Showing posts with label wisata bahari. Show all posts
Showing posts with label wisata bahari. Show all posts

Thursday, September 4, 2014

Taman Nasional Gunung Palung Pontianak Indonesia



Tentang Taman Nasional Gunung Palung

Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) merupakan salah satu taman nasional yang terlengkap di antara taman-taman nasional di Indonesia. TNGP terletak di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, Propinsi Kalimantan Barat. Taman nasional ini berada di ketinggian 900-1.116 mdpl dan diresmikan pada tanggal 24 Maret 1990.

TNGP mempunyai luas sekitar 90.000 hektar dan membentang dari Kecamatan Matan Hilir Utara, Sukadana, Simpang Hilir, Nanga Tayap dan Sandai. Berikut beberapa keaneka ragaman hayati yang terdapat di TNGP :
  • Ekosistem : hutan rawa, rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan mapah tropika, hutan mangrove, hutan pegunungan.
  • Flora : jelutung, ramin, damar, pulai, rengas, kayu ulin, tanaman bakau, kendeka dan berbagai tanaman obat. Terdapat flora unik yaitu anggrek hitam yang dapat dilihat di Sungai Matan dan biasanya hanya mekar selama 5-6 hari pada bulan Februari-April tiap tahunnya.
  • Fauna : beberapa primata (orang utan, bekantan, beruk, owa, kelasi), 200 jenis burung, beruang madu, kukang, kijang, kancil, bajing tanah bergaris empat, ayam hutan, rangkong badak, enggang gading, kura-kura gading, penyu tempayan, buaya siam dan tupai kenari.

Wilayah ini juga merupakan salah satu kawasan konservasi bagi orang utan di Indonesia dan menjadi habitat bagi 10% dari populasi orang utan yang hidup di dunia atau sekitar 2.200 ekor orang utan. Untuk berkunjung ke TNGP sebaiknya antara bulan Juni-September setiap tahunnya.

Selain keaneka ragaman hayati yang ada di taman nasional ini, kamu juga bisa menikmati obyek wisata lainnya yang ada kawasan Taman Nasional Gunung Palung ini, diantaranya :
  • Pantai Pulau Datok dan Bukit Lubang Tedong : merupakan wisata bahari yang menarik untuk kamu kunjungi.
  • Gunung Palung dengan ketinggian 1.116 mdpl dan Gunung Pantai dengan ketinggian 1.050 mdpl : di sini kamu bisa menikmati pendakian, air terjun, pengamatan flora fauna dan berkemah.
  • Cabang Panti : merupakan pusat penelitian yang berada di sisi barat kaki Gunung Palung dan didirikan pada tahun 1985 dengan fasilitas stasiun penelitian, wisma peneliti dan perpustakaan.
  • Kampung Baru : merupakan area pengamatan bekantan.
  • Sungai Matan dan Sungai Simpang : kamu bisa menyusuri sungai sambil mengamati situs purbakala dan melakukan pengamatan satwa.

Tak usah khawatir tersesat di kawasan taman nasional ini, karena akan ada pemandu wisata yang menemanimu menjelajahi taman nasional ini.

Akses ke Taman Nasional Gunung Palung

Jalur pertama : dari Kota Pontianak kamu bisa menuju Ketapang menggunakan pesawat dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam atau menggunakan Express Boat dengan waktu tempuh sekitar 6 jam. Lalu dari Ketapang kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Teluk Melano menggunakan minibus dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Kemudian dari Teluk Melano kamu akan menuju ke TNGP menggunakan Long Boat dengan waktu tempuh sekitar 6 jam.

Jalur kedua : menggunakan Express Boat dari Pontianak menuju Teluk Batang dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Dari Teluk Batang dilanjutkan menuju Teluk Melano menggunakan minibus dengan waktu tempuh sekitar 1 jam kemudian lanjut menggunakan Long Boat menuju TNGP dengan waktu tempuh sekitar 6 jam.

Biaya Tiket Masuk

Untuk dapat masuk ke TNGP kamu dikenakan tiket seharga Rp. 1.000/orang untuk wisatawan domestik dan Rp. 10.000/orang untuk wisatawan mancanegara. Bagi kamu yang berkunjung ke kawasan taman nasional ini dan membawa kamera maka kamu perlu membayar biaya lagi, Rp 2.500 untuk kamera photo atau Rp 25.000 untuk kamera video.

Sumber : utiket.com

Tuesday, July 22, 2014

Pantai dan Pulau Nusi Nabire Indonesia



Tentang Pantai dan Pulau Nusi

Pantai Nusi merupakan salah satu keindahan wisata bahari yang dapat ditemui di Distrik Makimi, Nabire, Papua. Obyek wisata ini dikelola oleh Pemkab Nabire. Pantai ini cukup ramai dikunjungi terutama pada hari libur. Walau Pantai Nusi berpasir hitam namun keindahan alam pantai ini tetap mempesona dan airnya pun cukup jernih.

