Saturday, October 11, 2014

Tips Mengurus Kehilangan Paspor



Paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat dari suatu negara yang berisi identitas sang pemegang yang dapat digunakan untuk melakukan perjalanan antar negara. Isi dari sebuah paspor biasanya memuat foto sang pemegang, tempat tanggal lahir, informasi kebangsaan, tanda tangan dan informasi penting lainnya. Untuk semua dokumen penting seperti KTP, SIM, STNK, paspor dan lain-lain sebaiknya Anda telah memiliki foto kopiannya terlebih dahulu. Hal ini untuk mempermudah bila suatu saat Anda kehilangan dokumen penting tersebut. Nah, berikut prosedur mengurus paspor yang hilang.

Jangan panik dan segera cari kantor polisi terdekat

Hal pertama yang harus Anda lakukan bila kehilangan dokumen penting seperti paspor misalnya adalah tetap tenang dan jangan panik. Segera setelah itu, Anda harus lapor ke kantor polisi terdekat untuk mendapatkan surat kehilangan paspor dari pihak kepolisian.

Cari lokasi Kantor Imigrasi

Setelah mendapat surat kehilangan paspor dari pihak kepolisian, segeralah pergi ke Kantor Imigrasi untuk proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Jangan lupa untuk membawa dokumen penting lainnya seperti foto kopi KTP, foto kopi KK, foto kopi paspor serta surat kehilangan dari kepolisian. Saat proses BAP, akan dilakukan beberapa pertanyaan mengenai penyebab paspor Anda bisa hilang. Setelah itu, Anda akan dibuatkan surat BAP dan akan diminta untuk kembali datang ke Kantor Imigrasi untuk menandatangani surat BAP tersebut.

Pergi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia

Setelah surat BAP jadi dan telah Anda tandatangani, Anda diharuskan pergi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM untuk proses pembuatan Surat Rekomendasi untuk paspor hilang yang masih berlaku. Proses pembuatan surat ini maksimal dua hari kerja.

Kembali lagi ke Kantor Imigrasi

Setelah medapat Surat Rekomendasi dari Kantor Wilayah Kemeterian Hukum dan HAM, maka Anda diharuskan kembali ke Kantor Imigrasi untuk melaksanakan proses awal pembuatan paspor. Biasanya pembuatan paspor akan selesai dan dapat diambil maksimal empat hari kerja. Anda juga diharuskan membayar biaya pengurusan paspor yang hilang. Biayanya disesuaikan dengan jenis paspor dan penyebab kehilangannya.

Perlu diingat, apabila paspor Anda hilang saat Anda sedang berada di luar negeri maka setelah mendapat surat kehilangan dari kantor polisi setempat, segeralah melapor ke Kedubes RI untuk mendapatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). SPLP ini masa berlakunya hanya sementara namun mempunyai kedudukan hukum yang sama dengan paspor.

Sumber : utiket.com

Friday, October 10, 2014

Pulau Tanjung Putus Bandar Lampung Indonesia



Tentang Pulau Tanjung Putus

Pulau Tanjung Putus merupakan salah satu pulau yang terletak di Kabupaten Pasawaran, Teluk Lampung, Provinsi Lampung. Pulau ini masih satu deret dengan Pulau Kelagian dan Pulau Pahawang. Pulau Tanjung Putus merupakan pulau cantik dengan panorama yang indah. Pulau ini disebut dengan Tanjung Putus karena konon dahulunya pulau ini menyatu dengan Pulau Sumatera. Namun karena erosi sebagian tanahnya tertutup dengan air laut dan menjadi selat kecil.

Pulau Tanjung Putus mempunyai pantai yang cukup landai. Air lautnya berwarna biru jernih dengan beberapa karang di dalamnya. Hamparan pasir pantainya berwarna putih kecoklatan dan bersih. Tak hanya itu barisan pohon kelapa juga turut menambah pesona pantai. Para pengunjung bisa berenang, bermain perahu, menyelam ataupun hanya sekedar bersantai menikmati keindahan di pantai ini. Pulau ini memang digunakan sebagai tempat budidaya ikan laut serta terumbu karang. Ingin bermain bersama ikan-ikan ini? Cukup lempar beberapa potong roti, dan ikan-ikan kecil berwarna-warni dengan berbagai jernis akan langsung muncul ke permukaan. Namun jangan harap Anda akan diperbolehkan memancing di kawasan ini.

