Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts

Friday, April 3, 2015

Glenelg Beach Adelaide Australia



Introduksi 

Glenelg Beach merupakan salah satu obyek wisata andalan dan terkenal di Adelaide, South Australia. Obyek wisata ini berupa pantai yang selalu ramai dikunjungi oleh warga Adelaide sendiri maupun para wisatawan yang sedang berkunjung ke South Australia. Pantai yang berada di kawasan Holdfast Bay ini menawarkan bermacam keindahan yang bisa membuat Anda betah berlama-lama untuk berada di sini.

Di pantai berpasir putih ini Anda bisa menikmati pemandangan laut yang indah dengan berjalan kaki atau bersepeda. Berenang, berselancar, snorkeling ataupun scuba diving juga menjadi kegiatan seru yang bisa Anda lakukan untuk bermain di air lautnya yang biru dan keeksotisan biota laut yang tersimpan di bawahnya. Tersedia pula perahu jet yang bisa Anda tumpangi untuk memacu adrenalin berkeliling pantai. Anda juga bisa menikmati day tour atau overnight adventure di atas kapal pancing.

Di tepian pantai ini terdapat kawasan yang bisa Anda jelajahi bernama Jetty Road. Di tempat ini Anda bisa menikmati berbagai kuliner yang disajikan oleh berbagai tempat makan dengan alam terbuka sekaligus berbelanja berbagai souvenir dan barang di ratusan toko yang berderetan. Jika ingin menikmati pengalaman santapan berkelas, Anda bisa berjalan sebentar ke arah Holdfast Marina dimana tempat ini merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan sunset menakjubkan di Glenelg. Selain itu, di tempat ini merupakan titik keberangkatan para wisatawan yang akan melihat lumba-lumba melintasi Holdfast Bay. Anda bisa mengikuti paket wisata yang tersedia untuk melihat lumba-lumba yang melintas dari jarak dekat dan bahkan Anda juga bisa berenang bersama lumba-lumba tersebut.

Anda juga bisa berjalan ke arah selatan dari Glenelg Beach menuju ke Marino Rocks atau ke Brighton yang juga merupakan kawasan pantai. Terdapat beberapa lokasi wisata lainnya yang bisa Anda jangkau dengan mudah dari Glenelg Beach hanya dengan berjalan kaki atau bersepeda, seperti Grange, Henley Beach dan West Beach.

Jika Anda beruntung datang ke pantai ini pada saat Australia Day, maka Anda bisa menikmati kemeriahan suasana pesta di pantai dimana pada hari tersebut akan digelar Glenelg Jazz Festival dan City to Bay Fun Run.

Akses ke Glenelg Beach Adelaide

Glenelg Beach berjarak sekitar dubelas kilometer dari pusat kota Adelaide. Anda bisa menuju ke pantai ini menggunakan trem yang menuju ke arah Glenelg. Nantinya trem ini akan menurunkan Anda di Mosseley Square yang berada tepat di belakang dermaga Glenelg Beach. Anda tinggal berjalan kaki sebentar untuk bisa menapakkan kaki di Glenelg Beach yang siap memanjakan mata Anda.

Sumber : utiket.com

Thursday, March 19, 2015

Gerai Garuda Indonesia Klaten



Foto by Yuliadon Sakti


Pada tanggal 18 Maret 2015 telah resmi dibukanya salah satu outlet penjualan tiket pesawat Garuda Indonesia di Hotel Grand Tjokro Klaten oleh Wakil Bupati Klaten yaitu Ibu Sri Hartini dengan acara pemotongan pita, outlet ini adalah merupakan salah satu bagian pemasaran dari PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Solo. Pada acara pembukaan ini, Garuda Indonesia memberikan merchandise menarik, seperti undian diskon 50% tiket Solo-Jakarta dan doorprize berupa tiket free of charge (FOC) Solo (SOC)-Jakarta (CGK)-Solo (SOC) yang dimenangkan oleh Bapak Yuliadon Sakti yaitu utusan sekaligus pemilik Alkatrans Tour & Travel Cabang Klaten.

Salah satu pemenang doorprice
 tiket free of charge SOC-CGK-SOC

Dibukanya Gerai Garuda Indonesia di Hotel Grand Tjokro Klaten adalah merupakan salah tempat yang sangat strategis, yaitu yang berada di tengah kota. Dan selain itu secara demografis Kota Klaten di apit oleh dua kota yang sangat kental budaya jawanya, yaitu Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta. Dimana Klaten sendiri juga memiliki tempat pariwisata, kerajinan batik dan kuliner.

Selain itu pula dipilihnya tempat di Hotel Grand Tjokro Klaten adalah dikarenakan Hotel ini adalah Hotel yang terbesar di Kota Klaten, yang terletak di jalan utama Kota Klaten yaitu Jalan Pemuda No. 42 Klaten. Sehingga para wisatawan yang mengunjungi Kota Klaten, banyak pilihan destinasi tujuan wisatanya.

Pada Gerai Garuda Indonesia Klaten melayani: 1. Pemesanan informasi harga, pembelian tiket penerbangan, baik domestik maupun internasional dan pengembalian uang tiket / refund. 2. Pemesanan lebih dari 10 tiket (group) dan Perusahaan mitra Garuda Indonesia (corporate). 3. Penukaran poin GarudaMiles menjadi tiket penerbangan atau upgrade ke kelas penerbangan yang lebih tinggi.

Semoga dengan telah dibukanya Gerai Garuda Indonesia Klaten akan lebih meningkatnya pengguna Garuda Indonesia di Klaten dan sekitarnya. Selain itu pula semoga Kota Klaten semakin semarak dengan hadirnya para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Friday, January 30, 2015

Malioboro Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Malioboro adalah tempat yang wajib Anda kunjungi saat traveling ke Yogakarta (Jogja). Jangan ngaku pernah ke Jogja jika belum pernah mengunjungi Malioboro. Ya, Malioboro memang sangat identik dengan Jogja. Kawasan yang dipenuhi dengan pertokoan di kiri kanan jalannya ini memang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan terutama jika waktu liburan tiba. Malioboro adalah jalan satu arah mulai dari Stasiun Tugu sampai Kantor Pos Besar Kota Yogyakarta. Selain dipenuhi dengan pertokoan, sepanjang jalan di kawasan ini juga dipenuhi dengan deretan para pedagang kakilima yang menggelar dagangannya di emperan toko.

