Selasa, 12 Agustus 2014

Paralayang dan Pesona Palu Indonesia



Tentang Paralayang dan Pesona

Paralayang merupakan salah satu jenis olahraga terbang bebas dengan menggunakan parasutTujuan olahraga ini bisa hanya sekedar untuk rekreasi atau bahkan untuk kompetisi. Berat peralatan yang digunakan cukup ringan sekitar 10-15 kg, sudah termasuk parasut, parasut cadangan, sabuk/herness dan helmnya. Sementara peralatan pendukung yang diperlukan antara lain variometer, radio / HT, GPS, pengukur angin dan peta lokasi. Sementara perlengkapan pakaian terbangnya terdiri dari baju terbang / flight suit, sarung tangan dan sepatu berleher tinggi. Dan jenis parasut yang digunakan tergantung dari tingkat kemampuan dan berat penerbang. Untuk dapat melakukan olahraga ini Anda perlu menuju ke sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin.

Salah satu tempat terbaik untuk melakukan paralayang ada di Matantimali yang terletak sekitar 2 kilometer dari Desa Wayu, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah atau sekitar 30 kilometer arah selatan Kota Palu.

Matantimali adalah nama sebuah desa di atas pegunungan Verbek, berada di sisi kiri dari puncak Gunung Gawalise. Matantimali berada di ketinggian 1.500 mdpl. Dulu Matantimali merupakan salah satu tempat bagi Belanda untuk membangun pos pemantau karena posisinya yang sangat strategis.

Matantimali juga merupakan salah satu lokasi paralayang terbaik di dunia. Di sini Anda bisa merasakan angin yang berhembus ke lereng gunung yang menyebabkan turbulensi. Turbulensi ini diperlukan untuk mendapatkan ketinggian ketika akan bermain paralayang. Sering diselenggarakan kompetisi paralayang di sini. Matantimali juga sangat cocok untuk melepas penat dengan udaranya yang sangat sejuk dan pemandangan sekeliling yang indah. Anda dapat menikmati panorama alam pegunungan Gawalise yang menawan dan hamparan lembah Palu.

Dari Matantimali Anda bisa melihat ke segala penjuru Kota Palu mulai dari ujung utara hingga ke dataran Kulawi yang jauhnya sekitar 100 km dari Kota Palu.

Selesai bermain paralayang Anda dapat bersantai sejenak dan menikmati kuliner di pegunungan ini. Menu kuliner di Matantimali banyak yang nikmat, menggiurkan dan unik. Salah satunya adalah sogili. Sogili adalah menu yang berisi belut air tawar raksasa yang diolah khas Matantimali.

Akses ke Paralayang dan Pesona

Untuk dapat menuju lokasi ini Anda dapat menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Dari Kota Palu Anda butuh sekitar 1 jam perjalanan menuju Desa Porame, Kecamatan Marawola. Kemudian dari Marawola menuju ke Desa Wayu sebelum akhirnya Anda bisa menyusuri lereng pegunungan Matantimali yang luar biasa menawan. Selama di perjalanan Anda bisa melihat dengan jelas pemandangan dan budaya Kota Palu.

Sumber : utiket.com