Keindahan alam bawah lautnya pun juga dapat dinikmati. Salah satunya adalah dengan snorkeling. Bagi Anda yang gemar snorkeling, dapat menyewa peralatan snorkeling yang ada di sekitar pantai ini. Berbagai biota laut seperti rumput laut, ikan dan terumbu karang dapat Anda temukan di sini.

Di seberang Pantai Nusi, kita bisa melihat Pulau Nusi yang indah. Jika ingin ke Pulau Nusi kita bisa menyewa kapal untuk menuju ke sana. Tak perlu khawatir, terdapat beberapa penginapan yang dapat disewa bila Anda ingin bermalam di kawasan obyek wisata ini. Berbagai warung makan pun juga mudah ditemukan di sekitar pantai ini.

Tiket Masuk

Setiap pengunjung yang berkunjung ke Pantai Nusi diwajibkan membayar retribusi sebesar Rp 30.000 per orang. Namun perlu diketahui pula bahwa harga bisa berubah sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Akses ke Pantai dan Pulau Nusi 

Pantai Nusi berjarak sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Nabire. Untuk mencapainya dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan yang bisa didapatkan di sekitar pusat kota Nabire. Sepanjang perjalanan menuju ke pantai ini kita akan disuguhi oleh pemandangan yang indah.

Sumber : utiket.com

Thursday, July 17, 2014

Pulau Poncang Gadang Medan Indonesia



Tentang Pulau Poncang Gadang

Sibolga, sebuah kota yang berjarak kurang lebih 350 km dari kota Medan ini ternyata menyimpan tempat wisata yang eksotis. Lebih tepatnya wisata Bahari, tempat wisata yang sudah banyak dikenal oleh wisatawan domestik bahkan wisatawan mancanegara. Obyek wisata tersebut adalah Pulau Poncan atau ada juga yang menyebutnya dengan Pulau Poncang Gadang. Sebuah pulau yang keindahannya tidak kalah dengan keindahan Pantai Bunaken di Manado. Pulau ini memang menjadi salah satu destinasi wisata di kota Sibolga, Sumatera Utara. Pulau Poncan Gadang merupakan sebuah pulau yang terdapat di sisi sebelah Timur kota Sibolga, Sumatera Utara. Harga sewa perahu Boat kecil atau yang disebut dengan istilah kapal Pukat Cincin tersebut relatif terjangkau bahkan bisa dikatakan sangat terjangkau, yakni berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per orang. Kapal ini biasa nya sedang berlabuh di gudang-gudang tangkapan ikan yang ada di Pelabuhan Sambas Sibolga.

Salah satu keistimewaan dari pulau ini adalah air lautnya yang sangat jernih, hal ini disebabkan karena masih sangat terjaganya ekosistem yang ada di sekitar pantai yang tentunya belum tercemar limbah-limbah atau tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, para wisatawan yang memiliki hobby snorkeling atau diving dapat menyelam menyaksikan keindahan alam dasar laut yang dihuni berbagai spesies ikan dan biota laut. Sebut saja, gerombolan ikan Pelagis (jenis Snapper, Fusiliers, Sweetips), ikan Karang (jenis Butterfly, Cardinal, Angel, Damselfish, Anthias, dan lain-lain), ikan Dasar (jenis Gobies, Scorpion, Blennies. Selain jenis ikan-ikan tersebut, di pulau ini juga banyak di temukan jenis Gurita, Udang dan Kepiting.

Untuk dapat menyaksikan keindahan tersebut para pengunjung tidak perlu menyelam dalam-dalam, cukup menyelam antara 5 meter sudah dapat menikmati keindahan biota alam tersebut. Namun, bagi yang memiliki nyali cukup besar, bisa melakukan penyelaman hingga kedalaman 15 meter untuk dapat menyaksikan ikan dan biota laut dasar. Bagi para wisatawan yang membawa putra-putri tercinta tidak perlu khawatir, karena ombak di pulau ini relatif kecil sehingga putra-putri Anda dapat bermain bebas di sepanjang tepi pantai.

Selain dapat berenang, para wisatawan juga dapat melakukan aktivitas menarik lainnya seperti memancing, membuat patung atau membuat istana pasir, berkeliling pulau dengan menggunakan speed boat atau hanya sekedar menghabiskan waktu sambil berjalan-jalan menikmati keindahan panorama pegunungan hingga menyewa jet ski yang tersedia di pulau ini.

Akses ke Pulau Poncang Gadang

Pulau ini berjarak kurang lebih sekitar 4,8 km dari pantai Sibolga atau 364 km arah Timur kota Medan. Untuk dapat sampai ke lokasi, para pengunjung dapat menyeberang menggunakan perahu Boat kecil dengan waktu tempuh hanya sekitar 10-15 menit perjalanan.

Sumber : utiket.com

Saturday, July 12, 2014

Taman Nasional Teluk Cenderawasih Manokwari Indonesia



Tentang Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Obyek wisata dengan luas +/- 1.453.500 hektar ini merupakan taman nasional laut yang terluas di Indonesia. Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Teluk Wondama, Propinsi Papua Barat dan Kabupaten Nabire, Propinsi Papua dan diresmikan pada tahun 1993.