Dahulunya, Malioboro memang sengaja dibangun guna meningkatkan perekonomian masyarakat yang merupakan kawasan pecinan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I berkuasa. Seiring dengan perkembangan waktu, Jalan Malioboro berkembang dengan pesat dan semakin ramai dengan dibangunnya pasar induk Pasar Gedhe yang sekarang kita kenal dengan nama Pasar Beringharjo. Malioboro merupakan tujuan utama para wisatawan yang berkunjung ke Jogja.


Menyusuri sepanjang Malioboro memberi pengalaman tersendiri untuk Anda. Di sepanjang jalan, Anda bisa menjumpai berbagai macam souvenir khas Jogja seperti kerajinan perak, rotan, wayang kulit, batik dan juga blangkon. Aneka macam souvenir ini bisa Anda peroleh dengan harga terjangkau. Apalagi jika Anda pandai menawar. Beraneka macam jajanan khas Jogja seperti bakpia, pecel, es dawet dan sate gajih pun bisa Anda jumpai di sana. Menjelang malam jalan Malioboro juga dipenuhi dengan aneka pedagang kuliner. Anda bisa menikmati aneka kuliner sembari duduk lesehan dan diiringi lagu-lagu dari para pengamen jalanan. Tersedia pula angkringan khas Jogja yang siap menjamu Anda dengan hidangan khasnya. Benar-benar asik bukan? So, ojo lali yo sempatkan diri Anda berkunjung ke Jogja.

Akses ke Malioboro Yogyakarta

Untuk menuju ke Malioboro aksesnya sangat mudah karena terletak di pusat Kota Jogja. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi Anda dari Tugu Jogja terus menuju ke Selatan. Agar lebih mudah Anda bisa menanyakan ke penduduk local. Hampir semua orang tahu Malioboro dan dengan ramah akan menunjukan arahnya untuk Anda. Jika Anda menggunakan bus, Anda bisa turun di Terminal Giwangan dan melanjutkan perjalanan menggunakan bus kota atau Trans Jogja. Untuk bus kota, Anda bisa memilih jalur 2, 4, 9, 12, 15 dengan tarif Rp 2.500,- jauh dekat, sedangkan menggunakan Trans Jogja tarifnya sekitar Rp 3.000,- jauh dekat. Jika Anda datang dari kota lain menggunakan kereta api, Anda bisa turun di Stasiun Tugu dan langsung berjalan ke arah selatan.

Sumber : utiket.com

Monday, January 26, 2015

Bukit Bintang Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Bukit Bintang merupakan sebuah obyek wisata yang terletak di Kota Gudeg, tepatnya di perbukitan Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta. Nama asli tempat ini adalah Bukit Hargo Dumilah namun lebih dikenal dengan nama Bukit Bintang karena dari tempat ini Anda bisa menyaksikan indahnya kerlap-kerlip cahaya lampu laksana kemerlip cahaya bintang. Kerlap-kerlip cahaya lampu tersebut sebenarnya berasal dari pancaran lampu rumah-rumah yang ada di wilayah Yogyakarta dimana bila dilihat dari atas bukit ini maka pancarannya akan nampak seperti cahaya bintang. Tempat ini cukup terkenal di kalangan anak muda. Walaupun begitu tak jarang pula sekumpulan keluarga datang untuk menikmati keindahan dan keromantisan tempat ini. Walaupun obyek wisata ini juga bisa dikunjungi pada siang hari namun tempat ini akan terlihat lebih indah bila Anda mengunjunginya di malam hari.

Bukit ini terletak di ketinggian sekitar 150 meter di atas kota Yogyakarta, sehingga tak heran bila udara di tempat ini cukup sejuk namun juga dingin. Bukit ini semakin ramai oleh pengunjung yang ingin melihat keindahan kota Yogyakarta di malam hari dari ketinggian. Maka tak heran jika banyak penduduk setempat yang memanfaatkan lokasi ini untuk berwirausaha. Kebanyakan usaha yang dipilih adalah usaha kuliner. Jadi jangan khawatir selama Anda berada di sini karena selain Anda bisa menikmati indahnya pemandangan kota Yogyakarta di malam hari dari atas bukit, Anda juga bisa menikmati beberapa makanan dan minuman yang dijual di sini, mulai dari makanan ringan seperti roti bakar, jagung bakar, pisang bakar, maupun makanan berat lainnya yang akan terasa lebih nikmat lagi bila ditemani dengan secangkir kopi panas. Bagi pengunjung yang datang dari luar kota Yogyakarta juga jangan khawatir karena beberapa tempat penginapan juga sudah tersedia di sini.

Akses ke Bukit Bintang Yogyakarta

Tempat ini terletak di Jalan Raya Yogyakarta-Wonosari km. 16. Jika ingin menuju ke lokasi obyek wisata ini Anda bisa menggunakan angkutan umum, kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa dengan mudah. Dari pusat kota Yogyakarta Anda bisa menuju ke arah Ring Road Timur kemudian ambil arah yang menuju ke Jalan Wonosari. Anda tinggal lurus mengikuti arah Jalan Wonosari hingga tiba di Bukit Hargo Dumilah, perbukitan Pathuk, Gunung Kidul.

Sumber : utiket.com

Tuesday, December 16, 2014

Segarnya Es Goyobod



Es Goyobod merupakan minuman khas dari Garut, Jawa Barat. Rasanya manis, gurih dan menyegarkan. Sedikit mirip dengan es campur memang, namun memiliki rasa yang berbeda. Minuman ini pada dasarnya terbuat dari beberapa bahan utama seperti tepung hunkwe / tepung sagu, tape singkong, potongan roti serta rautan kelapa yang diberi kuah santan, susu serta tambahan es serut. Dalam penyajiannya ada juga yang menambahkan agar-agar, cincau, buah alpukat, ketan hitam dan beberapa variasi lainnya.

