Showing posts with label situs Warisan Dunia UNESCO. Show all posts
Showing posts with label situs Warisan Dunia UNESCO. Show all posts

Tuesday, January 20, 2015

Gumuk Pasir Yogyakarta Indonesia



Introduksi 

Pernahkah Anda membayangkan bahwa ternyata ada gurun pasir di Indonesia? Sulit dibayangkan memang, mengingat Indonesia tercinta ini beriklim tropis dan berada di wilayah khatulistiwa. Namun jangan salah, ada lho gurun pasir di Indonesia, namanya adalah Gumuk Pasir. Letaknya berada di kawasan Bantul, Yogyakarta atau berada di sepanjang Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis, Depok, Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fenomena ini memang tidak biasa. Tak heran banyak ahli geologi dan geografi yang datang ke Gumuk Pasir untuk meneliti fenomena unik ini. Bahkan Gumuk pasir direkomendasikan oleh UNESCO masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Gumuk pasir ini terbentuk karena pergerakan angin yang membawa pasir dari material vulkanis Gunung Merapi. Pasir-pasir ini terbang ke laut dan menyatu bersama air sehingga butiran pasir menjadi lebih halus. Proses hingga membentuk Gumuk Pasir yang berbukit seperti ini tidak cepat loh. Perlu ribuan tahun, hingga menjadi fenomena yang unik yang bisa kita lihat seperti sekarang. Menariknya temparatur udara di Gumuk Pasir ini persis seperti temperature yang ada di Gurun Sahara Afrika. Yaitu panas terik di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Gumuk Pasir ini mempunyai panjang sekitar 15 kilometer. Letaknya dekat dengan pantai Parangtritis dan hilir Sungai Opak.

Gumuk Pasir sering dijadikan obyek bagi fotografer. Artis terkenal seperti Agnes Monica dan Band Letto juga pernah menjadikannya sebagai lokasi syuting video klip. Di sini Anda juga bisa berwisata edukasi, karena di sekitar Gumuk terdapat Museum Geospatial yang menyediakan informasi ilmiah tentang kondisi geospatial Gumuk Pasir. Makin penasaran dengan gunung pasir satu-satunya di Indonesia ini? Jangan lupa mampir ke sini jika Anda berkunjung ke Yogyakarta.

Akses ke Gumuk Pasir Yogyakarta

Untuk menuju ke lokasi ini, dari pusat kota Yogyakarta dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih sekitar 45 menit ke arah selatan melalui Jalan Parangtritis dengan menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa.

Sumber : utiket.com

Wednesday, March 5, 2014

Kepulauan Derawan Berau Indonesia


Tentang Kepulauan Derawan

Kepulauan Derawan yang terletak di Kabupaten Berau, Propinsi Kalimantan Timur ini merupakan tujuan wisata menyelam terbaik di dunia. Kepulauan ini memiliki 31 pulau namun yang terkenal hanya ada 4 pulau : Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Sangalaki dan Pulau Kakaban. Pada tahun 2005 Kepulauan Derawan dicalonkan menjadi salah satu situs Warisan Dunia UNESCO.

Di kepulauan dengan luas wilayah konservasi laut sekitar 1.270.000 hektar ini terdapat ekosistem pesisir : terumbu karang, padang lamun dan hutan bakau. Ada sekitar 460 jenis terumbu karang yang tersebar di seluruh pulau dan gosong yang ada di kepulauan ini diantaranya Gosong Pulau Panjang, Gosong Muaras, Gosong Masimbung, Gosong Buliulin, Gosong Pinaka, Gosong Tababinga dan Gosong Muaras. Ada pula 870 jenis ikan yang diantaranya merupakan spesies yang dilindungi seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung, dan ikan barakuda.

Kehidupan bawah laut di Kepulauan Derawan ini sangat menakjubkan. Terdapat 28 titik penyelaman di kepulauan ini. Banyak wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara yang menyelam di kepulauan dengan biota lautnya yang menawan ini. Keindahan bawah laut di Kepulauan Derawan ini merupakan surga bagi para penyelam.

Akses ke Kepulauan Derawan

Dari Berau, kamu bisa naik menyewa mobil menuju Tanjung Batu dengan waktu tempuh selama +/-2 jam. Biaya sewa mobil ini sekitar Rp. 350.000 sekali jalan. Kemudian dari Tanjung Batu dilanjutkan dengan menggunakan speed boat menuju Kepulauan Derawan dengan lama perjalanan sekitar 30 menit dengan tarif mulai dari Rp. 250.000 per kapal yang memuat 5 orang. Untuk berkeliling pulau yang ada di Kepulauan Derawan ini kamu bisa menyewa kapal dengan tarif Rp. 1.5000.000 per kapal yang disewa selama 1 hari.

Maskapai terbang ke Berau



Sumber : utiket.com