Showing posts with label diving. Show all posts
Showing posts with label diving. Show all posts

Friday, November 3, 2017

Kepulauan Balabalagan Mamuju Indonesia





Kepulauan Balabalagan atau dikenal pula dengan nama Kepulauan Balabalakang merupakan sebuah kepulauan yang terletak di antara perbatasan Provinsi Kalimantan Timur dan Sulawesi Barat. Meski begitu secara administratif kepulauan tersebut masuk ke dalam wilayah Desa Balabalakang, Kecamatan Simboro dan Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Kepulauan Balabalagan terdiri dari beberapa pulau yang tentunya memiliki panorama yang indah. Beberapa pulau tersebut diantaranya adalah Pulau Popongan, Pulau Sabakatang, Pulau Samataha, Pulau Saboyang dan beberapa pulau lainnya. Ada dua cara untuk menuju ke kepulauan ini yakni dari Balikpapan atau dari Tanag Grogot, Provinsi Kalimantan Timur.

Aktivitas

Kepulauan Balabalagan memiliki pasir pantai yang berwarna putih serta air laut yang berwarna biru jernih. Ada beberapa aktivitas yang bisa Anda lakukan di sini diantaranya :

Snorkeling/diving : Terdapat beberapa spot untuk snorkeling/diving di kepulauan ini.

Memancing : Beberapa sudut di kepulauan ini sangat cocok untuk memancing. Salah satunya ada di Pulau Sabakatang.

Berjemur : Beberapa pantai di kepulauan ini masih asri dan tenang, cocok untuk berjemur.

Fasilitas

Beberapa pulau di kepulauan ini sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas umum seperti toilet. Pulau Popongan merupakan pulau dengan fasilitas lengkap di kepulauan ini. Di pulau tersebut terdapat beberapa fasilitas untuk olahraga seperti lapangan bola, lapangan voli, badminton, tenis meja serta biliard serta mushala.

Selain itu hanya Pulau Popongan juga memiliki sumber air tawar. Sayangnya listrik belum sepenuhnya ada di kepulauan ini. Masyarakat setempat menggunakan genzet untuk penerangan mulai dari jam enam sore hingga jam sebelas malam waktu setempat.

Akomodasi

Belum ada hotel atau vila di kepulauan ini. Yang ada hanya rumah masyarakat setempat yang bisa dijadikan homestay. Kebanyakan wisatawan yang datang lebih memilih menginap di beberapa homestay yang ada di Pulau Popongan.

Akses Kepulauan Balabalagan
Ada dua cara untuk menuju ke kepulauan ini yakni melalui Balikpapan dan Tanah Grogot. Bila melalui Balikpapan rutenya adalah :

Dari Balikpapan, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Kampung Baru atau Pelabuhan Penajam. Dari salah satu pelabuhan tersebut, Anda bisa menyewa kapal nelayan setempat untuk menuju ke Kepulauan Balabalagan.

Dari Tanah Grogot :

Untuk menuju ke Tanah Grogot, Anda bisa melalui Batulicin. Jarak tempuhnya sekitar 6 jam perjalanan dengan kendaraan darat. Dari Tanah Grogot dilanjutkan ke Desa Lori menggunakan kendaraan darat (waktu tempuhnya sekitar 2 jam perjalanan).

Di Desa Lori terdapat sebuah dermaga kapal. Dari dermaga tersebut, perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal menuju ke Kepulauan Balabalagan. Waktu tempuhnya sekitar 7 jam perjalanan tergantung cuaca.

Sumber : utiket.com

Sunday, January 3, 2016

Pulau Tangkil Bandar Lampung Indonesia



Introduksi 

Pulau Tangkil letaknya berada di seberang Pantai Mutun. Tepatnya berada di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Padang Cermin, Provinsi Bandar Lampung. Pulau ini dikelola oleh Tangkil Resort dan baru dibuka sejak awal Juni 2014 lalu.

Pulau Tangkil memiliki hamparan pasir pantai berwarna putih halus. Air lautnya biru jernih. Di sekitar pulau ini terdapat pepohonan yang masih rimbun.

Aktivitas 

Snorkeling/diving : Di pulau ini, terdapat spot yang bisa Anda gunakan untuk snorkeling maupun diving.

Jalan-jalan : Jika bosan berenang, Anda bisa mencoba untuk jalan-jalan menikmati panorama pantai.

Memancing : Anda bisa memancing di kawasan pulau ini.

Wahana air : Di pulau ini Anda dapat menikmati berbagai wahana air seperti banana boat (harga sewanya sekitar Rp 150.000 dengan kapasitas enam orang), kano (harga sewanya sekitar Rp 50.000), perahu donat ( harga sewanya sekitar Rp 125.000 untuk lima orang), perahu karet (harga sewanya sekitar Rp 175.000 untuk lima orang), parasailing (sekitar Rp 150.000 untuk orang).

Fasilitas

Jangan khawatir fasilitas di pulau ini sudah cukup lengkap mulai dari mushola, toilet yang bersih, warung makan hingga gubuk-gubuk yang disewakan yang bisa Anda gunakan untuk sekedar melepas penat sambil menikmati panorama pantai.

Akomodasi

Ada sebuah penginapan yang bisa Anda sewa di pulau ini.

