Showing posts with label Lion Air. Show all posts
Showing posts with label Lion Air. Show all posts

Tuesday, April 22, 2014

Pantai Charlita Gunung Sitoli Indonesia



Tentang Pantai Charlita

Gunung Sitoli memang mempunyai kawasan pantai yang cukup banyak, namun sebagian besar belum dikelola secara maksimal. Salah satu pantai yang sudah dikelola dengan baik adalah Pantai Charlita. Pantai ini dikelola oleh seorang investor bernama Anita Yuniar Telaumbanua. Pantai Charlita sendiri di ambil dari nama anak Anita Yuniar Telaumbanua yang bernama lengkap Charlita Zega. Pantai Charlita yang dahulunya sepi, sekarang selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat dan menjadi salah satu obyek wisata andalan Gunung Sitoli. Pantai Charlita terletak di Desa Afia, Kecamatan Gunung Sitoli Utara, Kota Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara.

Pantai Charlita merupakan pantai pasir putih yang luas membentang. Pantai Charlita mempunyai air laut yang tenang berwarna biru laut dan sangat cocok untuk berenang. Di sekitar pantai terdapat pepohonan sebagai peneduh. Kita bisa duduk santai di bawahnya untuk menikmati pemandangan pantai yang indah serta merasakan hembusan angin laut yang sepoi-sepoi.

Di Pantai Charlita ini juga sudah dilengkapi dengan aneka macam fasilitas seperti penginapan, tempat makan, juga ada kolam renang yang dilengkapi dengan wahana permainan yang mirip dengan waterboom versi kecil. Uniknya, kolam renang ini berisi air laut, jadi Anda bisa menikmati rasanya berenang di air laut tanpa takut terseret ombak. Usai bermain, Anda bisa beristirahat di berbagai gazebo yang ada di sekitar pantai atau menikmati sajian seafood khas Pantai Charlita di restoran sekitar pantai. Jadi, tidak ada salahnya mampir di Pantai Charlita saat Anda berada di Gunung Sitoli yang ada di Pulau Nias.

Akses ke Pantai Charlita

Pantai Charlita berjarak sekitar empatbelas kilometer dari pusat Kota Gunung Sitoli, sehingga tempat wisata ini sangat mudah dijangkau. Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, namun ada juga kendaraan umum yang menuju ke sana. Lama perjalanan dari pusat kota kurang lebih satu jam.

Untuk penginapan dan maskapai terbang dari / ke Gunung Sitoli, Anda bisa mengunjungi :


Maskapai terbang ke Gunung Sitoli

Maskapai ini terbang langsung ke Gunung Sitoli.


Sumber : utiket.com

Monday, April 21, 2014

Pantai Lagundri dan Sorake Gunung Sitoli Indonesia



Tentang Pantai Lagundri dan Sorake

Pantai Lagundri dan Pantai Sorake merupakan dua pantai yang berada dalam satu garis pantai. Jarak kedua pantai itu hanya dua kilometer. Pantai Lagundri dan Pantai Sorake terletak di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara. Kedua pantai tersebut sudah tersohor di kalangan para peselancar profesional domestik maupun mancanegara.

Keduanya terkenal karena ombaknya yang menantang bagi para peselancar dan disebut-sebut sebagai tempat berselancar terbaik kedua setelah Hawaii. Tinggi ombak di kedua pantai ini bisa mencapai tujuh hingga sepuluh meter dengan lima tingkatan. Daya dorong ombaknya sendiri bisa mencapai 200 meter. Saat bulan purnama tiba, ombak di kedua pantai ini akan menjadi lebih menantang. Hal tersebut dikarenakan lokasinya yang berhadapan dengan Samudera Indonesia dan merupakan tempat bertemunya teluk menjadikan ombaknya mengalir besar.

Bukan hamparan pasir putih yang bisa kita jumpai di kedua pantai ini, namun juga batu-batu karang yang bertebaran di sepanjang pesisir pantainya. Para ahli mengatakan bahwa pantai yang tepinya penuh dengan batu karang, maka pantai tersebut mempunyai ombak yang lebih besar daripada pantai yang berpasir.

Bagi wisatawan yang ingin belajar berselancar di pantai ini juga bisa lho. Warga lokal di daerah pantai tersebut akan menjadi pemandu dan pelatih untuk belajar berselancar. Waktu terbaik untuk belajar berselancar adalah pagi hari karena ombaknya belum terlalu tinggi.

Beberapa lomba selancar sering diadakan di kedua pantai ini baik lomba selancar nasional maupun internasional. Biasanya lomba digelar antara bulan Juni atau Juli setiap tahunnya dimana pada bulan tersebut ombak di pantai ini sedang besar-besarnya. Nias Open merupakan salah satu kejuaraan selancar yang rutin diselenggarakan di kedua pantai tersebut. Pesertanya didominasi oleh peselancar mancanegara.