Meski berasal dari Tanah Pasundan, namun nama Goyobod berasal dari bahasa Belanda yang bermakna Basah. Jadi bisa dibilang Goyobod itu bermakna minuman basah yang menyegarkan.  Saat Ramadhan tiba, minuman ini bahkan menjadi menu favorit sebagai hidangan pembuka puasa. Cara pembuatan es ini pun cukup mudah. Pertama buatlah adonan hunkwenya terlebih dahulu. Caranya campur tepung hunkwe dengan air secukupnya, lalu panaskan sambil diaduk hingga mengental dengan api kecil. Setelah kental, pindah adonan ke dalam loyang lalu dibekukan. Setelah beku, keluarkan dari loyang dan potong hunkwe menjadi kecil-kecil.

Untuk penyajiannya, isi mangkok atau gelas dengan potongan hunkwe, rautan kelapa muda, alpukat, ketan hitam dan lain-lain (tergantung selera). Setelah itu tuangkan sirup, kuah santan, beberapa potongan roti serta es serut. Jangan lupa juga untuk memberi susu kental manis. Dan Es Goyobod yang segar siap disajikan.

Sumber : utiket.com

Friday, December 12, 2014

Seruit Khas Lampung



Seruit adalah makanan khas Lampung. Makanan ini berasal dari kata Nyeruit yang berarti dilakukan bersama-sama. Masyarakat Lampung memang gemar berkumpul. Nah, Seruit biasanya dijadikan sebagai hidangan wajib saat berkumpul. Seruit bukan hanya sekedar kuliner saja, tetapi juga merupakan tradisi turun temurun Suku Lampung Pepadun. Salah satu fungsi makanan ini adalah sebagai sarana untuk menumbuhkan keakraban bagi sesama. Makanan ini memang akan terasa lebih nikmat jika dimakan bersama-sama.

Seruit merupakan masakan ikan yang digoreng atau dibakar dan dicampur dengan sambal terasi serta tempoyak. Makanan ini biasanya disajikan dengan aneka macam lalapan. Ikan yang digunakan biasanya ikan sungai, yang dibumbui terlebih dahulu kemudian digoreng atau dibakar. Setelah ikan matang baru disiapkan sambal terasi pedas yang dicampur dengan tempoyak. Sambal inilah yang membuat Seruit terasa istimewa. Tempoyak sendiri merupakan durian yang diawetkan dengan cara fermentasi, rasanya asam. Sambal terasi yang disampur dengan tempoyak mempunyai rasa perpaduan antara pedas, asam dan sedikit manis. Rasanya pun sangat khas.

Sambal tersebut lalu dicampur dengan ikan yang telah matang dan telah dipotong kecil-kecil. Lalu disantap dengan menggunakan nasi putih dan aneka macam lalapan. Tak banyak restoran atau rumah makan yang menghadirkan menu makanan khas ini. Di Lampung sendiri salah satu rumah makan yang menyajikan menu ini adalah Rumah Makan Rusdi Gendut, yang berada di Jalan Pangeran Tirtayasa Sukabumi, Bandar Lampung. Rumah makan ini merupakan rumah makan yang menyediakan berbagai macam makanan khas Lampung. Untuk minumnya, Anda bisa mencicipi Serbat yakni salah satu minuman khas Lampung yang terbuat dari mangga kweni. Penasaran ingin mencicipinya?

Sumber : utiket.com

Tuesday, December 9, 2014

Manisnya Pisang Epe



Jalan-jalan tanpa kuliner memang kurang komplit rasanya. Jadi alangkah menariknya jika Anda berkesempatan mengunjungi suatu daerah, sempatkan juga untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut sebanyak mungkin. Begitu juga saat Anda jalan-jalan ke kota Makassar ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Bukan hanya tempat wisatanya saja yang menarik untuk dikunjungi, kuliner khasnya juga wajib untuk dicicipi. Selama ini Makassar memang terkenal dengan Coto Makassar dan Es Pisang Ijonya. Selain itu masih ada makanan khas lainnya yakni Pisang Epe yang lezat menggigit.

Epe dalam bahasa daerah setempat berarti dijepit. Sesuai dengan namanya pisang ini dibuat dengan cara dipipihkan setelah dibakar. Sekilas pisang ini mirip dengan pisang bakar biasa. Pisang yang digunakan bisa pisang kepok ataupun pisang raja. Yang membedakannya adalah saus yang disiram di atasnya. Saus yang digunakan pada Pisang Epe biasanya adalah saus gula merah yang telah dicampur dengan buah durian atau nangka, sehingga tentu saja rasa manis mendominasi makanan ini. Meski begitu, kini beberapa varian rasa Pisang Epe seperti rasa coklat hingga rasa keju sudah tersedia.

Para pedagang Pisang Epe mudah ditemukan di pinggir Pantai Losari. Mereka buka hingga malam hari. Agar semakin sempurna jangan lupa pesan Wedang Saraba yang merupakan minuman khas Makassar sebagai penghangat badan. Wedang Saraba ini rasanya mirip seperti bandrek, hanya saja tidak terlalu manis. Bahannya terbuat dari campuran susu, jahe dan rempah. Bisa juga ditambahkan telur. Untuk harga seporsi Pisang Epe dijual dengan harga mulai Rp 6.000. Satu porsi biasanya berisi tiga buah pisang. Sementara untuk Wedang Saraba, biasanya dijual dengan harga Rp 5.000 per gelas.

Sumber : utiket.com

Sunday, November 30, 2014

Es Air Mata Pengantin



Selain sebagai nama tumbuhan, Air Mata Pengantin juga merupakan sebuah nama minuman dingin. Yup, Es Air Mata Pengantin adalah minuman khas Indonesia yang berasal dari Riau. Dinamakan Es Air Mata Pengantin karena dulunya minuman ini biasa disajikan saat acara pernikahan maupun acara-acara lainnya yang mengandung unsur kebahagiaan. Sehingga seringkali orang menyebut minuman ini sebagai simbol dari air mata yang bahagia.