Akses ke Pulau Tangkil Bandar Lampung

Pulau Tangkil jaraknya sekitar 10 hingga 15 menit dari Pantai Mutun. Pantai Mutun sendiri jaraknya hanya sekitar 25 kilometer dari pusat kota Bandar Lampung, bisa diakses dengan kendaraan roda empat. Dari Pantai Mutun, Anda bisa menggunakan perahu untuk menuju ke pulau ini. Harga sewa perahunya sekitar Rp 15.000 per orang pp.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke pulau ini cukup murah yakni sekitar Rp 6.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Saturday, October 17, 2015

Pantai Sumur Tiga Banda Aceh Indonesia



Introduksi 

Satu lagi pantai cantik yang dimiliki Indonesia. Namanya Pantai Sumur Tiga. Pantai ini terletak di Desa le Meulee, Kecamatan le Meulee, Sukajaya, Sabang, Pulau Weh, Provinsi Aceh. Pantai ini merupakan salah satu tujuan favorit bagi para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Pantai Sumur Tiga memiliki panorama yang indah. Hamparan pasir pantainya berwarna putih dan cukup lembut. Bahkan pantai ini mempunyai garis pantai yang cukup panjang. Beberapa pohon kelapa juga turut menghiasi bibir pantai. Air lautnya berwarna biru kehijauan dan cukup jernih. Ombaknya memang tergolong cukup besar di saat pasang, namun cukup tenang saat air laut surut. Sehingga saat sore, pantai ini menjadi lokasi favorit untuk melakukan kegiatan snorkeling maupun diving. Pantai ini menghadap ke arah timur. Sehingga lokasinya sangat cocok untuk menikmati pemandangan matahari terbit.

Nama Pantai Sumur Tiga berasal dari tiga buah sumur air yang ada di kawasan pantai. Ketiga sumur tersebut sudah ada sejak zaman Belanda. Ketiga sumur ini cukup unik, karena airnya tawar, meskipun jarak sumur dari laut hanya sekitar 15 meter. Sehingga ketiga sumur inilah yang menjadi ikon di pantai ini.

Fasilitas 

Di pantai ini terdapat beberapa penginapan yang bisa Anda sewa. Beberapa restoran maupun warung makan juga tersedia di kawasan ini. Tempat-tempat tersebut menawarkan beberapa menu seafood dan menu khas lainnya, tentunya akan menggugah selera makan Anda.

Akses Transport ke Pantai Sumur Tiga Banda Aceh

Lokasi pantai sangat mudah dijangkau. Jaraknya hanya sekitar 10 menit perjalanan dari pusat kota Sabang. Untuk menuju ke lokasi pantai ini, Anda bisa melalui kota Banda Aceh.

Rutenya dari kota Aceh menuju ke Pelabuhan Ulee Lheue dengan kendaraan darat. Dari Pelabuhan Ulee Lheue langsung menuju ke Pelabuhan Balohan yang ada di Sabang dengan menggunakan kapal feri.

Dari Pelabuhan Balohan, Anda bisa menyewa taksi atau mobil sewa dan langsung menuju ke lokasi pantai. Jangan khawatir karena akses jalannya cukup mulus.

Sumber : utiket.com

Wednesday, April 15, 2015

Tips Diving Bagi Pemula



Saat Anda sedang liburan ke pantai, rasanya kurang seru bila hanya sekedar bermain-main air laut saja. Tentu akan terasa lebih mengasyikkan bila kita bisa melihat secara langsung keindahan bawah laut yang ditawarkan. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk belajar diving atau menyelam, simak beberapa tips berikut ini.

Perhatikan dan dengarkan petunjuk dari instruktur

Saat Anda mulai belajar diving, pertama kali yang akan Anda dapatkan adalah arahan dari sang instruktur. Arahan tersebut berisi tentang petunjuk cara menggunakan masker oksigen hingga cara melihat kadar oksigen di dalam tabung. Arahan ini sangat penting dan wajib Anda dengarkan! Jangan sungkan untuk bertanya bila Anda belum mengerti.

Pilih kacamata renang (goggle) yang pas di wajah

Kacamata renang atau biasa disebut dengan goggle merupakan salah satu perlengkapan untuk diving ataupun snorkeling. Kacamata renang yang pas atau sesuai di wajah Anda sangatlah penting. Anda tentunya tidak mau bila kacamata yang Anda gunakan ternyata tidak pas sehingga air bisa dengan mudah masuk ke dalam masker Anda bukan?

Untuk memilih masker yang sesuai dengan wajah Anda, caranya adalah dengan memakai masker tersebut di wajah Anda, namun tanpa menggunakan tali pengencang. Setelah itu hiruplah nafas melalui hidung dan tahan sebentar. Bila masker tersebut melekat pada wajah Anda, maka masker tersebut cocok untuk digunakan. Selain itu masker yang berbahan karet serta semakin lentur maka semakin bagus.

Jangan tahan nafas saat berada di dalam air!

Hal ini sangat penting. Kadang secara tidak sadar, seseorang akan menahan sedikit nafas saat menghembuskan udara lewat mulut. Padahal hal tersebut sangat berbahaya karena efeknya bisa menimbulkan kecelakaan pada paru-paru.

Yang harus dilakukan adalah bernafas secara normal serta santai selama berada di dalam air. Jangan panik. Hiruplah udara sedalam-dalamnya lewat mulut, lalu keluarkan secara santai lewat mulut. Ingat, kapasitas udara yang masuk dan keluar harus sama dan seimbang.

Jangan lupa hafalkan isyarat tangan

Selama berada di dalam air, untuk berkomunikasi, tentu akan menggunakan isyarat tangan. Ada beberapa isyarat tangan umum yang biasanya digunakan oleh para penyelam dan wajib Anda ketahui. Seperti jempol ke atas yang artinya naik ke permukaan. Jempol ke bawah yang artinya menyelam lebih dalam. Telapak tangan bergoyang dan membentuk seperti gelombang yang artinya ada masalah. Serta telapak tangan menarik garis horizontal yang artinya kehabisan oksigen.

Usahakan selalu dekat dengan instruktur

Saat sedang menyelam dan menikmati keindahan bawah laut tentu akan terasa mengasyikkan. Namun perlu diingat bahwa Anda masih pemula, sehingga usahakan jangan terlalu jauh dengan instruktur yang sudah profesional. Hal ini cukup penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada Anda.

