Showing posts with label Kalstar. Show all posts
Showing posts with label Kalstar. Show all posts

Thursday, March 6, 2014

Pulau Kakaban Berau Indonesia


Tentang Pulau Kakaban

Pulau Kakaban adalah salah satu pulau unik yang berada di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Pulai ini merupakan pulau karang yang mempunyai laguna di tengah-tengahnya. Bentuk Pulau Kakaban sangat unik karena menyerupai angka sembilan dengan danau di bagian tengahnya, sehingga pulau ini terlihat seperti sedang memeluk danau. Oleh karena itu pulau ini dinamai Pulau Kakaban oleh penduduk sekitar. Kakaban diambil dari bahasa Suku Bajo yang berarti memeluk. Pulau Kakaban sudah terbentuk sejak ribuan tahun lalu. Luas pulau ini yaitu sekitar 774,2 hektar. Sedangkan luas total danau yang ada di tengahnya yaitu sekitar 5 kilometer persegi dan dikelilingi oleh dinding-dinding karang setinggi 50 m.

Saat Anda berkunjung ke pulau ini mungkin Anda akan sedikit kerepotan mencari jalan menuju lokasi danau. Anda harus melakukan sedikit pendakian untuk mencapai lokasi danau, mengingat Pulau Kakaban dikelilingi tebing yang lumayan tinggi. Daya tarik utama Pulau Kakaban adalah danaunya. Air di Danau Kakaban merupakan perpaduan dari tiga jenis air yang berbeda yaitu air laut, air hujan dan juga air tanah. Uniknya lagi, danau ini di penuhi dengan ubur-ubur. Di dunia ini hanya terdapat dua danau ubur-ubur dan Danau Kakaban adalah salah satunya yang merupakan danau ubur-ubur terbesar di dunia. Danau Kakaban juga mempunyai jenis ubur-ubur terbanyak dengan 4 spesies ubur-ubur yang berbeda. Jenis ubur-ubur itu antara lain Aurelia aurita, Tripedalia cystophora, Martigias papua dan Cassiopea ornata. Namun jenis ubur-ubur yang paling menarik yaitu jenis Cassiopea ornata karena jenis ubur-ubur ini berenang secara terbalik sehingga lain dari pada yang lainnya.

Meskipun Danau Kakaban ini di penuhi dengan ribuan ubur-ubur, danau ini tetap aman untuk menyelam karena ubur-ubur yang ada di sini tidak mempunyai sengat. Jadi Anda bisa menyelam dengan ribuan ubur-ubur yang ada di danau ini. Benar-benar pengalaman unik yang hanya bisa Anda dapatkan ketika Anda berkunjung ke Pulau Kakaban. Selain itu di Pulau Kakaban juga terdapat banyak titik selam yang dipenuhi dengan terumbu karang yang indah dengan berbagai gua dan lorong. Akan menambah pengalaman menyelam Anda jauh lebih menarik. Jadi sempatkanlah ke Pulau Kakaban saat Anda berkunjung ke Berau, Kalimantan Timur.

Pulau Kakaban merupakan pulau yang tidak berpenghuni. Jika Anda merencanakan menginap, ketersediaan akomodasi dapat anda peroleh di Kepulauan Derawan yang mempunyai banyak penginapan dengan tarif mulai dari Rp. 100.000 per malam.

Akses ke Pulau Kakaban

Pulau Kakaban yang merupakan bagian dari Kepulauan Derawan ini bisa dicapai dari beberapa pulau lain yang berdekatan dengan Pulau Kakaban menggunakan speedboat sewaan yang berkapasitas 15 orang dengan tarif sewa sekitar Rp.500.000-Rp.1.000.000 per hari dan dengan lama perjalanan :
  • dari Pulau Derawan : sekitar 45 menit
  • dari Pulau Maratua : sekitar 30 menit
  • dari Pulau Sangalaki : sekitar 20 menit

Maskapai terbang ke Berau



Sumber : utiket.com

Wednesday, March 5, 2014

Kepulauan Derawan Berau Indonesia


Tentang Kepulauan Derawan

Kepulauan Derawan yang terletak di Kabupaten Berau, Propinsi Kalimantan Timur ini merupakan tujuan wisata menyelam terbaik di dunia. Kepulauan ini memiliki 31 pulau namun yang terkenal hanya ada 4 pulau : Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Sangalaki dan Pulau Kakaban. Pada tahun 2005 Kepulauan Derawan dicalonkan menjadi salah satu situs Warisan Dunia UNESCO.