Minuman ini rasanya sangat segar dan enak. Isinya terdiri dari berbagai macam agar-agar yang kenyal dan berwarna-warni. Selain itu minuman ini juga dilengkapi dengan biji selasih, sirup, serutan es batu, serta blewah. Biji selasih selain biasa digunakan sebagai pelengkap atau campuran  minuman dingin, juga mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan. Diantaranya adalah dapat membantu mengurangi masalah pencernaan, menghilangkan rasa sakit, menurunkan demam dan lain-lain.

Cara pembuatan minuman ini pun cukup mudah. Sebelumnya siapkan terlebih dahulu bahan-bahan utamanya seperti agar-agar, blewah, biji selasih serta jelly kenyal sejenis nata de coco. Setelah itu masak atau rebus agar-agar dengan air dan gula. Bila mau, Anda bisa membuat agar-agar dengan beberapa pilihan warna agar lebih menarik. Setelah matang, tuang agar-agar tersebut ke dalam wadah lalu dinginkan.

Proses selanjutnya, setelah dingin, serutlah agar-agar tersebut lalu serta blewah yang juga telah diserut. Jangan lupa juga untuk menambahkan serutan es batu dan juga sirup. Untuk sirup, biasanya menggunakan sirup cocopandan. Dan Es Air Mata Pengantin yang segar sudah bisa Anda nikmati. Cukup mudah bukan.

Sumber : utiket.com

Tuesday, August 12, 2014

Paralayang dan Pesona Palu Indonesia



Tentang Paralayang dan Pesona

Paralayang merupakan salah satu jenis olahraga terbang bebas dengan menggunakan parasutTujuan olahraga ini bisa hanya sekedar untuk rekreasi atau bahkan untuk kompetisi. Berat peralatan yang digunakan cukup ringan sekitar 10-15 kg, sudah termasuk parasut, parasut cadangan, sabuk/herness dan helmnya. Sementara peralatan pendukung yang diperlukan antara lain variometer, radio / HT, GPS, pengukur angin dan peta lokasi. Sementara perlengkapan pakaian terbangnya terdiri dari baju terbang / flight suit, sarung tangan dan sepatu berleher tinggi. Dan jenis parasut yang digunakan tergantung dari tingkat kemampuan dan berat penerbang. Untuk dapat melakukan olahraga ini Anda perlu menuju ke sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin.

Salah satu tempat terbaik untuk melakukan paralayang ada di Matantimali yang terletak sekitar 2 kilometer dari Desa Wayu, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah atau sekitar 30 kilometer arah selatan Kota Palu.

Matantimali adalah nama sebuah desa di atas pegunungan Verbek, berada di sisi kiri dari puncak Gunung Gawalise. Matantimali berada di ketinggian 1.500 mdpl. Dulu Matantimali merupakan salah satu tempat bagi Belanda untuk membangun pos pemantau karena posisinya yang sangat strategis.

Matantimali juga merupakan salah satu lokasi paralayang terbaik di dunia. Di sini Anda bisa merasakan angin yang berhembus ke lereng gunung yang menyebabkan turbulensi. Turbulensi ini diperlukan untuk mendapatkan ketinggian ketika akan bermain paralayang. Sering diselenggarakan kompetisi paralayang di sini. Matantimali juga sangat cocok untuk melepas penat dengan udaranya yang sangat sejuk dan pemandangan sekeliling yang indah. Anda dapat menikmati panorama alam pegunungan Gawalise yang menawan dan hamparan lembah Palu.

Dari Matantimali Anda bisa melihat ke segala penjuru Kota Palu mulai dari ujung utara hingga ke dataran Kulawi yang jauhnya sekitar 100 km dari Kota Palu.

Selesai bermain paralayang Anda dapat bersantai sejenak dan menikmati kuliner di pegunungan ini. Menu kuliner di Matantimali banyak yang nikmat, menggiurkan dan unik. Salah satunya adalah sogili. Sogili adalah menu yang berisi belut air tawar raksasa yang diolah khas Matantimali.

Akses ke Paralayang dan Pesona

Untuk dapat menuju lokasi ini Anda dapat menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Dari Kota Palu Anda butuh sekitar 1 jam perjalanan menuju Desa Porame, Kecamatan Marawola. Kemudian dari Marawola menuju ke Desa Wayu sebelum akhirnya Anda bisa menyusuri lereng pegunungan Matantimali yang luar biasa menawan. Selama di perjalanan Anda bisa melihat dengan jelas pemandangan dan budaya Kota Palu.

Sumber : utiket.com

Thursday, July 3, 2014

Selecta Malang Indonesia



Tentang Selecta

Selecta merupakan sebuah obyek wisata yang sangat tepat untuk Anda beserta keluarga. Bisa dikatakan bahwa Selecta adalah sebuah taman rekreasi yang dapat dinikmati setiap kalangan umur baik anak-anak, dewasa maupun orang yang sudah lanjut usia. Taman rekreasi ini terletak di daerah Pacet, Batu, Malang, Indonesia. Untuk dapat ke lokasi wisata ini dari pusat kota Malang cukup mudah. Wisatawan bisa menggunakan kendaraan umum berupa Angkot berwarna biru dengan kode AL atau ADL tujuan Terminal Landungsari. Biaya dari pusat kota hingga Terminal Landungsari sebesar Rp 3.000,-.



Dari terminal tersebut wisatawan berganti Angkot berwarna Merah muda (pink) atau Ungu dari Terminal Landungsari turun di Terminal Batu dengan biaya sebesar Rp 4.000,-.



Dari Terminal batu tersebut, wisatawan harus berganti Angkot kembali menggunakan Angkot berwarna Orange (Ankot paling Kanan Warna Orange di photo di bawa ini) jurusan Terminal Batu-Selecta-Coban Talun dengan biaya sebesar Rp 3.000,-.

Dengan menggunakan angkot tersebut, wisatawan akan langsung diantarkan sampai ke pintu gerbang Taman Rekreasi Selecta. Biaya masuk untuk setiap wisatawan usia 2 tahun keatas yakni Rp 15.000,-.



