Showing posts with label Merpati. Show all posts
Showing posts with label Merpati. Show all posts

Wednesday, February 26, 2014

Pulau Tikus Bengkulu Indonesia


Tentang Pulau Tikus

Pulau Tikus terletak di sebelah barat Kota Bengkulu dengan jarak sekitar 10 km dari pusat kota dan merupakan pulau karang kecil yang dikelilingi banyak karang dan kaya dengan sumber daya hayati dan merupakan salah satu tujuan hutan wisata.

Di Pulau Tikus akan banyak dijumpai ekosistem karang dan biota laut yang sangat mempesona. Kondisi lautnya berpasir putih dan pada saat malam hari tempat ini menjadi habitat penyu sisik dan penyu hijau yang naik ke darat untuk bertelur.

Juga akan ditemukan banyak lokasi yang tentunya aman untuk kegiatan penyelaman dasar laut dengan airnya yang jernih serta batu karangnya yang indah menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata bahari yang cukup menarik.

Di tempat ini pula kamu dapat menyalurkan hobi kamu memancing karena disekitarnya banyak terdapat berbagai jenis ikan yang bersembunyi di balik batu-batu karang.

Akses ke Pulau Tikus

Sedangkan untuk menuju tempat ini dapat ditempuh selama 30 menit dari Pantai Tapak Padri kota Bengkulu dengan menggunakan kapal yang disewakan oleh nelayan setempat.

Maskapai terbang ke Bengkulu



Sumber : utiket.com

Tuesday, February 25, 2014

Pulau Hoga Bau Bau Indonesia


Tentang Pulau Hoga

Pulau Hoga merupakan salah satu pulau di wilayah Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang disebut juga dengan nama Taman Nasional Kepulauan Wakatobi. Taman Nasional Wakatobi ini mempunyai luas sekitar 1.390.000 ha yang merupakan gabungan dari beberapa pulau. Pulau Hoga terletak di timur Pulau Kaledupa.

Di sekitar Pulau Hoga terdapat beberapa pulau kecil diantaranya Pulau Kaledupa, Pulau Tomia, Pulau Wangi-Wangi, Pulau Binongko dan Pulau Kapota. Pulau Hoga merupakan salah satu pulau wisata bawah laut terindah di dunia. Pulau ini memiliki 750 spesies koral dari sekitar 850 yang ada di dunia.

Di pulau ini Anda akan mendapatkan suasana alam yang begitu indah, dengan banyaknya pohon kelapa dan pasir putih pantainya. Anda juga dapat melakukan diving ataupun snorkeling di pulau ini. Anda bisa menikmati indahnya pemandangan bawah laut di sini tanpa harus menyelam jauh ke dalam. Terdapat sekitar 29 titik penyelaman yang tersebar di perairan Wakatobi, diantaranya Pinnacle, Karang Kaledupa di Kaledupa, table coral (karang berbentuk meja) dengan ukuran 2-3 meter dan Karang Mari Mabuk di Pulau Tomia.

Selain karang yang bergunung-gunung, Anda juga akan menjumpai banyak anemone fish atau ikan badut, ikan barracuda bahkan pygmy atau kuda laut yang berukuran kecil di pulau ini. Setidaknya ada sekitar 83 jenis ikan berwarna-warni yang akan jumpai di sini. Ada juga beberapa jenis terumbu karang yang hidup di sini diantaranya jenis karang lunak. Dan bila Anda datang di saat yang tepat Anda bisa melihat penyu bertelur di sini. Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat ini adalah sekitar bulan April hingga Juni atau bulan Oktober hingga Desember tiap tahunnya.

Anda tak perlu khawatir dengan penginapan karena di Pulau Hoga ini terdapat beberapa penginapan yang nyaman dan juga memadai. Biaya penginapan di sini mulai dari Rp. 100.000 per malam dan kebanyakan penginapannya terbuat dari kayu, tanpa AC ataupun kipas.

