Tuesday, March 29, 2016

Pantai Geger Bali Indonesia



Introduksi

Pantai Geger terletak di Desa Adat Peminge, Sawangan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Pantai ini lebih dikenal dengan nama Pantai Nusa Dua. Kawasan pantai ini masih cukup sepi pengunjung, sehingga suasananya cukup tenang.

Panoramanya juga cukup indah. Air lautnya berwarna biru kehijauan dan masih bersih. Pasir pantainya berwarna cokelat muda, halus serta padat. Ombaknya pun hanya besar saat berada di tengah laut dan mulai mengecil ketika sampai di bibir pantai. Sehingga sangat cocok dijadikan sebagai lokasi liburan bersama keluarga.

Aktivitas 

  • Berjemur : Anda bisa berjemur dengan nyaman disini karena suasana pantai yang masih sepi dan tenang.
  • Surfing : Ombak besarnya ada di tengah laut, jadi Anda juga bisa surfing di sini.
  • Snorkeling : Ada beberapa spot untuk snorkeling di sini.
  • Berenang : Air laut di bibir pantainya relatif tenang dengan ombak kecil, Anda bisa berenang disini bersama keluarga.
  • Safari Unta : Anda bisa menaiki unta di pantai ini, Anda harus membayar sejumlah biaya tentunya.


Selain beberapa aktivitas tersebut, lokasi pantai yang cukup indah juga sangat cocok untuk foto pra wedding.

Fasilitas 

Di kawasan pantai sudah tersedia beberapa warung makan serta jasa layanan pijat tradisional. Tersedia pula jasa penyewaan papan surfing, kano, alat snorkeling dan lain-lain.

Akomodasi 

Sebagian wilayah tepi pantai ini dikelola oleh hotel. Seperti Hotel Nikko dan The Mulia Bali. Hotel tersebut juga menawarkan paket wisata Safari Unta. Namun Anda juga bisa sewa beberapa penginapan di sekitar kawasan pantai.

Akses ke Pantai Geger Bali

Pantai Geger jaraknya sekitar 15 kilometer dari Bandara Ngurah Rai dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit perjalanan melalui jalan tol Bali Mandara.

Tiba di ujung tol, maka carilah petunjuk jalan yang menunjukkan ke arah kawasan nusa dua hingga tiba di perempatan. Belok kanan hingga tiba di perempatan lagi dan ikuti arah yang menuju ke Sawangan. Nah, lokasi pantai sudah dekat.

Sumber : utiket.com

Sunday, March 27, 2016

Pantai Blue Point Bali Indonesia



Introduksi 

Nama asli pantai ini adalah Pantai Suluban, namun wisatawan lebih mengenalnya dengan nama Pantai Blue Point. Lokasinya berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Letaknya tersembunyi di balik bebatuan karang.

Suluban untuk nama pantai ini berasal dari Bahasa Bali yakni menyulub yang bermakna berjalan atau lewat di bawah sesuatu. Pemberian nama ini berkaitan dengan akses ke pantai yakni pengunjung terlebih dahulu harus menuruni anak tangga dan melewati lorong atau celah sempit yang ada diantara bebatuan karang raksasa. Meski begitu, wisatawan mancanegara lebih mengenal pantai ini dengan nama Pantai Blue Point.

Pantai ini memiliki hamparan pasir berwarna putih dengan ombak yang cukup besar. Sehingga sangat cocok untuk berselancar. Air lautnya berwarna biru jernih, pemandangan di sekitar kawasan pantai pun juga cukup indah. Saat air laut sedang surut, biasanya terdapat sebuah cekungan yang bentuknya menyerupai kolam renang berwarna hijau kebiru-biruan yang bisa digunakan untuk bermain-main air atau berenang. Selain itu beberapa gazebo yang berada di ketinggian sekitar 20 meter dari garis pantai, juga merupakan lokasi favorit bagi para fotografer untuk mengambil foto.

Fasilitas

Di sekitar kawasan pantai ini banyak terdapat warung makan serta restoran yang bisa Anda singgahi. Beberapa hotel, villa serta penginapan juga banyak terdapat di sini. Terdapat juga jasa penyewaan alat berselancar serta toko-toko souvenir di kawasan ini.