Jika ingin bermalam di kawasan Pantai Lagundri dan Pantai Sorake, kita bisa memilih diantara 60 homestay yang berjejer di bibir pantai tersebut. Tarif sewa kamarnya mulai dari Rp. 75.000 per malam. Salah satu hotel berbintang yang terkenal di kawasan ini adalah Sorake Beach Hotel.

Akses ke Pantai Lagundri dan Sorake

Kita bisa memilih penerbangan yang menuju ke Bandara BinakaGunung Sitoli. Dari bandara kita bisa melanjutkan perjalanan menuju Pantai Lagundri dan Pantai Sorake yang berada di Teluk Dalam menggunakan kendaraan umum yang berupa minibus. Tarif untuk naik minibus sekitar Rp. 40.000 per orang.

Jika menggunakan kendaraan pribadi atau sewa maka kita bisa memilih jalur untuk menuju kedua pantai tersebut:

Jalur pertama: melewati Lahewa kemudian membelah Pulau Nias sampai ke Teluk Dalam.
Jalur kedua: menyusuri pantai dengan melewati kota-kota kecamatan, yaitu Gido, Bawolato, Idanogawo dan Lahusa.

Untuk penginapan dan maskapai terbang dari / ke Gunung Sitoli, Anda bisa mengunjungi :


Maskapai terbang ke Gunung Sitoli

Maskapai ini terbang langsung ke Gunung Sitoli.


Sumber : utiket.com

Thursday, February 6, 2014

Pantai Gapang Banda Aceh Indonesia


Tentang Pantai Gapang

Pantai Gapang merupakan salah satu obyek wisata bahari yang berada di Kota Sabang, Pulau Weh, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Pantai ini bisa dikatakan merupakan salah satu tujuan para backpackers. Di Pantai Gapang, wisatawan akan disuguhi pemandangan pantai pasir putih yang sangat mempesona. Disebut Pantai Gapang karena di pantai ini terdapat banyak pohon-pohon besar yang berdiri tepat di bibir pantai, yakni pohon Gapang. Pohon yang menciptakan nuansa teduh ini merupakan salah satu keistimewaan yang berada di Pantai Gapang ini.

Pohon-pohon Gapang tersebut menimbulkan kesan teduh bagi para wisatawan. Nuansa inilah yang banyak menarik perhatian wisatawan untuk berlama-lama di bawah pohon tersebut. Selain dapat menikmati semilir angin dari pantai dan teduhnya pohon Gapang tersebut, para wisatawan juga dapat merasakan kesegaran dan keindahan panorama bawah laut Pantai Gapang ini dengan berenang, snorkeling, diving, jet ski, ski air, power boat, selancar angin dan memancing di laut dalam.

Di dasar laut, para wisatwan akan dapat dengan mudah melihat berbagai macam biota laut seperti ikan dan bintang laut. Untuk kegiatan yang satu ini, tidak perlu repot-repot membawa peralatan menyelam karena di Pantai Gapang dan resor sekitar pantai terdapat penyewaan peralatan menyelam. Bahkan bagi para penyelam, di lokasi Pantai Gapang ini juga telah didirikan pusat olah raga selam atau dive center yang sudah banyak beroperasi di Pantai Gapang ini.

Selain itu, wisawatan juga dapat menikmati keindahan Pantai gapang ini dengan menggunakan perahu mengitari kawasan pulau. Kawasan pulau ini sendiri masih sangat alami karena pulau ini belum terjamah tangan-tangan jahil. Tak jauh dari Pantai Gapang, wisatawan dapat mengunjungi beberapa lokasi wisata menarik, seperti Tugu Kilometer Nol, hutan Lindung yang terdapat banyak satwa liar di dalamnya dan Air Terjun Pria Laot.

Bagi yang ingin bermalam di Pantai Gapang, tersedia bungalow dengan dinding kayu yang sangat eksotik dengan biaya Rp 80.000,- permalam. Tersedia pula resort dengan pelayanan khusus bagi para penyelam dengan tarif sewa mulai dari Rp 250.000,- per malam.

Untuk urusan kuliner, di lokasi wisata ini telah banyak berdiri tempat makan yang tentunya sesuai kantong dan selera wisatawan. Bahkan di lokasi ini juga menjual minuman khas dari Aceh yakni kopi Aceh, yang tentunya dengan kualitas terjamin. Sepertinya sudah sangat komplit obyek wisata Pantai Gapang ini. Jadi tunggu apa lagi, cantumkan obyek wisata Pantai Gapang ini ke dalam daftar perjalanan Anda berikutnya.

