Showing posts with label wisata alam. Show all posts
Showing posts with label wisata alam. Show all posts

Thursday, November 13, 2014

Grojogan Sewu Solo Indonesia



Introduksi

Wisata Grojogan Sewu (atau Air Terjun Seribu) adalah wisata alam air terjun, terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Dengan ketinggian sekitar 1000 meter di atas permukaan air laut, Grojogan Sewu memiliki hawa sejuk karena berada di sebuah hutan yang masih asri dan alami di tambah dengan banyaknya pepohonan akan membuat suasana rindang dan lebih sejuk.

Berwisata di Grojogan Sewu tidak sepenuhnya menikmati keindahan air terjun dengan hawa dinginnya, namun kamu juga bisa belanja sayur ataupun buah-buahan ciri khas pegunungan yang barangkali bisa menambah alternatif wisata kamu. Di sekitar pintu masuk tempat ini juga di sediakan kuda sewaan yang bisa kamu gunakan untuk berkeliling, hanya dengan biaya Rp. 15.000 untuk sekali putaran.

Pintu masuk pertama terletak di atas, kamu harus menuruni anak tangga yang jumlahnya ratusan dan tersusun rapi,di sediakan pula gazebo di beberapa titik, untuk beristirahat sejenak sambil melihat monyet ekor panjang yang hidup dengan bebas di kawasan ini, kamu juga bisa melihat tanaman hias yang di jual di sisi jalan. Sedangkan pintu masuk kedua berada di lereng bawah.

Grojogan Sewu memang berarti Air Terjun Seribu namun bukan berarti di kawasan ini terdapat seribu air terjun, tetapi ada beberapa titik air terjun yang bisa kamu nikmati. Air terjun tertingi sekitar 80 meter, ada pula air terjun yang tidak terlalu tinggi dengan pancurannya yang meluas dan membentuk cabang-cabang.

Fasilitas

Setelah puas menikmati dinginnya air terjun utama, kamu bisa berkeliling hutan dan menikmati sejuknya udara di sana. Dengan luas sekitar 20 Ha, kawasan ini menyediakan fasilitas kolam renang bagi orang dewasa maupun anak-anak, ada pula warung yang menjual makanan dengan harga terjangkau dan yang khas dari kawasan ini adalah sate kelincinya. Beberapa penginapan juga tersedia di sekitar kawasan ini.

Akses ke Grojogan Sewu

Untuk dapat menuju ke Air terjun Seribu, sangatlah mudah meski jalan yang di lalui curam, banyak kelokan tajam serta disamping kanan dan kiri masih banyak terdapat jurang. Dari terminal Tawangmangu di lanjutkan dengan naik angkot sekitar 800 meter, sedangkan jarak antara pintu masuk dengan jalan raya utama hanya sekitar 200 meter.

Biaya tiket masuk

Harga tiket masuk sebesar Rp 6.000, dan ada dua loket pintu masuk untuk menuju Air Terjun Seribu.

Sumber : utiket.com

Saturday, October 4, 2014

Taman Rekreasi Lembah Hijau Samarinda Indonesia



Tentang Taman Rekreasi Lembah Hijau

Jalan Samarinda-Bontang Km. 15.5

Taman Rekreasi Lembah Hijau merupakan salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Obyek wisata ini merupakan perpaduan wisata alam dengan berbagai sajian atraksi yang disediakan. Tak kalah dengan berbagai obyek wisata terkenal lainnya di kota Samarinda, Taman Rekreasi Lembah Hijau ini juga mampu menarik perhatian berbagai wisatawan yang datang ke kota ini.

Letak Taman Rekreasi Lembah Hijau ini bersebelahan dengan Kebun Raya Unmul Samarinda. Jika di Kebun Raya Unmul dapat melihat berbagai jenis tanaman sesungguhnya, maka di Taman Rekreasi Lembah Hijau dapat dilihat berbagai jenis replika tanaman tersebut. Bagi yang hobi memancing bisa menghabiskan waktu untuk memancing di tempat sejuk ini karena di tempat ini juga tersedia kolam pancing. Tersedia pula camping ground dimana para wisatawan biasanya berkemah di sini pada akhir pekan. Jadi tidak mengherankan jika pada akhir pekan ataupun pada hari libur lainnya, obyek wisata yang satu ini ramai pengunjung. Tak perlu repot-repot membawa peralatan kemah karena di sini sudah tersedia tempat penyewaan tenda dan perlengkapan lainnya.

Di kawasan obyek wisata ini juga menyediakan fasilitas outbond. Berbagai wahana permainan pun juga bisa dinikmati oleh para pengunjung di sini, seperti waterboom, flying fox dan beraneka macam wahana permainan lainnya. Untuk wisatawan yang berkunjung bersama keluarga, tersedia tempat bermain bagi anak-anak. Fasilitas lain yang tersedia di tempat ini adalah pendopo yang bisa digunakan sebagai tempat pertemuan dan kafetaria yang menyediakan berbagai makanan dan minuman lezat. Pastinya seru kan menikmati berbagai jenis atraksi wisata di kawasan yang hijau dan segar? So, jangan lupa singgah ke Taman Rekreasi Lembah Hijau saat berkunjung ke kota Samarinda.

Akses ke Taman Rekreasi Lembah Hijau

Taman Rekreasi Lembah Hijau berjarak sekitar limabelas kilometer dari pusat kota Samarinda. Untuk menuju ke obyek wisata ini dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat baik berupa kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa.