Akses ke Pulau Hoga

Untuk dapat menuju ke Pulau Hoga, Anda perlu menuju Kendari atau Bau Bau terlebih dahulu. Dari Pelabuhan Kendari 2 baru menuju Pulau Hoga dengan kapal. Lama perjalanan menuju pulau ini sekitar 15 jam. Atau Anda juga bisa berangkat dari Dermaga Wanci di Kabupaten Wakatobi. Dari dermaga tersebut Anda bisa menyewa speedboat dengan biaya sekitar Rp 150.000 dan waktu tempuh sekitar dua jam. Jadi tunggu apalagi, selamat berlibur!

Makan di Pulau Hoga

Selesai diving atau snorkeling Anda dapat menikmati masakan khas Pulau Hoga. Salah satunya adalah Perangi atau semacam sushi ala Pulau Hoga. Masakan ini berisi daging ikan laut yang sudah bersih atau tanpa darah lalu direndam dalam larutan jeruk nipis sekitar 15 menit. Anda juga bisa menikmati Kasuami. Kasuami adalah makanan khas dari Sulawesi Tenggara. Kasuami juga termasuk makanan pokok nelayan ketika mereka melaut. Kasuami terbuat dari singkong yang dihaluskan dan rasanya begitu nikmat.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com

Monday, February 24, 2014

Pantai Kamali Bau Bau Indonesia


Tentang Pantai Kamali

Makassar punya Pantai Losari, Bau Bau punya Pantai Kamali. Ya, Pantai Kamali memang merupakan pantai kebanggaan Kota Bau Bau. Pantai ini berada di tengah kota Bau Bau, Propinsi Sulawesi Tenggara. Karena letaknya yang mudah dijangkau, tempat ini selalu ramai pengunjung baik pada hari biasa maupun hari libur.

Wilayah di Pantai Kamali ini terbagi menjadi 3 bagian :
  1. Bagian timur : merupakan area yang di sampingnya banyak penjual aksesoris lesehan, mainan anak seperti mandi bola, memancing ikan magnet dan lain-lain. Pedagang-pedagang ini hanya berjualan pada malam hari karenan pada siang hari mereka dilarang untuk berjualan di area ini.
  2. Bagian tengah : terdapat patung kepala naga yang menjadi maskot Kota Bau Bau. Pada malam hari mata patung kepala naga tersebut akan kelihatan berwarna merah menyala. Patung yang dibangun pada tahun 2007 ini merupakan simbol yang melambangkan kekuatan, kegigihan dan kejayaan Kerajaan Buton yang pernah berkuasa dan memiliki kecerdasan seperti naga. Di depan patung kepala naga ini, persisnya di pinggir pantai terdapat banyak pedagang makanan terutama makanan khas yaitu gorengan dan saraba. Saraba merupakan minuman khas Sulawesi yang terbuat dari air jahe mirip dengan wedang bajigur atau bandrek di Jawa. Cukup dengan Rp. 5.000 kamu dapat menikmati secangkir saraba.
  3. Bagian barat : awalnya tempat ini digunakan untuk parkir kendaraan dan ruang pameran kerajinan namun sekarang didominasi oleh pedagang kaki lima.
Suasana Pantai Kamali terasa hidup dan meriah pada malam hari. Di tempat ini juga sering dijadikan tempat untuk menggelar event-event penting. Fasilitas hotspot dan arena bermain anak pun tersedia di obyek wisata ini.

Akses ke Pantai Kamali

Karena letak Pantai Kamali yang strategis dan berada di pusat kota, kamu bisa mencapainya dengan mudah menggunakan kendaraan darat baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Ada pula becak bermotor atau yang biasa disebut dengan bentor yang siap mengantarmu sampai larut malam. Kamu cukup membayar Rp. 5.000 untuk naik bentor menuju Pantai Kamali.

