Showing posts with label obyek wisata berupa pantai. Show all posts
Showing posts with label obyek wisata berupa pantai. Show all posts

Sunday, March 8, 2015

Tung Wan Beach Hong Kong



Introduksi 

Tung Wan Beach merupakan salah satu obyek wisata berupa pantai yang menarik di Hongkong. Pantai ini berjarak sekitar duabelas kilometer ke arah selatan dari pusat kota Hongkong atau lebih tepatnya berada di Cheung Chau Beach Road dan Hak Pai Road, Cheung Chau, Outlying Islands. Pantai ini menjadi salah satu tujuan para wisatawan asing yang datang ke Hongkong untuk menikmati keindahan alam Pulau Cheung Chau yang indah di Hongkong.

Pantai ini menawarkan keindahan dan ketenangan suasana alamnya. Wilayah di sekitar pantai ini pun masih terlihat sangat asri dimana terdapat pepohonan yang rimbun sehingga menjadikan pantai ini terasa sejuk. Selain itu, air lautnya yang berwarna hijau kebiru-biruan menambah asrinya pantai ini. Bukan hanya pada siang hari saja Anda dapat menikmati keindahan pantai ini, namun pada malam haripun Anda dapat menyaksikan pemandangan kawasan Aberdeen dan Lamma Island yang indah dari pantai ini. Di tepi pantai ini pun tersedia lahan bagi Anda yang ingin memanggang seafood atau pesta barbeque. Berada tak jauh dari pantai ini terdapat sebuah pantai yang menyediakan fasilitas windsurfing, yaitu Kwun Yam Beach. Anda hanya perlu berjalan sekitar lima menit untuk menuju Kwun Yam Beach dari Tung Wan Beach.

Akses ke Tung Wan Beach Hong Kong

Jika ingin berkunjung ke pantai ini, Anda bisa menuju ke pelabuhan ferri Central yang berada di Hongkong Island. Di Central, Anda bisa menuju dermaga nomor lima yang melayani rute ke pelabuhan Cheung Chau di Cheung Chau Island menggunakan kapal ferri. Tersedia dua jenis kapal ferri yang bisa Anda gunakan: kapal ferri biasa dan cepat. Jika menggunakan kapal ferri biasa maka waktu tempuh yang diperlukan untuk mencapai Cheung Chau Island adalah sekitar satu jam. Namun jika menggunakan kapal ferri cepat, maka hanya diperlukan waktu sekitar 40 menit. Untuk menggunakan kapal ferri tersebut Anda dikenakan biaya yang berbeda untuk kedua jenis kapal ferri tersebut. Setibanya di pelabuhan Cheung Chau, Anda bisa berjalan melalui Tung Wan Road sekitar sepuluh menit untuk tiba di Tung Wan Beach.

Sumber : utiket.com

Sunday, August 24, 2014

Museum Timah Pangkal Pinang Indonesia



Tentang Museum Timah

Jalan Ahmad Yani no. 179, Pangkalpinang, Bangka

Museum yang menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Bangka Belitung ini merupakan satu-satunya museum timah yang ada di Indonesia, bahkan di Asia. Seperti yang kita ketahui, Provinsi Bangka Belitung memiliki banyak obyek wisata berupa pantai yang menjadi favorit para wisatawan. Namun hal tersebut tidak lantas menjadikan museum ini sepi pengunjung. Justru Museum Timah ini merupakan obyek wisata favorit selain berbagai pantai yang terdapat di Pangkalpinang.

Dahulu bangunan museum ini merupakan tempat tinggal para karyawan Bangka Tin Winning (BTW). Pernah pula digunakan sebagai tempat diadakannya Perjanjian Roem-Royen. Sebuah perjanjian antara Indonesia dan Belanda pada tanggal 7 Mei 1949. Pada waktu itu delegasi Indonesia diwakili oleh Mr. Moh. Roem. Sedangkan delegasi Belanda diwakili oleh H.J. Van Royen. Hasil perjanjian tersebut hingga kini masih tersimpan dengan rapi di museum ini sebagai bukti sejarah Indonesia.

Museum Timah sendiri berdiri pada tahun 1958. Di awal berdirinya, museum ini hanya mencatat sejarah pertimahan Bangka-Belitung oleh karyawan BTW agar masyarakat luas bisa mengenal. Namun saat resmi dibuka untuk umum pada tanggal 2 Agustus 1997 oleh PT. Timah Tbk, koleksi di museum ini semakin lengkap. Tersimpan sejarah proses penambangan timah dari alam hingga pengolahan secara tradisional maupun modern, baik berupa dokumen maupun foto-foto yang menjadi koleksi museum ini. Berkunjung ke museum ini selain berwisataanda juga dapat menambah wawasan.

Akses ke Museum Timah

Museum Timah berada di jalan tengah Kota Pangkalpinang sehingga mudah untuk dijangkau. Anda dapat dengan mudah menemukan lokasi museum ini. Tersedia transportasi umum dengan biaya Rp. 5.000 per orang, anda sudah bisa sampai ke museum ini. Tidak dikenakan biaya masuk jika anda berkunjung ke museum ini.

Sumber : utiket.com