Di kepulauan dengan luas wilayah konservasi laut sekitar 1.270.000 hektar ini terdapat ekosistem pesisir : terumbu karang, padang lamun dan hutan bakau. Ada sekitar 460 jenis terumbu karang yang tersebar di seluruh pulau dan gosong yang ada di kepulauan ini diantaranya Gosong Pulau Panjang, Gosong Muaras, Gosong Masimbung, Gosong Buliulin, Gosong Pinaka, Gosong Tababinga dan Gosong Muaras. Ada pula 870 jenis ikan yang diantaranya merupakan spesies yang dilindungi seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung, dan ikan barakuda.

Kehidupan bawah laut di Kepulauan Derawan ini sangat menakjubkan. Terdapat 28 titik penyelaman di kepulauan ini. Banyak wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara yang menyelam di kepulauan dengan biota lautnya yang menawan ini. Keindahan bawah laut di Kepulauan Derawan ini merupakan surga bagi para penyelam.

Akses ke Kepulauan Derawan

Dari Berau, kamu bisa naik menyewa mobil menuju Tanjung Batu dengan waktu tempuh selama +/-2 jam. Biaya sewa mobil ini sekitar Rp. 350.000 sekali jalan. Kemudian dari Tanjung Batu dilanjutkan dengan menggunakan speed boat menuju Kepulauan Derawan dengan lama perjalanan sekitar 30 menit dengan tarif mulai dari Rp. 250.000 per kapal yang memuat 5 orang. Untuk berkeliling pulau yang ada di Kepulauan Derawan ini kamu bisa menyewa kapal dengan tarif Rp. 1.5000.000 per kapal yang disewa selama 1 hari.

Maskapai terbang ke Berau



Sumber : utiket.com

Tuesday, March 4, 2014

Danau Labuan Cermin Berau Indonesia



Tentang Danau Labuan Cermin

Danau Labuan Cermin merupakan salah satu obyek wisata yang mempesona yang terletak di Desa Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Propinsi Kalimantan Timur. Danau ini berada di bawah naungan Lembaga Masyarakat Labuan Cermin (Lekmalamin). Lekmalamin-lah yang merawat dan berjuang untuk keasrian obyek wisata ini agar selalu dapat dinikmati oleh semua pengunjung danau ini.

Warna air di danau ini bergradasi dari biru tua, biru muda, putih dan hijau di area luar danau. Sesuai dengan namanya, airnya yang jernih pun berkilat seperti cermin. Dasar danau pun bisa kita lihat dengan jelas dari atas permukaan air padahal kedalaman danau ini lebih dari 3 m. Kita bisa berenang, menyelam maupun snorkeling di tempat ini. Danau Labuan Cermin merupakan danau campuran antara danau air tawar dan air asin. Permukaan danau ini akan terasa asin, sementara di dasar danau airnya akan terasa tawar. Saat kita menyelam agak ke dalam, maka batas antara air asin dan air tawarnya akan terlihat jelas. Hal tersebut pula yang menyebabkan biota di dalam danau ini sangat beragam.

Jika ingin menyelam atau snorkeling di danau ini, kita bisa membawa sendiri peralatannya karena di kawasan ini tidak tersedia penyewaan alat selam atau snorkelnya. Bagi yang belum mahir berenang, tersedia ban atau pelampung di perahu yang disewa. Pergi beramai-ramai ke danau ini akan lebih menghemat biaya yang kita keluarkan selama berada di kawasan obyek wisata ini.

