Showing posts with label kelas bisnis. Show all posts
Showing posts with label kelas bisnis. Show all posts

Tuesday, March 18, 2014

Penerbangan ekonomi, Kenapa Tidak?


Sering naik pesawat? Lebih sering pakai kelas bisnis atau kelas ekonomiYupp selain tergantung selera, pastinya tergantung budget yang ada. Namun, tahukah Anda bahwa kelas bisnis belum tentu lebih nyaman daripada kelas ekonomi? Belum tentu juga semakin mahal harga tiket pesawatnya, semakin aman penerbangan Anda. Berikut ada beberapa alasan kenapa menggunakan penerbangan ekonomi lebih menyenangkan : 

Harga Lebih Murah

Ini adalah alasan utama kenapa orang lebih memilih kelas ekonomi daripada kelas bisnis. Selain harganya yang lebih murah, kelas ekonomi juga sering menyediakan tiket promo. Tentu harganya akan jadi lebih murah lagi dong. 

Kursi Kelas Ekonomi Lebih Aman

Kecelakaan pesawat tentu bukan hal yang diinginkan. Namun tahukah Anda ternyata posisi kursi di kelas ekonomi lebih aman loh dari pada kursi di kelas lainnya. Menurut survei yang dilakukan oleh majalah Popular Mechanics terhadap kecelakaan pesawat yang terjadi pada tahun 1971-2007 membuktikan bahwa penumpang ekonomi yang duduk di deretan belakang mempunyai peluang tingkat keselamatan hingga mencapai 69% saat terjadi kecelakaan. 

Menjalin Pertemanan

Anda tipe orang yang lebih suka mengobrol di perjalanan dari pada menghabiskan waktu sendiri? Maka kelas ekonomi adalah kelas yang cocok untuk Anda. Terutama jika Anda melakukan penerbangan seorang diri. Posisi kursi penumpang untuk kelas ekonomi biasanya jaraknya saling berdekatan. Sehingga sangat memungkinkan Anda untuk saling mengobrol atau berkenalan. 

Menjaga Lingkungan

Ternyata dengan menggunakan kelas ekonomi secara tidak sadar kita turut menjaga lingkungan loh, atau paling tidak turut serta mengurangi polusi karbon. Bisa digambarkan saat kita menggunakan kelas ekonomi maka penumpang yang bisa diangkut jauh lebih banyak dibandingkan dengan kelas bisnis. Dengan begitu akan meminimalisir penerbangan dan tentu saja akan mengurangi karbondioksida yang dihasilkan oleh setiap penerbangan.

Sumber : utiket.com

Sunday, March 16, 2014

Boeing 777-200ER Milik Malaysia Airlines


Sabtu, tanggal 8 Maret 2014 lalu, dunia digemparkan dengan menghilangnya pesawat milik Malaysia Airlines yakni Boeing 777-200ER dengan kode penerbangan MH370 yang hilang dari pantauan. Pesawat tersebut diketahui berangkat dari Kuala Lumpur pukul 00.41 waktu setempat, namun sekitar pukul 01.22 pesawat hilang kontak dengan pusat kendali. Sehingga pihak pusat kendali melaporkan insiden tersebut secara resmi kepada pihak Malaysia Airlines pada pukul 02.40. Namun hingga kini pesawat tersebut belum berhasil ditemukan. Sehingga petugas gabungan baik dari Malaysia, Singapura, Indonesia, Vietnam, Filipina, China serta Amerika  memperluas area pencarian. 

Boeing 777-200ER sebelumnya pernah mengalami kecelakaan kecil pada tahun 2012 lalu. Meski tidak ada korban luka, kecelakaan tersebut sempat membuat ujung sayap pesawat patah namun sudah diperbaiki. Menurut catatan, Boeing 777-200ER milik Malaysia Airlines telah memiliki 20.243 jam terbang dan dalam kondisi layak untuk melakukan penerbangan. Pesawat ini juga telah mengangkut bahan bakar yang cukup untuk melakukan penerbangan yang lebih jauh kurang lebih selama tujuh setengah jam. 

