Showing posts with label memancing. Show all posts
Showing posts with label memancing. Show all posts

Friday, November 3, 2017

Kepulauan Balabalagan Mamuju Indonesia





Kepulauan Balabalagan atau dikenal pula dengan nama Kepulauan Balabalakang merupakan sebuah kepulauan yang terletak di antara perbatasan Provinsi Kalimantan Timur dan Sulawesi Barat. Meski begitu secara administratif kepulauan tersebut masuk ke dalam wilayah Desa Balabalakang, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Kepulauan Balabalagan terdiri dari beberapa pulau yang tentunya memiliki panorama yang indah. Beberapa pulau tersebut diantaranya adalah Pulau Popongan, Pulau Sabakatang, Pulau Samataha, Pulau Saboyang dan beberapa pulau lainnya. Ada dua cara untuk menuju ke kepulauan ini yakni dari Balikpapan atau dari Tanag Grogot, Provinsi Kalimantan Timur.

Aktivitas

Kepulauan Balabalagan memiliki pasir pantai yang berwarna putih serta air laut yang berwarna biru jernih. Ada beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini diantaranya :

Snorkeling/diving : Terdapat beberapa spot untuk snorkeling/diving di kepulauan ini.

Memancing : Beberapa sudut di kepulauan ini sangat cocok untuk memancing. Salah satunya ada di Pulau Sabakatang.

Berjemur : Beberapa pantai di kepulauan ini masih asri dan tenang, cocok untuk berjemur.

Fasilitas

Beberapa pulau di kepulauan ini sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas umum seperti toilet. Pulau Popongan merupakan pulau dengan fasilitas lengkap di kepulauan ini. Di pulau tersebut terdapat beberapa fasilitas untuk olahraga seperti lapangan bola, lapangan voli, badminton, tenis meja serta biliard serta mushala.

Selain itu hanya Pulau Popongan juga memiliki sumber air tawar. Sayangnya listrik belum sepenuhnya ada di kepulauan ini. Masyarakat setempat menggunakan genzet untuk penerangan mulai dari jam enam sore hingga jam sebelas malam waktu setempat.

Akomodasi

Belum ada hotel atau vila di kepulauan ini. Yang ada hanya rumah masyarakat setempat yang bisa dijadikan homestay. Kebanyakan wisatawan yang datang lebih memilih menginap di beberapa homestay yang ada di Pulau Popongan.

Akses Kepulauan Balabalagan
Ada dua cara untuk menuju ke kepulauan ini yakni melalui Balikpapan dan Tanah Grogot. Bila melalui Balikpapan rutenya adalah :

Dari Balikpapan, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Kampung Baru atau Pelabuhan Penajam. Dari salah satu pelabuhan tersebut, Anda bisa menyewa kapal nelayan setempat untuk menuju ke Kepulauan Balabalagan.

Dari Tanah Grogot :

Untuk menuju ke Tanah Grogot, Anda bisa melalui Batulicin. Jarak tempuhnya sekitar 6 jam perjalanan dengan kendaraan darat. Dari Tanah Grogot dilanjutkan ke Desa Lori menggunakan kendaraan darat (waktu tempuhnya sekitar 2 jam perjalanan).

Di Desa Lori terdapat sebuah dermaga kapal. Dari dermaga tersebut, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal menuju ke Kepulauan Balabalagan. Waktu tempuhnya sekitar 7 jam perjalanan tergantung cuaca.

Sumber : utiket.com

Saturday, January 3, 2015

Pulau Cangke Makassar Indonesia



Introduksi

Pulau yang satu ini walaupun kecil, namun memiliki panorama yang sangat cantik. Belum banyak wisatawan yang mengetahui pulau ini. Namanya Pulau Cangke. Letaknya berada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan atau dikenal pula dengan nama Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Luas Pulau Cangke memang kecil, hanya sekitar 10 kilometer persegi saja. 

Pulau ini merupakan salah satu tempat bagi para penyu untuk bertelur. Selama dua bulan per tahun, para penyu akan datang ke pulau ini untuk bertelur. Keindahannya memang luar biasa cantik. Daratannya sangat teduh, karena ditumbuhi dengan banyak pepohonan nan hijau. Air lautnya pun masih bening. Saat air laut sedang surut, bahkan Anda sudah bisa melihat berbagai terumbu karang dan ikan yang cantik dari atas. Sangat cocok untuk melakukan kegiatan diving, snorkeling atau memancing.

Istimewanya, pulau ini hanya dihuni oleh empat orang yang sudah cukup berumur yakni Daeng Abu dan istrinya, Maedah serta sepasang suami istri lain yang masih keluarga dekat Daeng Abu. Daeng Abu dan istrinya sudah tinggal di pulau ini selama 40 tahun.

Awalnya memang, Daeng Abu dan istrinya tidak tinggal di pulau ini. Menurut cerita, meraka diusir oleh warga kampungnya karena menderita penyakit kusta. Setelah pergi dengan menggunakan perahu, akhirnya mereka terdampar di Pulau Cangke.

Pulau Cangke pun awalnya hanyalah sebuah pulau yang tandus dan tidak berpenghuni. Daeng Abu dan istrinyalah yang kemudian berinisiatif untuk menanami pulau ini dengan cemara laut dan beberapa pohon lainnya. Kini, Pulau Cangke sudah terlihat seperti hutan di tengah laut. Benar-benar indah.

