Showing posts with label cagar alam. Show all posts
Showing posts with label cagar alam. Show all posts

Wednesday, June 25, 2014

Taman Nasional Bantimurung Makassar Indonesia


Tentang Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung adalah cagar alam dengan luas 480 km2 hanya 45 km sebelah utara Kota Makassar / Kota Ujung Pandang. Nama Bantimurung adalah merupakan kombinasi dari kalimat "membanting kemurungan", yang maksudnya adalah mari bergembira ria di Taman Nasional ini.

Taman ini terkenal dengan banyaknya kupu-kupu, pada tahun 1856 Sir Alfred Russel Wallace mengunjungi tempat ini dan beliau menyebut daerah ini sebagai tempat "The Kingdom of butterflies" ( Kerajaan kupu-kupu ). Sebuah nama yang masih digunakan sampai sekarang. Sayangnya jumlah spesies kupu-kupu menurun secara signifikan dalam dekade terakhir. Dalam perhitungan pertama ada 270 spesies, pada tahun 1997 jumlah hanya 147 spesies dan pada perhitungan terakhir di tahun 2010 hanya bisa ditemukan 90 spesies. Selain penurunan spesies, jumlah kupu-kupu juga telah menurun secara signifikan: sebelumnya ada begitu banyak kupu-kupu, mereka akan berkumpul dalam kelompoknya masing-masing.


Peningkatan aktivitas manusia di daerah ini dianggap sebagai penyebab penurunan ini. Oleh karena itu pemerintah mulai menggalakkan program pengembang biakan kupu-kupu. Tapi meskipun mengalami penurunan yang signifikan, kamu masih bisa menikmati ribuan kupu-kupu yang berwarna-warni di sini terutama di dalam atau di dekat salah satu gua.

Selain kupu-kupu Taman Nasional ini terkenal dengan air terjun yang memiliki ketinggian 15 meter. Air terjun ini merupakan tempat wisata menarik bagi sebagian besar pengunjung. Ada beberapa gua yang dapat kamu jelajahi, di belakang air terjun. Air terjun dan gua berada di dalam sebuah hutan tropis yang indah dengan tebing kapur.

Taman Nasional Bantimurung sangat populer dan ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dari Makassar pada akhir pekan, biasanya pengunjung pergi ke air terjun dan tempat rekreasi yang berdekatan.

Tiket masuk Taman Bantimurung adalah Rp 5.000 per orang dewasa. Tersedia penginapan bertarif rendah di sekeliling Taman Nasional dengan tarif Rp 50.000.

Akses ke Taman Nasional Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung dapat dicapai dari Kota Makassar dengan menggunakan bus menuju ke Maros, beritahu kepada supir jika kamu ingin pergi ke Taman Nasional dan supir akan menurunkan kamu di suatu tempat, di mana kamu harus melanjutkan perjalanan dengan mikrolet yang akan membawa kamu ke pintu masuk taman.

Sumber : utiket.com

Sunday, April 27, 2014

Taman Nasional Ujung Kulon Jakarta Indonesia


Tentang Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten ini merupakan tempat wisata alam yang kaya dengan aneka ragam ekosistem, flora dan fauna. Ada berbagai ragam tumbuhan dan satwa yang hidup di tempat ini, salah satunya yang kita kenal yaitu Badak Jawa.

Taman seluas 122.956 hektar ini merupakan habitat asli Badak Jawa. Badak Jawa yang menghuni taman nasional ini jumlahnya hanya ada sekitar 50-60 ekor karena hewan ini merupakan hewan langka yang ada di dunia. Hal itu menjadikan taman nasional ini sebagai cagar alam dan salah satu situs warisan alam dunia yang dilindungi oleh UNESCO.

Selain Badak Jawa, di Taman Nasional Ujung Kulon ini mempunyai 3 ekosistem : laut, rawa dan daratan yang dihuni oleh berbagai hewan dan tumbuhan. Diantara hewan dan tumbuhan yang hidup di taman ini beberapa diantaranya merupakan jenis hewan dan tumbuhan langka.

Ada beberapa obyek wisata lainnya yang masih berada di kawasan ini diantaranya : Pulau Peucang, Pulau Handeleum, Pulau Panaitan, Gunung Honje dan Semenanjung ujung Kulon. Di tempat-tempat tersebut kamu bisa menikmati wisata alam seperti trekking, berkemah, wildlife viewing, menyelam, snorkeling, berenang, bersampan, berselancar, wisata budaya di desa nelayan, dan menikmati sumber air panas. Untuk berwisata alam kamu dikenakan tarif antara Rp. 10rb-50rb/orang untuk warga negara Indonesia, Rp. 30rb-75rb/orang untuk warga negara asing tergantung dari jenis wisata alamnya.

Sedangkan untuk tiket masuk ke TNUK ini seharga Rp. 2.500,-/orang untuk warga negara Indonesia, Rp. 20.000,-/orang untuk warga negara asing ditambah biaya asuransi sebesar Rp. 3.000,-. Saat berkunjung ke TNUK kamu dilarang untuk berburu, menangkap, menebang, menyalakan api dan hal-hal yang mengganggu kehidupan flora dan fauna di TNUK ini serta segala hal yang menyebabkan pencemaran lingkungan.

Akses ke Taman Nasional Ujung Kulon

Untuk menuju TNUK kamu bisa menggunakan angkutan umum dari Jakarta menuju Labuan yang memakan waktu sekitar 4-6 jam dengan tarif sekitar Rp. 30.000,-. Untuk melanjutkan perjalanan menuju TNUK kamu bisa menggunakan kapal hi-speed yang berangkat dari Carita berkapasitas 8 orang dengan tarif sewa Rp. 4.500.000,-/hari atau bisa juga menggunakan kapal normal-speed yang berangkat dari Sumur atau Tamanjaya berkapasitas 20 orang dengan tarif sewa Rp. 2.250.000,-/hari.

Sumber : utiket.com