Showing posts with label Cari Tiket murah ke Ambon. Show all posts
Showing posts with label Cari Tiket murah ke Ambon. Show all posts

Saturday, February 1, 2014

Pantai Liang Ambon Indonesia


Tentang Pantai Liang

Pantai di Ambon memang sudah tidak di ragukan lagi keindahannya. Walaupun jumlah kunjungan wisatawan tidak seramai pulau Bali atau Lombok namun alasan inilah yang membuat Ambon ada nilai plusnya. Betapa tidak, keaslian pantai-pantai di Ambon masih sangat terjaga, walaupun masih minim fasilitas, namun tidak sedikitpun mengurangi keindahan pantainya. Salah satu pantai yang menjadi favorit warga lokal dan wisatawan luar yaitu Pantai Hunimua. Pantai Hunimua lebih dikenal dengan nama Pantai Liang karena pantai ini terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pantai ini pernah dinobatkan oleh UNDP-PBB sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1990 dan selalu menjadi incaran para investor asing.

Memasuki obyek wisata Pantai Liang, Anda akan disambut oleh pasir putih yang berkilau terkena sinar matahari, seakan menjadi pintu masuk menuju kecantikan gradasi air laut yang biru. Sangat menggoda untuk berenang ataupun sekedar bermain air. Jika Anda hobi fotografi Anda bisa meluapkan hobi Anda di sini karena setiap sudut pantai sangat indah untuk diabadikan. Di pinggiran pantai terdapat pohon-pohon yang rindang, yang bisa Anda manfaatkan untuk beristirahat sejenak. Di pantai ini memang belum banyak tersedia fasilitas olahraga air seperti di Bali atau Lombok. Namun kecantikan alami Pantai Liang tidak kalah dengan pantai-pantai di pulau lainnya.

Pantai Liang selalu ramai dikunjungi saat liburan tiba. Jadi bagi Anda yang tidak terlalu menyukai keramaian dan ingin menyendiri sebaiknya hindari hari-hari liburan. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Pantai Liang yaitu ketika laut teduh dan tidak berangin, hindari berkunjung ketika musim angin barat atau angin timur karena pada saat itu laut berombak dann membuat pantai keruh. Pilihlah bulan-bulan tenang seperti September-November atau April-Mei jika ingin berkunjung ke Pantai Liang.

Akses ke Pantai Liang

Pantai Liang terletak 40 km dari pusat Kota Ambon. Anda bisa naik ojek menuju Pantai Liang dengan tarif sekitar Rp. 50.000,- untuk sekali jalan. Jika Anda pergi berombongan dan ingin lebih leluasa, Anda bisa menyewa angkutan umum dengan tarif sekitar Rp 200.000,-. Angkutan umum tersebut bisa menampung hingga 10 orang. Tiket masuk ke Pantai Liang seharga Rp. 15.000,- per orang.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com

Wednesday, January 29, 2014

Pantai Ora Ambon Indonesia


Tentang Pantai Ora

Pantai Ora merupakan salah satu pantai yang berada di kawasan timur Indonesia, tepatnya berada di Desa Saleman, Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Obyek wisata yang satu ini menawarkan wisata bahari yang sangat mengagumkan bahkan menjadikannya sebagai salah satu tempat favorit untuk berekreasi. Hal ini dikarenakan pengunjung di Pantai Ora akan sangat dimanjakan dengan panorama keindahan baharinya.

Pengunjung dapat menikmati pantainya yang sangat bersih, air lautnya yang berwarna biru dengan ombak yang begitu tenang ditambah lagi kecantikan pasir putihnya hingga pemandangan dasar laut yang sangat mengagumkan. Menyelam dan menikmati keindahan surga bawah laut Pantai Ora yang sangat mempesona adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan di sini. Keindahan ratusan terumbu karang yang sangat menakjubkan dapat kita saksikan di pantai ini. Selain itu, ikan-ikan kecil yang berwarna-warni seakan-akan menyambut kehadiran para wisatawan. Bahkan untuk dapat menikmati keindahan surga bawah laut tersebut, para wisatawan tidak perlu dalam-dalam menyelam, cukup 2-3 meter sudah dapat menyaksikan pemandangan yang sangat mengaggumkan tersebut.

Para pengunjung juga dapat melintasi Sungai Salawai. Sembari melintasi sungai tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan bagaimana proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa atau bisa juga melihat berbagai jenis burung di muara sungai Teluk Sulaiman. Setelah menikmati keindahan Pantai Ora tersebut, ada satu kegiatan lagi yang dapat dilakukan oleh para pengunjung yakni trekking melintasi hutan di balik negeri Sawai yang masih alami dan asri.

Tidak hanya sekedar melintasi hutan, namun ada satu lokasi yang sedikit tersembunyi yang dapat dikunjungi. Lokasi tersebut berupa pusat pendidikan dan rehabilitasi satwa yang berada di Dusun Masihulan. Di lokasi penangkaran ini wisatawan dapat menyaksikan penangkaran burung kakatua seram dan nuri seram. Bagi pengunjung yang menyukai perjalanan menantang bisa melanjutkan perjalanan berkunjung di air terjun dan gua yang berada di tengah hutan.