Akses ke Danau Labuan Cermin

Dari Bandara Sepinggan, Balikpapan kita bisa terbang menuju Bandara Tanjung Redeb, Berau. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju ke Desa Biduk-Biduk menggunakan mobil sewaan dengan biaya sewa sekitar Rp. 500.000 yang memakan waktu perjalanan sekitar 6 jam. Sesampainya di Desa Biduk-Biduk perjalanan dilanjutkan menyusuri jalur trekking ke dalam hutan yang menyajikan bermacam pepohonan dan binatang di dalamnya. Jalur trekking tersebut dapat kita tempuh sekitar 30-45 menit, barulah kita bisa sampai di tepian danau. Akan ada perahu yang siap mengantar kita untuk menyusuri keindahan danau sambil menikmati rimbunnya pepohonan di sekitar danau yang semakin menambah sejuknya Danau Labuan Cermin ini.

Maskapai terbang ke Berau



Sumber : utiket.com

Sunday, February 16, 2014

Pasar Apung Muara Kuin Banjarmasin Indonesia


Tentang Pasar Apung Muara Kuin

Di Kota Banjarmasin banyak terdapat sungai-sungai yang lebar, salah satunya Sungai Barito yang mempunyai muara Sungai Kuin yang terletak di Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Uniknya di muara sungai ini terdapat pasar tradisonal yang lain dari pada yang lain. Para pedagang dan pembeli di pasar ini melakukan aktivitas jual beli diatas perahu tradisional yang sering disebut jukung dalam bahasa Banjar atau perahu motor yang sering disebut klotok oleh penduduk lokal. Pasar ini sudah ada dari 400 tahun yang lalu dan masih terus terjaga sampai saat ini.

Jika Anda ingin merasakan sensasi tersendiri berbelanja sambil terapung di perahu, maka sempatkan waktu Anda untuk berkunjung ke pasar terapung ini saat Anda traveling ke Banjarmasin. Namun Anda harus bangun pagi buta untuk dapat merasakan aktivitas pasar terapung ini karena selepas subuh para pedagang sudah sibuk berkumpul bersiap menata dagangannya. Kebanyakan para penjual di sini adalah ibu-ibu. Barang dagangannya merupakan hasil kebunnya sendiri seperti sayur mayur dan buah-buahan. Jangan lebih dari jam 7 pagi jika Anda ingin berkunjung ke sini.

Mampir juga ke warung makan terapung untuk sarapan. Pesanlah menu makanan khas Banjarmasin yaitu soto banjar. Berbeda dengan soto di daerah lain, soto banjar berkuah kental dan disajikan dengan lontong yang pastinya akan menggoyang lidah Anda.

Transaksi barter masih kerap terjadi di pasar terapung ini. Jual beli tersebut dilakukan dengan cara saling tukar menukar antara penjual dan pembeli dengan komoditas yang berbeda. Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke pasar unik ini Anda bisa menyewa perahu klotok di sekitar area pasar. Pemilik perahu dengan senang hati akan mengantar Anda berkeliling. Biaya sewa perahu klotok yaitu sekitar Rp 100.000,-. Perahu ini bisa menampung sekitar 10 penumpang. Atau jika Anda menginap di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, tanyakan ke pengelola tentang paket wisata keliling pasar apung. Biasanya pihak hotel menyediakan fasilitas ini.

Akses ke Pasar Apung Muara Kuin

Bila menggunakan perahu Klotok dari pusat Kota Banjarmasin akan memerlukan waktu sekitar 45 menit untuk menuju pasar apung. Atau bisa juga menggunakan angkutan darat dengan menempuh rute Kota Banjarmasin menuju Desa Alalak. Sesampainya di Desa Alalak Anda bisa menyewa klotok dengan tarif sekitar Rp. 70.000 untuk menuju Pasar Apung Muara Kuin.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com

Saturday, February 15, 2014

Air Terjun Bajuin Banjarmasin Indonesia



Tentang Air Terjun Bajuin

Air Terjun Bajuin ini terletak di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Pelaihari yang berjarak sekitar 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Tanah Laut dan sekitar 75 km dari Banjarmasin. Air terjun Bajuin memiliki panorama pegunungan yang indah, eksotik, dan udaranya pun masih sangat sejuk karena banyaknya pepohonan. Di kawasan ini terdapat tiga air terjun dengan ketinggian yang berbeda, dikarenakan alamnya yang masih asri dan alami.