Dari pintu masuk ini wisatawan harus berjalan sekitar 50 meter untuk benar-benar sampai ke Taman Rekreasi Wisata Selecta ini. di pintu masuk obyek wisata ini adalah adanya patung yang berdasarkan keterangan warga sekitar patung tersebut adalah patung Ken Dedes.

Di Taman Rekreasi Selecta ini terdapat banyak wahana wisata yang dapat wisatawan nikmati, diantaranya: Flying Fox (Rp 15.000,- / 100 m dan Rp 20.000,- / 200 m), Berkuda (Rp 10.000,- per sekali jalan), Sepeda Air, Berenang, dan lain-lain.

Selain beberapa wahana wisata tersebut, di Taman Rekreasi Selecta ini juga terdapat Taman Bunga yang menawarkan keindahan puluhan bunga berwarna-warni yang sangat memanjakan mata wisatawan sekalian.

Bagi wisatawan yang telah lelah berkeliling obyek wisata ini, bisa mampir dan menikmati berbagai macam kuliner di beberapa kedai makan yang terletak di beberapa titik Taman Rekreasi Selecta ini. Harga setiap masakan bervariasi mulai dari Rp 5.000,- hingga puluhan ribu rupiah.

Satu hal lagi yang menarik di Taman Rekreasi ini yakni adanya sebuah tempat yang memang menawarkan jasa memijat. Yakni di sebelah depan pintu masuk kedua. Jadi, bagi wisatawan yang datang dari luar kota atau kelelahan setelah berkeliling Taman Rekreasi ini bisa langsung ke lokasi tersebut.

Bagi wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh bisa mampir juga di ruko-ruko penjualan souvenir atau oleh-oleh khas Selecta, Batu, Malang. Ruko tersebut terletak di pintu keluar sebelah bawah. Ada berbagai macam makanan atau hiasan hingga tanaman berbunga yang dijajakan di lokasi ini. jadi, silahkan saja mau dipilh yang mana. Tentunya harga yang dipatok masih bisa turun lagi, asalkan wisatawan pintar menawar.

Sumber : utiket.com

Thursday, May 8, 2014

Sajian Khas Rawon



Rawon merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Makanan ini berupa sup yang terdiri dari dua bahan utama yaitu kluwek dan daging sapi. Adapun daging sapi yang digunakan biasanya telah dipotong kecil-kecil. 

Sedangkan kluwek dikenal juga dengan nama kluak atau keluwak dan merupakan bumbu khas untuk rawon. Bumbu khas inilah yang menyebabkan warna kuah rawon menjadi hitam pekat. Selain menggunakan bumbu khas kluwek, digunakan juga bumbu-bumbu lainnya seperti bawang merah, ketumbar, serai, lengkuas dan lain-lain. Bumbu-bumbu tersebut biasanya dihaluskan terlebih dahulu, kecuali serai dan lengkuas, baru kemudian ditumis hingga harum. 

Rawon dalam penyajiannya, biasanya dilengkapi dengan tauge, daun bawang, sambal serta kerupuk udang. Makanan ini biasanya disantap dengan menggunakan nasi yang masih hangat. Sungguh nikmat rasanya. Penasaran ingin mencoba?

Sumber : utiket.com

Wednesday, May 7, 2014

Minuman Hangat Khas Indonesia


Setiap negara pasti mempunyai beberapa makanan dan minuman yang khas. Begitu juga dengan Indonesia. Selain beberapa makanan khasnya yang sudah terkenal hingga mancanegara seperti rendang, Indonesia juga mempunyai beberapa minuman hangat khas yang cocok untuk dinikmati saat musim hujan. Tak hanya nikmat, minuman khas ini juga mempunyai berbagai manfaat untuk tubuh. Simak beberapa minuman hangat khas Indonesia berikut.

Wedang Ronde

Wedang Ronde merupakan minuman hangat yang berasal dari Pulau Jawa terutama dari Solo dan Salatiga. Minuman hangat ini terbuat dari air rebusan jahe yang ditambah dengan gula, pandan serta serai. Dalam minuman ini biasanya terdapat beberapa bola yang terbuat dari ketan yang berisi kacang dan gula. Selain dapat menghangatkan tubuh, wedang ronde juga dapat membantu menghilangkan sakit kepala serta menyembuhkan pilek dan masuk angin. Hal tersebut berkaitan dengan adanya jahe dan serai sebagai bahan utama minuman ini.

Wedang Uwuh

Wedang Uwuh merupakan minuman hangat khas Yogyakarta. “Uwuh” berarti “sampah” dalam bahasa Jawa. Dinamakan begitu karena dalam minuman ini terdiri dari berbagai dedaunan yang berserakan, seolah membuatnya seperti sampah dedaunan. Meski begitu berbagai daun yang ada dalam minuman ini mempunyai banyak manfaat untuk tubuh. Minuman ini terbuat dari air jahe, kayu secang, cengkeh, pala beserta daunnya, kayu manis beserta daunnya, akar serta daun serai dan dapat disajikan dengan menggunakan gula merah maupun gula batu sebagai pemanisnya. Selain dapat menghangatkan tubuh, minuman ini juga dapat membantu melancarkan peredaran darah serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Sarabba

Minuman hangat ini berasal dari kota Makassar. Minuman ini terbuat dari air jahe yang ditambah dengan kuning telur, gula aren, santan serta merica bubuk. Selain dapat menghangatkan tubuh, minuman ini juga dapat membantu menyembuhkan flu, serta masuk angin. Minuman ini seringkali dinikmati bersama sajian pisang bakar atau pisang epe serta kacang rebus. 

Nah, itu tadi beberapa minuman hangat khas Indonesia yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain tiga minuman tadi, masih ada beberapa minuman hangat khas lainnya seperti wedang secang yang terbuat dari kulit secang, teh talua khas Padang yang terbuat dari teh dan kuning telur, bir Pletok khas Betawi yang terbuat dari jahe, daun pandan, serai, kapulaga, kayu manis serta merica hitam dan masih banyak lagi lainnnya.