Fasilitas

Saat ini Pulau Tanjung Putus sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Berbagai fasilitas wisata seperti penginapan atau cottege juga sudah tersedia di sini. Tak hanya itu di dalam cottage yang disediakan pun terdapat tempat untuk karaoke serta tempat untuk makan.

Akses ke Pulau Tanjung Putus

Untuk menuju ke Pulau Tanjung Putus, terlebih dahulu Anda harus ke menuju ke Kampung Ketapang yang berjarak sekitar 35 km dari pusat kota Bandar Lampung dengan waktu perjalanan sekitar 45 menit dengan kendaraan pribadi atau sewa. Dari Kampung Ketapang ini kita bisa menyewa perahu motor untuk menyeberang menuju ke Pulau Tanjung Putus. Biaya sewa perahu sekitar Rp 400.000 untuk pulang pergi.

Sumber : utiket.com

Thursday, October 9, 2014

Pesona Pantai Kaliantan Lombok Indonesia



Tentang Pesona Pantai Kaliantan

Pantai satu ini dikenal dengan nama Pantai Kaliantan. Lokasinya berada di Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Jaraknya sekitar 72 km dari pusat kota Mataram. Pantai ini memang tidak terlalu populer. Meski begitu suasana pantainya pun masih cukup asri dan tenang.

Air laut di pantai ini cukup jernih, berwarna biru segar. Garis pantainya cukup panjang sekitar dua kilometer. Hamparan pasir pantainya berwarna putih kecoklatan seperti bubuk merica. Tak hanya itu pemandangan bawah lautnya pun masih cukup terjaga. Tak heran beberapa wisatawan menyempatkan diri untuk snorkeling di pantai ini. Pantai ini juga mempunyai gelombang laut yang cukup tinggi dengan karakteristik ombak yang cukup tenang. Sehingga cocok juga untuk melakukan kegiatan surfing.

Di kawasan Pantai Kaliantan terdapat padang rumput yang membentang luas serta beberapa bukit. Anda bisa naik ke atas bukit dan menikmati panorama pantai atau sunset yang menakjubkan. Sekali dalam setahun, terkadang lokasi pantai ini dipilih untuk melakukan kegiatan Tradisi Bau Nyale. Tradisi ini biasanya berlangsung antara bulan Februari hingga Maret. Saat acara berlangsung, pantai ini biasanya akan ramai oleh pengujung.

Fasilitas

Untuk masuk ke kawasan pantai ini belum dikenakan biaya tiket masuk. Selain itu di pantai ini, belum terdapat fasilitas yang memadai seperti warung makan, toilet atau penginapan. Jadi sebaiknya Anda membawa bekal makanan / minuman sendiri. Bila mau menginap, Anda bisa mendirikan tenda atau menyewa penginapan di pusat kota Mataram, Lombok.

Akses ke Pesona Pantai Kaliantan

Jaraknya sekitar dua hingga tiga jam perjalanan dari pusat kota Mataram, Lombok. Untuk menuju ke lokasi ini sebaiknya Anda menggunakan kendaraan pribadi atau sewa. Karena tidak ada transportasi umum yang menuju ke lokasi. Rutenya adalah dari pusat kota Mataram menuju ke timur ke arah Kabupaten Lombok Timur. Setelah itu perjalanan dilanjutkan ke arah selatan melalui Kecamatan Sikur – Sakra – Keruak – Jerowaru – Pemongkong – Kaliantan.

Sumber : utiket.com

Wednesday, October 8, 2014

Alat Musik Tradisional Sasando



Sasando merupakan alat musik tradisional khas Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Alat musik ini dikenal juga dengan nama Sasandu oleh masyarakat setempat, yang berarti alat musik yang bergetar / berbunyi. Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan dipetik. Hampir sama dengan gitar atau harpa memang, hanya saja Sasando mempunyai bunyi yang merdu, khas dan unik.

Sasando konon sudah digunakan oleh masyarakat Rote sejak abad ketujuh. Bahan untuk membuat alat musik tradisional ini terbuat dari anyaman daun lontar dan bambu yang berbentuk tabung panjang. Untuk dawainya terbuat dari bahan halus seperti senar string. Sasando harus dirawat secara rutin. Karena mudah berjamur, setiap lima tahun sekali, anyaman daun lontar harus diganti.