TNTC terdiri dari daratan dan pesisir pantai, daratan pulau-pulau, terumbu karang, dan perairan laut yang dihuni oleh sekitar 36 jenis burung, 196 jenis moluska, 150 jenis terumbu karang, 209 jenis ikan. Di tempat ini terdapat empat penyu yang dilindungi yaitu : penyu sisik, penyu hijau, penyu lekang dan penyu belimbing. Kamu juga bisa menyaksikan lumba-lumba dan hiu yang sering terlihat di perairan TNTC ini.

Di TNTC ini juga terdapat pula beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi, diantaranya :
  • Pulau Misowaar : terdapat sumber air panas yang mengandung belerang tanpa kadar garam dan air terjun. Di pulau ini kamu bisa menyelam, snorkeling, mengamati satwa dan berwisata budaya dengan masyarakat setempat.
  • Pulau Rumberpon : kamu bisa mengamati burung yang hidup di pulau ini, melihat penangkaran rusa, berwisata bahari, menyelam, snorkeling, menjumpai kerangka pesawat tempur Jepang yang jatuh di laut.
  • Pulau Nusrowi : kamu bisa menyelam, snorkeling, berwisata bahari, mengamati satwa yang hidup di pulau ini.
  • Pulau Yoop dan perairan Windesi : kamu bisa mengamati secara langsung ikan paus dan lumba-lumba yang sering muncul di wilayah ini.
  • Pulau Roon : menyelam, snorkeling, mengamati berbagai jenis burung, menikmati air terjun dan berwisata budaya. Di Pulau Roon ini terdapat Desa Yende, dimana banyak umat kristiani yang berkunjung di gereja Desa Yende hanya untuk melihat kitab suci yang diterbitkan pada tahun 1898.
  • - Tanjung Mangguar : terdapat goa dalam air dengan kedalaman 100 kaki yang merupakan goa alam peninggalan zaman purba.

Waktu terbaik untuk mengunjungi TNTC ada di bulan Mei hingga Oktober setiap tahunnya. Jika ingin berkunjung ke TNTC, kamu harus mendapat ijin dari pengelola atau pemerintah daerah setempat.

Akses ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Dari Manokwari kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju TNTC menggunakan kapal motor dengan jarak tempuh +/-95 km. Jika kamu dari Nabire untuk menuju TNTC juga menggunakan perahu motor dengan jarak tempuh +/- 38 km yang memakan waktu perjalanan selama +/-3 jam.

Biaya Tiket Masuk

Tiket masuk ke TNTC sebesar Rp. 1.500 /orang untuk wisatawan domestik, Rp. 15.000/orang untuk wisatawan mancanegara. Untuk melakukan kegiatan wisata di TNTC dikenakan tarif antara Rp. 15.000,00 -Rp. 40.000 /orang untuk wisatawan domestik, Rp. 25.000 - Rp. 50.000 /orang untuk wisatawan mancanegara tergantung dari jenis wisata yang kamu lakukan.

Sumber : utiket.com

Monday, July 7, 2014

Pulau Karampuang Mamuju Indonesia



Tentang Pulau Karampuang

Pulau Karampuang merupakan lahan hutan kota Mamuju. Selain itu, pulau ini juga menjadi salah satu obyek wisata di Mamuju. Pulau Karampuang tepatnya berada di Kecamatan Simboro Kepulauan, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Pulau seluas sekitar enam kilometer persegi ini terkenal akan keindahan lautnya.

Keindahan bawah laut berupa terumbu karang dan biota laut lainnya merupakan daya tarik pulau ini dalam wisata baharinya. Tidak perlu menyelam untuk dapat melihat keindahan tersebut. Terdapat dermaga kayu sepanjang 500 meter yang dibangun dari garis pantai dan menjorok ke laut. Dermaga ini bisa kita temukan di bagian utara Pulau Karampuang. Dari atas dermaga, kita bisa melihat berbagai terumbu karang dan ikan di bawahnya. Air lautnya sangat bersih dan jernih sehingga memungkinkan setiap pengunjung di pulau ini untuk melihat keindahan laut yang mengagumkan. Jika ingin melihat keindahan bawah laut lebih dekat, kita juga bisa menyelam.

Di bagian selatan dari pulau ini kita bisa menjumpai sumur tiga rasa atau yang sering dikenal dengan nama Sumur Jodoh. Sumur ini memang memiliki air dengan tiga rasa yang berbeda yakni asin, tawar dan payau. Sumur unik ini juga dipercaya bisa mendatangkan jodoh. Bagi seorang gadis atau perjaka yang meminum airnya dipercaya akan segera mendapatkan jodoh. Selain itu, di pulau ini juga terdapat Gua Lidah. Terdapat tangga yang bisa digunakan untuk menyusuri gua hingga ke dalam. Dari luar, gua ini terlihat kecil karena memiliki mulut gua yang berukuran kecil. Namun setelah memasuki gua dan sampai ke dalam maka kita akan menjumpai ruangan gua yang luas dengan dinding gua yang kokoh. Jangan heran jika menemukan banyak kelelawar di dalam gua ini.