Sesuaikan telinga dengan tekanan air

Sama seperti ketika Anda sedang naik pesawat. Saat pesawat, terbang lebih tinggi, maka tekanan udaranya semakin kuat sehingga membuat telinga terasa berdengung atau sakit. Hal tersebut juga terjadi saat Anda menyelam. Semakin ke bawah tekanan air semakin kuat. Agar telinga Anda tidak sakit caranya adalah dengan menelan ludah. Atau bisa juga dengan cara menekan dan menghembuskan nafas lewat hidung dalam keadaan hidung tertutup. Cara ini cukup efektif untuk menghilangkan sakit pada telinga. Bila masih sakit bisa jadi, Anda sedang mengalami flu. Untuk itu segeralah naik ke permukaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber : utiket.com

Tuesday, January 13, 2015

Pulau Mantehage Manado Indonesia



Introduksi

Pulau ini letaknya di tengah laut dan masih berada di Kawasan Taman Nasional Bunaken. Lokasi tepatnya berada di Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau ini merupakan pulau berpenghuni. Di dalamnya terdapat empat desa yang mendiami kawasan pulau yakni Desa Tangkasi, Desa Buhias, Desa Tinongko serta Desa Bongo.

Meskipun berada di tengah laut, namun sebagian besar mata pencaharian penduduknya adalah sebagai petani bukan nelayan. Yup, pengelola pulau ini yakni Balai Pengelola Taman Laut Nasional Bunaken-Manado mempunyai peraturan yang hanya memperbolehkan penduduk Pulau Mantehage menangkap ikan dengan batas tertentu. Mungkin faktor itulah yang menyebabkan penduduknya lebih memilih menjadi petani dari pada nelayan.

Pulau Mantehage dikenal pula dengan nama Pulau Mantehrawu atau Pulau Manterao. Pulau ini memiliki panorama alam yang indah. Sekelilingnya ditumbuhi oleh pohon bakau. Berbagai jenis ikan, terumbu karang serta biota laut terdapat di perairan pulau ini. Ombaknya pun terbilang cukup tenang. Arusnya pun juga sedang. Sehingga sangat cocok untuk melakukan kegiatan snorkeling maupun diving.

Fasilitas

Di pulau ini terdapat beberapa warung makan yang menyediakan menu seafood maupun bubur Manado. Hanya saja, belum terdapat penginapan atau hotel di pulau ini. Bila mau menginap, Anda bisa bermalam di rumah penduduk setempat atau menginap di Pulau Siladen. Jarak dari Pulau Mantehage ke Pulau Siladen hanya sekitar satu jam perjalanan.

Akses ke Pulau Mantehage Manado

Untuk menuju ke lokasi Pulau Mantehage, Anda bisa melalui kota Manado. Dari pusat kota Manado, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Manado. Dari pelabuhan, Anda bisa menyewa perahu atau speedboat untuk menuju ke Pulau Mantehage. Waktu tempuhnya sekitar satu jam perjalanan.

Sumber : utiket.com

Monday, January 12, 2015

Kepulauan Banyak Aceh Singkil Indonesia



Introduksi

Kepulauan Banyak merupakan nama sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Indonesia. Kepulauan ini terdiri dari 99 gugusan pulau. Sebagian besar pulau-pulau tersebut belum mempunyai nama. Sedangkan ibukota dari kecamatan ini adalah Pulau BalaiPulau Balai dijadikan sebagai ibukota Kecamatan Kepulauan Banyak karena di pulau tersebut transaksi ekonomi antar penduduk terjadi. Selain itu Pulau Balai mempunyai fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan pulau-pulau lain di Kepulauan Banyak.

Kepulauan Banyak berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Pulau-pulau di kepulauan ini hampir semuanya memiliki garis pantai yang panjang. Beberapa pulau besar di kepulauan ini antara lain Pulau Tuangku, Pulau Bangkaru, Pulau Palambak Besar serta Pulau Ujung Batu. Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di kepulauan ini. Termasuk snorkeling maupun diving.

Bila mau snorkeling, menyelam atau diving, Anda bisa berkunjung ke Pulau Tallani, Pulau Rago-Rago, Pulau Pabisi atau Pulau Sikandang. Rata-rata perairan di Kepulauan Banyak berkarang dan berair jernih. Sehingga dari permukaan lautnya saja, Anda sudah bisa melihat karangnya. Seadngkan di Pulau Palambak Besar, Anda bisa berpetualang dengan mengayuh kayak. Ombak yang ada di bagian belakang pantai di pulau ini relatif tenang, sehingga sangat cocok untuk kegiatan kayaking.

Area berselancar yang terbaik ada di Pulau Bangkaru. Pulau ini selain dijadikan sebagai pusat konservasi penyu hijau juga merupakan salah satu area berselancar terbaik. Pulau ini mempunyai ombak dengan ketinggian rata-rata 5 hingga 6 meter. Sedangkan bila mau trekking, Anda bisa berkunjung ke Pulau Tuangku. Pulau ini menawarkan area trekking berupa hamparan hutan nan hijau segar. Anda akan menjumpai beberapa kepiting yang kerap berkeliaran di kepulauan ini. Jangan pernah memakannya, karena kepiting tersebut beracun.

Fasilitas

Pulau Balai memiliki fasilitas paling lengkap dibandingkan dengan pulau-pulau yang lain. Selain itu, Pulau Balai memiliki jumlah penduduk terbanyak di kepulauan ini. Di pulau tersebut terdapat beberapa penginapan serta bungalow yang bisa Anda sewa. Selain itu, jangan khawatir karena pengelola penginapan juga menyediakan makanan dengan menu yang menggugah selera.