Biaya Tiket Masuk

Rp. 5.000 per orang, paket outbond rp. 180.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Thursday, September 18, 2014

Laut Matinya Indonesia Gunung Sitoli Indonesia



Tentang Laut Matinya Indonesia

Pulau Nias tidak hanya terkenal dengan atraksi lompat batunya. Wisata alam pulau ini pun tak kalah cantik dengan pulau lain. Salah satunya adalah Pantai Tureloto yang berada di Kecamatan Laweha, Kabupaten Nias Utara, Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara. Jaraknya sekitar 80 kilometer dari pusat kota Gunung Sitoli. Pantai ini memang belum terlalu terkenal, tapi keindahan pantainya berani diadu. Tidak seperti pantai lain yang dihiasi dengan bentangan pasir putih, Pantai Tureloto mempunyai gugusan terumbu karang yang menghiasi bibir pantai. Jadi tak perlu snorkeling ataupun diving jauh-jauh untuk melihat keindahan bawah laut pantai ini.

Tahukah Anda obyek wisata Laut Mati yang terletak di perbatasan antara Yordania, Israel dan Palestina? Laut Mati tersebut mempunyai kandungan garam yang tinggi. Menariknya, Pantai Turetolo juga mempunyai kandungan garam yang tinggi. Jadi, saat berenang di sini badan Anda secara otomatis akan mengapung di air laut. Sehingga banyak orang menyebut Pantai Turentolo ini sebagai Laut Matinya Indonesia.

Menurut penduduk lokal, dahulunya Pantai Tureloto ini memang berpasir putih. Namun akibat gempa yang melanda Pulau Nias di tahun 2005 silam, membuat hamparan karang di perairan Tureloto muncul ke permukaan. Sehingga membentuk semacam benteng karang yang berjarak beberapa ratus meter di bibir pantai. Benteng karang ini menghalau gelombang laut dan menciptakan laguna dengan air biru yang jernih dan tenang. Anda pun bisa bebas berenang di sini. Beberapa biota laut seperti ikan-ikan kecil bisa Anda saksikan di pantai ini. Bahkan Anda juga bisa memancing di beberapa sudut pantai yang ada. Jika bosan, Anda juga bisa mencoba berkeliling dengan perahu sampan. Biayanya sekitar Rp 10.000 per orang selama 30 menit. Masuk ke Pantai Tureloto untuk saat ini belum dikenakan retribusi alias gratis.

Fasilitas

Beberapa fasilitas seperti toilet serta beberapa warung makan tradisional yang menyediakan menu seafood dengan bumbu khas Nias tersedia di sekitar kawasan pantai ini. Bisa menjadi pilihan saat Anda lapar usai bermain di pantai. Di kawasan pantai ini belum tersedia penginapan yang bisa Anda sewa. Bila ingin menginap, Anda bisa mendapatkannya di pusat kota.

Akses ke Laut Matinya Indonesia

Pantai ini berjarak sekitar 80 km dari pusat kota Gunung Sitoli. Untuk menuju pantai ini Anda dapat menempuh perjalanan dari Kota Gunung Sitoli atau dari Bandara Binaka Nias dengan menggunakan kendaraan sewa. Biayanya sekitar Rp 250.000 - Rp 300.000 per hari. Jarak tempuhnya sekitar dua jam dari pusat kota / bandara.

Sumber : utiket.com

Saturday, July 19, 2014

Air Terjun Dua Warna Medan Indonesia



Tentang Air Terjun Dua Warna

Air terjun Dua Warna merupakan salah satu wisata alam yang terletak di Desa Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Air terjun ini terbentuk akibat dari letusan Gunung Sibayak ratusan tahun silam dan sumber air terjun ini pun berasal dari Gunung Sibayak. Sesuai dengan namanya, air terjun ini memiliki dua warna, yaitu biru muda yang terdapat pada air yang turun dari atas dan putih keabu-abuan yang terdapat pada air yang tertampung di bawah.

Warna air yang dimiliki oleh air terjun ini dipengaruhi kandungan fosfor dan belerang yang terdapat di dalam airnya. Dengan adanya kandungan dua zat tersebut, air yang berada di lokasi Air Terjun Dua Warna ini dilarang untuk diminum. Jadi, jangan sekali-sekali mencoba untuk meminum air di lokasi obyek wisata yang satu ini ya. Cukup nikmati gradasi airnya yang cantik dan panorama sekitar yang masih asri sambil bermain air di obyek wisata Air Terjun Dua Warna ini.

Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 100m ini berada di dalam hutan. Namun tidak usah khawatir karena kita masih bisa menggunakan jasa pemandu lokal untuk menyusuri hutan menuju Air Terjun Dua Warna. Tarif sewa pemandu lokalnya berkisar antara Rp.100.000-300.000, tergantung dari penawaran. Perjalanan menuju air terjun ini diawali dari pintu masuk utama bumi perkemahan Sibolangit yang kemudian dilanjutkan dengan trekking menyusuri hutan selama sekitar 2-3 jam. Jadi jika ingin berwisata ke tempat ini, pastikan kita mempunyai stamina yang cukup dan sebaiknya tidak berkunjung ke tempat ini pada musim penghujan karena jalan menuju lokasi air terjun menjadi licin serta tidak ada tempat untuk berteduh.