Jika ingin menikmati keindahan Pulau Karampuang lebih lama, kita bisa menginap di beberapa pondok penginapan yang terbuat dari anyaman bambu dan pohon pinang sebagai tiangnya. Pondok klasik ini berada di antara pepohonan yang rindang sehingga akan terasa suasana yang alami dan menenangkan.

Akses ke Pulau Karampuang

Letak Pulau Karampuang ini sangat mudah dijangkau karena hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari kota Mamuju. Kita bisa memulainya dari dermaga kota Mamuju yang ada di area tempat pelelangan ikan Kasawi. Dari dermaga ini kita bisa menyewa perahu motor yang disebut katinting untuk menuju ke Pulau Karampuang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Biaya sewa perahu ini sekitar Rp 20.000.

Sumber : utiket.com

Friday, June 20, 2014

Pantai Kilo Limo Luwuk Indonesia


Tentang Pantai Kilo Limo

Seperti yang kita ketahui bahwa Pulau Sulawesi mempunyai potensi wisata bahari yang tinggi. Kebanyakan kota di Sulawesi adalah daerah pesisir yang mempunyai banyak obyek wisata pantai. Salah satu obyek wisata pantai yang menarik untuk di kunjungi yaitu Pantai Kilo Limo. Namanya memang unik, Kilo Limo berarti Lima Kilo nama tersebut di ambi dari jarak pantai yang sangat dekat dengan pusat Kota Luwuk yaitu hanya sekitar 5 kilometer.

Berkunjung ke Pantai Kilo limo kita akan disuguhkan oleh pemandangan dan panorama laut yang indah. Jika pantai-pantai lain terkenal dengan sunsetnya, maka di Kilo Limo pemandangan sunrise atau matahari terbitnya jauh lebih menawan. Pantai Kilo Limo mempunyai pasir putih yang halus dan bersih. Airnya tenang dan jernih jadi sangat cocok untuk berenang, disekitar pantai juga banyak ditemui penyewaan pelampung. Jika Anda hoby diving, Anda juga bisa melakukan olah raga tersebut di pantai ini. Pemandangan bawah lautnya juga sudah terkenal akan keindahannya, banyak wisatawan asing yang sengaja datang untuk menikmati pemandangan bawah laut Pantai Kilo Limo.

Setelah puas bermain-main di pantai Anda bisa melepas lelah di kafe-kafe yang banyak di temui ditepi pantai. Jangan lupa juga untuk menikmati makanan khas seperti nasi goring, pisang goring dan minuman segar. Bangunan kios dan kafe disini juga tergolong unik yaitu menyerupai bentuk rumah panggung, menjadikan pemandangn khas di sekitar pantai ini.

Akses ke Pantai Kilo Limo

Karena letaknya yang dekat dengan pusat kota Luwuk yaitu sekitar 5 kilometer Pantai ini sangat mudah ditempuh. Karena letaknya yang langsung tepat disebelah jalan raya jadi Anda bisa menggunakan semua jenis kendaraan bermotor untuk menuju ke Pantai Kilo Limo.

Sumber : utiket.com

Monday, June 2, 2014

Taman Nasional Wakatobi Indonesia



Tentang Taman Nasional Wakatobi

Salah satu obyek wisata bahari di Indonesia yang sangat terkenal dengan pemandangan bawah lautnya yang menakjubkan adalah Taman Nasional Wakatobi. Taman Nasional Wakatobi Berada di Kabupaten Wakatobi, Propinsi Sulawesi Tenggara. Taman Nasional Wakatobi ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 1996 dengan luas area sekitar 1,39 juta hektar meliputi keaneka ragaman hayati yang menempati salah satu prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Wilayah Taman Nasional Wakatobi meliputi empat pulau, yaitu Pulau Wangi-wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia dan Pulau Binongko.

Kekayaan dan keindahan kawasan Taman Nasional Wakatobi tidak di ragukan lagi. Bahkan salah seorang jurnalis selam yang terkenal di dunia, Jacques Cousteau menyebutkan bahwa Wakatobi merupakan tempat menyelam paling indah di dunia. Di kawasan ini terdapat 750 dari total 850 spesies koral yang ada di dunia. Tingkat kedalamannya pun bervariasi sehingga bagi Anda yang belum terlatih menyelam tak perlu khawatir. Tak hanya terumbu karang yang berwarna-warni dan beraneka jenis, berbagai jenis ikan, penyu dan burung-burung pun turut mewarnai tempat ini.

Perairan ini juga menjadi tempat singgah bagi paus putih untuk bermigrasi. Jika Anda beruntung saat Anda berkunjung kesini Anda dapat menyaksikan peristiwa langka tersebut. Jadi tidak ada alasan lagi untuk berkunjung ke Taman Nasional Wakatobi ini dan pastinya tempat menakjubkan ini hanya ada di Indonesia tercinta. Jika ingin berkunjung ke kawasan ini sebaiknya pada bulan Maret-Mei dan September-November.