Akses ke Pulau Banyak Aceh Singkil

Anda bisa menuju ke lokasi Kepulauan Banyak melalui kota Medan. Dari Medan, Anda bisa langsung menuju ke Kabupaten Aceh Singkil dengan menggunakan mobil pribadi atau mobil travel. Waktu tempuhnya sekitar 8 jam perjalanan.

Tiba di Kabupaten Aceh Singkil, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Balai dengan menggunakan kapal ferry, speedboat atau kapal warga yang ada di Pelabuhan Jembatan Tinggi. Waktu tempuhnya sekitar 4 jam perjalanan. Untuk kapal ferry, jadwalnya hanya ada setiap seminggu sekali yakni hari Selasa.

Sumber : utiket.com

Saturday, January 3, 2015

Pulau Cangke Makassar Indonesia



Introduksi

Pulau yang satu ini walaupun kecil, namun memiliki panorama yang sangat cantik. Belum banyak wisatawan yang mengetahui pulau ini. Namanya Pulau Cangke. Letaknya berada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan atau dikenal pula dengan nama Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Luas Pulau Cangke memang kecil, hanya sekitar 10 kilometer persegi saja. 

Pulau ini merupakan salah satu tempat bagi para penyu untuk bertelur. Selama dua bulan per tahun, para penyu akan datang ke pulau ini untuk bertelur. Keindahannya memang luar biasa cantik. Daratannya sangat teduh, karena ditumbuhi dengan banyak pepohonan nan hijau. Air lautnya pun masih bening. Saat air laut sedang surut, bahkan Anda sudah bisa melihat berbagai terumbu karang dan ikan yang cantik dari atas. Sangat cocok untuk melakukan kegiatan diving, snorkeling atau memancing.

Istimewanya, pulau ini hanya dihuni oleh empat orang yang sudah cukup berumur yakni Daeng Abu dan istrinya, Maedah serta sepasang suami istri lain yang masih keluarga dekat Daeng Abu. Daeng Abu dan istrinya sudah tinggal di pulau ini selama 40 tahun.

Awalnya memang, Daeng Abu dan istrinya tidak tinggal di pulau ini. Menurut cerita, meraka diusir oleh warga kampungnya karena menderita penyakit kusta. Setelah pergi dengan menggunakan perahu, akhirnya mereka terdampar di Pulau Cangke.

Pulau Cangke pun awalnya hanyalah sebuah pulau yang tandus dan tidak berpenghuni. Daeng Abu dan istrinyalah yang kemudian berinisiatif untuk menanami pulau ini dengan cemara laut dan beberapa pohon lainnya. Kini, Pulau Cangke sudah terlihat seperti hutan di tengah laut. Benar-benar indah.

Fasilitas

Di pulau ini belum tersedia fasilitas listrik. Begitu juga dengan warung makan ataupun penginapan. Hanya saja, untuk sinyal handphone di pulau ini masih cukup bagus. Bila mau menginap, Anda bisa mendirikan tenda di kawasan pulau ini. Jangan lupa juga untuk membawa banyak bekal makanan dan minuman dari rumah.

Akses ke Pulau Cangke Makassar

Untuk menuju ke lokasi Pulau Cangke, Anda bisa melalui kota Makassar. Dari Makassar, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Paotere. Dari pelabuhan ini, Anda bisa menyewa perahu tradisional Jolloro atau Katinting.

Waktu tempuh dari Pelabuhan Paotere ke Pulau Cangke sekitar dua hingga tiga jam perjalanan. Tergantung cuaca. Sebelum sampai di Pulau Cangke, perahu biasanya singgah di Pulau Karanrang, Anda bisa membeli air minum di pulau tersebut.

Sumber : utiket.com

Monday, December 22, 2014

Pulau Samalona Makassar Indonesia



Introduksi

Selama ini obyek wisata di Makassar selalu identik dengan Pantai Losari. Namun tahukah Anda bahwa di Makassar terdapat sebuah pulau yang memiliki keindahan alam yang sangat cantik? Nama pulau tersebut adalah Pulau Samalona. Pulau ini merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Jaraknya sekitar tujuh kilometer dari kota Makassar.

Pulau Samalona memiliki pantai dengan hamparan pasir berwarna putih. Air lautnya masih berwarna biru jernih. Di pulau ini terdapat banyak pohon kelapa yang semakin menambah kecantikannya. Pulau Samalona juga terkenal dengan keindahan dunia bawah lautnya. Selain berenang, Anda juga bisa menyelam / diving di sini. Terumbu karangnya masih cantik dengan ikan lautnya yang berwarna-warni.

Selain itu, pulau ini juga menyimpan misteri tentang karamnya sejumlah kapal peninggalan Perang Dunia Ke-2. Setidaknya ada tujuh buah kapal yang tenggelam di kawasan pulau ini. Diantaranya adalah Kapal Maru (sebuah kapal perang milik Jepang yang tenggelam di kedalaman sekitar 30 meter), Kapal Lancaster Bomber, Kapal Kargo Hakko Maru buatan Belanda dan beberapa kapal lainnya. Saat ini kapal-kapal tersebut telah berubah menjadi karang dan menjadi rumah bagi ratusan biota laut. Para wisatawan biasanya datang ke pulau ini untuk berenang diantara bangkai kapal-kapal tersebut.

Fasilitas

Di kawasan pulau ini terdapat beberapa warung makan yang menawarkan berbagai menu seafood yang cukup segar. Beberapa penginapan sederhana juga tersedia di kawasan pulau ini. Mushala dan toilet umum juga sudah tersedia di sini. Selain itu jasa penyewaan perlengkapan diving atau snorkeling juga bisa Anda dapatkan di pulau ini.

