Showing posts with label backpakeran. Show all posts
Showing posts with label backpakeran. Show all posts

Monday, October 21, 2013

Tips Saat Kehabisan Uang Ketika Traveling



Mungkin salah satu dari Anda pernah mengalaminya, kehabisan uang saat traveling. Apalagi bagi para traveler yang sering backpakeran, biasanya uang dan dananya memang terbatas. Traveling memang membutuhkan biaya namun tenang saja jika uang Anda habis di jalan, Anda masih bisa kok menikmati perjalanan Anda. Tidak perlu panik, banyak hal yang bisa dilakukan saat Anda kehabisan uang di perjalanan:

Pinjam ke orang terdekat

Ini cara yang banyak dilakukan dan cenderung efektif. Anda bisa menghubungi teman terdekat Anda atau keluarga. Ceritakan tentang keadaan Anda yang kehabisan uang di perjalanan. Jangan malu untuk meminta pertolongan ataupun meminjam uang. Uang itu bisa dikirim ke Anda via transfer. Jelaskan pada mereka posisi Anda saat itu. Terakhir jangan lupa ucapkan terimakasih.

Mengamen

Jika Anda traveling beramai-ramai bersama kawan dan kehabisan uang di jalan, tak ada salahnya Anda mencoba untuk mendapatkan uang dengan cara mengamen. Anda bisa mengamen secara beramai-ramai dengan memanfaatkan barang-barang yang ada sebagai alat musiknya. Pinggir jalan dan tempat makan merupakan tempat yang cocok sebagai tempat mengamen Anda. Jika mengamen di tempat makan, jangan lupa meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik tempat makannya ya.

Kerja paruh waktu

Kerja paruh waktu atau part-time di rumah makan atau kafe juga bisa Anda lakukan ketika kehabisan uang saat traveling. Anda bisa bercerita yang sebenarnya kepada pemilik rumah makan jika anda sedang kehabisan uang. Tidak perlu menggunakan kontrak kerja, Anda cukup menyepakati upah untuk kerja yang harus Anda lakukan.

Jual barang

Jika cara-cara di atas tidak berhasil sementara keadaan Anda semakin terdesak, Anda bisa mendapatkan uang dengan menjual beberapa barang yang Anda miliki seperti jam tangan, ponsel atau benda lain yang bisa Anda jual. Anda bisa menjual kepada orang-orang yang Anda temui di jalan atau kepada pedagang-pedagang. Ingat, jangan mematok harga terlalu tinggi saat menjual namun jangan juga terlalu murah paling tidak setengah dari harga aslinya.

Cari tiket murah untuk pulang

Untuk perjalanan kembali, Anda harus sedikit mengabaikan kenyamanan Anda dalam perjalanan.  Pilihlah transportasi yang paling hemat dengan tiket paling murah untuk perjalan pulang. Anda bisa mencari tiket promo secara online atau bertanya kepada petugas setempat.

Sumber : utiket.com
 

Thursday, September 12, 2013

Tips Backpakeran


Hanya ada satu pertanyaan yang perlu dijawab kalau kamu pengen jalan-jalan: mau jalan-jalan pakai paket wisata, pesan sana sini dan direncanakan dulu atau pengen backpakeran. Kita di Utiket paling suka backpakeran karena rasanya seru sekali ketika perjalanan itu berakhir diatas kendaraan tumpangan kita yang berjalan ajut-ajutan terus kita diturunkan di sebuah desa yang benar-benar di negeri antah berantah dan kita tidak paham bahasanya sama sekali....

Kalau kata Paul Theroux: "Wisatawan tidak tahu dia kemarin dari mana, yang backpakeran tidak tahu kemana dia mau pergi". Dan itu hal yang penting: jangan merencanakan perjalananmu sampai benar-benar detil tapi putuskan rencanamu saat itu juga. Tidak tahu kamu mau kemana atau mau tidur dimana besok dalam sebuah perjalanan merupakan akhir rasa sebuah kebebasan yang benar-benar seru untuk dinikmati dan kalau kamu sependapat, hal semacam itu merupakan gaya hidup yang paling nyantai.

Apa yang perlu dibawa?