Akses ke Pantai Gapang

Untuk dapat ke lokasi wisata ini, Anda dapat berangkat dari Pelabuhan Balohan atau Sabang yang berjarak sekitar 17 Km dengan kendaraan sewaan atau angkutan umum. Perjalanan menuju Pantai Gapang sendiri memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan biaya sekitar Rp. 50.000. Lama perjalanan ini tidak akan terasa, karena di sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan yang sangat indah.

Maskapai terbang ke Banda Aceh



Sumber : utiket.com

Tuesday, January 21, 2014

Festival Figura Manado


Kota Manado dengan semboyan “Torang Samua Basudara” memiliki festival tahunan bernama Festival Figura Manado. Festival ini diadakan pada setiap minggu terakhir pada bulan Januari setiap tahunnya. Festival yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manado ini biasanya berlangsung di sepanjang Jalan Boulevard Manado.

Festival ini berupa kesenian yang menampilkan seni dalam tokoh yang mirip dengan pantomim. Para peserta festival ini akan disulap sesuai dengan tokoh yang dibawakannya, mulai dari busana, dandanan dan gerak tubuhnya. Biasanya tokoh yang diperankan dalam festival ini merupakan seorang tokoh yang dikenal dan mencerminkan aktifitas sosial kemasyarakatan. Kemudian para peserta tersebut akan berperan sebagai lakon dalam sajian pantomim yang mengangkat tema komedi maupun tragedi yang dilombakan.

Selain digelar di sepanjang Jalan Boulevard, penduduk di berbagai kampung di kota Manado pun ikut menggelar acara Festival Figura ini. Mereka akan memerankan tokoh pilihan mereka dan secara berkelompok akan mendatangi setiap rumah penduduk sambil bernyanyi. Pemilik rumah yang didatangi oleh mereka biasanya akan memberikan uang sebagai bentuk rasa terhibur oleh mereka.

Menurut sejarah, tradisi Figura ini dibawa oleh para pelaut asal Spanyol yakni Conquistadores yang pernah singgah dan bermukim di Teluk Manado. Sedangkan nama Figura merupakan sebuah kata dalam bahasa Latin yang berarti figur atau sosok. Nah, jika kamu berencana berkunjung ke kota Manado pada bulan Januari, jangan lupa untuk cek jadwal festival ini berlangsung ya. Pastinya seru untuk melihat secara langsung festival unik ini.

Maskapai terbang ke Manado
    Lion Lion
    Xpress Xpress
    Merpati Merpati
    Sriwijaya Sriwijaya
    Garuda Garuda
    Silkair Silkair
    AirAsia AirAsia


      Sumber : utiket.com

      Monday, January 20, 2014

      Air Terjun Aek Martua Pekanbaru, Indonesia


      Tentang Air Terjun Aek Martua

      Rokan Hulu adalah sebuah daerah di Provinsi Riau yang menyimpan banyak obyek wisata alam yang masih belum banyak diketahui. Terdapat beberapa lokasi wisata alam yang menarik untuk kita kunjungi pada kabupaten yang memiliki luas kurang lebih 7.449 km persegi tersebut. Diantara wisata alam yang dapat pengunjung temui di daerah Rokan Hulu ini adalah Air Terjun Aek Martua. Air terjun ini memang menjadi salah satu obyek wisata unggulan di daerah Riau.

      Aek Martua sendiri adalah sebuah sungai di wilayah Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Hulu Rokan, Provinsi Riau. Nama Aek Martua sendiri diambil dari bahasa daerah salah satu suku di Riau, yakni suku Batak Mandailing, yang berarti air bertuah. Memang sedikit aneh, karena bahasa yang digunakan bukanlah bahasa dari suku mayoritas di Riau yakni suku Melayu. Namun semua itu tidak mengherankan, karena memang warga yang bermukim di dekat air terjun tersebut mayoritas dari suku Batak Mandailing. Jadi tidak mengheran apabila nama Aek Martua diambil menggunakan bahasa suku Batak Mandailing.

      Air terjun ini memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri, yakni memiliki tiga tingkatan. Setiap tingkatan memiliki ukuran dan ketinggian yang berbeda-beda. Ketinggian tersebut berkisar antara 15 meter sampai dengan yang tertinggi mencapai 40 meter. Dengan adanya keunikan dan keistimewaan tersebut, menjadikan banyak wisatawan menyebut Air Terjun Aek Martua dengan sebutan Air Terjun Tangga Seribu.