Boeing 777-200ER dengan kode penerbangan MH370 mempunyai tempat duduk yang terdiri dari kelas bisnis dan kelas ekonomi. Pesawat ini melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 2 Mei 2002 serta mempunyai jarak tempuh maksimal sekitar 14.305 kilometer. Pesawat tersebut bermesin dua Rolls Royce Trent 800. Dari pihak maskapai sendiri telah memberikan keterangan bahwa kapten pesawat untuk penerbangan MH370 sendiri adalah seorang pilot yang telah memiliki pengalaman terbang selama 18.365 jam, sedangkan Ko pilotnya adalah seorang yang telah memiliki pengalaman terbang selama 2.763 jam. 

Dengan kondisi pesawat yang telah diuji oleh tim ahli dan layak terbang, persediaan bahan bakar yang cukup serta kapten pilot yang telah memiliki 18.365 jam terbang, hilangnya pesawat ini menyisakan misteri.

Sumber : utiket.com

Friday, October 18, 2013

Mahalnya Harga Tiket Saat Peak Season



Tanpa terasa kita telah memasuki petengahan tahun 2013. Sebentar lagi berbagai momen liburan seperti lebaran, natal dan tahun baru akan dimulai. Seperti  sudah menjadi tradisi saat hari libur datang, harga tiket pesawat meroket naik. Terutama saat lebaran kemarin, harga tiket bisa menjadi tiga kali lipat dari harga normal. Sebagian dari kita mungkin sudah menyadari hal itu. Oleh karenanya banyak sekali yang melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari sebelum hari keberangkatannya. Namun pasti banyak juga yang masih bertanya-tanya kenapa hal itu bisa terjadi. Kenapa harga tiket pesawat bisa melambung tinggi tidak seperti harga normal biasanya?

Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa harga tiket pesawat sendiri terdiri dari beberapa kelas. Harga tiket dari setiap kelas juga berbeda. Harga tiket pesawat secara berurutan dimulai dari kelas paling rendah yaitu kelas promo dan harga kelas tertingginya adalah kelas bisnis. Biasanya musim-musim liburan sering dikenal dengan istilah peak season, sedangkan hari-hari biasa dikenal dengan istilah low season. Pada low season biasanya maskapai akan membuka harga kelas promo sedangkan pada peak season, maskapai hanya akan membuka harga untuk kelas menengah ke atas. Itu berarti harga yang tersedia pada saat liburan adalah harga mahal. Peak season ini biasanya terjadi pada sepuluh hari menjelang liburan dan sepuluh hari sesudah liburan.

Selain itu kenapa harga tiket pesawat berbeda-beda meskipun mungkin Anda membeli untuk rute dan waktu terbang yang sama dengan maskapai yang sama pula? Kita sudah mengetahui bahwa pesawat mempunyai berbagai kelas dan di setiap kelasnya harganya juga berbeda. Namun tidak hanya itu, kursi maskapai per kelasnya juga terbatas, seperti contohnya: kelas A dengan harga Rp 600.00,- mempunyai jumlah kursi sepuluh, kelas B dengan harga Rp 700.000,- mempunyai kursi 20 serta kelas lainnya. Semakin murah harga tiket biasanya kursi yang tersedia semakin sedikit. Untuk itu jika dilihat dari contoh di atas maka sepuluh orang pertama tentu akan mendapatkan harga termurah.

Solusi agar Anda bisa mendapatkan harga tiket murah saat liburan yaitu dengan cara memesan tiket pada jauh-jauh hari, jangan terlalu mepet. Anda juga harus rajin mengecek harga tiket penerbangan Anda di utiket.com. Jika menemukan harga promo, jangan ragu untuk melakukan pembookingan karena harga promo sangat terbatas. Peminat tiket pesawat pada saat mendekati peak season memang melonjak sehingga hal ini juga berpengaruh kepada trik dagang, semakin tinggi permintaan maka harga akan semakin naik. Meskipun begitu, dengan sedikit usaha di atas Anda tetap bisa mendapatkan harga tiket penerbangan murah di peak season.

Sumber : utiket.com