Akses ke Pulau Samalona Makassar

Pulau ini jaraknya sekitar tujuh kilometer dari pusat kota Makassar. Anda bisa menuju ke lokasi ini melalui sebuah dermaga yang terletak di dekat Pantai Losari maupun dari dermaga yang ada di dekat Benteng Fort Rotterdam. Dari dermaga tersebut, Anda bisa menyewa sebuah speed boat dengan biaya sekitar Rp 300.000 hingga Rp 400.000 untuk pulang-pergi atau tergantung kesepakatan dengan si pengemudi. Waktu tempuhnya sekitar 30 hingga 40 menit perjalanan.

Sumber : utiket.com

Sunday, December 21, 2014

Pulau Poya Lisa Palu Indonesia



Introduksi

Pulau ini masih berada di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean yang ada di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Meski begitu, pulau ini sangat jarang disebut di peta wisata kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean. Padahal keindahannya tak kalah dengan pulau-pulau lain yang ada di Indonesia.

Pulau Poya Lisa merupakan pulau kecil dan merupakan pulau pribadi. Pulau ini dimiliki dan dikelola langsung oleh Pak Ismail, seorang mantri kesehatan yang ada di Bomba. Konon, awalnya pulau ini hanya bernama Pulau Poya. Poya sendiri merupakan nama orang yang pertama kali menanam pohon kelapa di pulau ini, sehingga menjadikannya sebagai pemilik pulau. Pak Ismail baru membeli pulau ini dari keturunan Poya yang mewarisinya.

Sedangkan nama Lisa sendiri berasal dari nama seorang wisatawan berkebangsaan Jerman yang pernah datang dan menghabiskan waktunya di pulau ini selama sebulan. Karena terkesan dengan keindahan pulau ini, wisatawan tersebut memohon agar Pak Ismail mengabadikan namanya di pulau ini. Sehingga pulau kecil ini sekarang dikenal dengan nama Pulau Poya Lisa.

Pulau Poya Lisa memiliki pantai dengan hamparan pasir berwarna putih dan air laut berwarna biru jernih. Bibir pantainya juga banyak ditumbuhi dengan pepohonan hijau nan menyegarkan. Di tempat ini, Anda bisa dengan bebas melakukan kegiatan snorkeling, diving maupun berkeliling pulau dengan perahu. Sudah pasti pemandangan bawah lautnya pun sangat istimewa. Pulau ini merupakan pulau pribadi, jadi hanya dihuni oleh pengelola dan sanak keluarganya saja. Sehingga suasana di pulau ini pun masih sangat tenang. Sangat cocok untuk melepas semua penat yang ada.

Fasilitas

Di pulau terdapat beberapa cottage yang dikelola langsung oleh Pak Ismail. Harga sewanya sekitar Rp 150.000 per malam/orang dan sudah termasuk makan sebanyak tiga kali sehari. Sarana air bersih dan fasilitas MCK juga sudah tersedia di pulau ini. Hanya saja aliran listrik di pulau ini hanya ada mulai pukul 18.00 hingga pukul 24.00 WITA. Begitu pula untuk sinyal HP, di pulau ini masih sulit untuk mendapatkan sinyal. Meski begitu hal tersebut tidak mengurangi kenyamanan di pulau ini.

Akses ke Pulau Poya Lisa Palu

Untuk menuju ke pulau ini, Anda bisa melalui kota Palu.

Rutenya dari Palu – Ampana - Pulau Bomba - Pulau Poya Lisa.

Dari Palu, Anda bisa menggunakan kendaraan darat menuju ke Ampana, Kabupaten Toja Una-una, Sulawesi Tengah. Dari Ampana, Anda bisa menyewa speedboat atau perahu kecil untuk menuju ke Pulau Bomba. Waktu tempuhnya sekitar dua jam perjalanan. Nah, dari Pulau Bomba, perjalanan dilanjutkan menuju ke Pulau Poya Lisa dengan waktu pelayaran sekitar sepuluh menit perjalanan.

Sumber : utiket.com

Saturday, December 20, 2014

Taman Nasional Kepulauan Togean Palu Indonesia



Introduksi

Taman Nasional Kepulauan Togean merupakan taman nasional yang diresmikan pada tanggal 19 Oktober 2004. Taman nasional ini terletak di Teluk Tomini, Provinsi Sulawesi Tengah atau tepatnya berada di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Taman Nasional Kepulauan Togean terdiri dari sekitar 66 pulau besar dan kecil. Enam pulau besar yang berada di kawasan kepulauan ini adalah Pulau Una-Una, Pulau Batudaka, Pulau Togean, Talatakoh, Pulau Waleakodi dan Pulau Waleabahi. 

Keindahan alam yang dimiliki oleh taman nasional ini sudah tidak diragukan lagi. Berbagai keaneka ragaman hayati terdapat di sini. Ekosistem baharinya menakjubkan. Begitu pula dengan ekosistem hutan dan pesisirnya. Di kawasan ini, Anda bisa menemukan kawasan hutan mangrove yang cantik. Beberapa penyu hijau dan penyu sisik yang langka serta berbagai jenis terumbu karang yang masih sehat dan alami juga ada di kawasan ini.

Berbagai kegiatan bisa Anda lakukan di kawasan ini. Bila mau trekking, Anda bisa mengunjungi Pulau Togean. Sedangkan Pulau Batudaka yang merupakan pulau terbesar dan paling mudah dicapai di kepulauan ini, memiliki beberapa spot snorkeling serta diving yang bisa Anda kunjungi. Dan beberapa kecantikan dan keindahan luar biasa lainnya bisa Anda dapatkan di kepulauan ini.

Fasilitas

Di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean ini sudah tersedia beberapa penginapan yang bisa Anda sewa. Begitu juga untuk rumah makan. Banyak rumah makan yang menawarkan aneka olahan seafood.

Akses ke Taman Nasional Kepulauan Togean Palu

Lokasi taman nasional ini berada di Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Anda bisa menuju ke sini melalui melalui Palu atau Gorontalo.

