Showing posts with label Malioboro. Show all posts
Showing posts with label Malioboro. Show all posts

Monday, February 16, 2015

Le Krasak Boutique Hotel



Le Krasak Boutique Hotel hadir sebagai penginapan dengan konsep kolonial yang berlokasi dekat dengan Malioboro, Pasar Beringharjo, dan Keraton Yogyakarta. Le Krasak Boutique Hotel memiliki 24 kamar dengan interior design yang modern untuk memastikan kenyamanan dan kepuasan Anda. Untuk pengalaman bersantap yang tak terlupakan, Gentong Restaurant menyajikan ragam menu internasional maupun menu nasional.


Dengan letak hanya 20 menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Tugu, Le Krasak Boutique Hotel menawarkan tempat yang nyaman bagi tamu yang sedang berada di Jogja. Juga menyediakan tempat parkir dan Taman Sari dapat dicapai dengan sejenak menggunakan mobil. 


Terdapat berbagai fasilitas yang lain di hotel yang para tamu dapat manfaatkan termasuk di antaranya check-in / check-out ekspres, kolam renang dalam ruangan dan kafe. Tersedia staf yang berpengalaman dan siap melayani tamu selama 24 jam. 

Standard Room 1

Standard Room 2

Deluxe Twin Bed Room 1

Deluxe Twin Bed Room 2

Deluxe King Bed Room 1

Deluxe King Bed Room 2

Tulip Room 1

Tulip Room 2

Kamar hotel yang comfortable dan menyediakan saluran TV kabel dan TV layar datar. Tersedia botol air dan bak mandi di dalam tiap kamarnya. 

Genthong Restaurant

Le Krasak Boutique Hotel memiliki restoran dan bar agar para tamu dan pengunjung dapat bersantai dimalam hari. Untuk para tamu yang belum tahu tempat makan disekitar, makan pagi tersedia di ruang makan yang ada di hotel. 

Tempat wisata yang berada dekat dengan Le Krasak Boutique Hotel seperti Mall Malioboro, Tugu Yogyakarta dan Jalan Malioboro. Transfer shuttle ke bandara juga disediakan.

Fasilitas Hotel
  • Fasilitas Umum : Layanan kamar, Restoran, AC, TV Kabel / Satelit, TV, Shower, Kamar mandi dalam, Kamar mandi pribadi, Toliet pribadi, Makan siang
  • Aktivitas : Kolam renang, Bak mandi air panas, Kolam renang dalam ruangan
  • Layanan : Resepsionis 24 jam, Jasa binatu, Pertokoan, Layanan tur / tiket, Tempat penitipan tas / barang, Ruang merokok, Pertokoan di dalam hotel, Check-In / Check-Out Ekspres, Fasilitas laundri
  • Parkir : Ada tempat parkir. Menyediakan antar jemput ke bandara.
  • Jam Masuk : Dari Jam 14:00
  • Jam Keluar : Sebelum Jam 12:00
Kami menunggu kedatangan Anda di Le Krasak Boutique Hotel...!

Sumber : http://www.le-krasak.com/

Friday, January 30, 2015

Malioboro Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Malioboro adalah tempat yang wajib Anda kunjungi saat traveling ke Yogakarta (Jogja). Jangan ngaku pernah ke Jogja jika belum pernah mengunjungi Malioboro. Ya, Malioboro memang sangat identik dengan Jogja. Kawasan yang dipenuhi dengan pertokoan di kiri kanan jalannya ini memang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama jika waktu liburan tiba. Malioboro adalah jalan satu arah mulai dari Stasiun Tugu sampai Kantor Pos Besar Kota Yogyakarta. Selain dipenuhi dengan pertokoan, sepanjang jalan di kawasan ini juga dipenuhi dengan deretan para pedagang kakilima yang menggelar dagangannya di emperan toko.

Dahulunya, Malioboro memang sengaja dibangun guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang merupakan kawasan pecinan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I berkuasa. Seiring dengan perkembangan waktu, Jalan Malioboro berkembang dengan pesat dan semakin ramai dengan dibangunnya pasar induk Pasar Gedhe yang sekarang kita kenal dengan nama Pasar Beringharjo. Malioboro merupakan tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Jogja.