      Selain itu, pemandangan yang disuguhkan di obyek wisata ini sungguh sangat mengagumkan dan menyegarkan. Airnya begitu jernih dan mengalir deras, pemandangan hutan yang sangat menawan yang menjadikan udara disekitar air terjun tersebut sangat segar dan menyejukkan, ditambah lagi adanya perpaduan dari bebatuan cadas dengan tekstur yang unik dan alami. Jadi tidak salah apabila air terjun Aek Martua menjadi salah satu obyek wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

      Akses ke Air Terjun Aek Martua

      Bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan air terjun ini dapat mencapai lokasi dengan menggunakan angkutan umum seperti L300 atau Superban tujuan Pekanbaru-Pengaraian dengan biaya Rp 35.000. Pengunjung bisa turun di Simpang Tangun, kemudian perjalanan dilanjutkan ke Tangun menggunakan oplet atau omprengan dengan biaya Rp 5.000,-. Sesampainya di lokasi pun, para pengunjung tidak serta merta langsung dapat menikmati keindahan air terjun ini. Karena setiba di pintu masuk obyek wisata ini pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati jembatan gantung dan jalan setapak sejauh kurang lebih 3,5 km.

      Setelah melewati jalan setapak tersebut, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan sejauh 3 km melewati hutan lindung. Di perjalan ini memang sangat menguras tenaga karena harus melalui jalanan tanjakan dan turunan yang lumayan curam. Jadi selain fisik yang harus dipersiapkan, kehati-hatian dan kewaspadaan pun tetap harus dijaga agar tidak terpeleset atau tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Namun perjalanan tersebut akan sedikit ringan karena selama perjalanan menuju lokasi wisata tersebut para pengunjung akan ditemani dengan pemandangan alam yang sangat indah dan menyejukkan. Setelah perjalanan kurang lebih 30 menit, maka para pengunjung akan tiba di lokasi Air Terjun Aek Martua.

      Maskapai terbang ke Pekanbaru

        Lion Lion
        Sriwijaya Sriwijaya
        FireFly FireFly
        Garuda Garuda
        AirAsia AirAsia
        Sky Sky
        Mandala Mandala
        Citilink Citilink


          Sumber : utiket.com

          Friday, January 10, 2014

          Mie Kocok Bandung


          Bisa dibilang Bandung adalah Kota Kuliner, mulai dari jajanan seperti batagor, seblak basah, colenak, piscok, cilok serta makanan lain yang bikin kenyang seperti nasi tutug oncom, nasi timbel dan surabi semua ada di Bandung. Satu lagi makanan khas Bandung yang seger dan gurih, apalagi kalau bukan mie kocok.  Meskipun makanan pokok orang Indonesia itu nasi, tapi banyak juga yang suka makan mie. Jadi tak heran jika hampir di setiap kota terdapat banyak penjual mie. Namun untuk mie kocok ini beda dengan mie yang sering kita jumpai. Mie kocok menggunakan jenis mie yang sedikit berbeda, karena ukuran mie yang digunakan lebih tebal dan lebar dibanding mie pada umumnya. Mie kocok juga menggunakan kuah kaldu sapi yang cukup kental. Untuk pelengkap biasanya menggunakan tambahan bakso, tahu, tauge dan potongan kikil sapi yang empuk. Disajikan panas dengan taburan bawang goreng dan sledri, sangat cocok dimakan saat musim hujan. 

          Kuliner ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu, namun hingga kini masih banyak penikmatnya. Di Bandung sendiri masih banyak pedagang mie kocok yang bisa kita jumpai, mulai dari pedagang gerobak keliling hingga restaurant.

          Ada beberapa tempat untuk menikmati mie kocok yang sudah terkenal di Bandung, diantaranya : 

          Mie Kocok Mang Dedeng

          Jl. Kh Ahmad Dahlan (Jl. Banteng) No. 67 Bandung atau di dekat Hotel Horizon Bandung

          Mie Kocok Persib

          Letaknya di area parkiran Stasion Persib dulu yang ada di Jalan Ahmad Yani 

          Mie Kocok Pak Enco

          Terletak di depan Toko Kartika Sari Kawung 

          Mie Kocok SKM

          Sudah ada sejak tahun 1970, nama SKM sendiri diambil dari singkatan nama pendirinya yaitu Pak Sukiman. Lokasinya berada di Jalan Sunda No. 38 Bandung. Saat ini dikelola oleh generasi penerusnya.