Akses ke Air Terjun Dua Warna

Dari Kota Medan, kita dapat menyewa kendaraan darat untuk menuju ke Kecamatan Sibolangit yang berjarak sekitar 75 km dan pastikan untuk menuju ke lokasi bumi perkemahan Sibolangit yang merupakan gerbang menuju lokasi Air Terjun Dua Warna.

Sumber : utiket.com

Tuesday, June 24, 2014

Gua Mampu Makassar Indonesia



Tentang Gua Mampu

Gua Mampu yang menyimpan keindahan dan legenda terletak di Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Gua ini terletak di ketinggian sekitar 250 meter di atas permukaan laut, tepatnya berada di lereng Gunung Mampu. Bila dilihat dari jauh gunung ini menyerupai sebuah kapal yang terbalik. Sementara itu di salah satu sisi puncak Gunung Mampu terdapat lubang yang tembus di antara langit-langit Gua Mampu.

Gua ini mempunyai cerita legenda yang menarik. Masyarakat sekitar mengenalnya dengan sebutan Legenda Kutukan Mampu. Legenda ini mengisahkan tentang sumpah seorang raja yang mengutuk rakyatnya menjadi batu. Ilustrasi dari legenda tersebut dapat disaksikan lewat sejumlah bentuk bebatuan yang menyerupai makhluk-makhluk hidup yang terdapat di dalam gua.

Gua ini terbentuk dari proses alam selama ratusan tahun lalu dan untuk dapat memasuki gua ini Anda harus membawa alat penerangan karena kondisi di dalam gua sangat gelap. Di dalam Anda akan disuguhi pemandangan gua dengan banyaknya stalagmit dan stalagtit yang sangat menawan dan berjejer rapi. Anda juga akan mendapatkan pemandangan dua kuburan kuno yang akan menambah nuansa mistis di gua ini. Satu kuburan terletak di tengah gua dan satu lagi terletak di puncak lantai ke tujuh.

Selain itu, Anda juga akan mendapatkan berbagai bentuk bebatuan yang mirip dengan makhluk hidup seperti kuda yang sedang berlari, buaya, tikus yang menggantung dan masih banyak lagi serta sebuah batu besar yang berbentuk seperti perahu. Keberadaan gua seluas 2000 meter persegi ini juga merupakan tempat bagi para penduduk sekitar untuk mencari nafkah dengan cara mengumpulkan kotoran kelelawar untuk dijadikan pupuk.

Akses ke Gua Mampu

Gua Mampu berjarak sekitar 140 km dari Kota Makassar. Untuk menuju ke gua ini, Anda dapat menempuh perjalanan darat dari kota Makassar menuju Kabupaten Bone selama kurang lebih 4 jam. Setibanya di perempatan jalan menuju Kabupaten Wajo dan Desa Cendrana, Kabupaten Bone anda akan menemukan gapura dengan tulisan Wisata Alam Gua Mampu. Gapura ini berada di depan jalan menuju Desa Cabbeng, Kabupaten Bone. Anda tinggal mengikuti jalan beraspal dari gapura tersebut untuk menuju lokasi Gua Mampu. Sepanjang perjalanan menuju Gua Mampu, anda akan disuguhi dengan pemandangan hamparan sawah.

Biaya tiket masuk

Untuk memasuki gua ini, anda dikenakan biaya Rp. 2.000 untuk dewasa dan Rp. 1.000 untuk anak-anak. Jika tidak membawa alat penerangan sendiri, anda dapat menyewa obor dengan harga Rp. 2.000 per obor. Agar lebih mudah untuk menelusuri gua ini, anda dapat menyewa pemandu dengan biaya Rp. 20.000.

Sumber : utiket.com

Saturday, June 7, 2014

Pulau Menipo Kupang Indonesia


Tentang Pulau Menipo


Pulau Menipo adalah salah satu Taman Wisata Alam (TWA) yang ada di Kota Kupang. Taman wisata ini di kelola oleh Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dibantu oleh warga sekitar, BBKSDA bertugas untuk menjaga kelestarian kawasan Taman Wisata Alam Menipo ini. Menipo sendiri adalah sebuah daratan yang langsung terhubung dengan Pulau Timor, namun jika air pasang datang maka kawasan yang ada di sekitar Menipo akan tergenang dan seakan-akan terlihat seperti pulau yang terpisah dari daratan utamanya. TWA Menipo mempunyai luas wilayah sekitar 2.449,5 hektar dan ditetapkan pada tanggal 28 Desember 1992 oleh Menteri Kehutanan.

Ada beberapa spesies hewan yang hidup di kawasan TWA Menipo, salah satunya rusa timor. Rusa timor adalah salah satu hewan yang dilindungi karena kelangsungan hidupnya terancam punah. Bagaimana tidak, rusa timor merupakan hewan yang menjadi favorit para pemburu, baik itu untuk diambil dagingnya untuk dikonsumsi atau hanya sekedar untuk bersenang-senang saja. BBKSDA NTT dan warga sekitar selalu menjaga rusa timor dari serangan para pemburu liar agar jumlah populasi rusa timor selalu meningkat.

TWA Menipo berlokasi di tepi laut sehingga mempunyai pantai cantik yang bisa kamu nikmati. Pantai ini bukan hanya cantik tapi merupakan salah satu pantai yang menjadi favorit para penyu betina untuk bertelur. Penyu betina memang sangat menyukai pantai berpasir putih yang sepi untuk tempat bertelurnya. Di sini kamu bisa melihat langsung bagaimana para penyu betina bertelur. Untuk melihat penyu bertelur sebaiknya datang di malam hari karena saat bertelur penyu menghindari banyak cahaya. Satu penyu betina dewasa bisa memproduksi 50 hingga 250 butir telur. Telu-telur tersebut akan mereka timbun di pasir hingga nantinya telur-telur akan menetas dan menjadi tukik.

