Showing posts with label pesawat take-off. Show all posts
Showing posts with label pesawat take-off. Show all posts

Friday, January 3, 2014

Sakit Telinga Saat di Pesawat?


Bagi yang pernah naik pesawat pastinya pernah mengalami keadaan telinga yang rasanya seperti tersumbat, sakit. Bahkan kepala juga terasa sakit. Hal tersebut terjadi karena perbedaan tekanan udara. Terutama pada saat pesawat take-off atau landing. Keadaan tersebut disebut dengan nama Oklusi Tuba yang berarti adanya sumbatan pada saluran tuba eustachius di dalam telinga. Tuba eustachius merupakan saluran di dalam telinga yang berada di bagian tengah hingga belakang hidung atau di sekitar pangkal tenggorokan. Saluran ini akan segera merespon dengan cara membuka dan membiarkan udara masuk ke dalam bagian telinga tengah jika terjadi perbedaan tekanan udara karena saluran ini berguna untuk menyeimbangkan tekanan udara di dalam telinga tengah dengan tekanan udara di luar. 

Pada orang yang mengalami alergi, infeksi saluran pernafasan atas atau sedang mengalami flu terutama pilek sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum naik pesawat agar diberi obat tetes hidung atau obat minum yang berfungsi untuk membuka saluran tuba eustachius. Anda bisa mengkonsumsi obat tersebut 45 menit sebelum naik pesawat. 

Namun bagi Anda yang sehat, cara termudah untuk mengatasi rasa sakit pada telinga tersebut adalah dengan cara menelan ludah setiap 15-30 detik sekali. Mengulum permen atau menguyah permen karet sebelum pesawat take-off dan landing juga dapat membantu mengurangi rasa sakit pada telinga karena hal tersebut membuat saluran tuba eustachius tetap terbuka. Sehingga dapat menyeimbangkan tekanan udara di dalam telinga. Pastikan juga Anda tetap terjaga saat pesawat take-off ataupun landing. Jika sedang menempuh penerbangan jarak jauh dan tertidur, usahakan bangun saat pesawat akan landing karena saluran tuba eustachius tidak bisa efektif terbuka jika Anda tertidur. 

Bisa juga dengan menggunakan penutup telinga yang terbuat dari busa ataupun kapas. Jika Anda terbang bersama bayi atau anak-anak, susui atau berikan minum kepadanya saat pesawat take-off maupun landing. Dengan cara tersebut tuba eustachius akan tetap terbuka.

Sumber : utiket.com

Sunday, December 15, 2013

Alasan Penutup Jendela Terbuka Saat Take-Off dan Landing



Pastinya anda sudah mengetahui bahwa pada saat melakukan penerbangan, sekat penutup penumpang harus terbuka pada saat pesawat take-off maupun landing. Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut yang terlihat sepele penting untuk anda perhatikan:

Adaptasi mata

Seperti anda ketahui, segala sesuatu pastilah butuh adaptasi dengan keadaan sekitar. Begitu juga halnya dengan indera mata anda. Indera mata akan butuh waktu beradaptasi untuk menyesuaikan dari cahaya terang ke cahaya yang agak gelap, begitu juga sebaliknya. Pada saat posisi sekat jendela dalam keadaan terbuka indera mata kita tidak perlu beradaptasi dengan perbedaan cahaya yang ada di luar maupun di dalam pesawat. Namun jika penerbangan dilakukan pada malam hari, biasanya lampu di dalam pesawat yang dimatikan untuk menyesuaikan indera mata anda.

Mengetahui hal darurat

Jika sekat jendela dibiarkan dalam keadaan terbuka, pada saat terjadi kebakaran atau terjadi suatu masalah pada bagian luar pesawat, penumpang dapat melihat dan segera memberitahukan kepada awak pesawat. Dengan keadaan tersebut memungkinkan awak pesawat untuk melakukan tindakan lebih lanjut sesuai prosedur.

Memudahkan bantuan

Dengan posisi sekat jendela terbuka, jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, pihak tim penolong akan mudah untuk melihat bagian dalam pesawat tersebut. Sehingga tindakan apa saja yang akan dilakukan oleh tim penolong dapat diusahakan dengan melihat kondisi di dalam pesawat.

Sumber : utiket.com