Bila dari Palu, rutenya adalah Palu – Ampana – Togean.

Dari Palu, Anda bisa langsung menuju ke Ampana melalui kendaraan darat. Dari Ampana, perjalanan dilanjutkan menuju ke Togean dengan menyewa kapal atau speedboat yang mampu menampung hingga 10 orang penumpang.

Bila dari Gorontalo, rutenya adalah Gorontalo – Ampana – Togean.

Dari Gorontalo, Anda bisa langsung menuju ke Ampana dengan menggunakan perahu. Perahu dari Gorontalo ke Ampana hanya berlayar setiap hari Rabu. Sedangkan dari Ampana ke Gorontalo perahu berlayar setiap hari Senin, Selasa, Kamis dan Minggu.

Dari Ampana, perjalanan bisa dilanjutkan menuju ke Togean atau datang ke Kantor Balai Taman Nasional Kepulauan Togean yang beralamat di Jl. Poros Uemalingku Atas, Kecamatan Ampana Kota.

Sumber : utiket.com

Saturday, November 29, 2014

Pulau Kera Kupang Indonesia



Introduksi

Namanya memang cukup unik yakni Pulau Kera. Namun jangan salah, pulau ini bukanlah sebuah pulau yang dihuni oleh ratusan kera. Ada beberapa pendapat tentang asal usul nama Pulau Kera ini. Sebagian ada yang menyebut Kera berasal dari kata Kea (Bahasa Rote) yang artinya penyu. Karena dahulunya pulau ini berfungsi sebagi penangkaran penyu. Namun mungkin karena pengucapan lafal saja, sehingga namanya berubah menjadi Pulau Kera. Namun beberapa ada pula yang berpendapat Kera berasal dari kata Takera (Bahasa Solor) yang artinya ember/timba.

Pulau Kera berhadapan langsung dengan Teluk Kupang. Tepatnya berada di Desa Uiasa, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau ini masuk dalam wilayah Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang. Pulau ini merupakan pulau berpenduduk karena telah ditempati oleh warga pendatang sejak tahun 1911. Saat ini mayoritas penduduknya adalah Suku Bajo yang beragama Islam.

Pulau Kera merupakan sebuah pulau kecil. Luasnya hanya sekitar satu kilometer persegi saja. Hamparan pasir pantai di pulau ini berwarna putih dan sedikit berwarna merah. Air lautnya berwarna hijau tosca dan sangat jernih. Terasa menyegarkan tentunya. Beberapa pohon kelapa dan cemara menghiasi pulau ini. Pantai di pulau ini cukup landai dan dangkal. Di pulau ini, Anda bisa melakukan kegiatan diving, snorkeling ataupun memancing. Beberapa spot terbaik untuk menyaksikan pemandangan sunset juga ada di pulau ini.

Fasilitas

Di pulau ini masih minim fasilitas. Beberapa gubuk peristirahatan memang sudah tersedia di bibir pantai. Penduduk setempatnya pun sangat ramah terhadap pengunjung. Sebaiknya, Anda membawa bekal makanan dan minuman sendiri karena tidak ada warung makan di pulau ini. Yang ada hanyalah beberapa warung kelontong kecil yang menjual kebutuhan sehari-hari.

Bila mau menginap, Anda bisa mendirikan tenda atau menginap di rumah penduduk setempat. Hanya saja, tidak ada sumber air tawar di pulau ini. Sumber mata air di pulau ini berasal dari tiga buah sumur yang semuanya berair payau. Untuk air yang digunakan untuk memasak, makan/minum, penduduk setempat membelinya dari Kupang. Listrik di pulau ini pun masih berasal dari genset yang hanya menyala mulai dari jam 18.00 WITA hingga jam 23.00 WITA. Sehingga saat malam tiba, suasana di pulau ini cukup tenang dan jauh dari kebisingan.

Akses ke Pulau Kera Kupang

Pulau Kera bisa diakses melalui kota Kupang. Satu-satunya sarana transportasi menuju ke pulau ini adalah dengan menggunakan perahu.

Rutenya adalah dari pusat kota Kupang, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Oeba, Kupang. Dari pelabuhan ini, Anda bisa menyewa perahu nelayan untuk menuju ke Pulau Kera. Waktu tempuhnya sekitar 30 hingga 45 menit perjalanan. Sebaiknya Anda melakukan perjalanan di pagi hari karena perahu nelayan yang menuju ke Pulau Kera biasanya hanya ada di waktu tersebut.

Sumber : utiket.com

Wednesday, November 12, 2014

Taman Laut 17 Pulau Riung Ende Indonesia



Introduksi

Indonesia memang memiliki banyak taman laut, salah satunya adalah Taman Laut 17 Pulau Riung. Taman laut ini terletak di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Taman laut ini dikelola oleh KSDA Taman Nasional Riung.

Taman Laut 17 Pulau Riung terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil dan besar dan tak berpenghuni. Meskipun bernama Taman Laut 17 Pulau Riung, namun sebenarnya gugusan pulau-pulau tersebut berjumlah lebih dari 20 pulau. Pulau-pulau tersebut diantaranya meliputi :

Pulau Wire, Pulau Sui, Pulau Taor, Pulau Tembaga, Pulau Tiga (Pulau Panjang), Pulau Bampa, Pulau Meja, Pulau Rutong, Pulau Patta, Pulau Halima (Pulau Nani), Pulau Pau, Pulau Borong, Pulau Besar, Pulau Dua, Pulau Kalong, Pulau Lainjawa dan Pulau Ontoloe.

