Rabu, 15 April 2015

Tips Diving Bagi Pemula



Saat Anda sedang liburan ke pantai, rasanya kurang seru bila hanya sekedar bermain-main air laut saja. Tentu akan terasa lebih mengasyikkan bila kita bisa melihat secara langsung keindahan bawah laut yang ditawarkan. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk belajar diving atau menyelam, simak beberapa tips berikut ini.

Perhatikan dan dengarkan petunjuk dari instruktur

Saat Anda mulai belajar diving, pertama kali yang akan Anda dapatkan adalah arahan dari sang instruktur. Arahan tersebut berisi tentang petunjuk cara menggunakan masker oksigen hingga cara melihat kadar oksigen di dalam tabung. Arahan ini sangat penting dan wajib Anda dengarkan! Jangan sungkan untuk bertanya bila Anda belum mengerti.

Pilih kacamata renang (goggle) yang pas di wajah

Kacamata renang atau biasa disebut dengan goggle merupakan salah satu perlengkapan untuk diving ataupun snorkeling. Kacamata renang yang pas atau sesuai di wajah Anda sangatlah penting. Anda tentunya tidak mau bila kacamata yang Anda gunakan ternyata tidak pas sehingga air bisa dengan mudah masuk ke dalam masker Anda bukan?

Untuk memilih masker yang sesuai dengan wajah Anda, caranya adalah dengan memakai masker tersebut di wajah Anda, namun tanpa menggunakan tali pengencang. Setelah itu hiruplah nafas melalui hidung dan tahan sebentar. Bila masker tersebut melekat pada wajah Anda, maka masker tersebut cocok untuk digunakan. Selain itu masker yang berbahan karet serta semakin lentur maka semakin bagus.

Jangan tahan nafas saat berada di dalam air!

Hal ini sangat penting. Kadang secara tidak sadar, seseorang akan menahan sedikit nafas saat menghembuskan udara lewat mulut. Padahal hal tersebut sangat berbahaya karena efeknya bisa menimbulkan kecelakaan pada paru-paru.

Yang harus dilakukan adalah bernafas secara normal serta santai selama berada di dalam air. Jangan panik. Hiruplah udara sedalam-dalamnya lewat mulut, lalu keluarkan secara santai lewat mulut. Ingat, kapasitas udara yang masuk dan keluar harus sama dan seimbang.

Jangan lupa hafalkan isyarat tangan

Selama berada di dalam air, untuk berkomunikasi, tentu akan menggunakan isyarat tangan. Ada beberapa isyarat tangan umum yang biasanya digunakan oleh para penyelam dan wajib Anda ketahui. Seperti jempol ke atas yang artinya naik ke permukaan. Jempol ke bawah yang artinya menyelam lebih dalam. Telapak tangan bergoyang dan membentuk seperti gelombang yang artinya ada masalah. Serta telapak tangan menarik garis horizontal yang artinya kehabisan oksigen.

Usahakan selalu dekat dengan instruktur

Saat sedang menyelam dan menikmati keindahan bawah laut tentu akan terasa mengasyikkan. Namun perlu diingat bahwa Anda masih pemula, sehingga usahakan jangan terlalu jauh dengan instruktur yang sudah profesional. Hal ini cukup penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada Anda.

Sesuaikan telinga dengan tekanan air

Sama seperti ketika Anda sedang naik pesawat. Saat pesawat, terbang lebih tinggi, maka tekanan udaranya semakin kuat sehingga membuat telinga terasa berdengung atau sakit. Hal tersebut juga terjadi saat Anda menyelam. Semakin ke bawah tekanan air semakin kuat. Agar telinga Anda tidak sakit caranya adalah dengan menelan ludah. Atau bisa juga dengan cara menekan dan menghembuskan nafas lewat hidung dalam keadaan hidung tertutup. Cara ini cukup efektif untuk menghilangkan sakit pada telinga. Bila masih sakit bisa jadi, Anda sedang mengalami flu. Untuk itu segeralah naik ke permukaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber : utiket.com