Tukik kecil akan berjuang untuk menggali lubang dan menuju lautan. Sayangnya hanya sedikit tukik yang berhasil hidup hingga dewasa. Oleh karenanya penyu merupakan salah satu spesies yang dilindungi keberadaannya karena selain proses hidupnya yang panjang penyu merupakan hewan yang sering diburu untuk diambil cangkangnya. Untuk itu tidak ada salahnya kan jika kita turut peduli lingkungan dan membantu kelestarian alam. Berwisata di TWA Menipo ini tidak hanya bersenang-senang tapi juga menambah pengetahuan kita tentang alam.

Akses ke Pulau Menipo

Jarak dari Kota Kupang sekitar 119 km melalui jalur Oesao-Oekabiti-Ponain-Tesbatan-Bikoen. Atau jika memilih jalur yang melewati Batuputih jaraknya sekitar 124 Kilometer. Tidak ada transport umum ke Taman ini.

Sumber : utiket.com
 

Tuesday, May 20, 2014

Desa Tablanusu Jayapura Indonesia


Tentang Desa Tablanusu

Desa Tablanusu merupakan salah satu tempat wisata komplit yang terletak di Desa Tablanusu, Kecamatan Depapre, Kabupaten Jayapura, Propinsi Papua. Kata Tablanusu sendiri diambil dari dua kata yang digabungkan, yakni Tepera yang berarti salah satu nama suku asli di sana, dan Onusu yang berarti terbenamnya matahari. Desa yang ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pekan ini menjadi salah satu obyek wisata favorit di daerah Papua. Alamnya yang damai, lokasinya yang nyaman, pemandangan pantai yang indah dengan lautnya yang bening serta ombak yang tenang disempurnakan dengan keramah tamahan warga sekitar.

Berbagai wisata dapat pengunjung jumpai di obyek wisata ini, diantaranya wisata hutan dengan trekking menyusuri hutan yang terdapat di beberapa titik di dekat kampung Tablanusu bersama masyarakat kampung setempat. Bagi peminat wisata sejarah, bisa melihat sisa-sisa peninggalan tentara sekutu pada masa Perang Dunia II. Berdasarkan sejarahnya, Desa Tablanusu ini merupakan salah satu basis tentara sekutu di kawasan Indonesia bagian timur. Di lokasi ini juga terdapat sebuah makam di samping gereja yang diyakini sebagai salah satu tokoh masyarakat setempat sekaligus pendiri gereja tersebut.

Tidak hanya itu, di lokasi ini juga terdapat prasasti berbentuk salib, dimana menurut cerita warga setempat prasasti tersebut untuk mengenang masuknya agama Kristen ke Desa Tablanusu di awal tahun 1990-an. Bagi pengunjung yang menyukai wisata alam, dapat trekking bersama warga masyarakat setempat di hutan yang terletak tidak jauh dari Desa Tablanusu ini. Di dalam hutan tersebut wisatawan akan dimanjakan dengan berbagai jenis satwa dan tumbuhan endemik yang tumbuh dan berkembang alami. Selain hutan, di desa ini juga terdapat sebuah danau yang dihuni oleh berbagai macam biota air tawar diantaranya ikan mas, mujair dan bandeng. Tak jauh dari desa ini juga terdapat pantai dengan pemandangan alam dan kehidupan bawah lautnya yang sangat indah, sangat cocok sebagai lokasi snorkeling maupun diving.

Salah satu yang patut dikunjungi saat berada di desa ini adalah mengunjungi dua buah pulau kecil yang terdapat tidak jauh dari desa ini. Hanya memerlukan waktu beberapa menit saja untuk sampai ke pulau tersebut. Di pulau tersebut terdapat beberapa jenis bunga anggrek endemik Papua yang tumbuh dengan indah. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan yang indah dari kedua pulau ini.

Di desa ini, wisatawan juga dapat menyaksikan upacara kebudayaan adat Desa Tablanusu, seperti ritual Sasi dan ritual Tiyatiki yang dilaksanakan setiap tahun atau dua tahun sekali. Upacara Sasi adalah upacara menancapkan dahan pohon kayu besi pantai atau yang biasa disebut suang teko oleh masyarakat sekitar di lokasi yang terdapat banyak ikannya, terutama di kawasan terumbu karang. Sedangkan ritual Tiyatiki merupakan ritual larangan penangkapan ikan selama beberapa waktu yang telah disepakati.

Keunikan lain dari desa wisata ini adalah hampir seluruh permukaan desa seluas kurang lebih 230 hektar ini tertutup oleh batuan alam berwarna hitam dan berukuran relatif kecil, sehingga ketika wisatawan berjalan diatasnya akan menimbulkan suara. Namun, bagi masyarakat sekitar ada cara tertenu yang digunakan agar ketika berjalan diatasnya tidak menimbulkan suara. Jadi akan sangat mudah mengenali pendatang baru tersebut dengan mendengar suara gesekan batu-batu tersebut. Selain keindahan alam, keeksotisan budaya, keunikan desanya dan keramah tamahan masyarakatnya. Desa wisata Tablanusu ini sudah tersedia berbagai fasilitas yang dapat digunakan oleh para wisatawan. Untuk penginapan, wisatawan dapat menyewa rumah penduduk setempat yang sangat welcome terhadap wisatawan yang datang ke Desa Tablanusu.