Terdapat pondokan yang memang sengaja dibangun oleh para penduduk sekitar. Bagi para pengunjung yang sudah kelelahan bisa menyewa resort yang tersedia di lokasi Pantai Ora. Resort tersebut dibangun diatas pantai dan berbentuk seperti rumah panggung. Resort yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari kayu tersebut memang merupakan satu-satunya penginapan yang dapat disewa oleh para wisatawan. Memang penginapan tersebut tidaklah begitu mewah, namun dapat dipastikan penginapan tersebut akan memberikan rasa tersendiri bagi para pengunjung. Saat tidur di resort ini akan terdengar jelas deburan ombak yang silih berganti dan saat pagi hari menjelang pun saat membuka jendela atau pintu kamar akan langsung disuguhi pemandangan air laut yang sangat indah. Hal inilah yang menjadikan nilai lebih dari pada resort di daerah lainnya. Tarif menginapnya sekitar Rp 500.000,- per malam. Harga yang sepadan untuk sebuah pemandangan yang sangat eksotis.

Akses ke Pantai Ora

Untuk dapat menikmati semua keindahan dan keeksotisan Pantai Ora tersebut ada beberapa jalur yang dapat di tempuh oleh para wisatawan setelah tiba di Bandara Pattimura, Ambon :

Menggunakan taksi

Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama mobil pangkalan menuju Pelabuhan Tulehu selama 1 jam perjalanan. Dari Pelabuhan Tulehu dilanjutkan ke Pelabuhan Amahai, Maluku tengah menggunakan kapal cepat. Sesampainya di Pelabuhan Amahai dapat menggunakan angkutan umum menuju Masohi, Maluku Tengah. Di Masohi ini kebanyakan para wisatawan memilih untuk beristirahat penginapan terlebih dahulu. Baru esok paginya, wisatawan melanjutkan perjalanan ke Desa Saleman lokasi pantai tersebut dengan menempuh perjalanan sekitar 4 jam.

Menyewa mobil

Sewa mobil plus supir untuk langsung mengantarkan ke Pantai Ora dengan lama perjalanan sekitar hampir 1 hari 1 malam dengan menyusuri Desa Seram bagian barat dan Kabupaten Maluku Tengah.

Menggunakan maskapai perintis

Dari Bandara Pattimura, Ambon dapat memilih penerbangan menggunakan maskapai perintis ke Bandara Wahai, Pulau Seram. Kemudian dilanjutkan menggunakan kapal cepat Cantika Anugerah menuju ke Pelabuhan Amahai, Kota Mahi, Pulau Seram selama 2 jam perjalanan. Tarif kapal untuk kelas ekonomi sekitar Rp. 100.000 per orang dan untuk kelas VIP sekitar Rp. 150.000 per orang.

Maskapai terbang ke Ambon

Lion Lion
Xpress Xpress
Sriwijaya Sriwijaya
Garuda Garuda
Citilink Citilink

Cari Tiket murah ke Ambon

Sumber : utiket.com

Tuesday, January 28, 2014

Pantai Natsepa Ambon Indonesia


Tentang Pantai Natsepa

Salah satu pantai indah yang terletak di desa Suli, Maluku Tengah. Pantai Natsepa mempunyai pasir putih yang membuatnya lebih indah, tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Ambon tanpa menikmati keindahan pantai ini.

Harga tiket masuk yang sangat murah yaitu Rp 1.000/orang dan Rp 2.500 untuk sekali parkir, kamu sudah dapat menikmati keindahan pantai Natsepa dengan ombak yang sangat bersahabat kamu bebas bermain air, atau kamu hanya ingin berkeliling di pesisir pantai di sana juga disediakan perahu untuk berkeliling dengan biaya Rp 20.000 untuk 1 jam. Di pantai Natsepa juga terdapat kedai untuk menikmati keindahannya bersama keluarga, tidak jauh dari pantai sekitar 700 m kamu bisa menjumpai pasar yang menjual berbagai macam ikan segar yang langsung dibawa oleh para nelayan, jika kamu beruntung datang pada saat cuaca cerah maka kamu dapat membeli ikan dengan harga sangat murah karena harga ikan disana tergantung dengan cuaca.

Di pantai Natsepa pun terdapat mitos untuk menyembuhkan penyakit ringan seperti flu ataupun demam dengan berendam di pantai tersebut. Pantai Natsepa adalah pilihan tepat untuk rekreasi bersama keluarga.