Selain memiliki panorama yang indah, hampir seluruh kawasan darat di pulau ini merupakan hutan kering dimana pesisir pantainya ditumbuhi dengan pohon bakau. Perairan di sekitar pulau-pulau ini pun juga cukup tenang, sehingga sangat cocok untuk bersnorkeling ataupun diving. Pulau Rutong dan Pulau Tiga merupakan pulau yang memiliki banyak spot terbaik untuk bersnorkeling ataupun diving. Selain itu banyak fauna seperti komodo, ayam hutan, bangau putih, kelelawar, burung nuri, kera , elang dan beberapa fauna lainnya hidup di kawasan ini. Begitu juga kehidupan bawah lautnya. Terdapat banyak jenis ikan dan terumbu karang pastinya.

Untuk menjelajah pulau-pulau di taman laut ini, Anda dapat menyewa perahu motor penduduk setempat. Biayanya tergantung kesepakatan dengan si pengemudi. Sebaiknya Anda juga mengikuti rekomendasi dari nelayan atau penduduk setempat mana pulau yang biasa dikunjungi oleh wisatawan dan mana yang tidak.

Fasilitas

Riung merupakan kawasan wisata yang masih perlu dikembangkan. Listrik di kawasan ini masih menggunakan generator yang hanya berfungsi mulai dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00. Meski begitu beberapa penginapan dan rumah makan bisa Anda dapatkan di Riung. Biaya menginapnya mulai dari Rp 150.000 per malam.

Akses ke Taman Laut 17 Pulau Riung

Taman laut ini dapat diakses melalui kota Ende. Waktu tempuhnya sekitar tiga hingga empat jam perjalanan darat. Yakni dengan menggunakan bus atau dengan menggunakan travel.

Jadwal keberangkan bus dari Ende ke Riung hanya ada dua kali (pagi dan siang hari). Rutenya dari Ende-Mbay-Riung.

Dari Ende ke Terminal Mbay, jalannya tidak terlalu mulus dan membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan. Baru dari Terminal Mbay, perjalanan dilanjutkan ke Riung. Waktu tempuhnya sekitar satu jam perjalanan.

Sumber : utiket.com

Sunday, November 9, 2014

Pusat Laut Donggala Palu Indonesia



Introduksi

Tempat wisata ini cukup unik, namanya Pusat Laut Donggala. Pusat Laut Donggala terletak di Dusun Simbe, Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Jaraknya sekitar 45 kilometer dari kota Palu. Pusat Laut Donggala masih berada di kawasan Pantai Tanjung Karang, sebuah pantai yang juga cukup terkenal keindahannya. Hanya sekitar 500 meter dari bibir Pantai Tanjung Karang.

Pusat Laut Donggala berupa sebuah sumur raksasa yang berdiameter sekitar sepuluh meter dan mempunyai kedalaman sekitar tujuh meter. Sumur tersebut terbentuk secara alami dan mempunyai ukiran bebatuan. Air di dalamnya berwarna biru jernih dan berasa asin seperti air laut. Uniknya, air di dalam sumur tidak pernah keruh meskipun banyak orang yang menggunakannya untuk berenang ataupun menyelam.

Keunikan lainnya adalah, air di dalam sumur raksasa ini akan pasang bila air laut sedang surut dan akan surut ketika air laut sedang pasang. Masyarakat setempat pun percaya bahwa air di dalam sini bisa mengobati segala macam penyakit. Maka tak jarang, banyak pengunjung yang membawa pulang air ini sebagai oleh-oleh. Biasanya mereka meminta tolong anak-anak setempat yang berenang di dalam Pusat Laut untuk mengambilkan air, tentu saja dengan upah sepantasnya.

Anda pun bisa juga berenang di dalam Pusat laut ini, namun harus dengan keahlian khusus ya, mengingat kedalamannya yang tak biasa. Selain itu, sempatkan juga untuk menikmati indahnya Pantai Tanjung Karang yang letaknya tidak begitu jauh dari Pusat Laut ini. Pantai tersebut cukup terkenal. Selain memiliki hamparan pasir berwarna putih, juga merupakan salah satu tempat favorit untuk snorkeling maupun diving.

Fasilitas

Fasilitas di Pusat Laut Donggala dan sekitarnya ini sudah cukup lengkap karena sudah dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. Tersedia juga beberapa penginapan dan tempat makan di lokasi ini.

Akses ke Pusat Laut Donggala

Tempat wisata ini cukup mudah dijangkau. Masih berada di kawasan Pantai Tanjung Karang Donggala. Jaraknya pun sekitar 45 kilometer sebelah utara dari pusat kota Palu. Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi. Waktu tempuhnya sekitar 45 menit perjalanan. Ikuti saja papan petunjuk arah yang menginformasikan lokasi Pantai Tanjung Karang Donggala. Dari pantai ini, lokasi Pusat Laut sudah sangat dekat.

Sumber : utiket.com

Thursday, October 30, 2014

Pulau Gangga Manado Indonesia



Introduksi

Pulau Gangga terletak di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Jaraknya sekitar 12 kilometer dari kota Manado. Terdapat dua desa yang mendiami pulau ini yakni Desa Gangga I dan Desa Gangga II. Pulau Gangga menawarkan keindahan alam yang masih cukup terjaga keasriannya. Sebagian besar masyarakat di pulau ini berprofesi sebagai nelayan dan turut menjaga keindahan pulau tersebut.

Pantai di pulau ini mempunyai hamparan pasir yang berwarna putih serta air laut yang berwarna biru jernih. Air lautnya cukup tenang. Kekayaan biota lautnya pun sangat bervariasi. Terumbu karang yang berwarna-warni serta berbagai jenis ikan semakin menambah pesona pulau ini. Selain itu, Pulau Gangga juga mempunyai panorama sunrise dan sunset yang tidak boleh dilewatkan. Di pulau ini selain bisa snorkeling atau diving, pengunjung juga diperbolehkan untuk memancing.