Akses ke Desa Tablanusu

Untuk menuju ke desa ini, anda dapat memulai perjalanan dari Kota Jayapura menuju Sentani yang berjarak sekitar 33 kilometer. Setiba di Sentani, perjalanan dilanjutkan menggunakan angkutan umum atau mobil carteran menuju Dermaga Depapre dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Dari dermaga tersebut wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kapal bermesin menuju Dermaga Tablanusa dengan waktu tempuh sekitar 20 menit yang kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Desa Tablanusu.

Sumber : utiket.com

Monday, May 19, 2014

Pantai Harlem Jayapura Indonesia


Tentang Pantai Harlem

Wilayah timur Indonesia memang memiliki pesona wisata bahari yang selalu membuat wisatawan terpesona. Terlebih untuk pulau Indonesia yang paling timur ini, potensi wisata alam terutama wisata baharinya menawarkan keeksotisan yang menakjubkan. Jika berkunjung ke Jayapura, sempatkan diri untuk melongok sejenak ke pantai yang eksotis ini. Pantai ini berada di Desa Tablanusu, Distrik Depepre, Kabupaten Jayapura, Propinsi Papua. Namanya Pantai Harlem.

Banyak orang mengatakan bahwa Pantai Harlem merupakan pantai tercantik di Jayapura. Namun letak pantai ini terpencil dan belum banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini. Jadi bila kita berkunjung ke pantai ini, akan terasa memiliki pantai pribadi karena belum tentu setiap harinya ada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Harlem.

Pantai Harlem memiliki pasir putih dan air laut sangat jernih dan bergradasi indah. Ombak di pantai ini pun tidak terlalu besar karena pantai ini merupakan wilayah teluk, sehingga cocok bagi pecinta snorkeling. Terumbu karang, ikan laut dan biota laut lainnya dapat kita saksikan saat snorkeling di Pantai Harlem. Tidak perlu snorkeling sampai ke tengah laut untuk melihat keindahan bawah laut Pantai Harlem ini. Beberapa meter dari bibir pantai pun sudah menawarkan snorkeling spot yang indah.

Selain snorkeling, kita juga bisa memancing, berenang, bermain pasir, atau hanya sekedar menikmati keindahan Pantai Harlem yang mempesona. Terdapat kolam air tawar di dekat Pantai Harlem yang dapat digunakan untuk membilas diri selesai bermain-main di pantai. Kolam air tawar ini airnya masih alami, jernih dan bersih.

Akses ke Pantai Harlem

Pantai Harlem hanya bisa dijangkau melalui jalur laut. Jika ingin ke Pantai Harlem harus melalui Dermaga Depepre terlebih dahulu. Dermaga Depepre berjarak sekitar 48 km dari Kota Jayapura atau 22 km dari Kota Sentani. Dari Dermaga Depepre kita bisa menyewa perahu motor menuju Pantai Harlem dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Perahu yang disewakan mempunyai kapasitas maksimal 10 orang dengan tarif sekitar Rp. 300.000 - 400.000 per perahu untuk pulang pergi.

Sumber : utiket.com

Thursday, May 15, 2014

Danau Gunung Tujuh Jambi Indonesia



Tentang Danau Gunung Tujuh

Terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Indonesia. Danau ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat kerinci karena Danau Gunung Tujuh merupakan Danau tertinggi di Asia Tenggara, dan sekaligus menjadikannya Danau ke dua terbesar setelah Danau Toba.

Danau ini memiliki ketinggian sekitar 3,805 meter, jalan menuju puncak sangatlah terjal dengan kemiringan mencapai 50 - 60 derajat. Selain melakukan pendakian tidak sedikit yang hanya menikmati udara dan keindahan alam di sekitar Danau.

Bagi para pecinta wisata alam yang sekaligus ingin berpetualang. Tidak salah jika mengunjugi Danau yang satu ini. Selain panoramanya yang indah, Danau ini juga di kelilingi sekitar enam Gunung yaitu:

1. Gunung Hulu Tebo dengan ketinggian 2,525 meter dpl.
2. Gunung Hulu Sangir dengan ketinggian 2,330 meter dpl.
3. Gunung Madura Besi dengan ketinggian 2,418 meter dpl.
4. Gunung Selasih dengan ketinggian 2,230 meter dpl.
5. Gunung Jar Panggang dengan ketinggian 2,469 meter dpl.
6. Gunung Tujuh dengan puncak paling tinggi yaitu 2,732 meter dpl.

Selain itu panorama alam yang dapat di nikmati adalah Air Terjun Gunung Tujuh yang bersumber dari Danau Gunung Tujuh itu sendiri, untuk sampai ke Air Terjun tersebut harus melalui jalan setapak yang tidak jauh dari pos penjagaan.

Selain keindahan alam, udara yang masih asri, tidak sedikit pula Flora dan Fauna yang terdapat di sekitar Danau ini antara lain: Harimau, Beruang Madu, Babi Hutan, berbagai macam Burung serta Kupu-kupu sedangkan untuk Floranya sendiri masih banyak dijumpai berbagai jenis Anggrek dan Kantong Semar.