Akses ke Taman Nasional Wakatobi

Saat ini telah dibuka jalur penerbangan menuju bandara Wakatobi, Bandara Matahora. Bandara ini terletak di Pulau Wangi-wangi yang menjadi pintu gerbang Taman Nasional Wakatobi. Perjalanan dapat dilanjutkan menuju beberapa pulau lainnya menggunakan speed boat dengan estimasi waktu :
  • Pulau Wangi-wangi-Pulau Kaledupa sekitar satu jam
  • Pulau Kaledupa-Pulau Tomia sekitar tiga jam
  • Pulau Tomia-Pulau Binongko sekitar satu jam

Sumber : utiket.com

Monday, May 19, 2014

Pantai Harlem Jayapura Indonesia


Tentang Pantai Harlem

Wilayah timur Indonesia memang memiliki pesona wisata bahari yang selalu membuat wisatawan terpesona. Terlebih untuk pulau Indonesia yang paling timur ini, potensi wisata alam terutama wisata baharinya menawarkan keeksotisan yang menakjubkan. Jika berkunjung ke Jayapura, sempatkan diri untuk melongok sejenak ke pantai yang eksotis ini. Pantai ini berada di Desa Tablanusu, Distrik Depepre, Kabupaten Jayapura, Propinsi Papua. Namanya Pantai Harlem.

Banyak orang mengatakan bahwa Pantai Harlem merupakan pantai tercantik di Jayapura. Namun letak pantai ini terpencil dan belum banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini. Jadi bila kita berkunjung ke pantai ini, akan terasa memiliki pantai pribadi karena belum tentu setiap harinya ada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Harlem.

Pantai Harlem memiliki pasir putih dan air laut sangat jernih dan bergradasi indah. Ombak di pantai ini pun tidak terlalu besar karena pantai ini merupakan wilayah teluk, sehingga cocok bagi pecinta snorkeling. Terumbu karang, ikan laut dan biota laut lainnya dapat kita saksikan saat snorkeling di Pantai Harlem. Tidak perlu snorkeling sampai ke tengah laut untuk melihat keindahan bawah laut Pantai Harlem ini. Beberapa meter dari bibir pantai pun sudah menawarkan snorkeling spot yang indah.

Selain snorkeling, kita juga bisa memancing, berenang, bermain pasir, atau hanya sekedar menikmati keindahan Pantai Harlem yang mempesona. Terdapat kolam air tawar di dekat Pantai Harlem yang dapat digunakan untuk membilas diri selesai bermain-main di pantai. Kolam air tawar ini airnya masih alami, jernih dan bersih.

Akses ke Pantai Harlem

Pantai Harlem hanya bisa dijangkau melalui jalur laut. Jika ingin ke Pantai Harlem harus melalui Dermaga Depepre terlebih dahulu. Dermaga Depepre berjarak sekitar 48 km dari Kota Jayapura atau 22 km dari Kota Sentani. Dari Dermaga Depepre kita bisa menyewa perahu motor menuju Pantai Harlem dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Perahu yang disewakan mempunyai kapasitas maksimal 10 orang dengan tarif sekitar Rp. 300.000 - 400.000 per perahu untuk pulang pergi.

Sumber : utiket.com

Tuesday, April 15, 2014

Pantai Patawana Fak Fak Indonesia



Tentang Pantai Patawana

Banyak wisata bahari di negara kita yang keindahan alamnya belum banyak terjamah dan masih alami, salah satunya Pantai Patawana. Pantai ini terletak di Desa Kotam, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Propinsi Papua Barat. Pantai ini merupakan salah satu obyek wisata favorit bagi warga masyarakat setempat. Air lautnya yang biru bersih dan hamparan pasir putihnya yang dikelilingi deretan pohon kelapa seolah tersenyum mengajak kita berlama-lama berada di pantai ini.

Keindahan permukaan dan bawah laut di pantai ini juga menjadi daya tarik tersendiri di pantai ini. Banyak nelayan yang mengarungi laut di lepas pantai ini untuk mendapatkan buruan laut yang banyak terdapat di bawah laut Pantai Patawana. Ekosistem di kawasan pantai ini pun masih alami dan terjaga, terbukti dengan masih banyaknya burung yang beterbangan di sekitar pantai, hutan di sekitar pantai yang masih asri dan alami, terumbu karang dan ikan banyak bertebaran di bawah laut.

Kamu bisa menghabiskan waktumu di Pantai Patawana ini dengan berenang, memancing, diving, snorkeling ataupun surfing. Bila ingin surfing di pantai ini kamu bisa mengunjungi Pantai Patawana antara bulan Agustus dan Desember dimana pada bulan-bulan tersebut pantai ini mempunyai ombak yang khas dan menantang bagi para surfer.

