Selasa, 11 November 2014

Tips Liburan ke Tempat Religi



Liburan tidak harus pergi ke pantai ataupun gunung. Sesekali boleh juga liburan ke tempat-tempat religi seperti candi, kuil maupun bangunan religi lainnya. Tempat-tempat religi tersebut biasanya selain memiliki nilai sejarah yang menarik juga memiliki bentuk bangunan yang cukup unik. Namun perlu diingat, tempat yang Anda kunjungi adalah tempat religi, jadi ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan seperti :

Cara berpakaian

Memang tidak semua tempat ibadah membuat aturan tentang cara berpakaian pengunjungnya. Namun untuk menghormati tempat religi tersebut, sebaiknya Anda mengenakan pakaian yang rapi dan tertutup. Beberapa tempat religi pun bahkan ada yang mengharuskan pengunjungnya mengenakan pakaian tertentu. 

Waktu kunjungan

Perhatikan waktu kunjungan Anda. Terkadang beberapa tempat religi mempunyai jadwal khusus untuk para wisatawan. Bahkan ada tempat religi yang hanya dibuka pada masa tertentu saja, seperti saat menjelang perayaan keagamaan. Untuk itu akan lebih baik jika Anda mencari informasi waktu kunjungan terlebih dahulu sebelum datang ke tempat tujuan.

Hormati mereka yang berdoa

Sebagai wisatawan Anda wajib menghormati pengunjung yang sedang beribadah. Jangan menimbulkan kegaduhan atau mengganggu mereka yang sedang beribadah. Selalu ingat untuk jaga ketenangan dan kesopanan.

Ikuti aturan setempat

Terkadang ada beberapa peraturan khusus bagi para wisatawan yang biasanya dipasang di papan informasi. Sempatkan waktu untuk membaca dan mematuhinya. Jika ada peraturan khusus seperti wanita haid dilarang masuk, maka hormati aturan tersebut dan jangan melanggar. Selain itu jangan memegang dan menyentuh barang-barang di sana secara sembarangan karena bisa jadi barang tersebut merupakan barang suci yang disakralkan.

Jaga Kebersihan

Ini mungkin sangat klise dan sering dianggap sepele. Namun ini adalah hal penting yang tak boleh diabaikan. Jangan pernah membuang sampah sembarangan dimanapun dan kapanpun.

Selain itu, pemberian derma juga bisa Anda lakukan. Derma yang terkumpul biasanya akan digunakan oleh pengelola setempat untuk memelihara dan melestarikan bangunan tersebut.

Sumber : utiket.com