Di sana juga disediakan tempat penginapan atau homestay yang dapat dipesan sebelum pendakian, biasanya danau ini ramai dikunjungi pada akhir pekan oleh para rombongan pendaki, peneliti ataupun hanya sekedar rekreasi.

Sumber : utiket.com

Wednesday, May 14, 2014

Air Terjun Pancaro Rayo Jambi Indonesia



Tentang Air Terjun Pancaro Rayo

Kerinci, mendengar kata itu mungkin yang ada di benak para pencinta wisata alam akan langsung mengingat Gunung Aktif Tertinggi di Indonesia yakni Gunung Kerinci atau mungkin Danau Kerinci yang memang sudah sangat diakui keindahannya atau bahkan Danau Gubung Tujuh (Seven Mountain Lake) danau tertinggi di Asia Tenggara. Namun, dari sekian banyaknya wisata alam yang terdapat di daerah Kerinci, ada satu tempat wisata alam yang bisa dikatakan sangat eksotik dan rekomendasi bagi para pecinta alam sekalian. Tempat wisata tersebut adalah Air Terjun Pancaro Rayo.

Air Terjun Pancaro Rayo adalah salah satu Air Terjun tertinggi di Desa Koto Tuo Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, yakni dengan ketinggian kurang lebih 150 meter. Air Terjun ini berada di pulau Tengah, lokasinya pun cukup menantang yakni berada jauh di dalam hutan yang masih sangat Asri dan Alami. Daya tarik dari air terjun ini adalah hujan embun yang tercipta akibat dari ketinggiannya. Bahkan para pengunjung dapat merasakan embunnya di jarak kurang lebih 2 meter dari lokasi. Untuk dapat melihat ketinggian air terjunnya para pengunjung harus memutar kepala hingga 90 derajat ke atas.

Bagi pengunjung yang merasa kehausan dan kehabisan air minum tidak perlu khawatir karena para pengunjung bisa langsung meminum air tersebut. Karena air terjun ini bersumber langsung dari mata air gunung Raya. Selain itu pengunjung juga dapat menikmati kesegaran airnya dengan berenang di kolam dibawah air terjun Pancaro Rayo ini. Namun bagi para pengunjung yang tidak kuat dengan air yang dingin, sangat tidak dianjurkan mandi atau berenang di air terjun ini, karena air di air terjun ini sangat lah dingin. Untuk dapat menikmati semua keeksotisan air terjun Pancaro Rayo ini, para pengunjung harus menempuh perjalanan yang bisa dikatakan sangat melelahkan.

Akses ke Air Terjun Pancaro Rayo

Terdapat 2 (dua) rute untuk dapat sampai ke lokasi air terjun ini, yakni dari Jambi dan Padang. Apabila dari kota Jambi, para pengunjung dapat menyewa travel yang melayani jurusan Jambi ke Sungai Penuh. Untuk biayanya sendiri yakni Rp.200.000, dengan menggunakan travel yang nyaman dan on time. Waktu perjalanan yang akan ditempuh kurang lebih 14 jam perjalanan, dengan catatan perjalanannya lancar. Sedangkan apabila dari arah kota Padang, maka akan menempuh perjalanan yang relatif lebih singkat yakni berkisar antara 6-7 jam perjalanan menggunakan jasa travel dengan rute Padang menuju Sungai Penuh. Namun apabila menggunakan rute ini, para pengunjung harus menyambung dengan angkutan umum, karena travel dari Padang hanya sampai ke pusat kota Sungai Penuh.

Setelah menempuh perjalanan tersebut (baik dari Jambi maupun dari Padang) pengunjung tidak lantas bisa langsung menikmati keidahan air terjun Pancaro Rayo. Karena sesampainya di lokasi pemberhentian Travel, para pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki atau trekking untuk sampai ke lokasi. Medan yang di lalui pun tidak begitu mudah, karena para pengunjung harus melalui jalan yang terbuat dari tanah kuning atau tanah liat dengan semak-semak di kiri dan kanan jalan.

Selain harus melalui tanah dan semak, para pengunjung juga harus menyeberangi beberapa sungai. Kurang lebih 100 meter sebelum sampai ke lokasi, para pengunjung akan menemui sebuah selter dan di selter tersebut para pengunjung sudah dapat melihat dari kejauhan keindahan air terjun Pancaro Roya. Maka setelah perjalanan panjang kurang lebih 1 jam perjalanan, maka para pengunjung sudah dapat menikmati keeksotisan air terjun Pancaro Raya. Jadi, wisata air terjun Pancaro Roya ini sangatlah cocok bagi para wisatawan yang memang memiliki hobby berpetualang, khususnya petualangan alam, trekking dan pedakian.

Sumber : utiket.com

Sunday, April 27, 2014

Taman Nasional Ujung Kulon Jakarta Indonesia


Tentang Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang berada di Kabupaten Pandeglang, Banten ini merupakan tempat wisata alam yang kaya dengan aneka ragam ekosistem, flora dan fauna. Ada berbagai ragam tumbuhan dan satwa yang hidup di tempat ini, salah satunya yang kita kenal yaitu Badak Jawa.

Taman seluas 122.956 hektar ini merupakan habitat asli Badak Jawa. Badak Jawa yang menghuni taman nasional ini jumlahnya hanya ada sekitar 50-60 ekor karena hewan ini merupakan hewan langka yang ada di dunia. Hal itu menjadikan taman nasional ini sebagai cagar alam dan salah satu situs warisan alam dunia yang dilindungi oleh UNESCO.