Akses ke Pantai Blue Point Bali

Pantai ini jaraknya sekitar 32 kilometer sebelah selatan dari kota Denpasar. Untuk menuju ke lokasi pantai, Anda dapat menggunakan mobil, motor atau sewa kendaraan. Waktu tempuhnya sekitar satu jam perjalanan.

Rutenya :

Dari Bandara Ngurah Rai langsung menuju ke Jimbaran. Dari Jimbaran perjalanan dilanjutkan ke Pura Uluwatu.

Sekitar lima meter sebelum masuk ke Pura, ada jalan kecil di sebelah kanan. Di situ akan ada papan petunjuk arah ke Pantai Suluban. Tinggal ikuti saja papan petunjuk arah tersebut.

Sumber : utiket.com

Sunday, March 20, 2016

Tips Mendapatkan Tempat Duduk Terbaik di Pesawat



Tahukah Anda bahwa letak tempat duduk di pesawat ternyata bisa mempengaruhi kenyamanan perjalanan Anda? Yup, permasalahannya bukan tentang kelas ekonomi atau bisnis. Untuk mendapatkan tempat duduk terbaik di pesawat, Anda bisa simak tips berikut ini :

Pilih tempat duduk anti turbulens

Tempat duduk anti turbulens adalah tempat duduk yang berada di bagian tengah pesawat karena bagian tengah pesawat merupakan tempat yang paling stabil saat pesawat diguncang turbulens.

Hindari pilih tempat duduk di daerah ramai

Tempat duduk di daerah ramai letaknya ada di dekat koridor atau dekat toilet. Sebaiknya Anda hindari tempat duduk ini, karena tentunya Anda akan merasa tidak nyaman bila banyak penumpang yang lalu lalang.

Pilih tempat duduk yang paling lega

Tempat duduk barisan pertama serta yang ada di dekat pintu keluar merupakan tempat duduk yang paling lega. Tempat duduk yang ada di dekat pintu keluar biasanya mempunyai jarak agak jauh dengan kursi yang ada di depannya sehingga Anda bisa mempunyai banyak ruang untuk kaki Anda. Begitu juga dengan tempat duduk barisan pertama dimana tidak ada lagi tempat duduk di depannya.

Pilih tempat duduk bagian belakang

Menurut data statistik kecelakaan pesawat dan pengamatan yang dilakukan oleh Popular Mechanics, yang telah mengamati 20 kecelakaan pesawat komersial yang terjadi di Amerika Serikat sejak tahun 1971, semakin jauh Anda duduk di belakang, maka akan semakin baik peluang Anda untuk dapat selamat.

Sumber : utiket.com

Thursday, March 3, 2016

Pulau Siompu Bau Bau Indonesia



Introduksi 

Pulau Siompu mungkin terdengar asing di telinga Anda. Tapi bagi Anda pecinta olahraga bawah laut, pasti tak asing lagi dengan pulau yang satu ini. Pulau Siompu merupakan sebuah pulau yang berada di Kabupaten Buton, Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Keindahan pulau ini sudah cukup terkenal terutama pemandangan bawah lautnya. Pulau ini memiliki luas sekitar 60 kilometer persegi dan banyak terdapat batu kapur yang tajam dan keras. Pantai Pulau Siompu juga terkenal sangat indah.

Pulau Siompu bersama dengan pulau-pulau lain di sekitarnya membentuk gugusan terumbu karang yang sangat mempesona. Anda bisa menikmati keindahan bawah laut pulau ini dengan menyelam. Salah satu titik selam yang terkenal yaitu Tongali Ridge. Di kawasan ini banyak ikan hiu yang hilir mudik. Anda pasti akan terkejut karena di kedalaman 15 meter saja Anda sudah bisa menyaksikan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Dinding-dinding karang yang ditumbuhi bunga karang menjadi pemandangan yang cantik di dasar laut, di tambah dengan warna-warni ikan dan jaring para nelayan melengkapi pemandangan bawah laut. Air laut di Pulau Siompu sangat jernih, airnya berwarna biru.