Akses ke Pantai Patawana

Dari Kota Fakfak kamu bisa menggunakan kendaraan bermotor untuk menuju Pantai Patawana yang berjarak sekitar 30 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Untuk penginapan dan maskapai terbang dari / ke Papua, Anda bisa mengunjungi :


Sumber : utiket.com

Monday, March 10, 2014

Pantai Lakey Bima Indonesia


Tentang Pantai Lakey

Dompu, sebuah Kabupaten yang menawarkan berbagai macam wisata mulai dari wisata budaya, wisata alam hingga wisata bahari. Salah satu wisata yang cukup dikenal terutama bagi kalangan peselancar dunia yakni Pantai LakeySiapa yang menyangka bahwa di salah satu kabupaten di daerah Bima ini memiliki potensi wisata bahari yang mendunia. Memang potensi wisata Pantai Lakey ini belum banyak dikenal oleh wisatawan domestik, mungkin karena pantai ini jarang sekali dikunjungi atau akses ke lokasi yang agak sedikit susah yang membuat lokasi ini tidak begitu dikenal.

Namun bagi para peselancar dunia, Pantai Lakey merupakan salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi. Berbagai event surfing berskala internasional rutin diselenggarakan di pantai ini. Pantai yang terletak di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat ini memang menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi para wisatawan yang memiliki hobby berselancar. Hampir setiap wisatawan yang datang berkunjung ke pantai ini mengatakan bahwa Pantai Lakey merupakan salah satu tempat wisata surfing terbaik di dunia. Salah satu yang menarik pengunjung datang kepantai ini adalah deburan ombaknya yang memiliki karakteristik atau jenis sendiri-sendiri.

Karakteristik yang berbeda-beda menunjukkan tingkat kesulitan dari ombak tersebut. Karakteristik tersebut dibagi menjadi 4 jenis:
  • Nangas: jenis ombak yang berbentuk mendatar.
  • Lakey Peak : merupakan jenis ombak yang paling menantang dengan bentuk terowongan panjang pada bagian kiri, dan berupa gulungan ombak yang sempurna untuk berselancar pada bagian kanannya.
  • Lakey Pipe: seperti namanya Pipe yang berarti Pipa. Ombak dengan jenis Lakey Pipe adalah ombak yang berbentuk menyerupai pipa. Ombak ini juga dapat ditemui di Hawaii.
  • Periscope: sesuai dengan namanya juga, ombak ini adalah jenis ombak yang bergulung menyerupai teropong, dimana para peselancar saat meliuk di dalamnya seolah-olah berada di dalam sebuah teropong.

Keunikan lain dari pantai ini adalah ombak di pantai ini tidak menyapu ke arah kanan seperti umumnya, namun menyapu ke arah kiri. Hal tersebut membuat ombak di Pantai Lakey dijuluki ombak kidal. Untuk ketinggian ombaknya sendiri dalam kondisi normal dapat mencapai ketinggian antara 1,5 meter hingga 3 meter dengan kedalaman mencapai 4 meter dan deburan ombaknya berjarak 150 meter dari pasang surut air. Mungkin inilah yang menjadikan Pantai Lakey menjadi salah satu tujuan wisata para surfer dunia. Dari data yang ada, kunjungan wisatawan ke Pantai Lakey mencapai puncaknya pada bulan April-Mei. Tercatat bahwa pada bulan tersebut terdapat sekitar 300 wisatawan per hari yang berkunjung ke pantai ini.

Akses ke Pantai Lakey

Dari bandara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima dapat menyewa kendaraan dengan tarif mulai dari Rp 600.000 atau dapat juga menggunakan kendaraan umum berupa bis menuju Dompu dengan tarif sekitar Rp 50.000 sampai di Terminal Ginte. Sesampainya di Terminal Ginte, wisatawan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan umum berupa bemo kota dengan tarif antara Rp 200.000-Rp 300.000 sampai ke Pantai Lakey dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jika ingin menginap di Pantai Lakey, terdapat homestay yang bisa disewa dengan tarif sewa kamar mulai dari Rp. 100.000 per malam.

Maskapai terbang ke Bima



Sumber : utiket.com

Wednesday, February 26, 2014

Pulau Tikus Bengkulu Indonesia


Tentang Pulau Tikus

Pulau Tikus terletak di sebelah barat Kota Bengkulu dengan jarak sekitar 10 km dari pusat kota dan merupakan pulau karang kecil yang dikelilingi banyak karang dan kaya dengan sumber daya hayati dan merupakan salah satu tujuan hutan wisata.

Di Pulau Tikus akan banyak dijumpai ekosistem karang dan biota laut yang sangat mempesona. Kondisi lautnya berpasir putih dan pada saat malam hari tempat ini menjadi habitat penyu sisik dan penyu hijau yang naik ke darat untuk bertelur.

Juga akan ditemukan banyak lokasi yang tentunya aman untuk kegiatan penyelaman dasar laut dengan airnya yang jernih serta batu karangnya yang indah menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata bahari yang cukup menarik.