Selain Badak Jawa, di Taman Nasional Ujung Kulon ini mempunyai 3 ekosistem : laut, rawa dan daratan yang dihuni oleh berbagai hewan dan tumbuhan. Diantara hewan dan tumbuhan yang hidup di taman ini beberapa diantaranya merupakan jenis hewan dan tumbuhan langka.

Ada beberapa obyek wisata lainnya yang masih berada di kawasan ini diantaranya : Pulau Peucang, Pulau Handeleum, Pulau Panaitan, Gunung Honje dan Semenanjung ujung Kulon. Di tempat-tempat tersebut kamu bisa menikmati wisata alam seperti trekking, berkemah, wildlife viewing, menyelam, snorkeling, berenang, bersampan, berselancar, wisata budaya di desa nelayan, dan menikmati sumber air panas. Untuk berwisata alam kamu dikenakan tarif antara Rp. 10rb-50rb/orang untuk warga negara Indonesia, Rp. 30rb-75rb/orang untuk warga negara asing tergantung dari jenis wisata alamnya.

Sedangkan untuk tiket masuk ke TNUK ini seharga Rp. 2.500,-/orang untuk warga negara Indonesia, Rp. 20.000,-/orang untuk warga negara asing ditambah biaya asuransi sebesar Rp. 3.000,-. Saat berkunjung ke TNUK kamu dilarang untuk berburu, menangkap, menebang, menyalakan api dan hal-hal yang mengganggu kehidupan flora dan fauna di TNUK ini serta segala hal yang menyebabkan pencemaran lingkungan.

Akses ke Taman Nasional Ujung Kulon

Untuk menuju TNUK kamu bisa menggunakan angkutan umum dari Jakarta menuju Labuan yang memakan waktu sekitar 4-6 jam dengan tarif sekitar Rp. 30.000,-. Untuk melanjutkan perjalanan menuju TNUK kamu bisa menggunakan kapal hi-speed yang berangkat dari Carita berkapasitas 8 orang dengan tarif sewa Rp. 4.500.000,-/hari atau bisa juga menggunakan kapal normal-speed yang berangkat dari Sumur atau Tamanjaya berkapasitas 20 orang dengan tarif sewa Rp. 2.250.000,-/hari.

Sumber : utiket.com

Monday, March 10, 2014

Pantai Lakey Bima Indonesia


Tentang Pantai Lakey

Dompu, sebuah Kabupaten yang menawarkan berbagai macam wisata mulai dari wisata budaya, wisata alam hingga wisata bahari. Salah satu wisata yang cukup dikenal terutama bagi kalangan peselancar dunia yakni Pantai LakeySiapa yang menyangka bahwa di salah satu kabupaten di daerah Bima ini memiliki potensi wisata bahari yang mendunia. Memang potensi wisata Pantai Lakey ini belum banyak dikenal oleh wisatawan domestik, mungkin karena pantai ini jarang sekali dikunjungi atau akses ke lokasi yang agak sedikit susah yang membuat lokasi ini tidak begitu dikenal.

Namun bagi para peselancar dunia, Pantai Lakey merupakan salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi. Berbagai event surfing berskala internasional rutin diselenggarakan di pantai ini. Pantai yang terletak di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat ini memang menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi para wisatawan yang memiliki hobby berselancar. Hampir setiap wisatawan yang datang berkunjung ke pantai ini mengatakan bahwa Pantai Lakey merupakan salah satu tempat wisata surfing terbaik di dunia. Salah satu yang menarik pengunjung datang kepantai ini adalah deburan ombaknya yang memiliki karakteristik atau jenis sendiri-sendiri.

Karakteristik yang berbeda-beda menunjukkan tingkat kesulitan dari ombak tersebut. Karakteristik tersebut dibagi menjadi 4 jenis:
  • Nangas: jenis ombak yang berbentuk mendatar.
  • Lakey Peak : merupakan jenis ombak yang paling menantang dengan bentuk terowongan panjang pada bagian kiri, dan berupa gulungan ombak yang sempurna untuk berselancar pada bagian kanannya.
  • Lakey Pipe: seperti namanya Pipe yang berarti Pipa. Ombak dengan jenis Lakey Pipe adalah ombak yang berbentuk menyerupai pipa. Ombak ini juga dapat ditemui di Hawaii.
  • Periscope: sesuai dengan namanya juga, ombak ini adalah jenis ombak yang bergulung menyerupai teropong, dimana para peselancar saat meliuk di dalamnya seolah-olah berada di dalam sebuah teropong.

Keunikan lain dari pantai ini adalah ombak di pantai ini tidak menyapu ke arah kanan seperti umumnya, namun menyapu ke arah kiri. Hal tersebut membuat ombak di Pantai Lakey dijuluki ombak kidal. Untuk ketinggian ombaknya sendiri dalam kondisi normal dapat mencapai ketinggian antara 1,5 meter hingga 3 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter dan deburan ombaknya berjarak 150 meter dari pasang surut air. Mungkin inilah yang menjadikan Pantai Lakey menjadi salah satu tujuan wisata para surfer dunia. Dari data yang ada, kunjungan wisatawan ke Pantai Lakey mencapai puncaknya pada bulan April-Mei. Tercatat bahwa pada bulan tersebut terdapat sekitar 300 wisatawan per hari yang berkunjung ke pantai ini.

