Showing posts with label kota Mataram. Show all posts
Showing posts with label kota Mataram. Show all posts

Saturday, February 14, 2015

Tradisi Rebo Bontong



Tradisi ini merupakan salah satu tradisi khas dari Pulau Lombok. Namanya adalah Tradisi Rebo Bontong. Tradisi ini merupakan sebuah tradisi mandi bersama di sungai. Tradisi ini dilakukan sekali setiap tahun yakni pada hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam kalender Hijriyah. Tradisi ini juga dijadikan sebagai perayaan untuk menyambut bulan Rabiul Awal (dalam kalender Hijriyah) yakni bulan kelahirannya Nabi Muhammad SAW.

Mandi merupakan simbol penyucian dalam tradisi ini. Pelaksanaannya tidak bisa dilakukan disembarang tempat. Di kawasan Lombok, tradisi ini hanya bisa dilakukan di Sungai Jangkuk yang ada di Dasan Agung, Kota Mataram, Pantai Tanjung Menangis yang ada di Pringgabaya, Lombok Timur serta di Desa Kuranji yang ada di Labuapi, Lombok Barat.

Dalam pelaksanaannya, serangkaian doa dipanjatkan terlebih dahulu. Kemudian, pemuka agama, kepala suku serta orang-orang yang mengikuti tradisi ini mengantar sesaji ke Sesangi. Sesaji tersebut berupa telur, pisang, ketan, hasil tani serta hasil laut sebagai simbol rasa syukur dan permohonan kepada Sang Pencipta untuk memohon perlindungan dari segala bentuk bencana ke tengah laut. Barulah setelah itu, masyarakat yang mengikuti tradisi ini turut melakukan pembersihan diri dengan mandi di tempat yang telah ditentukan.

Oleh pemerintah setempat, tradisi ini dijadikan sebagai salah satu ikon pariwisata di Lombok. Sehingga tak mengherankan saat tradisi ini berlangsung, banyak wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang datang untuk menyaksikan jalannya tradisi ini.

Sumber : utiket.com

Thursday, November 20, 2014

Taman Wisata Suranadi Lombok Indonesia



Introduksi

Berkunjung ke Lombok, selain dapat mengunjungi Taman Narmada yang sudah sangat populer, Anda juga bisa mengunjungi Taman Wisata Suranadi. Taman Wisata Suranadi terletak di Jalan Wisata Suranadi, Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jaraknya sekitar 15 km sebelah timur dari pusat kota Mataram. Taman ini merupakan hutan wisata yang sudah diresmikan oleh Kementrian Kehutanan. Luas wilayahnya sekitar 52 hektar dengan ketinggian kurang lebih 256 meter di atas permukaan laut.

Taman ini memiliki cukup banyak pepohanan khas hutan tropis. Bahkan beberapa pepohonan yang ada di kawasan ini ada yang berusia hingga ratusan tahun. Selain vegetasi dan flora khas hutan tropis, Taman Suranadi juga memiliki fauna khas seperti kera, musang, biawak, elang dan lain-lain. Salah satu keunikan taman ini adalah adanya tiga pura yang berada tepat di sebelah kawasan hutan.

Tiga pura ini biasa disebut dengan Pura Suranadi, keberadaan tiga pura ini konon merupakan jejak dari penyebaran agama Hindu di Pulau Lombok pada abad ke-14. Ketiga pura tersebut yaitu Pura Ulon, Pura Pangentas dan Pura Pabersihan. Selain ketiga pura tersebut, di kawasan ini juga terdapat lima mata air yang memiliki fungsi keramat dan biasanya digunakan dalam upacara keagamaan. Pengunjung pun tidak diperbolehkan mandi / mengambil langsung air dari kelima sumber mata air tersebut. Pengunjung hanya boleh mengambil air yang sudah dialirkan ke luar saja.

Fasilitas

Kawasan Taman Suranadi ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum. Bahkan di kawasan ini juga ada tempat pemandian yang dikenal dengan nama Taman Pemandian Suranadi dan bisa digunakan oleh pengunjung.

Di sekitar kawasan juga terdapat pedagang yang menjajakan aneka macam makanan dan minuman, makanan khas yang perlu Anda coba yaitu sate bulayak yang merupakan sate daging sapi dengan bumbu khas Lombok. Berbagai penginapan dengan berbagai macam penawaran harga juga banyak terdapat di sekitar kawasan taman ini.

Akses ke Taman Wisata Suranadi Lombok

Lokasinya hanya sekitar 15 km dari pusat kota Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dari pusat kota Mataram perjalanan bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum dengan waktu tempuh sekitat 30 menit perjalanan.

Rutenya dari pusat kota Mataram-Bertais-Narmada-Suranadi.

Jika menggunakan angkutan umum, Anda bisa menuju ke Terminal Bertais dan gunakan angkot yang menuju ke Narmada. Dari Narmada lalu ganti angkot yang menuju ke Suranadi. Biaya menggunakan angkot hanya sekitar Rp 3.000 untuk sekali jalan.

Jam buka

Buka mulai pukul 09.00-18.00 WITA.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke Taman Wisata Suranadi sekitar Rp 15.000 per orang. Sedangkan tiket masuk ke Taman Pemandian Suranadi sekitar Rp 10.000 per orang.

Sumber : utiket.com