Di tempat ini pula kamu dapat menyalurkan hobi kamu memancing karena disekitarnya banyak terdapat berbagai jenis ikan yang bersembunyi di balik batu-batu karang.

Akses ke Pulau Tikus

Sedangkan untuk menuju tempat ini dapat ditempuh selama 30 menit dari Pantai Tapak Padri kota Bengkulu dengan menggunakan kapal yang disewakan oleh nelayan setempat.

Maskapai terbang ke Bengkulu



Sumber : utiket.com

Wednesday, February 5, 2014

Pulau Rubiah Banda Aceh Indonesia


Tentang Pulau Rubiah

Pulau Rubiah adalah salah satu pulau yang terletak di daerah Nangroe Aceh Darussalam. Pulau ini merupakan bagian dari wilayah kota Sabang, tepatnya di sebelah barat-laut dari pulau Weh. Pulau yang seluas 26 hektar ini menawarkan keindahan surga bawah laut dan wisata bahari yang sangat memukau. Bahkan pulau ini dijuluki sebagai surga taman laut. Hal ini dikarenakan pulau ini layaknya sebuah akuarium yang berisikan berbagai macam hiasan di dalamnya.

Pulau ini sangat cocok bagi para wisatawan yang memiliki hobi snorkeling, diving atau berkeliling dengan perahu kaca (glass bottom boat) karena di pulau ini terdapat berbagai jenis terumbu karang yang sangat berwarna-warni dan berbagai macam bentuknya. Tentunya karang-karang yang membentuk sebuah gugusan yang sangat menarik tersebut akan sangat memanjakan mata para pecinta wisata bahari. Tak hanya terumbu karang yang menghiasi taman laut ini, berbagai jenis ikan tropis seperti gigantic clams, angel fish, school of parrot fish, lion fish dan banyak lagi yang lainnya menambah keeksotisan dari taman bawah laut di sini.

Bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan taman bawah laut tersebut tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan sendiri karena di pulau ini telah disediakan fasilitas penyewaan perlengkapan untuk snorkeling. Harganya pun cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 40.000 per orang per hari. Atau dapat juga menyewa sebuah perahu dengan biaya Rp 150.000,- untuk beberapa jam. Apabila datang dengan rombongan bisa menyewa sebuah perahu (glass bottom boat) dengan biaya Rp 300.000,- untuk sekali jalan. Perahu ini dapat menampung 10-12 penumpang.

Meskipun telah tersedia fasilitas penyewaan perlengkapan menyelam, namun pulau ini masih sangat minim fasilitas lainnya seperti fasilitas untuk menginap, gazebo untuk istirahat, dan lain-lain. Di pulau ini hanya terdapat sebuah warung makan kecil yang hanya buka pada pagi hingga malam hari saja. Bahkan bisa dikatakan pulau ini masih belum berpenghuni, jadi benar-benar masih alami. Meskipun tidak berpenghuni, namun keindahan pulau ini terutama keindahan taman bawah lautnya telah banyak mengundang para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara untuk datang kemari.

Selain menjadi tujuan wisatawan lokal maupun internasional, Pulau Rubiah ini ternyata juga dimanfaatkan sebagai tempat penelitian biota laut seperti terumbu karang dan ikan karang. Dari 15 jenis biota laut yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia, 14 biota laut diantaranya terdapat di Taman Laut Pulau Rubiah ini. Sungguh sebuah tempat yang sangat pantas untuk dikunjungi terutama bagi wisatawan yang memiliki hobi menyelam. Jadi, segera cantumkan Pulau Rubiah di Nangroe Aceh Darussalam di daftar perjalanan Anda berikutnya. Happy trip and always save our earth.

Akses ke Pulau Rubiah

Wisatawan yang ingin ke Pulau Rubiah dapat menggunakan rute dari Banda Aceh menuju Pulau Sabang dengan menggunakan kapal ferry atau speedboat. Waktu tempuh dari Banda Aceh menuju Pulau Sabang dengan menggunakan kapal ferry akan memakan waktu sekitar 90 menit dengan harga tiket mulai dari Rp. 30.000 per orang sekali jalan. Sedangkan dengan menggunakan speedboat akan sedikit lebih cepat, yakni sekitar 45 menit dengan biaya sewa mulai dari Rp. 50.000 per orang sekali jalan. Setelah tiba di Pulau Sabang, para wisatawan melanjutkan perjalanan menuju pulau Rubiah menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Maskapai terbang ke Banda Aceh



Sumber : utiket.com

Wednesday, January 29, 2014

Pantai Ora Ambon Indonesia


Tentang Pantai Ora

Pantai Ora merupakan salah satu pantai yang berada di kawasan timur Indonesia, tepatnya berada di Desa Saleman, Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Obyek wisata yang satu ini menawarkan wisata bahari yang sangat mengagumkan bahkan menjadikannya sebagai salah satu tempat favorit untuk berekreasi. Hal ini dikarenakan pengunjung di Pantai Ora akan sangat dimanjakan dengan panorama keindahan baharinya.