Fasilitas

Di pulau ini, Anda bisa mendapatkan beberapa penginapan seperti resort atau bungalow dengan teras-terasnya yang langsung menghadap ke laut. Beberapa penginapan bahkan menyediakan fasilitas AC, mini bar serta kamar mandi yang telah dilengkapi dengan shower. Beberapa tempat makan juga tersedia di kawasan pulau ini.

Akses ke Pulau Gangga

Kota terdekat untuk menuju ke lokasi pulau ini adalah melalui kota Manado. Ada banyak penerbangan yang menawarkan rute ke Manado.

Dari Manado, Anda bisa langsung menuju ke Likupang. Perjalanan bisa menggunakan mini bus atau kendaraan pribadi. Dari Likupang, langsung menuju ke kawasan Pasar Likupang. Dari kawasan ini, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan speedboat atau perahu kayu dengan biaya sewa sekitar Rp 15.000 per orang. Waktu tempuh dari kawasan Pasar Likupang ke Pulau Gangga sekitar 40 menit perjalanan.

Setiap perahu yang berangkat dari kawasan Pasar Likupang memiliki jadwal keberangkatan yang tidak sama. Bila ingin lebih cepat sampai ke tujuan, perahu tersebut dapat disewa dengan biaya yang lebih mahal tentunya atau tergantung jarak lokasi tujuan.

Sumber : utiket.com

Wednesday, July 30, 2014

Pulau Sikuai Padang Indonesia



Tentang Pulau Sikuai

Pulau Sikuai adalah salah satu pulau yang letaknya di sisi barat Pulau Sumatera. Tepatnya di wilayah Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Pulau Sikuai merupakan salah satu dari 19 pulau yang terletak di daerah administratif kota Padang. Luas pulau ini sekitar 38,6 kilometer persegi atau kurang lebih sekitar 44,4 hektar. Pulau ini dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata bahari sejak tahun 1994. Di sini para wisatawan dapat menikmati keindahan bahari dari mulai snorkeling, diving, berenang, memancing, trekking atau hanya sekedar duduk-duduk di pinggir pantai. Bagi para penikmat keindahan bawah laut, dapat dipastikan akan sangat kagum dengan pulau ini karena di pulau ini para penyelam dapat menyaksikan lukisan alam bawah laut yang sangat memukau.

Lukisan yang bisa dikatakan sangat eksotis ini dapat ditemukan di kedalaman beberapa meter saja. Dari mulai terumbu karang yang berwarna-warni, ikan-ikan yang berenang kesana kemari hingga biota-biota laut yang sangat eksotis. Pulau ini juga menyajikan keindahan alam yang sangat asri dan alami. Selain banyak terdapat pohon-pohon kelapa yang berjejer di bibir pantai, di pulau ini juga terdapat hutan tropis yang masih sangat alami, asri dan tentunya terpelihara. Bahkan hutan Tropis ini merupakan salah satu daya tarik wisatawan karena di hutan tropis ini juga terdapat sebuah bukit yang dapat dinaiki.

Untuk dapat mencapai puncak ke bukit ini, diperlukan waktu kurang lebih 30 menit perjalanan. Namun tenang saja, para wisatawan tidak perlu bersusah payah mencari pijakan untuk dapat mendaki sampai ke atas bukit. Hal ini dikarenakan bukit tersebut sudah dilengkapi 369 anak tangga. Tentunya perjalanan para wisatawan untuk dapat sampai ke puncak semakin mudah. Walau begitu, para wisatawan tetap memerlukan tenaga lebih untuk sampai puncak bukit tersebut. Walaupun tenaga para wisatawan akan terkuras, semua itu akan terbayar lunas setelah sampai ke puncaknya karena di atas bukit tersebut para wisatawan akan disuguhi sebuah pemandangan yang luar biasa indahnya. Dari atas bukit ini para wisatawan akan dapat melihat pemandangan laut lepas.

Selain dapat melihat pemandangan laut lepas, di bukit ini para wisatawan juga dapat menyaksikan pemandangan pulau-pulau kecil yang ada di bawahnya. Apabila cuaca sedang cerah dan senja tiba, maka para wisatawan dapat menyaksikan matahari tenggelam dengan warna keemasannya yang luar biasa cantiknya.

Terdapat resort yang menjadi satu-satunya resort di pulau ini yang bernama New Sikuai Island Resort. Tarif menginap di resor ini mulai dari Rp 750.000 per malam. Namun bagi wisatawan yang hanya ingin menikmati keindahan pulau ini selama satu hari tanpa menginap juga disediakan paket wisata satu hari dengan biaya yang sangat terjangkau yakni mulai dari Rp 250.000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk biaya perjalanan pulang pergi dari dermaga, makan siang plus kelapa muda yang menyegarkan, namun tidak bisa sampai menikmati matahari tenggelam di Pulau Sikuai ini karena pada pukul 16:00 harus sudah meninggalkan Pulau Sikuai.

Keindahan lautnya, keasrian alamnya dan fasilitas yang sangat mendukung menjadikan Pulau Sikuai sebagai lokasi wisata yang patut dikunjungi saat berada di Ranah Minang. Jadi segera cantumkan Pulau Sikuai ke dalam daftar perjalanan Anda selanjutnya.

Akses ke Pulau Sikuai

Pulau Sikuai dapat dicapai dari Pelabuhan Teluk Bungus, Kota Padang menggunakan speedboat atau kapal sewaan. Dapat juga dicapai melalui Dermaga Wisata Bahari di Jalan Batang Harau, Padang dengan waktu tempuh sekitar 25 menit menggunakan speedboat dan 60 menit menggunakan kapal. Tarif sewa kapal mulai dari Rp. 200.000. Dari sini dapat memilih paket wisata sehari melalui kantor pengelola Pulau Sikuai yang berada di Dermaga Wisata Bahari ini.

Sumber : utiket.com