Sumber : utiket.com

Tuesday, May 6, 2014

Makanan Unik Asli Indonesia Ampo


Ampo adalah makanan asli Indonesia. Makanan ini sudah dikenal oleh masyarakat Pulau Jawa terutama masyarakat daerah Tuban, Jawa Timur. Makanan yang berbentuk coklat panjang ini mirip sekali dengan serutan coklat. Meski begitu dalam pembuatannya makanan unik ini 100% terbuat dari tanah liat. Iya, masyarakat Tuban percaya bahwa tanah liat dapat menguatkan sistem pencernaan dan mengobati beberapa macam penyakit. Masyarakat Tuban sendiri biasa mengkonsumsi ampo ini sebagai makanan ringan atau camilan sehari-hari dan sangat digemari terutama oleh kalangan wanita yang sedang hamil. 

Tanah liat yang digunakan dalam pembuatan Ampo bukanlah tanah liat sembarangan. Tanah liat yang di gunakan harus bertekstur lembut dan bebas dari pasir, batu serta kerikil. Bahan yang digunakan hanya tanah liat dan air saja, tanpa campuran bahan lainnya. Setelah tanah liat dikumpulkan, kemudian dibentuk semacam adonan berbentuk kotak dan diberi sedikit air agar tekstur adonan tanah menjadi kalis dan tidak lengket di tangan. 

Adonan kemudian ditumbuk dengan alat semacam palu besar dari kayu, sehingga berbentuk kotak padat. Setelah itu adonan dibentuk dengan cara menyerut atau mengikis bagian atas adonan sedikit demi sedikit. Sehingga diperoleh bentuk panjang yang menyerupai bentuk stik wafer dengan panjang kurang lebih sekitar enam hingga delapan centimeter. 

Tahap terakhir yaitu mengumpulkan adonan tanah liat untuk diasapi diatas tungku kayu bakar, Proses pengasapan ini kurang lebih memakan waktu sekitar empat jam. Ampo pun siap dinikmati. Ampo ini biasanya dijual di pasar tradisional atau bisa juga langsung pesan pada pembuatnya. Harganya pun relatif murah sekitar 150 rupiah per bungkus. 

Kebiasaan memakan tanah di dunia disebut juga dengan geofagi. Kebiasaan unik ini dimiliki sebagian masyarakat di beberapa wilayah dunia. Umumnya dimiliki oleh orang yang tinggal di daerah tropis dan bersuhu hangat. Kebiasaan ini memang kadang dianggap berbahaya jika tanah yang dikonsumsi tidak benar-benar bersih dan steril. Namun faktanya masyarakat Tuban tidak mempunyai keluhan apapun dari kebiasaan uniknya ini. Di Indonesia sendiri bukan hanya Tuban yang mengenal Ampo, wilayah Brebes dan sebagian wilayah di Jawa Barat juga mengenal Ampo. Bagaimana, Anda panasaran dengan rasa Ampo?

Sumber : utiket.com

Monday, May 5, 2014

Kuliner Khas Nasi Kentut


Apa yang terlintas dipikiran Anda saat mendengar nama makanan ini? Bukan nasi yang bisa kentut loh ya, bukan juga nasi yang baunya seperti kentut. Makanan ini merupakan kuliner khas kota Medan. Namanya memang tak lazim untuk sebuah nama makanan. Meski begitu kuliner ini sudah sangat terkenal. Tak hanya di kota Medan saja, namun di kota lainnya pun makanan ini juga cukup terkenal. Tak heran jika sebuah warung nasi kentut selalu rame diserbu para pembeli.

Nasi kentut merupakan nasi putih yang ditambah dengan bumbu dan rempah. Kemudian nasi akan dibalut dengan daun kentut dan di kukus. Sehingga nasi akan lebih pulen serta gurih. Setelah matang nasi akan berwarna kehijauan dan aromanya pun sangat menggoda. Biasanya disantap dengan aneka macam lauk yang bisa dipilih sesuai dengan selera masing-masing. Seperti ayam goreng, ikan pepes, tempe maupun tahu goreng. Nah, untuk menampah kelezatannya disediakan juga aneka macam sambal pedas seperti sambal hijau, sambal terasi ataupun sambal goreng.

Rahasia kelezatan nasi ketut sendiri ada pada daun ketut yang digunakan untuk membungkus nasi. Daun ini tak hanya membuat aroma nasi menjadi lebih harum, namun juga mempunyai banyak manfaat seperti mengobati sakit perut kembung, melancarkan pencernaan, hingga mengobati radang usus.

Agar makan lebih nikmat, minumannya juga harus pas. Nah, minuman yang cocok menemani Anda sambil menikmati nasi kentut yaitu es blackberry. Rasanya sedikit asam, manis dan juga segar. Harga nasi kentut juga cukup terjangkau, harga untuk setiap porsinya sekitar Rp 5.000 hingga Rp 12.000. Penasaran ingin mencobanya?

Sumber : utiket.com

Sunday, May 4, 2014

Kue Tradisional Getuk


Getuk atau dalam bahasa Jawa disebut dengan Gethuk adalah kue tradisional yang terbuat dari singkong atau ketela pohon. Kue ini termasuk salah satu kue tradisional yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia dan sangat mudah ditemukan di Pulau Jawa khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Cara pembuatannya adalah dengan mengkukus atau merebus singkong yang telah dikupas terlebih dahulu. Setelah matang, barulah singkong tersebut ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling serta ditambah gula dan pewarna makanan. Kue ini biasanya disajikan dengan taburan kelapa yang gurih atau gula jawa cair. 

Selain menggunakan bahan utama dari singkong, getuk juga bisa menggunakan bahan utama lainnya seperti ubi, talas ataupun pisang. Getuk di Indonesia pun beragam jenisnya. Diantaranya adalah getuk goreng, getuk lindri, getuk trio, getuk ubi, getuk kurung dan masih banyak lagi lainnya.  