Maskapai terbang ke Bau Bau

Lion Lion



Sumber : utiket.com

Sunday, February 23, 2014

Danau Napabale Bau Bau Indonesia


Tentang Danau Napabale

Mengunjungi Danau Napabale berarti kamu mengunjungi danau sekaligus pantai. Kenapa? Karena di danau ini terdapat terowongan alam sepanjang 30 meter dan lebar 9 meter yang menghubungkan Danau Napabale dengan pantai di Selat Buton. Air di Danau Napabale disuplai oleh Selat Buton melalui terowongan alam tersebut sehingga menjadikan air di danau ini asin. Terowongan ini juga digunakan oleh para nelayan sebagai akses untuk melaut dan juga digunakan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Danau Napabale sebagai jalur untuk berkunjung ke pantai di Selat Buton menggunakan perahu pincara. Untuk melewati terowongan alam ini harus diperhatikan pasang surut air lautnya karena ketika air pasang maka terowongan ini akan tertutup oleh air laut dan debit air Danau Napabale juga ikut naik.

Danau Napabale sendiri berjarak 15 km dari Kota Raha tepatnya di Desa Lohia, Kabupaten Muna, Propinsi Sulawesi Tenggara. Kota Raha merupakan ibukota Kabupaten Muna dan Napabale sendiri berarti pelabuhan dan tempat orang mengambil daun pandan muda. Di sekitar danau ini memang banyak terdapat pandan yang tumbuh. Danau Napabale dikelilingi oleh bukit dan tebing yang tinggi dan terjal dengan berbagai tumbuhan yang hidup di atasnya, menjadikan panorama di danau ini semakin terasa indah dan sejuk. Di danau ini kamu bisa berenang, diving maupun snorkeling menikmati keindahan kehidupan di bawah danau yang berair hijau, jernih dan tenang ini. Terdapat 3 karang besar yang berbentuk seperti cawan di tengah danau ini. Ketiga karang tersebut ditumbuhi oleh tanaman liar dan menjadi lorong yang dihuni oleh jutaan spesies ikan laut di Selat Buton.

Kamu bisa menyewa perahu pincara seharga Rp. 50.000/perahu untuk menuju pantai di Selat Buton melalui terowongan alam atau hanya sekedar berkeliling menjelajahi danau. Perahu tersebut disewakan oleh nelayan yang tinggal di sekitar danau dan saat kamu menyewanya maka nelayan pemilik perahu tersebut akan menjadi pengemudi perahu sekaligus pemandu wisatamu. Di pantai berpasir putih ini pemandangannya juga tak kalah indah dengan pemandangan di Danau Napabale. Pantai ini juga ramai dikunjungi oleh wisatawan yang berenang, bermain pasir, berjemur matahari maupun yang hanya menanti sunset.

Akses ke Danau Napabale

Jalur udara : dari Bandara Wolter Monginsidi, Kendari kamu bisa menuju Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna menggunakan pesawat perintis. Kemudian dari Bandara Sugimanuru dilanjutkan menuju Kota Raha menggunakan angkutan umum dengan lama perjalanan sekitar 30 menit. Dari Kota Raha perjalanan dilanjutkan menuju Danau Napabale menggunakan taksi atau ojek dengan lama perjalanan sekitar 20 menit.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com

Saturday, February 22, 2014

Goa Lakasa Bau Bau Indonesia


Tentang Goa Lakasa

Nama Goa Lakasa yang terletak di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Bau-Bau, Propinsi Sulawesi Tenggara ini diambil dari nama orang penemu goa ini, yaitu Pak Kasa. Sedangkan nama La merupakan nama imbuhan bagi lelaki masyarakat Bau-Bau. Goa ini memiliki kedalam sekitar 120 meter dan terdapat mata air yang mengkristal, stalaktit dan stalakmit yang indah walau sudah berumur ratusan tahun.

Memasuki goa ini berarti memasuki perut bumi. Begitu memasuki goa ini kamu akan disambut dengan rangkaian stalaktit dan stalakmit dengan berbagai bentuk yang indah Dahulu pintu masuk goa ini hanya seukuran badan orang dewasa dan untuk menyusuri goa ini diperlukan senter untuk penerangan. Namun pada tahun 2010, pemerintah sudah memugar pintu masuk goa ini sehingga pengunjung bisa dengan mudah memasuki goa ini. Di sepanjang jalur penyusuran goa ini pun sudah terpasang lampu sehingga pengunjung bisa leluasa menyaksikan stalaktit dan stalakmitnya yang indah.