Akses ke Pantai Lakey

Dari bandara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima dapat menyewa kendaraan dengan tarif mulai dari Rp 600.000 atau dapat juga menggunakan kendaraan umum berupa bis menuju Dompu dengan tarif sekitar Rp 50.000 sampai di Terminal Ginte. Sesampainya di Terminal Ginte, wisatawan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum berupa bemo kota dengan tarif antara Rp 200.000-Rp 300.000 sampai ke Pantai Lakey dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jika ingin menginap di Pantai Lakey, terdapat homestay yang bisa disewa dengan tarif sewa kamar mulai dari Rp. 100.000 per malam.

Maskapai terbang ke Bima



Sumber : utiket.com

Friday, February 28, 2014

Gunung Kaba Bengkulu Indonesia


Tentang Gunung Kaba

Obyek wisata Gunung Kaba (atau Bukit Kaba) ini sangat cocok bagi kamu yang suka akan tantangan. Gunung Kaba berada di Bengkulu, lebih tepatnya di daerah Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Perbukitaan Kaba merupakan salah satu sentra penghasil sayur dan buah, karena tanahnya yang begitu subur sehingga hamparan warna-warni buah dan sayur bisa di lihat dari kejauhan. Gunung bukit Kaba berupa kawah gunung yang dapat menyemburkan asam dan belerang. Sepanjang perjalanan mendaki Gunung akan di banyak menjumpai satwa liar yang berada di hutan Gunung Kaba. Pengunjung gunung berapi Bukit Kaba dapat menjangkau puncak kawah dengan hiking melintasi hutan alam. 

Dari puncak gunung, kamu bisa melihat pemandangan Kota Curup, gugusan pegunungan Bukit Barisan, Bukit Bungkuk, sampai Bukit Telunjuk. Bukit Kaba merupakan gunung api kembar dengan Gunung Hitam yang telah padam. Pada puncaknya terdapat tiga buah kawah yang cukup indah untuk dinikmati. Pendakian dari kaki bukit menuju pemantang durian sekitar 4 jam perjalanan dan dari pemantang durian akan memakan waktu 2 jam untuk menuju puncak Gunung Kaba. Kamu juga bisa menikmati indahnya matahari terbit dari atas bukit. Kawah yang begitu cantik dan dikelilingi perbukitan hijau yang alami merupakan pemandangan yang tiada habisnya dalam menambah eksotisnya pemandangan di Bukit Gunung Kaba. Terdapat pula air terjun di sudut bukit yang menambah lengkap wisata alam kamu. Fasilitas tangga di lereng luar Kawah Lama memudahkan kamu untuk mencapai bibir kawah-kawah lainnya di kawasan puncak. Sumber mata air panas Air Meles ( di lereng barat daya) dan Air Sempiang (di lereng selatan) juga merupakan tempat-tempat yang potensial bagi wisata gunung api di Kabupaten Rejang Lebong.

Akses ke Gunung Kaba

Untuk menuju obyek wisata ini dapat melalui barat Bengkulu sekitar 90 km atau melalui arah timur yaitu dari Palembang melewati Kabupaten Lahat dan Lubuk Linggau menuju Curup, perjalanan di lanjutkan ke kampung bukit Kaba dan berkemah di Desa Sumber Urip (sebelah utara Gunung) sekitar 25 km.

Naik Bus: Dari Bengkulu naik angkutan umum yang menuju kota Curup Terminal Pasar Panorama (2 jam, ongkos Rp 25.000). Di Curup terus naik angkutan tujuan Desa Sumber atau Kampung Bukit Kaba (1 jam, ongkos Rp. 10.000).

Maskapai terbang ke Bengkulu



Sumber : utiket.com

Saturday, February 15, 2014

Air Terjun Bajuin Banjarmasin Indonesia



Tentang Air Terjun Bajuin

Air Terjun Bajuin ini terletak di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Pelaihari yang berjarak sekitar 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Tanah Laut dan sekitar 75 km dari Banjarmasin. Air terjun Bajuin memiliki panorama pegunungan yang indah, eksotik, dan udaranya pun masih sangat sejuk karena banyaknya pepohonan. Di kawasan ini terdapat tiga air terjun dengan ketinggian yang berbeda, dikarenakan alamnya yang masih asri dan alami.

Di sini juga terdapat beberapa jenis burung dan tanaman anggrek hutan, serta bunga bangkai. Air Terjun Bajuin berada di kawasan pegunungan Maratus. Kawasan ini dikembangkan menjadi ekowisata alam seperti traking, climbing, hiking. Meskipun objek wisata ini memiliki area parkir yang luas namun sayangnya belum tersedia fasilitas yang memadai seperti banyaknya jalan rusak. Oleh karena itu untuk menuju objek wisata ini masih sangat sulit, namun pemerintah setempat sedang melakukan perbaikan. Di kawasan ini juga terdapat telaga alam batuah yang tidak jauh dari area parkir.



Goa Marmer

Dekat dari objek wisata ini terdapat objek wisata lain yaitu Goa Marmer yang hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan berjalan kaki. Goa ini dinamakan Goa Marmer karena keunikannya yaitu dinding goa banyak terdapat batu marmer yang biasa digunakan untuk ubin rumah dan bentuk atas goa seperti kubah masjid, di dalam goa juga terdapat kehidupan binatang malam yakni kelelawar.

Untuk para pecinta wisata alam dijamin tempat ini memberikan tantangan sekaligus keindahan yang tidak akan dijumpai di daerah manapun.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com