          Maskapai terbang ke Bandung

          AirAsia AirAsia
          Lion Lion
          Xpress Xpress
          Merpati Merpati
          Sriwijaya Sriwijaya
          Susi Susi
          Garuda Garuda
          Sky Sky



          Cari Tiket murah ke Bandung

          Sumber : utiket.com

          Thursday, January 9, 2014

          Angkringan Kopi Joss


          Menikmati kota Jogjakarta memang tak ada habisnya, mulai dari wisata hingga kulinernya. Di sudut kota ada salah satu tempat yang menjadi favorit banyak orang, baik traveler, mahasiswa maupun warga lokal. Tempat ini menjadi sudut yang menyenangkan diantara ramainya kota Jogjakarta. Tempat yang cocok untuk sekedar bersantai dan saling bertukar pikiran dengan teman. Namanya Angkringan Lik Man, angkringan ini berada di dekat Malioboro dan Stasiun Tugu atau terletak di Jalan Wongsodirjan, Jogjakarta. Angkringan Lik Man merupakan salah satu angkringan legendaris di Jogjakarta. Konon angkringan ini merupakan angkringan generasi awal di Jogjakarta yang telah berjualan dari tahun 1950an. Dahulu warung dengan konsep angkringan disebut dengan “Ting-ting Hik”. Nama asli Lik Man sendiri adalah Siswo Raharjo dan merupakan putra dari Mbah Pairo, seorang pedagang angkringan pertama di Jogjakarta. Baru pada tahun 1969 angkringan ini diwariskan kepada Lik Man dan masih dikelola hingga saat ini. Angkringan ini buka mulai dari jam enam sore hingga dini hari. 

          Menu di angkringan Lik Man mungkin relatif sama dengan puluhan bahkan ratusan angkringan yang ada di daerah ini yaitu nasi kucing, aneka gorengan, baceman serta sate-satean seperti sate usus, sate ati, sate kerang dan lain-lain. Tak perlu mengeluarkan uang banyak untuk mencicipi semua menu di sini. Bisa dipastikan setiap menu harganya di bawah  sepuluh ribu rupiah. Ada juga aneka minuman, namun ada satu minuman unik di angkringan ini. Namanya Kopi Joss. Kopi Joss adalah kopi panas hitam dan kental yang ditambah dengan arang panas, sehingga terdengar bunyi joss pada kopi saat arang panas dicelupkan. Bukan hanya rasanya yang mantap, namun kopi ini juga dipercaya berkhasiat menghilangkan penyakit lambung seperti mulas dan kembung. 

          Kopi Joss menjadi menu favorit di angkringan ini. Banyak orang penasaran dan ingin mencobanya. Apalagi untuk para penggemar kopi. Beberapa tokoh terkenal juga pernah mampir dan menikmati Kopi Joss Lik Man ini seperti seniman Butet Kertasajasa, Emha Ainun Nadjib, Djaduk Ferianto, Marwoto, serta pakar kuliner Bondan Winarno. Menikmati segelas Kopi Joss panas sembari menikmati suasana kota Jogjakarta di malam hari tentu akan menjadi salah satu pengalaman wisata yang berkesan bagi Anda.

          Untuk menuju ke tempat ini bila Anda datang dari arah utara atau dari Tugu Jogjakarta, langsung saja menuju ke arah selatan. Sebelum sampai di Stasiun Tugu, belok ke arah barat. Nah letak Angkringan Lik Man tidak jauh dari belokan.

          Maskapai terbang ke Jogjakarta


          Sumber : utiket.com

          Wednesday, January 8, 2014

          Gudeg Khas Yogyakarta


          Yogyakarta selain dikenal sebagai kota budaya, kota pelajar juga dikenal dengan berbagai makanan khasnya. Berkunjung ke kota ini tak lengkap bila Anda belum mencicipi sajian berselera kota ini yakni gudeg. Gudeg sebenarnya adalah makanan khas dari Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan. Gudeg umumnya berwarna coklat yang dihasilkan dari daun jati yang dimasak secara bersamaan. Biasanya disajikan dengan areh, telur, tahu, tempe, ayam kampung serta krecek. Pada umumnya gudeg mempunyai tiga jenis yakni gudeg kering, gudeg basah dan gudeg solo. 

          Gudeg kering umumnya disajikan dengan areh yang kental, berbeda dengan gudeg basah yang penyajiannya menggunakan areh encer. Sedangkan untuk gudeg solo, areh yang digunakan biasanya berwarna putih. Makanan ini cukup banyak diminati baik oleh wisatawan lokal maupun wisawatan mancanegara. Di Yogyakarta sendiri daerah Wijilan yang terletak di sebelah timur Alun-Alun Utara dikenal sebagai pusat gudeg. Salah satu penjual gudeg legendaris di daerah sini adalah Gudeg Yu Djum. Gudeg Yu Djum merupakan gudeg kering dan biasanya disajikan dengan menggunakan alas daun pisang di atas piring rotan. Selain di Jalan Wijilan No.167, Gudeg Yu Djum juga mempunyai cabang di Jalan Kaliurang Km. 4,5 serta di Jalan Adicusipto. Uniknya bagi para wisatawan yang berminat, bisa melihat langsung proses pembuatannya. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Jadi selamat mencoba...