Setelah menyusuri goa selama kurang lebih 15 menit kamu akan sampai di pangkal goa yang terdapat kubangan air menyerupai telaga. Oleh masyarakat sekitar telaga ini dinamakan Pemandian Lakasa. Airnya tawar, jernih dan sejuk. Saat musim kemarau pun air di telaga ini tidak pernah kering dan bisa mencukupi kebutuhan air untuk warga sekitar.

Akses ke Goa Lakasa

Dari Kota Bau-Bau, Goa Lakasa hanya berjarak 9 km dan dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan kendaraan umum yang memakan waktu selama kurang lebih 30 menit.

Maskapai terbang ke Bau Bau



Sumber : utiket.com

Wednesday, February 19, 2014

Pulau Merah Banyuwangi Indonesia


Tentang Pulau Merah

Pulau Merah merupakan salah satu obyek wisata yang berlokasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur atau berjarak sekitar delapan puluh kilometer dari kota Banyuwangi. Obyek wisata ini sebenarnya berupa pantai dimana terdapat sebuah pulau kecil di tengah-tengah pantainya. Pulau kecil ini memiliki tanah yang berwarna kemerahan sehingga oleh penduduk setempat menyebutnya dengan nama Pulau Merah atau Red Island.

Pantai di sekitar Pulau Merah merupakan kawasan perairan yang masih asri dan bersih. Dengan pasir pantainya yang berwarna putih kecoklatan terbentang garis pantai sepanjang sekitar tiga kilometer. Tempat ini juga banyak dikunjungi oleh para wisatawan terutama pada hari libur. Salah satu pemandangan spektakuler yang disuguhkan tempat ini adalah panorama sunset. Pada saat sunset akan terpancar semburat sinar jingga kemerahan dari balik Pulau Merah dan hal tersebut akan menjadi momen indah bagi siapa saja yang memandangnya. Bagi kamu penggemar fotografi, jangan lupa persiapkan kameramu untuk mengabadikan momen indah tersebut.

Bukan hanya itu saja, kawasan pantai di sekitar Pulau Merah merupakan tempat yang ideal untuk berselancar sama halnya seperti Pantai Plengkung (G-Land). Namun berbeda dengan Pantai Plengkung yang memiliki ombak ekstrim dan hanya cocok untuk peselancar professional, di kawasan pantai sekitar Pulau Merah ini ombaknya aman bagi peselancar pemula maupun amatir dengan ketinggian rata-rata ombaknya sekitar dua meter. Pantai ini juga menjadi tujuan baru bagi para peselancar, baik peselancar lokal maupun mancanegara. Terlebih pada tanggal 24-26 Mei 2013 lalu diadakan kompetisi selancar bertaraf internasional pertama kalinya di pantai ini, “Red Island Banyuwangi International Surf Competition 2013”.

Akses ke Pulau Merah

Lokasi Pulau Merah ini sangat mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi. Jika menggunakan kendaraan umum, kamu bisa naik bus Minto atau Ujang Jaya dengan jurusan Pesanggaran. Kemudian turun di Pasar Pesanggaran dan disambung dengan menyewa ojek untuk menuju ke Pulau Merah. Jika menggunakan kendaran pribadi, kamu bisa mengambil rute dari Banyuwangi menuju ke Rogojampi hingga menjumpai lampu merah Jajag dimana terdapat patung macan putih di tengahnya. Dari lampu merah ini kamu bisa belok ke arah selatan dan mengikuti rambu-rambu penunjuk arah Pesanggaran-Pulau Merah. Untuk masuk kawasan obyek wisata Pulau Merah pada hari biasa tidak dipungut biaya, sedangkan pada hari Minggu atau hari libur akan dikenakan tarif masuk obyek wisata.