Fasilitas

Di pulau ini belum tersedia fasilitas listrik. Begitu juga dengan warung makan ataupun penginapan. Hanya saja, untuk sinyal handphone di pulau ini masih cukup bagus. Bila mau menginap, Anda bisa mendirikan tenda di kawasan pulau ini. Jangan lupa juga untuk membawa banyak bekal makanan dan minuman dari rumah.

Akses ke Pulau Cangke Makassar

Untuk menuju ke lokasi Pulau Cangke, Anda bisa melalui kota Makassar. Dari Makassar, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Paotere. Dari pelabuhan ini, Anda bisa menyewa perahu tradisional Jolloro atau Katinting.

Waktu tempuh dari Pelabuhan Paotere ke Pulau Cangke sekitar dua hingga tiga jam perjalanan. Tergantung cuaca. Sebelum sampai di Pulau Cangke, perahu biasanya singgah di Pulau Karanrang, Anda bisa membeli air minum di pulau tersebut.

Sumber : utiket.com

Wednesday, July 30, 2014

Pulau Sikuai Padang Indonesia



Tentang Pulau Sikuai

Pulau Sikuai adalah salah satu pulau yang letaknya di sisi barat Pulau Sumatera. Tepatnya di wilayah Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pulau Sikuai merupakan salah satu dari 19 pulau yang terletak di daerah administratif kota Padang. Luas pulau ini sekitar 38,6 kilometer persegi atau kurang lebih sekitar 44,4 hektar. Pulau ini dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata bahari sejak tahun 1994. Di sini para wisatawan dapat menikmati keindahan bahari dari mulai snorkeling, diving, berenang, memancing, trekking atau hanya sekedar duduk-duduk di pinggir pantai. Bagi para penikmat keindahan bawah laut, dapat dipastikan akan sangat kagum dengan pulau ini karena di pulau ini para penyelam dapat menyaksikan lukisan alam bawah laut yang sangat memukau.

Lukisan yang bisa dikatakan sangat eksotis ini dapat ditemukan di kedalaman beberapa meter saja. Dari mulai terumbu karang yang berwarna-warni, ikan-ikan yang berenang kesana kemari hingga biota-biota laut yang sangat eksotis. Pulau ini juga menyajikan keindahan alam yang sangat asri dan alami. Selain banyak terdapat pohon-pohon kelapa yang berjejer di bibir pantai, di pulau ini juga terdapat hutan tropis yang masih sangat alami, asri dan tentunya terpelihara. Bahkan hutan Tropis ini merupakan salah satu daya tarik wisatawan karena di hutan tropis ini juga terdapat sebuah bukit yang dapat dinaiki.

Untuk dapat mencapai puncak ke bukit ini, diperlukan waktu kurang lebih 30 menit perjalanan. Namun tenang saja, para wisatawan tidak perlu bersusah payah mencari pijakan untuk dapat mendaki sampai ke atas bukit. Hal ini dikarenakan bukit tersebut sudah dilengkapi 369 anak tangga. Tentunya perjalanan para wisatawan untuk dapat sampai ke puncak semakin mudah. Walau begitu, para wisatawan tetap memerlukan tenaga lebih untuk sampai puncak bukit tersebut. Walaupun tenaga para wisatawan akan terkuras, semua itu akan terbayar lunas setelah sampai ke puncaknya karena di atas bukit tersebut para wisatawan akan disuguhi sebuah pemandangan yang luar biasa indahnya. Dari atas bukit ini para wisatawan akan dapat melihat pemandangan laut lepas.

Selain dapat melihat pemandangan laut lepas, di bukit ini para wisatawan juga dapat menyaksikan pemandangan pulau-pulau kecil yang ada di bawahnya. Apabila cuaca sedang cerah dan senja tiba, maka para wisatawan dapat menyaksikan matahari tenggelam dengan warna keemasannya yang luar biasa cantiknya.

Terdapat resort yang menjadi satu-satunya resort di pulau ini yang bernama New Sikuai Island Resort. Tarif menginap di resor ini mulai dari Rp 750.000 per malam. Namun bagi wisatawan yang hanya ingin menikmati keindahan pulau ini selama satu hari tanpa menginap juga disediakan paket wisata satu hari dengan biaya yang sangat terjangkau yakni mulai dari Rp 250.000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk biaya perjalanan pulang pergi dari dermaga, makan siang plus kelapa muda yang menyegarkan, namun tidak bisa sampai menikmati matahari tenggelam di Pulau Sikuai ini karena pada pukul 16:00 harus sudah meninggalkan Pulau Sikuai.

Keindahan lautnya, keasrian alamnya dan fasilitas yang sangat mendukung menjadikan Pulau Sikuai sebagai lokasi wisata yang patut dikunjungi saat berada di Ranah Minang. Jadi segera cantumkan Pulau Sikuai ke dalam daftar perjalanan Anda selanjutnya.

Akses ke Pulau Sikuai

Pulau Sikuai dapat dicapai dari Pelabuhan Teluk Bungus, Kota Padang menggunakan speedboat atau kapal sewaan. Dapat juga dicapai melalui Dermaga Wisata Bahari di Jalan Batang Harau, Padang dengan waktu tempuh sekitar 25 menit menggunakan speedboat dan 60 menit menggunakan kapal. Tarif sewa kapal mulai dari Rp. 200.000. Dari sini dapat memilih paket wisata sehari melalui kantor pengelola Pulau Sikuai yang berada di Dermaga Wisata Bahari ini.

Sumber : utiket.com