Selain pantai dan pemandangan bawah lautnya yang indah, Pulau Siompu juga terkenal dengan jeruknya yang khas. Kebanyakan penduduk Siompu memang menjadi petani jeruk. Walaupun keadaan alam Pulau Siompu dipenuhi dengan cadas dan batu karang tapi tidak menghalangi tanaman jeruk untuk tumbuh subur di pulau ini. Jeruk Siompu merupakan salah satu jenis jeruk yang langka. Mungkin jeruk Siompu belum begitu terkenal di masyarakat luas namun ras jeruk ini lebih manis daripada jeruk bali atau jeruk keprok dari Sumatera. Harga jeruk Siompu pun cukup mahal, tapi jika Anda membeli dari petaninya langsung, harganya jauh lebih murah. Biasanya musim jeruk Siompu berada pada bulan Juni-September setiap tahunnya.

Akses ke Pulau Siompu Bau Bau

Dari Kota Bau-Bau Anda bisa menempuh perjalanan menuju ke Pulau Siompu melalui:

- Pelabuhan Jembatan Batu: menggunakan speedboat dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

- Pelabuhan Topa: menggunakan katinting yang berupa kapal kecil dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sumber : utiket.com

Sunday, February 21, 2016

Aplikasi Pendukung Untuk Liburan



Teknologi saat ini sudah semakin berkembang. Termasuk berbagai pilihan aplikasi pendukung yang bisa diunduh di ponsel Anda. Nah, berikut beberapa aplikasi traveling pendukung yang bisa dicoba oleh para traveler. Mungkin nantinya bisa menolong Anda untuk merencanakan liburan.

Aplikasi peta dan navigasi

Sebenarnya ada banyak aplikasi peta dan navigasi. Salah satunya adalah Google Maps. Namun kini ada pula aplikasi baru yang cukup populer selain Google Maps yakni Waze

Aplikasi Waze mempunyai tampilan yang cukup menarik. Traveler juga bisa dengan mudah mendapatkan informasi arah jalan untuk destinasi yang ingin dikunjungi. Kelebihan lainnya adalah Waze juga mempunyai fitur bagi penggunanya untuk mendapatkan informasi dari pengguna Waze lainnya. Sehingga pengguna bisa mendapatkan info yang paling efisien untuk menuju ke tempat tujuan.

Aplikasi pemesanan

Ada banyak aplikasi pemesanan untuk tiket pesawat, kereta api maupun hotel. Setiap aplikasi mempunyai kelebihan masing-masing. Aplikasi pemesanan tiket pesawat, kereta api atau hotel pastinya akan sangat membantu Anda untuk merencanakan liburan. Nah, salah satu yang bisa Anda gunakan adalah utiket.com.

Aplikasi Emergency

Setiap negara pastilah mempunyai nomor telepon emergency. Misal di Amerika Serikat mempunyai nomor telepon emergency 911 atau Australia dengan nomor telepon emergencynya 000.

Nah, bila Anda berencana berlibur ke luar negeri, ada baiknya Anda mengunduh aplikasi untuk nomor telepon emergency. Salah satunya adalah !Emergency! Aplikasi ini secara otomatis akan mendeteksi nomor telepon emergency di negara mana Anda berada.

Sumber : utiket.com

Thursday, February 11, 2016

Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi Indonesia



Introduksi 

Taman nasional ini luas wilayahnya sekitar 58.000 hektar dan diresmikan pertama kali pada tahun 1982. Namanya adalah Taman Nasional Meru Betiri. Nama tersebut berasal dari nama gunung tertinggi yang ada di kawasan ini yaitu Gunung Betiri.

Taman Nasional Meru Betiri terletak di wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Di taman ini banyak terdapat berbagai tanaman langka seperti bunga raflesia, rengas, bakau hingga berbagai jenis tanaman obat-obatan. Selain itu berbagai satwa liar seperti kera ekor panjang, penyu belimbing, kumbang hitam dan lain-lain bisa ditemukan di taman ini.

Tak hanya itu, kawasan taman nasional ini juga mempunyai banyak pilihan obyek wisata seperti pantai (Pantai Rajagwesi serta Pantai Sukamade), padang rumput (Sumbersari) hingga teluk (Teluk Hijau). Di Pantai Rajagwesi, pengunjung bisa berenang maupun melakukan aktivitas lainnya seperti mengunjungi desa nelayan di kawasan tersebut. Sedangkan di Pantai Sukamede merupakan sebuah lokasi dimana pengunjung bisa menyaksikan penyu yang sedang bertelur.

