Showing posts with label wisata edukasi. Show all posts
Showing posts with label wisata edukasi. Show all posts

Sunday, November 12, 2017

Museum Angkut Terbesar di Asia

Jl.Terusan Sultan Agung Atas No 2 Kota Wisata Batu Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia


Museum Transportasi atau Museum Angkut merupakan museum alat transportasi yang pertama dan terbesar di Asia. Museum ini berada di Kota Batu, Malang.

Museum angkut dibangun sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan dunia transportasi di nusantara dan dunia.

Museum Angkut memiliki konsep wisata tematik, mengenai alat transportasi dari berbagai jaman. Museum Angkut ini memiliki area seluas tiga koma tujuh hektar dengan 525 koleksi jenis alat transportasi dari yang tradisional sampai yang modern. Disini Anda akan diajak berwisata edukasi. Museum Angkut sendiri terdiri dari berbagai zona dengan tema dan fungsi yang berbeda-beda.

Aktivitas

Museum ini merupakan museum edukasi, sehingga terdapat beberapa zona yang terbagi sesuai dengan negaranya, diantaranya Zona Hollywood, Zona jerman, Zona London, Zona Itali, Zona Prancis , Zona Inggris dan Zona Batavia. Berikut ini berbagai zona yang dibagi berdasarkan temanya :

Zona Hall Utama :

Area paling depan setelah memasuki pintu masuk. Di sini berisi pameran alat transportasi dari berbagai zaman dan tempat.

Zona Edukasi :

Zona dengan luas 900 meter persegi ini menampilkan sejarah alat transportasi dari masa ke masa, baik yang berada di Indonesia maupun di dunia dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif.

Zona Istana Buckingham :

Di sini memamerkan koleksi mobil kuno dan mobil-mobil produksi Inggris yang digunakan oleh Ratu Elizabeth II. Di area ini Anda dapat bermain-main di taman bunga yang lokasinya ada di depan replika Buckingham Palace dan berfoto bersama patung Sang Ratu yang sedang duduk di singgasananya.

Zona Las Vegas :

Zona yang bernuansa Amerika dengan hiasan Gerbang Las Vegas.

Zona Hollywood :

menampilkan berbagai transportasi yang ada di film-film Hollywood seperti Batmobile dan mobil Scooby Doo. Satu hal yang menarik perhatian pengunjung, adalah patung Hulk yang terbuat dari onderdil mobil bekas dengan warna khas hijau.

Zona Sunda Kelapa dan Batavia :

Memamerkan suasana pelabuhan Jakarta pada zaman Belanda dahulu.

Zona Gangster Town dan Boardway :

di Zona ini, kita akan dibawa pada zaman gangster Alcapone di tahun 1971. Dengan nuansa Boardway Street yang menjadi impian para artis tersohor dunia .

Zona Eropa :

Zona ini menampilkan nuansa beberapa kota terkenal di Eropa, lengkap dengan alat transportasinya.

Zona Pasar Apung :

merupakan zona terakhir dari Museum Angkut.

Zona D'topeng Kingdom :

Berisi tentang kekayaan warisan budaya

Fasilitas

Fasilitas di kawasan wisata ini sangat lengkap serta kebersihannya cukup terjaga. Kawasan ini sudah dilengkapi dengan toilet umum, toilet bagi difabel, ruang ibu dan anak, area merokok, kursi roda dan tempat parkir yang cukup luas. Selain itu, terdapat toko-toko yang menyediakan souvenir, pernak pernik serta kerajinan khas nusantara.

Akomodasi

Tidaklah sulit menemukan berbagai penginapan maupun hotel di kawasan ini, karena area wisata ini sangat dekat dengan kawasan wisata Jatim Park 1.

Jam buka

Jam 12.00 sampai 20.00 WIB.

Biaya tiket masuk

Hari biasa: Rp 60.000, Weekend: Rp 80.000. Ada biaya tambahan bagi yang membawa kamera sebesar Rp 30.000.

Makan di Museum Angkut Terbesar di Asia

Di Zona Pasar Terapung, Anda dapat menikmati kuliner tradisional nusantara serta danau buatan.

Sumber : utiket.com

Tuesday, January 20, 2015

Gumuk Pasir Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pernahkah Anda membayangkan bahwa ternyata ada gurun pasir di Indonesia? Sulit dibayangkan memang, mengingat Indonesia tercinta ini beriklim tropis dan berada di wilayah khatulistiwa. Namun jangan salah, ada lho gurun pasir di Indonesia, namanya adalah Gumuk Pasir. Letaknya berada di kawasan Bantul, Yogyakarta atau berada di sepanjang Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis, Depok, Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fenomena ini memang tidak biasa. Tak heran banyak ahli geologi dan geografi yang datang ke Gumuk Pasir untuk meneliti fenomena unik ini. Bahkan Gumuk pasir direkomendasikan oleh UNESCO masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Gumuk pasir ini terbentuk karena pergerakan angin yang membawa pasir dari material vulkanis Gunung Merapi. Pasir-pasir ini terbang ke laut dan menyatu bersama air sehingga butiran pasir menjadi lebih halus. Proses hingga membentuk Gumuk Pasir yang berbukit seperti ini tidak cepat loh. Perlu ribuan tahun, hingga menjadi fenomena yang unik yang bisa kita lihat seperti sekarang. Menariknya temparatur udara di Gumuk Pasir ini persis seperti temperature yang ada di Gurun Sahara Afrika. Yaitu panas terik di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Gumuk Pasir ini mempunyai panjang sekitar 15 kilometer. Letaknya dekat dengan pantai Parangtritis dan hilir Sungai Opak.