          Maskapai terbang ke Yogyakarta

          Silkair

          Cari Tiket murah ke Yogyakarta

          Sumber : utiket.com

          Tuesday, January 7, 2014

          Nasi Liwet Khas Solo


          Jalan-jalan ke Solo rasanya kurang afdol jika tidak mencoba salah satu kuliner andalan kota ini. Yups, salah satu kuliner khas Solo yang wajib dicoba adalah nasi liwet. Nasi liwet Solo sebenarnya makanan sederhana yang berupa nasi, sayur dan lauk pauk. Namun soal rasa tak sesederhana kelihatannya.

          Rasanya gurih dan mantap sehingga dijamin semua orang pasti akan ketagihan setelah mencobanya. Nasi liwet rasanya memang lebih gurih daripada nasi putih pada umumnya, karena dimasak dengan menggunakan santan. Nasi liwet disajikan bersama dengan sayur labu siam, aneka lauk pauk yang bisa dipilih seperti ayam, telor, uritan serta dilengkapi dengan kumut atau santal kental yang gurih. Nasi liwet biasanya disajikan menggunakan daun pisang yang dibentuk segitiga atau dipincuk. 

          Pedagang nasi liwet umumnya adalah wanita yang berpenampilan tradisional menggunakan kebaya khas. Di Solo sendiri banyak pedagang nasi liwet yang bisa ditemui, tepatnya di daerah Jalan Teuku Umar, Keprabon Keraton Mangkunegaran atau timur Ngarsopuro. Namun, ada satu warung nasi liwet yang sudah sangat terkenal dan sudah ada sejak tahun 1950 namanya Nasi Liwet Bu Wongso Lemu. Warung ini disebut-sebut sebagai generasi pertama pelopor nasi liwet khas Solo. Konsep warungnya lesehan sehingga suasana jadi terasa lebih akrab. Uniknya sembari menikmati gurihnya nasi liwet kita bisa mendengarkan nyanyian jawa yang merdu. Usai makan, Anda pun bisa mencoba menikmati enaknya wedang ronde. Nasi liwet Bu Wongso biasanya buka pada jam enam sore hingga jam dua belas malam. Harga seporsi nasi liwet yang ditawarkan tidaklah mahal, cukup  Rp 10.000,- hinggga Rp 17.000,-. Gurihnya nasi liwet pun sudah bisa Anda rasakan.

          Maskapai terbang ke Solo

          Silkair


          Sumber : utiket.com

          Monday, January 6, 2014

          Bandara Juanda Kembali Meraih Penghargaan


          Bandara Internasional Juanda yang berada di Surabaya kembali meraih penghargaan di tahun ini. Bandara yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I ini menerima penghargaan Bandara Award 2013 “Airport of The Year 2013” yang diadakan oleh Majalah Bandara dan bekerja sama dengan Kementrian BUMN, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Penghargaan ini merupakan penghargaan ketiga secara berturut-turut yang berhasil diraih Bandara Juanda sejak tahun 2011.

          Penghargaan ini diikuti oleh 41 bandara yang ada di seluruh Indonesia yang terdiri dari tiga belas bandara dari PT. Angkasa Pura I, empat belas bandara dari PT. Angkasa Pura II dan empat belas UPT Kementerian Perhubungan. Tim juri memberikan penilaian yang berlangsung sejak bulan Agustus hingga November 2013. Penilaian tersebut meliputi 45 aspek, seperti layanan bandara, sarana dan prasarana, kenyamanan terminal, fasilitas dan lain-lain. Dan hasilnya Bandara Juanda berhasil meraih penghargaan tersebut dan telah diterima pada tanggal 17 Desember 2013 malam di Hotel Borobudur, Jakarta.

          Bukan suatu hal yang mudah untuk mendapatkan penghargaan tersebut, apalagi mempertahankannya. Namun Bandara Juanda berhasil meraihnya. Tentunya hal tersebut tidak lepas dari berbagai usaha yang dilakukan oleh PT. Angkasa Pura I sebagai pihak pengelola Bandara Juanda. Diharapkan penghargaan ini dapat mendorong bandara-bandara lain di Indonesia untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap publik.

          Selain itu, bandara tersibuk kedua di Indonesia ini juga berhasil menyabet penghargaan sebagai Best Performing Indonesian Airport of The Year dalam kompetisi Frost & Sullivan Aerospace Award 2013 dan ASEAN Airport of The Year dalam kompetisi ASEAN Commercial Aviation Awards Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibiton (LIMA) 2013. Congratulation!