Pengunjung dapat menikmati pantainya yang sangat bersih, air lautnya yang berwarna biru dengan ombak yang begitu tenang ditambah lagi kecantikan pasir putihnya hingga pemandangan dasar laut yang sangat mengagumkan. Menyelam dan menikmati keindahan surga bawah laut Pantai Ora yang sangat mempesona adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan di sini. Keindahan ratusan terumbu karang yang sangat menakjubkan dapat kita saksikan di pantai ini. Selain itu, ikan-ikan kecil yang berwarna-warni seakan-akan menyambut kehadiran para wisatawan. Bahkan untuk dapat menikmati keindahan surga bawah laut tersebut, para wisatawan tidak perlu dalam-dalam menyelam, cukup 2-3 meter sudah dapat menyaksikan pemandangan yang sangat mengaggumkan tersebut.

Para pengunjung juga dapat melintasi Sungai Salawai. Sembari melintasi sungai tersebut, para wisatawan dapat menyaksikan bagaimana proses pembuatan sagu, pengambilan buah kelapa atau bisa juga melihat berbagai jenis burung di muara sungai Teluk Sulaiman. Setelah menikmati keindahan Pantai Ora tersebut, ada satu kegiatan lagi yang dapat dilakukan oleh para pengunjung yakni trekking melintasi hutan di balik negeri Sawai yang masih alami dan asri.

Tidak hanya sekedar melintasi hutan, namun ada satu lokasi yang sedikit tersembunyi yang dapat dikunjungi. Lokasi tersebut berupa pusat pendidikan dan rehabilitasi satwa yang berada di Dusun Masihulan. Di lokasi penangkaran ini wisatawan dapat menyaksikan penangkaran burung kakatua seram dan nuri seram. Bagi pengunjung yang menyukai perjalanan menantang bisa melanjutkan perjalanan berkunjung di air terjun dan gua yang berada di tengah hutan.

Terdapat pondokan yang memang sengaja dibangun oleh para penduduk sekitar. Bagi para pengunjung yang sudah kelelahan bisa menyewa resort yang tersedia di lokasi Pantai Ora. Resort tersebut dibangun diatas pantai dan berbentuk seperti rumah panggung. Resort yang hampir seluruh bagiannya terbuat dari kayu tersebut memang merupakan satu-satunya penginapan yang dapat disewa oleh para wisatawan. Memang penginapan tersebut tidaklah begitu mewah, namun dapat dipastikan penginapan tersebut akan memberikan rasa tersendiri bagi para pengunjung. Saat tidur di resort ini akan terdengar jelas deburan ombak yang silih berganti dan saat pagi hari menjelang pun saat membuka jendela atau pintu kamar akan langsung disuguhi pemandangan air laut yang sangat indah. Hal inilah yang menjadikan nilai lebih dari pada resort di daerah lainnya. Tarif menginapnya sekitar Rp 500.000,- per malam. Harga yang sepadan untuk sebuah pemandangan yang sangat eksotis.

Akses ke Pantai Ora

Untuk dapat menikmati semua keindahan dan keeksotisan Pantai Ora tersebut ada beberapa jalur yang dapat di tempuh oleh para wisatawan setelah tiba di Bandara Pattimura, Ambon :

Menggunakan taksi

Masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama mobil pangkalan menuju Pelabuhan Tulehu selama 1 jam perjalanan. Dari Pelabuhan Tulehu dilanjutkan ke Pelabuhan Amahai, Maluku tengah menggunakan kapal cepat. Sesampainya di Pelabuhan Amahai dapat menggunakan angkutan umum menuju Masohi, Maluku Tengah. Di Masohi ini kebanyakan para wisatawan memilih untuk beristirahat penginapan terlebih dahulu. Baru esok paginya, wisatawan melanjutkan perjalanan ke Desa Saleman lokasi pantai tersebut dengan menempuh perjalanan sekitar 4 jam.

Menyewa mobil

Sewa mobil plus supir untuk langsung mengantarkan ke Pantai Ora dengan lama perjalanan sekitar hampir 1 hari 1 malam dengan menyusuri Desa Seram bagian barat dan Kabupaten Maluku Tengah.

Menggunakan maskapai perintis

Dari Bandara Pattimura, Ambon dapat memilih penerbangan menggunakan maskapai perintis ke Bandara Wahai, Pulau Seram. Kemudian dilanjutkan menggunakan kapal cepat Cantika Anugerah menuju ke Pelabuhan Amahai, Kota Mahi, Pulau Seram selama 2 jam perjalanan. Tarif kapal untuk kelas ekonomi sekitar Rp. 100.000 per orang dan untuk kelas VIP sekitar Rp. 150.000 per orang.

Maskapai terbang ke Ambon

Lion Lion
Xpress Xpress
Sriwijaya Sriwijaya
Garuda Garuda
Citilink Citilink

Cari Tiket murah ke Ambon

Sumber : utiket.com