taman Nasional Taka Bonerate Makassar Indonesia



Tentang Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate ini di dominasi dengan pohon kelapa, pandan laut, cemara laut dan ketapang. Taka Bonerate memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Moldive. Luas atol tersebut sekitar 220.000 hektar, dengan terumbu karang yang tersebar datar seluas 50.000 hectar. Topografi kawasan ini sangat unik dan menarik, dengan atol yang terdiri dari gugusan pulau-pulau gosong karang dengan jumlah yang cukup banyak. Tidak kurang dari 15 pulau berada di kawasan Taman Nasional, yang bisa dimanfaatkan untuk sarana bahari seperti, snorkeling ataupun menyelam. Terdapat selat-selat sempit yang dalam dan terjal di antara pulau-pulau gosong karang, sedangkan pada bagian permuakaan terdapat banyak kolam kecil yang dalam dan dikelilingi oleh terumbu karang, ini dapat di lihat dengan jelas pada saat air surut.


Sebanyak 261 jenis dari 17 famili terumbu karang yang telah teridentifikasi diantaranya: Pocillopora eydouxi, Montipora danae, Acropora palifera, Pavona clavus, Porites cylindrica, dan Fungia concinna yang sebagian besar telah membentuk atol (barrier reef) dan terumbu tepi (fringing reef) dengan kondisi terumbu karang yang cantik dan masih utuh.

Terdapat juga 295 jenis ikan yang dapat dikonsumsi dengan harga terjangkau, yaitu: Cakalang (Katsuwonus spp), napoleon wrasse (Chilinus undulatus) Kerapu (Epinephelus spp), dan baronang (Siganus spp) adapun 244 jenis moluska diantaranya: lola ( Trochus niloticus), batulaga (Turbo spp), triton (Charonia tritonis), kima sisik (Tridacna squamosa), nautilus berongga (nautilus pompillius) dan kerang mutiara (Pinctada spp). Dan juga jenis-jenis penyu, termasuk penyu sisik (eretmochelys imbricata), penyu hijau (chelonia mydas) dan penyu lekang (Dermochelys coriacea).

Akses ke Taman Nasional Taka Bonerate

Untuk menuju Taman nasional, kamu bisa menggunakan bis dari Makassar ke Bulukumba, setelah itu perjalanan dilanjutkan ke pelabuhan Pamatata Selayar dengan kapal ferry sekitar 2 jam dan kemudian menuju Benteng sekitar 1,5 jam. Dari Benteng menuju pulau terdekat yaitu Rajuni kecil dengan menggunakan kapal kayu dan dengan lama perjalanan sekitar 5 jam.

Sumber : utiket.com

Tuesday, September 10, 2013

Traveling Menggunakan Kapal Ferry



Kapal ferry bisa menjadi alternatif transportasi saat Anda traveling terutama untuk menyeberangi pulau. Berada di atas kapal ferry membuat Anda bertemu dengan banyak orang dan suasana yang berbeda. Untuk itu ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat traveling menggunakan kapal ferry:

Berkeliling Kapal

Bagi Anda yang membawa mobil atau menggunakan kendaraan lain saat naik kapal ferry sebaiknya tidak hanya diam di dalam kendaraan karena hal tersebut akan membuat Anda merasa bosan. Keluar dari kendaraan dan berkeliling kapal merupakan hal yang seru untuk Anda lakukan saat berada di atas kapal ferry.

Memandang ke Lautan Lepas

Mabuk laut merupakan hal lumrah yang setiap saat bisa terjadi bagi para pengguna transportasi laut. Untuk menghindari mabuk laut, Anda bisa berdiri di dek kapal dan memandang ke arah lautan lepas sambil menghirup udara segar. Hal ini bisa merilekskan Anda dan mengurangi mabuk laut. Tapi jangan lupa untuk mengenakan jaket saat di dek kapal agar tidak masuk angin karena angin laut biasanya bertiup sangat kencang.

Mendengarkan Musik

Jika jarak tempuh kapal ferry yang Anda tumpangi memerlukan waktu yang cukup lama tentunya akan membuat Anda merasa bosan. Untuk mengatasinya, Anda bisa mendengarkan musik kesayangan Anda dari music player yang Anda bawa. Anda bisa mendengarkannya melalui headset untuk mengusir rasa bosan di atas kapal.

Membawa Camilan

Anda bisa menyiapkan camilan dan membawanya saat ada jadwal naik kapal ferry dalam daftar traveling Anda. Membawa camilan sendiri akan lebih efisien karena walaupun di atas kapal terdapat makanan yang dijual, namun makanan yang dijual tersebut harganya terkadang menjadi lebih mahal. Saat berada di atas kapal, Anda bisa memakan camilan tersebut. Hal ini juga untuk mengurangi rasa bosan.

Sumber : utiket.com