Untuk getuk goreng biasanya mempunyai rasa manis dan gurih. Getuk goreng terbuat dari singkong dan dibumbui dengan gula kelapa. Getuk goreng ini berasal dari Sokaraja dan pertama kali dibuat oleh Sanpirngad pada tahun 1918. Beda lagi dengan getuk lindri yang mempunyai banyak warna. Getuk lindri bahan utamanya juga masih menggunakan singkong, hanya saja getuk lindri mempunyai warna-warna yang menarik seperti hijau, merah muda, kuning atau warna alaminya yakni putih. Getuk lindri juga mempunyai banyak rasa seperti rasa coklat, keju, strowberi serta pandan. Sedangkan getuk trio adalah getuk khas yang berasal dari Magelang. Dinamakan getuk trio karena getuk ini memang terbagi menjadi tiga bagian yang dipisahkan oleh warna yakni coklat, putih dan merah muda. Rasanya pun cukup nikmat dan gurih. Nah, itu dia beberapa getuk yang ada di Indonesia. Yang pasti semuanya terasa nikmat dan lembut di lidah. Penasaran? Silahkan mencicipi.

Sumber : utiket.com

Saturday, May 3, 2014

Belalang Goreng Khas Gunung Kidul


Gunung Kidul merupakan suatu daerah yang terletak di sebelah selatan kota Yogyakarta dengan obyek wisatanya yang semakin populer. Tak heran bila turis asing dan turis lokal mulai ramai menyerbu wilayah ini. Namun tahukah Anda bila ada satu makanan unik yang sekaligus menjadi oleh-oleh khas Gunung Kidul? Makanan khas tersebut adalah walang / belalang Goreng. 

Tak perlu jauh-jauh ke Thailand kalau hanya ingin menikmati kuliner ekstrem ini. Di Gunung Kidul, para pedagang camilan ekstrem ini juga mudah dijumpai. Biasanya para penjual berjualan di pinggir jalan. Selain di pinggir jalan, belalang goreng juga mudah didapatkan di Pasar Argosari Wonosari, Pasar Playen, Pasar Paliyan serta beberapa toko oleh-oleh khas Gunung Kidul lainnya. 

Belalang goreng memang terlihat menggelikan, berwarna coklat setelah digoreng. Tapi jangan takut untuk mencicipinya, karena rasanya gurih renyah bisa buat Anda ketagihan. Belalang goreng ini rasanya mirip dengan kepiting goreng. Meski begitu tidak semua jenis belalang enak dan aman untuk dikonsumsi, hanya belalang kayu saja yang bercita rasa gurih saat diolah menjadi belalang goreng. Belalang jenis ini juga telah diteliti dan diketahui sebagai makanan sehat karena kandungan proteinnya lebih tinggi dibandingkan protein udang. 

Belalang goreng cocok disantap bersama nasi putih plus sambal. Terkadang dimakan sebagai camilan pun juga enak. Apalagi belakangan ini muncul berbagai variasi rasa dari olahan belalang goreng ini. Ada rasa pedas, pedas manis atau pedas asin. 

Kuliner ini memang kuliner khas Gunung Kidul, rasanya Anda akan sulit menemukan kuliner seperti ini di daerah lain. Jadi, tak ada salahnya untuk mencobanya. Namun bagi Anda yang mempunyai alergi dimohon untuk tidak menyantap secara berlebihan karena kandungan proteinnya yang tinggi. Belalang goreng kemasan toples dijual dengan harga sekitar Rp 20.000 sampai Rp 25.000. Sementara untuk belalang mentah biasanya jauh lebih murah. Bagaimana, berani untuk mencoba kuliner unik ini?

Sumber : utiket.com

Thursday, April 17, 2014

Danau Limboto Gorontalo Indonesia



Tentang Danau Limboto

Ingin menikmati sensasi berperahu di atas permukaan air yang mengeluarkan asap? Anda wajib datang ke kawasan Pentadio Resort yang ada tepi Danau Limboto. Danau Limboto berada di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Propinsi Gorontalo. Perairan di tepian Danau Limboto ini memang unik karena seperti layaknya air yang mendidih, mengeluarkan kepulan asap. Banyak sungai yang mengairi Danau Limboto antara lain Sungai Alo, Sungai Bionga, Sungai Daena, dan Sungai Molalahu. Sungai-sungai itu tentu saja menambah kecantikan Danau Limboto ini. Sementara kepulan asap di Danau Limboto berasal dari aliran air panas yang melalui sebuah sungai selebar 2 meter. Aliran air panas ini bersumber dari mata air panas yang berada di sekitar Pentadio Resort.

Di pagi dan petang hari panorama unik bisa Anda saksikan di tempat ini. Sampan-sampan kecil milik nelayan menghiasai landscape khas Danau Limboto ditambah dengan burung-burung cantik yang saling mengepakkan sayapnya. Ya, danau ini juga menjadi tempat favorit habitat burung-burung. Aneka spesies burung air menghuni tempat ini, bahkan elang bondol yang termasuk burung langka turut menghuni tempat ini, uniknya tingkah burung-burung yang bergerak kesan kemari menjadi atraksi tersendiri bagi para pengunjung.

Selain pemandangan alamnya yang menarik hati, kuliner di Danau Limboto juga tak kalah menarik. Berbagai macam ikan tawar dengan berbagai olahan siap disajikan untuk Anda. Jangan lupa untuk memesan sambal khasnya, yaitu sambal dabu-dabu. Semuanya siap memanjakan lidah Anda. Jadi sempatkan diri untuk mengunjungi Danau Limboto saat Anda berkunjung ke Gorontalo. Apalagi ada penelitian yang memperkirakan bahwa danau ini akan lenyap sekitar 15 tahun lagi.

Akses ke Danau Limboto

Danau Limboto terletak tidak jauh dari Bandara Jalaludin, Gorontalo. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan umum atau kendaraan sewa untuk menuju kawasan wisata ini. Pemerintah Daerah setempat sudah membangun beberapa cottage untuk mengakomodir kedatangan wisatawan dan tarifnya pun cukup terjangkau. Wisatawan tidak dikenakan biaya masuk untuk mengunjungi Danau Limboto, namun jika ingin berkeliling danau dapat menyewa perahu dengan tarif mulai dari Rp. 50.000,-.

