Kamis, 03 April 2014

Tradisi Tato Suku Dayak


Suku Dayak merupakan salah satu suku yang ada di pedalaman Pulau Kalimantan, Indonesia. Suku ini memiliki berbagai macam tradisi dan budaya. Salah satunya adalah tradisi tato atau rajah pada tubuh mereka. Tato bagi masyarakat Suku Dayak bukan hanya sekedar lukisan pada tubuh, namun merupakan bagian dari tradisi religi, status sosial dalam masyarakat serta sebagai salah satu bentuk penghargaan suku terhadap kemampuan seseorang. Meski begitu, tidak semua sub Suku Dayak mengenal tradisi tato, misalnya Suku Dayak Meratus yang ada di Kalimantan Selatan. Selain itu setiap orang Suku Dayak juga tidak dapat semaunya membuat tato di tubuh mereka. 

Secara religi, tato atau rajah bagi masyarakat Suku Dayak mempunyai makna sebagai obor atau penerang jalan dalam menuju keabadian setelah proses kematian. Proses pembuatan tatonya pun awalnya dilakukan secara tradisional yakni dengan menggunakan duri dari pohon jeruk serta menggunakan jelaga dari periuk yang berwarna hitam. Namun lambat laun proses pembuatannya pun mulai menggunakan beberapa jarum sekaligus. Dalam pembuatan tato ini, terdapat aturan-aturan tertentu yang harus dipatuhi. Baik dalam pemilihan gambar, posisi penempatan gambar maupun struktur sosial orang yang akan ditato. 

Salah satunya adalah bagi masyarakat Suku Dayak yang tinggal di perbatasan antara Kalimantan dan Sarawak Malaysia. Tato di sekitar jari tangan, bagi mereka menunjukkan bahwa orang tersebut ahli dalam pengobatan atau suka menolong. Semakin banyak tato di tangan maka menunjukkan semakin ahli orang tersebut di bidang pengobatan. Sementara bagi masyarakat Suku Dayak Kenyah dan Suku Dayak Kayan yang ada di Kalimantan Timur, semakin banyak tato pada seseorang menunjukkan bahwa orang tersebut sudah sering mengembara. Untuk pemilihan gambar, bagi Suku Dayak Kenyah, motif burung enggang yakni burung khas Kalimantan merupakan motif yang biasa digunakan untuk para bangsawan. Burung tersebut melambangkan kegagahan, keperkasaan, kharisma serta kejayaan. Cara pembuatan tato bagi kalangan bangsawan pun biasanya lebih halus dan detail. Dan tahukah Anda bahwa tradisi tato masyarakat Suku Dayak ini bahkan sudah dikenal di mancanegara? Memang Indonesia istimewa.

Sumber : utiket.com