Rabu, 29 Oktober 2014

Tips Memilih Alat Snorkeling



Snorkeling atau skin diving merupakan kegiatan berenang / menyelam yang dilakukan di perairan yang dangkal dengan menggunakan snorkel, masker selam dan juga kaki katak (fins). Kegiatan berenang / menyelam adalah untuk menikmati keindahan bawah laut yang cantik secara langsung saat snorkeling yang akan menambah pengalaman Anda. Nah, bagi Anda para pemula yang ingin mencoba snorkeling, jangan lupa simak tips memilih alat snorkeling berikut.

Pilihlah snorkle yang lentur dan yang pas dan nyaman di mulut

Snorkle adalah alat bantu pernapasan yang berupa selang dan pada umumnya berbentuk huruf J yang dilengkapi dengan pelindung mulut di ujung bagian bawahnya. Fungsinya adalah sebagai jalan masuk udara ketika kita bernapas dengan mulut tanpa harus mengangkat muka dari permukaan air. 

Snorkle yang baik adalah snorkle yang lentur. Semakin lentur bahan karetnya maka semakin baik. Periksa pula bagian dalam snorkle. Licin atau tidak. Bagian dalam snorkle yang licin, akan mempermudah Anda meniup sehingga tidak ada sisa air yang tertinggal.

Pilihlah masker yang sesuai dengan kontur wajah Anda

Hal ini cukup penting. Dalam penggunaan masker yang tidak tepat akan menyebabkan air akan masuk ke  dalam masker, sehingga nantinya akan mengganggu kegiatan snorkeling Anda. 

Cara memilih masker yang tepat adalah dengan meletakkan masker di wajah Anda tanpa menggunakan tali pengencang. Lalu hiruplah napas melalui hidung dan tahan napas sebentar. Bila masker tersebut melekat pada wajah, maka masker tersebut cocok untuk digunakan. Selain itu perhatikan pula bahannya. Semakin lentur masker dan berbahan karet maka semakin bagus.

Pilihlah kaki katak yang sesuai dengan ukuran kaki

Kaki katak (fins) merupakan sepatu karet berbentuk sirip yang melebar di bagian ujung kakinya. Fungsinya adalah untuk menambah daya dorong kaki ketika berenang. Kaki katak yang baik adalah kaki katak yang sesuai dengan ukuran kaki Anda serta tidak terlalu ketat dan tidak terlalu sempit.

Kaki katak terdiri dari dua jenis yakni kaki tumit terbuka (open heel) dan kaki tertutup (full foot / pocket foot).

Kaki katak tertutup (full foot/pocket foot) memiliki ujung sirip yang pendek dan memiliki berbagai ukuran seperti sepatu. Kaki katak jenis inilah yang cocok untuk digunakan saat snorkeling karena ujung siripnya yang pendek membuatnya menjadi lebih fleksibel.

Sedangkan untuk kaki katak tumit terbuka (open heel) hanya dibuat dalam beberapa ukuran saja yakni kecil, sedang, besar dan ekstra besar. Ukurannya pun bisa disesuaikan dengan cara mengencangkan sabuk di bagian tumit. Jenis ini biasanya cocok digunakan untuk kegiatan scuba diving.

Sumber : utiket.com