Memainkan alat musik ini memang tidaklah mudah. Selain harus mempunyai teknik dan keterampilan jari jemari untuk memetik dawai, Sasando juga dimainkan menggunakan dua tangan dengan arah yang berlawanan. Tangan kanan berfungsi untuk memainkan akord, sedangkan tangan kiri berfungsi sebagai pengatur melodi dan bass.

Di kawasan Nusa Tenggara Timur, alat musik tradisional ini sering dimainkan untuk beberapa keperluan seperti untuk menyambut tamu penting, menghibur orang yang sedang berduka cita hingga sebagai pengiring untuk tarian serta upacara adat. Sasando pada dasarnya terbagi menjadi dua jenis yakni Sasando Gong dan Sasando Biola. Sasando Gong awalnya hanya mempunyai tujuh dawai / tujuh nada namun kini telah berkembang menjadi sebelas dawai. Sedangkan Sasando Biola mempunyai diameter bambu yang lebih besar. Awalnya hanya mempunyai 30 dawai / nada, namun kini telah berkembang menjadi 32 dan 36 dawai.

Meski begitu, Sasando semakin berkembang yang ditandai dengan banyaknya variasi serta jumlah dawai yang semakin beragam. Salah satu pengembangan dari Sasando tradisional adalah Sasando Elektrik (umumnya memiliki 30 dawai). Sasando jenis ini telah diberi sentuhan teknologi. Sehingga bunyi dari Sasando Elektrik ini dapat diperbesar melalui alat pengeras suara. Memang sudah seharusnya kita harus melestarikan dan menjaga alat musik tradisional ini.

Sumber : utiket.com

Tuesday, October 7, 2014

Tari Bedhaya Ketawang



Tari Bedhaya Ketawang adalah salah satu tarian klasik yang disakralkan dan berasal dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tarian ini biasanya hanya dipertunjukkan setahun sekali yakni pada saat hari ulang tahun tahta kerajaan. Konon, saat dipentaskan, Kanjeng Ratu Kidul pun ikut menari sebagai tanda penghormatan kepada raja penerus dinasti Mataram.

Tari Bedhaya Ketawang berasal dari kata Bedhaya dan Ketawang. Bedhaya berarti penari wanita di istana dan Ketawang berarti bintang di langit (mencerminkan sesuatu yang luhur). Sebelum tarian ini tercipta, konon Penembahan Senopati (Sultan Agung) telah memerintahkan para pakar gamelan untuk menciptakan sebuah Gendhing yang bernama Ketawang. Tarian ini diperagakan oleh sembilan orang penari perempuan dengan tata rias layaknya seorang pengantin Jawa. Tarian ini menggambarkan hubungan khusus antara Panembahan Senopati (Sultan Agung) dengan Kanjeng Ratu Kencanasari (Kanjeng Ratu Kidul).

Kesembilan penari tersebut masing-masing memiliki nama sesuai perannya. Penari pertama disebut dengan Batak. Penari kedua disebut dengan Endhel Ajeg, penari ketiga disebut dengan Endhel Weton. Untuk penari keempat disebut dengan Apit Ngarep, penari kelima disebut dengan Apit Mburi dan penari keenam disebut dengan Apit Meneg. Sedangkan untuk penari ketujuh, kedelapan serta kesembilan disebut dengan Gulu, Dhada serta Dan Boncit.

Musik yang mengiringi tarian ini terdiri dari beberapa instrumen yakni Kemanak, Kethuk, Kenong, Kendhang dan Gong. Suara merdu dari Sinden juga turut mengiringi tarian ini. Tarian ini biasanya berlangsung selama satu jam. Dalam pertunjukkan ini baik raja maupun rakyat sama-sama berkumpul menjadi satu. Hal ini melambangkan kepercayaan Manunggaling Kawula Gusti yang berarti penyatuan antara raja dan rakyatnya. Secara spiritual Manunggaling Kawula Gusti bisa juga berarti penyatuan antara Tuhan dan ciptaanNya.

Sebelum pertunjukkan tari dimulai, para penari biasanya harus mengikuti beberapa aturan dan upacara adat. Malam sebelum pertunjukkan, para penari harus tidur di Panti Satria yakni sebuah tempat yang dianggap suci di istana keraton. Selain itu para penari yang akan menarikan tarian ini juga harus melakukan ritual puasa tertentu. Intinya para penari harus dalam keadaan suci baik lahir maupun batin. Sungguh suatu budaya klasik yang tetap harus dilestarikan.