Maskapai terbang ke Banyuwangi



Sumber : utiket.com

Tuesday, February 18, 2014

Kawah Ijen Banyuwangi Indonesia


Tentang Kawah Ijen

Kawah Ijen yang berupa kawah danau berada di puncak Gunung Ijen yang terletak di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso yang masuk dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, tepatnya di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso, Propinsi Jawa Timur. Kawah yang berada di ketinggian 2.386 mdpl ini merupakan kawah danau terasam di dunia dengan ph 0,5 dan kawah danau terbesar di Pulau Jawa dengan luas sekitar 5.466 hektar yang berbentuk elips dengan ukuran sekitar 960 m x 600 m. Ketinggian permukaan air danau di Kawah Ijen mencapai 2.140 m dengan kedalaman danau sekitar 200 m yang berisi sekitar 36.000.000 m kubik air asam beruap. Air kawah danau ini berwarna hijau tosca. Terdapat berbagai ukuran dan warna batu belerang di dalamnya yang menjadikan Kawah Ijen mempunyai pesona tersendiri.


Di atas kawah ini diselimuti kabut dan asap belerang yang menjadi daya tarik Kawah Ijen ini. Banyak wisatawan mancanegara yang terpesona dengan keindahan Kawah Ijen ini. Terdapat deretan gunung yang bisa kamu lihat dari Pos Paltuding di Gunung Ijen ini : Gunung Merapi, Gunung Widodaren, Gunung Ranti dan Gunung Papak. Hilir mudik penambang belerang menjadi pemandangan sehari-hari di puncak Gunung Ijen ini.

Jika kamu ingin berkunjung ke Kawah Ijen, sebaiknya berkunjung saat musim kemarau yaitu antara bulan Juli sampai September. Saat musim hujan, jalan menuju Kawah Ijen menjadi licin dan membahayakan. Dan untuk mendaki menuju Kawah Ijen sebaiknya dilakukan antara pukul 05:00-06:00 pada saat matahari belum bersinar terik karena perjalanan akan memakan waktu sekitar 4 jam untuk naik turun gunung.

Akses ke Kawah Ijen

Kamu bisa memulai perjalananmu menuju Kawah Ijen dari Kota Banyuwangi ataupun Bondowoso. Dari salah satu dua kota tersebut kamu bisa menuju Pos Paltuding dengan menyewa jip dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Kemudian dari Pos Paltuding kamu harus berjalan kaki sejauh 3 km. Di awal 1,5 km jalur yang dilalui menanjak dengan kemiringan sekitar 25-35 derajat. Jalur 1,5 km berikutnya agak landai dan kamu bisa menikmati pemandangan deretan gunung yang indah hingga ke puncak Gunung Ijen. Untuk mencapai Kawah Ijen kamu harus menuruni jalur terjal dan berbatu sepanjang 250 m.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke obyek wisata ini seharga Rp. 2.000/orang untuk wisatawan domestik dan Rp. 15.000/orang untuk wisatawan mancanegara.

Maskapai terbang ke Banyuwangi



Sumber : utiket.com

Monday, February 17, 2014

Pantai Plengkung Banyuwangi Indonesia


Tentang Pantai Plengkung

Banyuwangi yang berada di Provinsi Jawa Timur ini ternyata memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah menariknya dari tempat-tempat wisata di daerah lainnya. Di kota ini ada salah satu obyek wisata yang menjadi favorit peselancar lokal maupun internasional. Obyek wisata tersebut adalah Pantai Plengkung.

Pantai Plengkung berada di pantai selatan Banyuwangi, tepatnya di ujung Jawa Timur. Pantai Plengkung lebih akrab disebut dengan sebutan G-Land oleh para wisatawan. Huruf G dalam kata G-Land sendiri memiliki 3 pengertian: G yang berarti Grajagan, merupakan sebuah nama dari sebuah teluk yang memiliki ombak besar; G yang berarti Green, maksudnya adalah pantai ini masih sangat alami karena letakknya di tepi hutan tropis yang hijau; dan G yang berarti Great, hal ini mengambarkan ombak yang begitu besar dan panjang.