Gumuk Pasir sering dijadikan obyek bagi fotografer. Artis terkenal seperti Agnes Monica dan Band Letto juga pernah menjadikannya sebagai lokasi syuting video klip. Di sini Anda juga bisa berwisata edukasi, karena di sekitar Gumuk terdapat Museum Geospatial yang menyediakan informasi ilmiah tentang kondisi geospatial Gumuk Pasir. Makin penasaran dengan gunung pasir satu-satunya di Indonesia ini? Jangan lupa mampir ke sini jika Anda berkunjung ke Yogyakarta.

Akses ke Gumuk Pasir Yogyakarta

Untuk menuju ke lokasi ini, dari pusat kota Yogyakarta dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih sekitar 45 menit ke arah selatan melalui Jalan Parangtritis dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa.

Sumber : utiket.com

Monday, June 30, 2014

Jatim Park 2 Malang Indonesia




Tentang Jatim Park 2

Jatim Park 2 berdiri di atas lahan seluas 14 hektar, lebih tepatnya terletak di Desa Oro-oro Onbo, Kecamatan Batu, Malang. Dibangun berdekatan dengan Jatim Park 1 yang menyimpan koleksinya seperti galeri etnik yang berisi dari berbagai pakaian adat nusantara, miniatur candi, taman belajar, bioskop 3D, kolam renang dan berbagai permainan menarik lainnya, Jatim Park 2 juga berdekatan dengan kawasan wisata malam Batu Night Spectacular (BNS). Di kawasan Jatim Park 2 terdapat kebun binatang yang dengan nama Batu Secret Zoo yang tentunya lebih menarik, lebih lengkap daripada kebun binatang pada umumnya dan museum satwa yang bangunannya menyerupai Istana Negara. Museum Jatim Park merupakan museum terbesar dan terlengkap dengan koleksinya yang menyimpan dan menyajikan ratusan diorama dan diparma yang tidak kalah lengkapnya dengan Museum Insect yang berada di Singapore, Hiu putih, Kuda nil, Badak, Harimau dahan, Singa Putih, Macan, Kijang Afrika, berbagai reptil hingga burung cantik Toucan yang kerap hidup berkoloni. Koleksi dari Museum Satwa ini berasal dari berbagai negara seperi Eropa, Afrika, Amerika, Antartika dan Cina.

Jatim Park 2 merupakan tempat wisata edukasi, dan merupakan tempat wisata yang tepat untuk mengajak keluarga serta anak-anak dengan adanya kebun binatang Batu Secret Zoo, di lengkapi 21 macam area khusus anak-anak dan lebih dari 50 wahana edukatif dan kreatif . Sedangkan di museumnya sendiri terdapat 80 diorama satwa dari dalam maupun luar negeri, diorama ini memberikan gambaran yang tampak nyata tentang kehidupan satwa di habitatnya dengan menggunakan hewan awetan murni. Seperti replika binatang purba Stegosaurus yang terbuat dari bahan fiberglass.

Di insektarium, Jatim Park 2 berisi 5000 jenis serangga yang berasal dari berbagai negara seperti, Peru, Papua Nugini, Kolumbia, Malaysia, bahkan dari pulau Madagaskar di pantai timur Afrika dan tentu saja serangga yang berasal dari hutan di Indonesia. Kamu juga di beri kesempatan untuk menikmati fish diorama, berupa diorama kehidupan bawah air. Di sini kamu akan di suguhi kehidupan di air tawar seperti sungai, danau, rawa, sampai kehidupan air laut dengan kedalaman yang berbeda-beda.

Saat pertama kali masuk ke kawasan Jatim Park, kamu akan di sambut sangkar burung raksasa yang di dalamnya terdapat ornamen seperti taman bunga dan patung burung yang sengaja di sediakan sebagai obyek berfoto ria. Jatim Park 2 adalah salah satu karya seni yang luar biasa, menggabungkan seni lukis dan satwa dengan konsep kontemporer yang dikelola secara internasional dan tidak kalah dengan Genting dan Sentosa Island yang berada di Singapore.

Biasanya kita malas untuk pergi atau berwisata ke museum, karena bayangan kita museum adalah tempat dan koleksi benda-benda kuno yang membosankan. Tidak di Jatim Park 2 selain bisa menambah wawasan mengenai satwa yang telah punah melalui diorama-diorama yang ada di museum, kamu juga bisa melihat berbagai macam satwa yang masih hidup tentunya di Batu Secret Zoo, dengan tampilan yang menyenangkan untuk belajar serta menambah wawasan tentang satwa.

Mau pengalaman berbeda saat makan dengan di temani satwa dan kursi putar? Temukan sensasinya di sini, di area wisata kuliner yaitu Jungle Fast Food dengan konsep rimba yang unik.

Buka jam 10.00-18.00 WIB, di kawasan ini mudah di jumpai hotel dan kios souvenir dengan tiket masuk Jatim park 2 hari senin-kamis Rp.40.000 dan hari jumat-minggu Rp.50.000.

Sumber : utiket.com