Untuk Sumbersari merupakan kawasan padang rumput dimana pengunjung bisa menyaksikan berbagai hewan liar seperti rusa atau kijang. Begitu pula untuk kawasan Teluk Hijau, pengunjung bisa menjelajah hutan hingga berenang. Tak hanya itu berbagai kegiatan wisata lainnya seperti berkemah, trekking/climbing, penelusuran goa, menyelam, selancar, memancing hingga menyewa kano bisa Anda lakukan di sini.

Fasilitas 

Terdapat penginapan dengan daya tampung sekitar 40 orang yang terletak di kawasan Pantai Sukamade atau pondok wisata dengan daya tampung sekitar 24 orang yang juga terletak di kawasan Pantai Sukamade. Atau bila mau Anda bisa mendirikan tenda di kawasan ini, jangan khawatir karena terdapat bumi perkemahan di sekitar kawasan pantai. Untuk makanan, sebaiknya Anda membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Tersedia juga fasilitas MCK di sekitar kawasan ini.

Akses ke Taman Nasional Meru Betiri Banyuwangi

Akses menuju ke kawasan taman nasional ini dapat ditempuh melalui kota Banyuwangi atau Jember.

Dari Banyuwangi rutenya :

Banyuwangi – Jajag – Pesanggaran – Sungai Lembu – Sarongan – Kandangan – Pantai Rajagwesi (pintu gerbang taman nasional) – Sumbersuko – Pantai Sukamade. Waktu tempuhnya sekitar empat hingga lima jam perjalanan.

Dari Jember rutenya :

Jember – Ambulu – Tempurejo – Curahnongko – Andongrejo (pintu gerbang taman nasional) – Pantai Bandealit. Waktu tempuhnya sekitar satu hingga satu setengah jam perjalanan.

Biaya tiket masuk 

Hari biasa : Pengunjung domestik sekitar Rp 5.000/orang dan pengunjung mancanegara Rp 150.000/orang. Hari Libur : Pengunjung domestik sekitar Rp 7.500/orang dan pengunjung mancanegara Rp 225.000/orang. Untuk rombongan pelajar/mahasiswa (minimal 10 orang) : Hari biasa : Pengunjung domestik sekitar Rp 3.000/orang dan pengunjung mancanegara Rp 100.000/orang. Hari Libur : Pengunjung domestik sekitar Rp 4.500/orang dan pengunjung mancanegara Rp 150.000/orang.

Sumber : utiket.com

Sunday, January 31, 2016

Candi Tanjungpura Banjarmasin Indonesia



Introduksi 

Satu lagi warisan budaya yang penelitiannya belum tuntas, yaitu Candi Tanjungpura terletak di desa Negeri Baru yang terkenal dengan nama benua lama, di Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang.

Letak Candi ini di pinggir sungai pawan. Penelitian Candi Tanjungpura di lakukan oleh Balai Arkeologi (Balar) Banjarmasin dan telah berhasil menyingkap beberapa temuan. Namun demikian penemuan ini masih dalam tahap awal, masih banyak misteri yang belum terungkap. Situs ini diduga merupakan Candi Tanjungpura Kuno. Nama Tanjungpura merupakan nama sementara, karena dari hasil penelitian belum diketahui.

Struktur bangunan Candi Tanjungpura yang berbahan batu bata merah dan dapat dilihat adanya arca dan relief pada dinding pintu masuk. Terdapat beberapa temuan yaitu lumpang (lesung) dari bahan batu andesit berukuran 40 cm dan di yakini merupakan peralatan rumah tangga masyarakat Tanjungpura. Temuan lain adalah terdapat dasar lingga yang bersegi lima, yang menjadi ciri dari Lingga. Candi Tanjungpura diduga sebagai pusat asal mula Kerajaan Tanjung Pura purba yang dahulu pernah berjaya pada abad ke 13-14. Melihat dari bentuk dan struktur candi yang terbuat dari bata merah ini , Candi Tanjungpura mirip dengan candi-candi yang ada di Jawa Timur. Selain itu terdapat pula makam muslim yang juga mirip dengan makam-makam muslim di Troloyo di trowulan ibukota Majapahit Kuno yang berdiri di abad ke 13 atau 14.

Sumber : utiket.com