Pantai Plengkung merupakan salah satu pantai dengan ombak terbaik di dunia dan menjadi surga bagi peselancar lokal maupun internasional. Ombak di pantai ini bisa mencapai ketinggian empat hingga delapan meter dengan panjang ombak bisa mencapai dua kilometer dalam formasi tujuh gelombang tersusun. Pantai dengan karakteristik seperti ini hanya ada di beberapa negara saja, seperti Hawaii, Australia dan Afrika Selatan. Bahkan banyak peselancar kelas dunia yang menjuluki pantai ini sebagai The Seven Giant Waves Wonder yang berarti salah satu dari tujuh tempat surfing terbaik di dunia.

Di pantai ini pula pernah diadakan beberapa lomba selancar dunia, salah satunya adalah Quiksilver Pro Surfing Championship. Kejuaraan ini diadakan pada tahun 1995, 1996 dan 1997. Untuk dapat menikmati ombak di pantai ini, silahkan berkunjung pada bulan Juli - September setiap tahunnya karena di bulan-bulan tersebut ombak di pantai ini sedang bagus-bagusnya untuk surfing.

Fasilitas yang tersedia di lokasi pantai ini juga cukup memadai. Tersedia pula penyewaan papan selancar bagi anda yang tidak membawanya. Anda juga dapat menikmati indahnya sunset di pantai ini. Jika beruntung, anda dapat menyaksikan pertunjukan kesenian budaya rakyat di Taman Nasional Alas Purwo.

Akses ke Pantai Plengkung

Dari Banyuwangi dapat menggunakan kendaraan bermotor baik pribadi maupun sewa menuju ke Tegaldlimo dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Dari Tegaldlimo dilanjutkan menuju ke Pos Pancur yang berada di Taman Nasional Alas Purwo selama sekitar 30 menit hingga satu jam perjalanan. Dari Pos Pancur ini, anda dapat menuju ke Pantai Plengkung dengan menggunakan tiga pilihan : berjalan kaki selama dua jam, menyewa jeep atau motor trail milik pengelola Taman Nasional Alas Purwo.

Maskapai terbang ke Banyuwangi



Sumber : utiket.com

Sunday, February 16, 2014

Pasar Apung Muara Kuin Banjarmasin Indonesia


Tentang Pasar Apung Muara Kuin

Di Kota Banjarmasin banyak terdapat sungai-sungai yang lebar, salah satunya Sungai Barito yang mempunyai muara Sungai Kuin yang terletak di Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Uniknya di muara sungai ini terdapat pasar tradisonal yang lain dari pada yang lain. Para pedagang dan pembeli di pasar ini melakukan aktivitas jual beli diatas perahu tradisional yang sering disebut jukung dalam bahasa Banjar atau perahu motor yang sering disebut klotok oleh penduduk lokal. Pasar ini sudah ada dari 400 tahun yang lalu dan masih terus terjaga sampai saat ini.

Jika Anda ingin merasakan sensasi tersendiri berbelanja sambil terapung di perahu, maka sempatkan waktu Anda untuk berkunjung ke pasar terapung ini saat Anda traveling ke Banjarmasin. Namun Anda harus bangun pagi buta untuk dapat merasakan aktivitas pasar terapung ini karena selepas subuh para pedagang sudah sibuk berkumpul bersiap menata dagangannya. Kebanyakan para penjual di sini adalah ibu-ibu. Barang dagangannya merupakan hasil kebunnya sendiri seperti sayur mayur dan buah-buahan. Jangan lebih dari jam 7 pagi jika Anda ingin berkunjung ke sini.

Mampir juga ke warung makan terapung untuk sarapan. Pesanlah menu makanan khas Banjarmasin yaitu soto banjar. Berbeda dengan soto di daerah lain, soto banjar berkuah kental dan disajikan dengan lontong yang pastinya akan menggoyang lidah Anda.