           Maskapai terbang ke Surabaya

          Sumber : utiket.com

          Sunday, January 5, 2014

          Bakso Bakar Malang Pak Man


          Malang memang terkenal dengan baksonya, tidak heran banyak sekali penjual bakso di kota ini. Uniknya kuliner bakso di Malang bukan hanya jenis bakso kuah seperti yang biasa kita nikmati. Namun bakso dengan varian lain seperti bakso bakar juga bisa kita nikmati. Bakso bakar ini pertama kali diciptakan oleh Soeparman atau sering dipanggil Pak Man. Seorang penjual bakso asal Malang yang telah berjualan bakso sejak tahun 1965. Mulanya Pak Man hanya berjualan bakso kuah biasa, namun pada tahun 1997 Pak Man mulai berjualan bakso bakar. Ide awal pembuatan bakso bakar yaitu saat Pak Man mencium bau bakso yang tidak sengaja terbakar bersama sampah. Dari situ, kemudian Pak Man mempraktikan membakar bakso dan dijual di warungnya. Ternyata bakso bakarnya ini sangat disukai oleh pelanggan. 

          Bakso bakar sendiri terbuat bakso rebus, jenis baksonya ada bakso kasar dan bakso halus. Bakso ini ditusuk lalu dibakar. Sebelum dibakar bakso yang sudak ditusuk diberi bumbu berupa kecap, saos dan bumbu rahasia lainnya sehingga rasanya sangat khas. Bakso bakar terdiri dari bakso bakar biasa dan bakso bakar pedas. Bakso bakar pedas merupakan favorit para pelanggan. Bukan hanya warga Malang saja bahkan wisatawan asing juga menyukainya.

          Bakso bakar dijual dengan berbagai paket. Paket pertama yaitu bakso dengan isi 10 biji harganya sekitar Rp 15.000, level kedua bakso dengan isi 15 biji harganya Rp 22.500 dan paket ketiga isi 25 biji seharga Rp 37.500. Bakso bakar Pak Man sendiri ada di Jalan Diponegoro No 19A Kota Malang. Warung ini buka dari jam 09.00 sampai jam 21.00 WIB. Selain bakso bakar juga tersedia bakso rebus. Jadi saat Anda berwisata ke Malang pastikan untuk mencicipi kuliner ini.

          Maskapai terbang ke Malang

          Maskapai ini terbang langsung ke Malang. Mohon mengeklik salah satu kota di bawah ini untuk dapat informasi rute dan harga tiket.

          Citilink Airlines

          Bengkulu, Batam, Jakarta, Pekanbaru, Tanjung Pandan

          Garuda Indonesia

          Banjarmasin, Balikpapan, Batam, Jakarta, Jambi, Denpasar Bali, Yogyakarta, Medan, Kuala Lumpur, Lombok, Manado, Padang, Perth, Pekanbaru, Palangkaraya, Palembang, Pontianak, Singapore, Solo, Semarang, Surabaya, Bandar Lampung, Makassar

          Lion air



          Sriwijaya Air

          Jakarta

          Sumber : utiket.com

          Saturday, December 21, 2013

          Bandara Jakarta Akan Terjadi Banyak Penundaan Penerbangan


          Terbang ke atau dari Jakarta seringkali terjadi penundaan. Maskapai penerbangan sering disalahkan tetapi ada satu alasan mengapa hal itu terjadi: Bandara Soekarna-Hatta merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia yang hanya mempunyai dua landasan pacu.

          Bandara Soekarna-Hatta (Soetta) dibangun di akhir tahun 80an disaat jumlah penumpangnya masih sedikit. Dua terminal asli, terminal 1 dan 2 dibangun dengan kapasitas masing-masing terminal 9 juta penumpang per tahun. Terminal baru, terminal 3 mempunyai kapasitas 4 juta penumpang per tahun sehingga totalnya 22 juta penumpang. Tetapi pada tahun kemarin penumpang Soetta mencapai 52 juta penumpang, meningkat 19.3% dalan setahun.

          Terminal tersebut sangat kecil khususnya di terminal domestik, Terminal 1, yang digunakan oleh sebagian besar pesawat domestik seperti Lion Air, Batavia dan Sriwijaya Air. Satu gerbang dan ruang tunggu seharusnya digunakan untuk satu penerbangan keberangkatan, tetapi sekarang ada banyak penerbangan keberangkatan sehingga ruang tunggunya digunakan oleh dua atau tiga penerbangan, menjadikannya cukup membingungkan saat boarding penerbanganmu. Di menit terakhir perubahan gerbang biasa terjadi.