Akses ke Pantai Natsepa

Untuk menuju ke pantai Natsepa ini cukup mudah. Kamu bisa menggunakan transportasi umum (Rp. 5000) dari Terminal Besar di kota Ambon menuju Suli (sekitar 30 menit). Akan lebih mudah dan lebih cepat jika kamu menggunakan kendaraan pribadi (mobil atau sepeda motor) karena pantai Natsepa dekat dengan pusat kota Ambon, sekitar 18 km.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com

Monday, January 27, 2014

Nusa Pombo Ambon Indonesia


Tentang Nusa Pombo

Pulau Pombo merupakan salah satu pulau cantik yang tak berpenghuni di Ambon, Propinsi Maluku. Pombo berasal dari bahasa Portugis yang mempunyai arti merpati, sehingga Pulau Pombo juga dikenal dengan nama Pulau Merpati.

Di Pulau Pombo ini merupakan habitat bagi hewan endemik Maluku yaitu burung Pombo. Jika dilihat secara geografis, pulau ini berada di tengah-tengah antara Pulau Ambon dan Pulau Haruku, namun secara administratif pulau ini berada di Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Kawasan Pulau Pombo menyimpan kekayaan laut yang mempesona bagi wisatawan. Para wisatawan yang datang ke Pulau Pombo dapat menyelam dan menikmati pesona wisata bawah laut yang sekaligus menjadi cagar alam mini di Kabupaten Maluku Tengah ini. Biota laut yang terdapat di kawasan ini meliputi berbagai jenis ikan, kerang, rumput laut, beragam terumbu karang, dan moluska yang berada dalam lindungan pemerintah seperti kima, lola, bia gengge dan triton trompet. Selain memiliki kekayaan laut yang mempesona, kawasan Pulau Pombo juga telah dijadikan lokasi penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan budidaya alam bawah laut.

Air laut di kawasan ini sangat jernih sehingga dasar lautnya pun dapat terlihat. Atol dan rangkaian batu karang besar dan kecil mendominasi kawasan laut di Pulau Pombo. Saat air laut surut, rangkaian batu-batu karang tersebut akan muncul ke permukaan dan membentuk sebuah pemandangan yang mempesona setiap wisatawan yang menyaksikannya.

Akses ke Nusa Pombo

Dari Kota Ambon menggunakan kendaraan bermotor menuju ke Tulehu dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Dari Tulehu dilanjutkan menggunakan speedboat menuju Pulau Pombo selama sekitar 20 menit perjalanan.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com

Sunday, January 26, 2014

Danau Rana Ambon Indonesia


Tentang Danau Rana

Danau Rana merupakan wisata alam danau terbesar di Propinsi Maluku yang berada di pedalaman Pulau Buru, pulau terbesar kedua di Propinsi Maluku. Terletak di Kecamatan Air Buaya sekitar 63 km dari pusat kota dan berada pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Oleh penduduk Pulau Buru, danau ini dianggap suci.

Danau ini mempunyai air yang tenang dan jernih serta dipenuhi dengan teratai di atasnya. Kamu bisa menikmati pemandangan sekitar Danau Rana menggunakan perahu yang disewakan oleh masyarakat setempat. Untuk menyewa perahu mengelilingi Dana Rana, kamu dikenakan biaya sekitar Rp. 100.000,- dan bisa berkeliling sepuasnya dengan dipandu seorang warga setempat. Selain berkeliling danau, kamu pun bisa mengunjungi perkampungan warga sekitar danau di Dusun Wamamboli, Kaktuan, Erdafa, Waimite, Wagrahi dan Waireman.

Akses ke Danau Rana

Dari Kota Namlea menggunakan speedboat menuju Desa Tifu, Kecamatan Leksula dengan waktu tempuh sekitar 5 jam. Kemudian dari Desa Tifu kamu bisa menggunakan truk menuju Desa Waelo yang berjakarak sekitar 40 km. Dari sini kamu akan memulai petualanganmu menuju Danau Rana yang hanya bisa kamu capai dengan berjalan kaki selama kurang lebih 6 jam. Sepanjang jalur perjalanan ini kamu akan melewati perkampungan masyarakat asli Pulau Buru.

Jalur kedua : menggunakan mobil menuju Desa Wamlana, Kecamatan Air Buaya yang berjarak sekitar 80 km dari Kota Namlea. Sesampainya di Desa Wamlana, kamu bisa menumpang mobil perusahaan kayu PT. Gema Hutan Lestari untuk menuju Danau Rana. Selama perjalanan sepanjang 43 km kamu bisa menikmati indahnya pemandangan alam jalur perjalanan, melewati kawasan hutan lindung, menikmati keindahan desa-desa di pesisir barat Pulau Buru dari atas gunung. Kamu bisa mampir sebentar di Cam Waldea di km 21 sebelum kamu melanjutkan perjalananmu mencapai km 40. Di sini lah petualanganmu dimulai untuk mencapai pusat Danau Rana dengan berjalan kaki yang berjarak sekitar 23 km. Sepanjang perjalanan kamu akan melewati beberapa desa masyarakat asli Pulau Buru dan akan disuguhi tarian Sawat sebagai bentuk ucapan selamat datang bagi tamu yang berkunjung.

Makan di Danau

Berbagai jenis ubi-ubian dengan ikan bakar dan colo-colo makanan khas Maluku.

Maskapai terbang ke Ambon



Sumber : utiket.com