Menyusuri sepanjang Malioboro memberi pengalaman tersendiri untuk Anda. Di sepanjang jalan, Anda bisa menjumpai berbagai macam souvenir khas Jogja seperti kerajinan perak, rotan, wayang kulit, batik dan juga blangkon. Aneka macam souvenir ini bisa Anda peroleh dengan harga terjangkau. Apalagi jika Anda pandai menawar. Beraneka macam jajanan khas Jogja seperti bakpia, pecel, es dawet dan sate gajih pun bisa Anda jumpai di sana. Menjelang malam jalan Malioboro juga dipenuhi dengan aneka pedagang kuliner. Anda bisa menikmati aneka kuliner sembari duduk lesehan dan diiringi lagu-lagu dari para pengamen jalanan. Tersedia pula angkringan khas Jogja yang siap menjamu Anda dengan hidangan khasnya. Benar-benar asik bukan? So, ojo lali yo sempatkan diri Anda berkunjung ke Jogja.

Akses ke Malioboro Yogyakarta

Untuk menuju ke Malioboro aksesnya sangat mudah karena terletak di pusat Kota Jogja. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi Anda dari Tugu Jogja terus menuju ke Selatan. Agar lebih mudah Anda bisa menanyakan ke penduduk local. Hampir semua orang tahu Malioboro dan dengan ramah akan menunjukan arahnya untuk Anda. Jika Anda menggunakan bus, Anda bisa turun di Terminal Giwangan dan melanjutkan perjalanan menggunakan bus kota atau Trans Jogja. Untuk bus kota, Anda bisa memilih jalur 2, 4, 9, 12, 15 dengan tarif Rp 2.500,- jauh dekat, sedangkan menggunakan Trans Jogja tarifnya sekitar Rp 3.000,- jauh dekat. Jika Anda datang dari kota lain menggunakan kereta api, Anda bisa turun di Stasiun Tugu dan langsung berjalan ke arah selatan.

Sumber : utiket.com

Wednesday, May 28, 2014

Pedasnya Oseng Mercon



Kota Yogyakarta selain terkenal dengan wisata budayanya juga terkenal dengan wisata kulinernya. Ada gudeg, bakpia, tiwul, geplak dan masih banyak lagi lainnya. Kuliner kota Yogyakarta memang terkenal serba manis, tapi tidak dengan yang satu ini. Oseng-oseng mercon namanya. Sesuai namanya oseng mercon memang super pedas, Sehingga saat memakannya, mulut seolah-olah akan meledak dan keringat akan bercucuran.

Meski pedas, kuliner yang satu ini mempunyai banyak penggemar. Coba saja tengok di Jalan KH Ahmad Dahlan, puluhan orang duduk di lesehan pinggir jalan asyik menikmati kuliner yang satu ini. Iya, pusat oseng mercon di Yogyakarta memang ada di Jalan KH Ahmad Dahlan. Banyak warung lesehan pinggir jalan yang menjajakan menu super pedas ini.

Oseng mercon terbuat dari tetelan sapi atau campuran daging sapi, kulit dan kikil sapi. Bahan utama ini dibumbui dengan bumbu rempah dan gula jawa serta cabe rawit. Cabe yang digunakan tidak sedikit, tapi sangat banyak. Perbandingannya kira-kira 50 kg daging/tetelan sapi dengan 6 kg cabe rawit. Tak heran jika perpaduan tersebut menghasilkan rasa yang sangat pedas, dengan warna merah menyala. Oseng mercon biasanya disajikan bersama nasi hangat serta lalapan. Meskipun rasanya pedas namun selalu membuat ketagihan.

Para pedagang oseng mercon biasanya mulai buka pada sore hari mulai pukul 17.00 sampai 22.00 WIB. Dari sekian banyak pedagang yang ada di kawasan itu, warung Bu Narti dan Bu Kardi yang paling terkenal dengan rasa oseng merconnya. Kawasan ini juga mudah dijangkau dari pusat Malioboro. Tepatnya dari perempatan kantor pos Malioboro ke arah barat kurang lebih sekitar dua kilometer. Untuk menikmati satu porsi oseng mercon plus minum Anda tak perlu merogoh kocek dalam. Cukup dengan Rp 15.000 saja. Murah meriah bukan, jadi pastikan Anda mencoba kuliner ini saat jalan-jalan ke Yogyakarta nanti.

Sumber : utiket.com