Hal yang pasti dan harus dibawa seperti passport, kartu ATM internasional dan sikat gigi yang bisa sangat berguna. Menyembunyikan beberapa uang tunai ditempat tersembunyi di dalam tasmu bisa menjadi pilihan yang bagus untuk cadangan kalau misalnya kartu ATM-mu dicuri atau rusak. Di setiap negara ada Western Union kalau kamu mau minta dikirimi uang sama orang tuamu, jadi bekal uangmu yang seratus dollar atau yang setara dengannya bisa cukup untuk menembus kota besar dan membayar hotel beberapa malam sebelum orang tuamu kirim uang. Beberapa perlengkapan mandi wajib dibawa tentunya, pilih tas kecil yang bisa memuatnya dan pertimbangkan kalau kamu benar-benar membutuhkannya.

Tapi hal terpenting kalau mau jalan-jalan backpakeran adalah apa yang tidak usah dibawa: kamu tidak mau kan kalau harus jalan jauh cuma untuk mencari hotel di teriknya matahari yang menyengat di siang bolong dengan beban 25 kilo di punggung dan 10 kilo lainnya di dada mu. Jadi apa ya yang tidak usah dibawa?

Apa yang tidak perlu dibawa?

Barang-barang yang bisa kamu beli dimanapun tapi tidak sering dipakai adalah barang-barang yang biarkan saja tinggal di rumah. Payung bisa berguna, tapi kenapa bawa payung kalau kamu bisa beli dimana saja hanya dengan beberapa dolar? Hal terbaik adalah saat kamu sudah selesai pakai suatu barang dan kamu bisa memberikannya ke orang lain dan bisa berkawan. Sama seperti buku, bawa satu atau dua saja karena di setiap tujuan backpakeran kamu bisa barter buku di toko-toko atau dengan teman yang baru ketemu.

Kecuali kamu punya kondisi kesehatan tertentu, tidak usah bawa obat-obatan yang kamu bisa beli dimana saja disaat kamu membutuhkannya. Persediaan obat untuk mabuk perjalanan bisa kamu bawa siapa tahu perutmu tiba-tiba tidak bersahabat dan kamu sedang dalam bis...

Pakaian biasanya menjadi barang yang memenuhi tas dan pastikan kamu menyeleksi barang bawaanmu. Ingat, kamu bisa mencuci pakaian dimana saja baik itu kamu cuci sendiri ataupun dilaundrykan. Bawa beberapa pakaian dalam, kaos, sweater atau jaket untuk dipakai kalau pas naik bis yang AC nya super dingin, celana pendek dan celana panjang yang terbuat dari bahan yang ringan. Cobalah untuk mengkombinasikan: bawa celana pendek yang biasa kamu pakai tapi juga bisa dipakai sebagai celana renang. Sepasang sepatu untuk jalan-jalan juga penting tapi jangan menaruhnya di dalam tas melainkan pakai saja saat jalan-jalan dan cobalah bawa sandal di tasmu.

Satu tip bagus agar tasmu tetap kecil bentuknya (tapi bukan enteng) yaitu jangan lipat pakaianmu tapi cobalah untuk menggulung pakaianmu. Gulung yang kencang, taruh dalam kantong plastik dan tekan supaya tidak ada udara di dalam kantong plastik. Tapi hal ini tidak begitu praktis kalau kamu banyak aktivitas gerak kesana kemari.

Yang terakhir, barang elektronik canggih. Membawa handphone merupakan pilihan yang bagus. Di kebanyakan negara kamu bisa beli sim-card lokal secara mudah sehingga kamu tetap bisa berkomunikasi dengan murah. Kalau kamu mau bawa laptopmu yang beratnya 3 kilo itu, coba pikirkan lagi apa kamu mau melihat-lihat negara yang kamu kunjungi atau kamu mau menghabiskan waktumu untuk berinternetan. Dalam kata lain: bergunakah membawa barang berat kemanapun? Kalau kamu ingin menulis tentang perjalananmu dalam blogmu atau kamu ingin tetap mengerjakan pekerjaanmu selama perjalanan ada baiknya kalau kamu membawa netbook atau komputer tablet yang kecil dan ringan.

Sumber : utiket.com