Kamis, 18 September 2014

Laut Matinya Indonesia Gunung Sitoli Indonesia



Tentang Laut Matinya Indonesia

Pulau Nias tidak hanya terkenal dengan atraksi lompat batunya. Wisata alam pulau ini pun tak kalah cantik dengan pulau lain. Salah satunya adalah Pantai Tureloto yang berada di Kecamatan Laweha, Kabupaten Nias Utara, Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara. Jaraknya sekitar 80 kilometer dari pusat kota Gunung Sitoli. Pantai ini memang belum terlalu terkenal, tapi keindahan pantainya berani diadu. Tidak seperti pantai lain yang dihiasi dengan bentangan pasir putih, Pantai Tureloto mempunyai gugusan terumbu karang yang menghiasi bibir pantai. Jadi tak perlu snorkeling ataupun diving jauh-jauh untuk melihat keindahan bawah laut pantai ini.

Tahukah Anda obyek wisata Laut Mati yang terletak di perbatasan antara Yordania, Israel dan Palestina? Laut Mati tersebut mempunyai kandungan garam yang tinggi. Menariknya, Pantai Turetolo juga mempunyai kandungan garam yang tinggi. Jadi, saat berenang di sini badan Anda secara otomatis akan mengapung di air laut. Sehingga banyak orang menyebut Pantai Turentolo ini sebagai Laut Matinya Indonesia.

Menurut penduduk lokal, dahulunya Pantai Tureloto ini memang berpasir putih. Namun akibat gempa yang melanda Pulau Nias di tahun 2005 silam, membuat hamparan karang di perairan Tureloto muncul ke permukaan. Sehingga membentuk semacam benteng karang yang berjarak beberapa ratus meter di bibir pantai. Benteng karang ini menghalau gelombang laut dan menciptakan laguna dengan air biru yang jernih dan tenang. Anda pun bisa bebas berenang di sini. Beberapa biota laut seperti ikan-ikan kecil bisa Anda saksikan di pantai ini. Bahkan Anda juga bisa memancing di beberapa sudut pantai yang ada. Jika bosan, Anda juga bisa mencoba berkeliling dengan perahu sampan. Biayanya sekitar Rp 10.000 per orang selama 30 menit. Masuk ke Pantai Tureloto untuk saat ini belum dikenakan retribusi alias gratis.

Fasilitas

Beberapa fasilitas seperti toilet serta beberapa warung makan tradisional yang menyediakan menu seafood dengan bumbu khas Nias tersedia di sekitar kawasan pantai ini. Bisa menjadi pilihan saat Anda lapar usai bermain di pantai. Di kawasan pantai ini belum tersedia penginapan yang bisa Anda sewa. Bila ingin menginap, Anda bisa mendapatkannya di pusat kota.

Akses ke Laut Matinya Indonesia

Pantai ini berjarak sekitar 80 km dari pusat kota Gunung Sitoli. Untuk menuju pantai ini Anda dapat menempuh perjalanan dari Kota Gunung Sitoli atau dari Bandara Binaka Nias dengan menggunakan kendaraan sewa. Biayanya sekitar Rp 250.000 - Rp 300.000 per hari. Jarak tempuhnya sekitar dua jam dari pusat kota / bandara.

Sumber : utiket.com