Showing posts with label citilink. Show all posts
Showing posts with label citilink. Show all posts

Tuesday, April 1, 2014

Tari Kecak Khas Bali


Mungkin Anda pernah melihat pertunjukan tari yang satu ini, tidak seperti tarian lainnya, tarian ini dimainkan oleh puluhan hingga ratusan orang penari. Penari yang sebagian besar pria ini kemudian akan duduk bersila membentuk sebuah lingkaran. Para penari menggunakan sarung dan kain kotak-kotak hitam putih yang melingkar di pinggang. Gerakannya pun unik, tangan para penari naik turun ke atas sambil bersuara cak, cak, cak diselingi lagu khas daerah sambil bersahutan secara bersamaan dan berirama. Iyappp, nama tarian ini adalah Tari Kecak Bali

Pertunjukan tari kecak di Bali menjadi salah satu tujuan wisataPertunjukan ini sangat digemari oleh wisatawan. Bukan hanya wisatawan lokal saja tapi juga wisatawan mancanegara. Bahkan pada tanggal 29 September 2006 rekor tari kecak berhasil dipecahkan di daerah Tabanan. Pemerintah Tabanan berhasil menyelenggarakan Kecak kolosal dengan 5000 penari di Tanah Lot, Tabanan, Bali. 

Pertunjukan tari Kecak yang terkenal di Bali ada di Pura UluwatuJaraknya sekitar 30 kilometer dari Bandara Ngurah Rai BaliPertunjukan Tari Kecak biasanya dilakukan di panggung terbuka pada sore hingga malam hari. Tempat duduk penonton akan melingkari panggung sehingga akan lebih leluasa menikmati pertunjukan ini. Jika Anda ingin melihat pertunjukan tari Kecak ini sebaiknya memesan tiket jauh hari sebelumnya agar tidak kehabisan. 

Tari Kecak sendiri merupakan tarian sakral dalam kebudayaan Bali. Tari Kecak ini berasal dari ritual Sanghyang yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, Tarian ini diciptakan pada tahun 1930 oleh seniman Bali Wayan Limbak yang bekerja sama dengan pelukis Jerman, Walter Spies. Tari Kecak menceritakan bagian dari kisah Ramayana. Sebelum tarian dimulai akan ada seorang pemangku (pendet Hindu) yang akan memimpin doa dan persembahyangan untuk keselamatan bersama. Tak ada salahnya untuk mampir dan menonton pertunjukan tarian khas ini saat Anda berada di Bali.

Maskapai terbang ke Bali

AirAsia AirAsia
Lion Lion
Citilink Citilink
Sriwijaya Sriwijaya
JetStar JetStar
Garuda Garuda
Cebu Cebu
Malindo Malindo


Sumber : utiket.com

Rumah Gadang Khas Minangkabau


Rumah Gadang merupakan rumah adat masyarakat Minangkabau. Rumah adat ini banyak dijumpai di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Selain itu, rumah adat ini disebut juga dengan nama Rumah Bagonjong atau Rumah Baanjung. Bangunan rumah adat ini memiliki gaya arsitektur yang cukup unik. Puncak atap rumahnya berbentuk runcing hampir menyerupai tanduk kerbau. Dulunya atap rumah dibuat dari bahan ijuk yang mampu tahan hingga puluhan tahun lamanya, namun saat ini atap rumah sudah banyak yang menggunakan seng. Pada dasarnya rumah ini berbentuk empat persegi panjang yang terbagi menjadi dua bagian yakni depan dan belakang. 

Bagian depan rumah biasanya akan dihiasi dengan berbagai ukiran ornamen dengan motif bunga, akar maupun daun serta bentuk persegi empat lainnya. Sementara untuk bagian belakang akan dilapisi dengan belahan bambu. Begitu pula dengan dindingnya, untuk bagian depan, dinding akan menggunakan papan. Sedangkan untuk bagian belakang, dinding masih menggunakan bahan dari bambu. 