Sumber : utiket.com

Sunday, October 5, 2014

Telaga Permai Batu Besaung Samarinda Indonesia



Tentang Telaga Permai Batu Besaung

Telaga Permai Batu Besaung (TPBB) merupakan obyek wisata alam yang terletak di Desa Sempaja, Kota Samarinda, Propinsi Kalimantan Timur. Di kawasan yang ditumbuhi dengan pepohonan hijau ini terdapat sejumlah air terjun dengan ketinggian yang rendah. Dari semua air terjun tersebut mempunyai telaga di bawah aliran airnya. Telaga tersebut kedalamannya dangkal dan hanya bisa dipakai untuk berendam saja.

Selain sejumlah air terjun yang ada di TPBB, daerah wisata ini juga menyediakan tempat untuk berkemah. Kamu bisa berkemah di TPBB dalam area hutan yang dilewati aliran sungai kecil. Bagi kamu yang berkemah di sini diwajibkan untuk selalu menjaga kebersihan tempat dan dilarang meninggalkan api unggun begitu saja agar tidak menyebabkan kebakaran.

Walaupun tempat berkemahnya berada di area hutan, namun tidak semua tempat wisata ini berupa hutan. TPBB sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Di pintu masuk tempat ini terdapat gedung utama milik pengelola TPBB yang dilengkapi fasilitas parkir yang sudah beraspal sama seperti jalanan dari arah pusat kota menuju TPBB yang sudah beraspal mulus.

Akses ke Telaga Permai Batu Besaung

Jarak Telaga Permai Batu Besaung ini sekitar 15 km dari Kota Samarinda. Kamu bisa mencapainya menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Sumber : utiket.com

Saturday, October 4, 2014

Taman Rekreasi Lembah Hijau Samarinda Indonesia



Tentang Taman Rekreasi Lembah Hijau

Jalan Samarinda-Bontang Km. 15.5

Taman Rekreasi Lembah Hijau merupakan salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Obyek wisata ini merupakan perpaduan wisata alam dengan berbagai sajian atraksi yang disediakan. Tak kalah dengan berbagai obyek wisata terkenal lainnya di kota Samarinda, Taman Rekreasi Lembah Hijau ini juga mampu menarik perhatian berbagai wisatawan yang datang ke kota ini.

Letak Taman Rekreasi Lembah Hijau ini bersebelahan dengan Kebun Raya Unmul Samarinda. Jika di Kebun Raya Unmul dapat melihat berbagai jenis tanaman sesungguhnya, maka di Taman Rekreasi Lembah Hijau dapat dilihat berbagai jenis replika tanaman tersebut. Bagi yang hobi memancing bisa menghabiskan waktu untuk memancing di tempat sejuk ini karena di tempat ini juga tersedia kolam pancing. Tersedia pula camping ground dimana para wisatawan biasanya berkemah di sini pada akhir pekan. Jadi tidak mengherankan jika pada akhir pekan ataupun pada hari libur lainnya, obyek wisata yang satu ini ramai pengunjung. Tak perlu repot-repot membawa peralatan kemah karena di sini sudah tersedia tempat penyewaan tenda dan perlengkapan lainnya.

Di kawasan obyek wisata ini juga menyediakan fasilitas outbond. Berbagai wahana permainan pun juga bisa dinikmati oleh para pengunjung di sini, seperti waterboom, flying fox dan beraneka macam wahana permainan lainnya. Untuk wisatawan yang berkunjung bersama keluarga, tersedia tempat bermain bagi anak-anak. Fasilitas lain yang tersedia di tempat ini adalah pendopo yang bisa digunakan sebagai tempat pertemuan dan kafetaria yang menyediakan berbagai makanan dan minuman lezat. Pastinya seru kan menikmati berbagai jenis atraksi wisata di kawasan yang hijau dan segar? So, jangan lupa singgah ke Taman Rekreasi Lembah Hijau saat berkunjung ke kota Samarinda.

Akses ke Taman Rekreasi Lembah Hijau

Taman Rekreasi Lembah Hijau berjarak sekitar limabelas kilometer dari pusat kota Samarinda. Untuk menuju ke obyek wisata ini dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat baik berupa kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa.

Biaya Tiket Masuk

Rp. 5.000 per orang, paket outbond rp. 180.000 per orang.

Sumber : utiket.com