Di sini juga terdapat beberapa jenis burung dan tanaman anggrek hutan, serta bunga bangkai. Air Terjun Bajuin berada di kawasan pegunungan Maratus. Kawasan ini dikembangkan menjadi ekowisata alam seperti traking, climbing, hiking. Meskipun objek wisata ini memiliki area parkir yang luas namun sayangnya belum tersedia fasilitas yang memadai seperti banyaknya jalan rusak. Oleh karena itu untuk menuju objek wisata ini masih sangat sulit, namun pemerintah setempat sedang melakukan perbaikan. Di kawasan ini juga terdapat telaga alam batuah yang tidak jauh dari area parkir.



Goa Marmer

Dekat dari objek wisata ini terdapat objek wisata lain yaitu Goa Marmer yang hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan berjalan kaki. Goa ini dinamakan Goa Marmer karena keunikannya yaitu dinding goa banyak terdapat batu marmer yang biasa digunakan untuk ubin rumah dan bentuk atas goa seperti kubah masjid, di dalam goa juga terdapat kehidupan binatang malam yakni kelelawar.

Untuk para pecinta wisata alam dijamin tempat ini memberikan tantangan sekaligus keindahan yang tidak akan dijumpai di daerah manapun.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com

Friday, February 14, 2014

Candi Agung Amuntai Banjarmasin Indonesia



Tentang Candi Agung Amuntai

Candi Agung Amuntai adalah situs candi Hindu yang berada di kawasan Sungai Malang, kecamatan Amuntai Tengah, kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Candi Agung Amuntai merupakan peninggalan Kerajaan Negaradipa yang dibangun oleh Empu Jatmika abad XIV Masehi, yang dari Kerajaan ini melahirkan Kerajaan Daha di Negara dan Kerajaan Banjarmasin. Yang menurut cerita, Kerajaan Hindu Negaradipa ini berdiri pada tahun 1438 di persimpangan tiga aliran sungai.

Candi Agung diperkirakan telah berusia 740 tahun, Candi Agung Amuntai berbahan material kayu dan batu, namun kondisinya masih kokoh. Di temukan beberapa benda peninggalan sejarah yang usianya sekitar 200 SM.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com

Candi Laras Banjarmasin Indonesia



Tentang Candi Laras

Candi Laras adalah candi berukuran kecil yang terdapat di Kecamatan Candi Laras Selatan, Tapin, Kalimantan Selatan sekitar 30 km dari Kota Rantau yang dinamakan oleh penduduk dengan sebutan Tanah Tinggi. Lokasinya pun terletak di sebuah pematang yang dikelilingi persawahan warga sekitar. Letak candi ini tidak berada pada lokasi yang strategi dan diperkirakan merupakan candi kenegaraan dengan maksud-maksud tertentu.

Secara fisik, bangunannya berupa sumur tua dan terdapat beberapa batang kayu ulin besar yang berumur ratusan tahun yang tertanam tidak jauh dari sumur tersebut. Selain itu, ada dua buah batu besar yang oleh warga sekitar disebut Batu Babi. Pada situs candi ini ditemukan potongan-potongan arca Batara Guru yang sedang memegang cupu, lembu Nandini dan Lingga, yang semuanya disimpan di Museum Lambung Mang kurat, Banjarbaru.

Dalam kawasan yang berdekatan dengan Candi Laras, di daerah Sungai Amas terdapat arca Budha Dipankara dan batu yang bertuliskan "siddha" dengan aksara Pallawa, atau lebih lengkapnya "jaya siddha yatra" yang artinya "perjalanan ziarah yang mendapat berkat". Berdasarkan penemuan benda arkeologi, situs ini dari abad ke-8 atau ke-9. Situs purbakala Candi Laras ini diperkirakan dibangun pada 1300 Masehi oleh Jimutawahana, keturunan Dapunta Hyang dari kerajaan Sriwijaya. Jimutawahana inilah yang diperkirakan sebagai nenek moyang warga Tapin.