          Bandara Soekarno-Hatta berada di urutan 12 dalam daftar bandara tersibuk di dunia


          Dengan 52 juta penumpang di tahun kemarin, Bandara Soekarno-Hatta berada di urutan 12 dalam daftar bandara tersibuk di dunia. Tetapi kebanyakan bandara di dunia memiliki tiga landasan pacu atau lebih.

          Bandara di dunia yang memiliki dua landasan pacu dengan jumlah penumpang yang berlebih adalah Bandara Heathrow London dan Bandara Hong Kong. Tetapi mereka banyak digunakan untuk penerbangan jarak jauh menggunakan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747 yang membawa penumpang lebih banyak dari pesawat lainnya. Dan juga, bandara tersebut mempunyai penerbangan 24 jam dalam sehari sementara Soekarno-Hatta cukup banyak ditutup dari jam 00.00 sampai jam 05.00 pagi hari.

          Bandara Soekarno-Hatta pada tingkat pergerakan penerbangan maksimum

          Bandara Soekarno-Hatta bisa mengatasi pada saat bandara tersebut berada pada tingkat pergerakan penerbangan maksimum. Hal ini sangat biasa terjadi akhir-akhir ini ketika kamu sudah naik ke pesawat dan pesawatnya meluncur ke landasan pacu kadang-kadang harus menunggu setengah jam sebelum lepas landas. Hal itu dikarenakan adanya kepadatan lalu lintas pesawat yang menunggu untuk lepas landas.

          Pengendali lalu lintas udara melakukan tugasnya dengan luar biasa dalam menjalankan tugasnya yang rumit tetapi tetap harus dilakukan yang pastinya menyebabkan sakit kepala, dan juga dalam masalah penanganan jadwal penerbangan. Jika pesawat terlambat berangkat 30 menit dari yang dijadwalkan, berarti pesawat juga akan terlambat datang 30 menit juga. Para penumpang tidak hanya akan ketinggalan penerbangan sambungan mereka, hal ini juga menyebabkan penerbangan selanjutnya dengan pesawat kecil akan tertunda juga. Masalah kapasitas di Jakarta menyebabkan penundaan di seluruh negeri.

          Permasalahan ini akan menjadi sangat jelas ketika terjadi kecelakaan di Soekarno - Hatta, misalnya saat pesawat mengalami kecelakaan atau ada oli tumpah di landasan pacu. Landasan pacu tersebut akan ditutup selama beberapa waktu sehingga menyebabkan terjadinya masalah yang besar tidak hanya di bandara Jakarta, tetapi di seluruh negeri. London dan Hong Kong memiliki beberapa bandara utama yang berdekatan sehingga ketika sewaktu-waktu terjadi penutupan di satu bandara bisa di alihkan ke bandara yang terdekat, sedangkan Jakarta tidak memiliki hal semacam itu. Bandara yang terdekat dari Jakarta yaitu bandara Bandung yang hanya memiliki kapasitas satu juta penumpang per tahun dan satu landasan pacu yang pendek.

          Belum keputusan landasan pacu ketiga

          Angkasa Pura II, pemilik bandara Soekarno-Hatta mengeluarkan biaya sebesar 11 triliun Rupiah (1.2 milyar Dolar) dalam pembangunan terminal baru, memperbaiki bangunan lama dan konstruksi landasan pacu ketiga. Dalam dua tahun ke depan, terminal yang ada bisa menampung sampai 62 juta penumpang per tahun. Landasan pacu yang ketiga awalnya dijadwalkan akan siap dipakai pada tahun 2014, tetapi keputusan mengenai hal ini belum dibuat dan lahan yang dibutuhkan belum didapatkan. Ada begitu banyak pembicaraan mengenai pembangunan bandara baru di Karawang. Kemungkinan besar hal itu akan memakan waktu beberapa tahun lagi sebelum masalah landasan pacu teratasi.

          Saat pemerintah sedang membahas dan mempertimbangkan, semua maskapai penerbangan sedang memesan pesawat baru. Pada tahun depan lebih dari seratus pesawat baru akan dikirim ke Garuda, Mandala, Lion Air, Sriwijaya dan maskapai penerbangan lainnya. Kebanyakan dari pesawat-pesawat itu akan digunakan untuk terbang ke atau dari Jakarta. Apa yang terjadi pada jalanan di Jakarta (banyak mobil baru tapi tidak ada penambahan jalan) akan terjadi di bandara juga. Di tahun-tahun mendatang, akan terjadi penundaan yang lebih lama dan ingat, maskapai penerbangan tidak harus selalu disalahkan.

          Sumber : utiket.com