Untuk penginapan dan maskapai terbang dari / ke Gorontalo, Anda bisa mengunjungi :


Sumber : utiket.com

Thursday, April 10, 2014

Tinutuan Bubur Khas Manado


Mendengar nama Kota Manado pasti yang terlintas dalam pikiran Anda adalah Bunaken yakni taman laut yang terkenal itu. Tapi, ada satu lagi yang mesti Anda tahu, yakni bubur khas Manado. Rasanya belum lengkap jalan-jalan ke kota Manado kalau belum mencicipi kuliner satu ini. Hmm. bubur ini tak seperti bubur pada umumnya. Bedanya bubur khas Manado dicampur dengan aneka sayuran sehingga terlihat semakin lezat dan enak. 

Bubur khas Manado juga disebut Bubur Tinutuan oleh masyarakat Manado. Tak ada yang tahu dari mana asal kata tinutuan ini. Namun dalam bahasa Manado, tinutuan sendiri berarti semrawut atau campur aduk. Bubur ini sangat disukai oleh hampir semua kalangan masyarakat. Biasanya dijadikan menu sarapan pagi. Bubur tinutuan sendiri dibuat dari beras. Untuk sayurannya biasanya terdiri dari labu kuning, ubi kuning, singkong, daun melinjo, kangkung, jagung, bayam kemangi serta daun gedi yang merupakan sayuran khas Manado. Bubur ini lalu dimasak dengan menggunakan bumbu khas Manado. 

Bubur Tinutuan sangat lezat disajikan saat hangat. Apalagi disertai dengan pelengkap seperti sambel tomat, rica roa (sambel yang dicampur dengan ikan roa), ikan cakalang fufu, ataupun perkedel jagung. Tinutuan juga bisa dicampur mie yang disebut dengan Midal atau sup kacang merah yang disebut dengan Brenebon. 

Di kota Manado sendiri ada satu lokasi yang sudah dikembangkan oleh Pemerintah Daerah, sebagai wisata untuk mencicipi bubur Manado. Kawasan ini bernama Wakeke, di sini deretan resto yang menyajikan kuliner khas Manado siap memanjakan perut Anda. Jadi jangan lupa mampir ke sini ya saat liburan di Manado.

Sumber : utiket.com

Tuesday, April 8, 2014

Nikmatnya Gado-Gado


Siapa tak kenal dengan gado-gado, kuliner satu ini bisa kita jumpai hampir di setiap sudut kota manapun di Indonesia. Kuliner ini berasal dari Pulau Jawa. Meskipun begitu, gado-gado juga bervariasi. Hal ini dikarenakan setiap daerah juga mempunyai racikan khas masing-masing. Mulai dari bumbu yang digunakan hingga jenis sayurannya. Hanya saja, hampir semua orang suka dengan gado-gado karena selain sehat rasanya juga mantap. 

Bisa dibilang gado-gado merupakan salad khas Indonesia. Kuliner ini merupakan campuran dari berbagai macam sayur seperti kacang panjang, kol, tauge, wortel, kentang, selada serta tomat mentah. Sebagai bahan pelengkapnya biasanya tersaji telur rebus, krupuk serta bawang goreng. Dalam penyajiannya, sayuran ini ditata di atas piring lalu disiram dengan saos kacang.  Gado-gado biasanya disantap dengan menggunakan lontong atau nasi. Karena menggunakan bahan dasar sayuran, makanan ini mengandung banyak gizi. Selain itu telor, kentang maupun lontong juga menghasilkan karbohidrat yang diperlukan untuk tubuh. Untuk saos gado-gado sendiri biasanya terbuat dari kacang goreng yang telah dilumatkan, bawang putih, cabe, air jeruk nipis atau asam jawa, garam serta gula merah yang ditambahkan dengan sedikit kecap dan terasi. 

Gado-gado ini termasuk makanan yang merakyat. Selain harganya yang cukup murah, gado-gado juga bisa ditemukan di restauran. Tapi jangan salah, gado-gado juga sudah mendunia loh. Buktinya pada tahun 2010 lalu, gado-gado kuliner khas Indonesia ini berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Masak Internasional Litorale Flegreo Nel Mondo 2010 di Napoli Itali yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 17 Juli 2010. Jadi sudah sepantasnya kita bangga dengan makanan khas Indonesia.

Sumber : utiket.com

Sunday, April 6, 2014

Pempek Palembang


Palembang selain terkenal dengan jembatan Ampera dan Sungai Musinya juga terkenal dengan kuliner khasnya. Apalagi kalau bukan pempek. Pempek sebenarnya tidak hanya diproduksi di Palembang saja, namun hampir semua daerah di Sumatera Selatan juga memproduksinya. Makanan ini telah tersebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia dan menjadi salah satu makanan populer masyarakat Indonesia

Pempek atau Empek-Empek terbuat dari ikan dan tepung sagu. Dulunya ikan yang digunakan sebagai bahan utama adalah ikan belida, namun karena ikan ini semakin langka dengan harganya yang cukup mahal, maka dipilihlah alternatif lain sebagai bahan utama yakni ikan tenggiri, kakap merah dan ikan laut lainnya. Pempek terdiri dari berbagai macam. Salah satunya adalah pempek kapal selam yang biasanya diisi dengan telur. Selain itu ada pula pempek lenjer yang bentuknya panjang, pempek andanan yang berbentuk bulat, pempek kulit yang bentuknya pipih kering serta ada pula pempek keriting. 

Seiring berkembangnya jaman variasi pempek juga bertambah, ada pempek tahu hingga pempek isi sosis. Pempek biasanya dimakan dengan cuko. Cuko itu semacam saos yang teksturnya encer dan warnanya hitam pekat. Rasa cuko cenderung asam namun ada juga yang pedas dan manis. Cuko dibuat dari air yang didihkan, ditambah gula merah, udang ebi, cabe rawit tumbuk, bawang putih dan garam. 

Pempek merupakan makanan yang cukup awet sebelum digoreng. Cocok untuk oleh-oleh saat jalan-jalan di Pelembang. Di Palembang sendiri pedagang pempek bisa ditemukan dihampir setiap sudut jalan. Meskipun pempek sudah bisa ditemui dikota-kota lain di Indonesia, namun untuk rasa, tetap terdapat sedikit perbedaan dengan pempek asli dari Pelembang.

Sumber : utiket.com