Akses ke Candi Laras

Untuk dapat pergi mengunjungi candi Laras, kamu harus menggunakan sampan atau warga sekitar menyebutnya dengan Jukung atau Kelotok, dikarenakan tidak adanya jalan darat yang menghubungkan antara lokasi Candi Laras dengan desa sekitar meskipun jaraknya hanya satu kilo meter antara candi Laras dengan Desa sekitar.

Maskapai terbang ke Banjarmasin



Sumber : utiket.com

Monday, February 3, 2014

Penangkaran Buaya Teritip Balikpapan Indonesia


Tentang Penangkaran Buaya Teritip

Salah satu obyek wisata yang berbasis Ekowisata unik yang ada Di Balikpapan yaitu Penangkaran Buaya Teritip. Penangkaran buaya ini terletak di Kelurahan teritip persisnya di Jl. Mulawarman No 66, Desa Teritip Kecamatan Balikpapan Timur. Letaknya tidak jauh dari Pantai Manggar yang merupakan objek wisata favorit di Balikpapan. Penangkaran ini cukup luas, luas area penangkarannya sekitar 5 ha. Jumlah buaya yang ada di penagkaran ini pun cukup banyak yaitu sekitar 3.000 yang terdiri dari tiga jenis buaya yaitu buaya muara, buaya supit dan buaya air tawar. Buaya Air Tawar dan buaya Sumpit masuk kedalam katagori buaya langka.

Penangkaran Buaya Teritip merupakan penangkaran yang memiliki jumlah buaya terbanyak di Kalimantan Timur. Buaya-buaya tersebut berada didalam kandang-kandang yang telah diklasifikasikan ke dalam empat jenis yaitu kandang untuk anak buaya, kandang untuk buaya muda, kandang untuk buaya dewasa, dan kandang untuk menimbang berat badan buaya. Disini Anda bisa mendapatkan info tentang buaya, mulai dari habitat hingga proses perkembang biakan buaya. Jangan segan-segan bertanya kepada pemandu jika ada yang ingin Anda ketahui. Buaya memang di kenal sebagai hewan yang liar dan buas, tapi disini Anda tidak hanya bisa melihat gerak-gerik buaya secara dekat akan tetapi Anda juga bisa memberi makan buaya secara langsung. Pengelola sudah menyiapkan pakan berupa ayam seharga Rp 10.000,- yang bisa Anda beli untuk makanan buaya. Melihat buaya makan dengan lahap menjadi pemandangan menarik yang bisa Anda temui disini. Namun tetap waspada ya saat Anda berwisata disini, selalu patuhi peraturan yang ada karena jika tidak bisa-bisa Anda yang diserang oleh buaya.

Di tempat ini juga di sediakan wisata satwa lainya seperti menunggang dua gajah Lampung mengelilingi kompleks penangkaran. Puas berkeliling Anda juga bisa mencicipi hidangan unik yang lain dari pada yang lain yaitu sate buaya, harga sate buaya ini yaitu Rp 3.000,- per tusuknya. Sebelum pulang jangan lupa untuk membeli souvenir unik antara lain tangkur (alat kelamin buaya), minyak buaya dan lain-lain. Namun souvenir unik tersebut hanya tersedia di akhir pekan atau hari libur saja.

Akses ke Penangkaran Buaya Teritip

Lokasi Penangkaran Buaya Teritip berjarak sekitar 27Km timur dari pusat kota. Perjalanan bisa ditempuh menggunakan mobil sewa, motor, taksi atau angkutan umum kota No. 7. Waktu tempuh sekitar 30 menit. Namun jika Anda dari Bandara Sepinggan waktu tempuhnya sekitar 20 menit.

Jam buka

Jam buka setiap hari dari jam 08.00-17.00 waktu setempat.

Maskapai terbang ke Balikpapan



Sumber : utiket.com