Transaksi barter masih kerap terjadi di pasar terapung ini. Jual beli tersebut dilakukan dengan cara saling tukar menukar antara penjual dan pembeli dengan komoditas yang berbeda. Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke pasar unik ini Anda bisa menyewa perahu klotok di sekitar area pasar. Pemilik perahu dengan senang hati akan mengantar Anda berkeliling. Biaya sewa perahu klotok yaitu sekitar Rp 100.000,-. Perahu ini bisa menampung sekitar 10 penumpang. Atau jika Anda menginap di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, tanyakan ke pengelola tentang paket wisata keliling pasar apung. Biasanya pihak hotel menyediakan fasilitas ini.

Akses ke Pasar Apung Muara Kuin

Bila menggunakan perahu Klotok dari pusat Kota Banjarmasin akan memerlukan waktu sekitar 45 menit untuk menuju pasar apung. Atau bisa juga menggunakan angkutan darat dengan menempuh rute Kota Banjarmasin menuju Desa Alalak. Sesampainya di Desa Alalak Anda bisa menyewa klotok dengan tarif sekitar Rp. 70.000 untuk menuju Pasar Apung Muara Kuin.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com

Saturday, February 15, 2014

Air Terjun Bajuin Banjarmasin Indonesia



Tentang Air Terjun Bajuin

Air Terjun Bajuin ini terletak di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Pelaihari yang berjarak sekitar 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Tanah Laut dan sekitar 75 km dari Banjarmasin. Air terjun Bajuin memiliki panorama pegunungan yang indah, eksotik, dan udaranya pun masih sangat sejuk karena banyaknya pepohonan. Di kawasan ini terdapat tiga air terjun dengan ketinggian yang berbeda, dikarenakan alamnya yang masih asri dan alami.

Di sini juga terdapat beberapa jenis burung dan tanaman anggrek hutan, serta bunga bangkai. Air Terjun Bajuin berada di kawasan pegunungan Maratus. Kawasan ini dikembangkan menjadi ekowisata alam seperti traking, climbing, hiking. Meskipun objek wisata ini memiliki area parkir yang luas namun sayangnya belum tersedia fasilitas yang memadai seperti banyaknya jalan rusak. Oleh karena itu untuk menuju objek wisata ini masih sangat sulit, namun pemerintah setempat sedang melakukan perbaikan. Di kawasan ini juga terdapat telaga alam batuah yang tidak jauh dari area parkir.



Goa Marmer

Dekat dari objek wisata ini terdapat objek wisata lain yaitu Goa Marmer yang hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan berjalan kaki. Goa ini dinamakan Goa Marmer karena keunikannya yaitu dinding goa banyak terdapat batu marmer yang biasa digunakan untuk ubin rumah dan bentuk atas goa seperti kubah masjid, di dalam goa juga terdapat kehidupan binatang malam yakni kelelawar.

Untuk para pecinta wisata alam dijamin tempat ini memberikan tantangan sekaligus keindahan yang tidak akan dijumpai di daerah manapun.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com

Friday, February 14, 2014

Candi Agung Amuntai Banjarmasin Indonesia



Tentang Candi Agung Amuntai

Candi Agung Amuntai adalah situs candi Hindu yang berada di kawasan Sungai Malang, kecamatan Amuntai Tengah, kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Candi Agung Amuntai merupakan peninggalan Kerajaan Negaradipa yang dibangun oleh Empu Jatmika abad XIV Masehi, yang dari Kerajaan ini melahirkan Kerajaan Daha di Negara dan Kerajaan Banjarmasin. Yang menurut cerita, Kerajaan Hindu Negaradipa ini berdiri pada tahun 1438 di persimpangan tiga aliran sungai.

Candi Agung diperkirakan telah berusia 740 tahun, Candi Agung Amuntai berbahan material kayu dan batu, namun kondisinya masih kokoh. Di temukan beberapa benda peninggalan sejarah yang usianya sekitar 200 SM.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com