Jumat, 02 Januari 2015

Tiga Gua Bercahaya Unik



Gua saat ini memang telah menjadi salah satu alternatif tujuan wisata yang banyak dikunjungi selain pantai ataupun gunung. Gua kini tak lagi identik dengan suasana yang gelap, sempit atau menyeramkan. Sudah banyak obyek wisata gua yang telah menyediakan fasilitas lampu-lampu berwarna untuk semakin mempercantik keindahannya. Namun tiga gua berikut memiliki cahaya alami dan bukan berasal dari manusia. Gua mana sajakah itu?

Waitomo Glowworm Caves, Selandia Baru

Gua ini ditemukan pada tahun 1887. Semenjak itu nama gua ini langsung populer di kalangan wisatawan karena keunikan di dalamnya. Jika memasuki gua ini, Anda akan menemukan ruangan gua yang bercahaya biru cantik. Cahaya tersebut berada pada dinding gua dimana tempat ini menjadi habitat bagi jenis cacing yang dapat mengeluarkan cahaya (glow worms). Cacing-cacing tersebut menggantung pada dinding gua dalam jumlah yang sangat banyak. Ada banyak paket wisata yang ditawarkan untuk menyusuri gua ini.

Dismals Canyon, Amerika Serikat

Gua yang berada di Phil Campbell, Alabama, Amerika Serikat ini hampir sama dengan Gua Waitomo, dimana cahaya di dalam gua ini juga berasal dari hewan yang mampu mengeluarkan cahaya. Hewan tersebut biasa disebut dengan nama dismalites oleh penduduk setempat. Tak hanya dapat menikmati keindahan gua yang bercahaya, air terjun yang indah juga terdapat di gua ini.

Newnes Glow Worm Tunnel, Australia

Yang berada di Negeri Kangguru ini bukan merupakan sebuah gua melainkan terowongan kereta api yang sudah tidak terpakai lagi karena ditutup pada tahun 1932 dan menjadi bagian dari Wollemi National Park. Terowongan ini memiliki panjang sekitar 600 meter yang sebenarnya gelap tetapi menjadi bercahaya dan banyak dikunjungi karena didiami oleh cacing berdaya bioluminescence.

Sumber : utiket.com