Selain berfungsi sebagai tempat tinggal bersama keluarga, berbagai kegiatan adat seperti kematian, kelahiran maupun pernikahan juga dilakukan di rumah ini. Jumlah kamar di rumah ini pun tergantung dengan jumlah perempuan yang tinggal. Biasanya perempuan yang sudah bersuami akan memperoleh satu kamar. Untuk perempuan tua dan anak-anak akan mendapatkan kamar yang berada tidak jauh dari dapur. Pada dasarnya perbandingan ruang tempat tidur dengan ruang untuk umum adalah satu banding tiga. Hal ini mempunyai makna bahwa kepentingan umum lebih diutamakan dari pada kepentingan pribadi. 

Sedangkan halaman depan rumah ini biasanya terdapat Rangkiang yang berfungsi untuk menyimpan padi. Sedangkan bagian pada kedua sayap bangunan disebut Ruang Anjung yang berfungsi sebagai tempat pengantin pria bersanding maupun tempat penobatan kepala adat.

Maskapai terbang ke Padang



Sumber : utiket.com

Thursday, March 27, 2014

Perayaan Sekaten Yogyakarta


Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja merupakan salah satu kota menarik di Indonesia. Tak salah jika kota ini mendapat gelar Daerah Istimewa. Kebudayaan dan tradisi yang masih kental dipertahankan oleh masyarakatnya, membuat Jogja selalu menarik untuk di kunjungi bukan hanya wisatawan lokal saja bahkan wisatawan asing betah tinggal berlama-lama di kota ini. Sebagai kota budaya tentu Jogja mempunya bermacam kebudayaan, salah satunya yaitu tradisi Sekaten

Upacara Sekaten ini sudah ada sejak jaman Kerajaan Demak atau sekitar abad ke 16. Perayaan Sekaten diadakan satu tahun sekali pada Bulan Maulud yang merupakan bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW. Upacara sekaten ini diawali dengan Pasar malam yang diadakan selama 39 hari di alun-alun Utara. Pasar malam menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Jogja. Aneka macam permainan, pedagang pakaian dan makanan tumpah ruah di sini. Banyak makanan khas Sekaten yang bisa kita temukan disini, seperti nasi gurih, sate gajih, brondong jagung, cambuk rambak dan lain-lain. Selain makanan, banyak juga pedagang yang menjual sirih serta pecut atau cambuk, banyak yang percaya jika memakan sirih di acara ini akan membuat awet muda, sedangkan cambuk dibawa pulang agar hasil panen melimpah. 

Ada beberapa pendapat yang berbeda tentang asal-usul tradisi Sekaten ini. Antara lain pendapat yang mengatakan bahwa kata Sekaten berasal dari kata “Syahadatain” yaitu dua kalimat syahadat dalam ajaran Islam. Ada juga yang mengatakan bahwa kata sekaten berasal dari kata “Sekati” yaitu nama dari dua perangkat pustaka Kraton yang berupa gamelan dan disebut dengan nama Kanjeng Kyai Sekati. Gamelan tersebut biasanya akan ditabuh pada acara peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW.

Sementara pendapat lain mengatakan kata sekaten berasal dari kata “suka dan senang hati” karena menyambut hari Maulud serta perasaan syukur dan bahagia dalam perayaan pasar malam yang diselenggarakan di alun-alun utara. 

Puncak acara peringatan Sekaten diadakan pada tanggal 12 Maulud persis di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Acara ini biasanya dimulai pada jam delapan pagi dan ditandai dengan “Grebeg Muludan”. Dalam acara ini ada sebuah Gunungan yang terbuat dari beras ketan, aneka makanan tradisional, sayuran dan buah-buahan yang melambangkan kesejahteraan Kerajaan Mataram. “Gunungan” ini akan diarak serta dikawal oleh sepuluh macam prajurit Kraton dari istana Kemandungan lalu melewati Sitihinggil dan baru kemudian menuju Masjid Agung. Setelah didoakan, gunungan ini akan dibagikan kepada masyarakat. 

Biasanya dalam acara ini masyarakat sudah penuh sesak dan saling berebut untuk mendapatkan Gunungan. Mereka percaya bahwa bagian dari Gunungan akan membawa berkah, terutama bagi para petani. Bagian gunungan ini biasanya akan dibawa pulang oleh masyarakat dan ditanam di sawah agar menjadi subur dan terhindar dari malapetaka.

Maskapai terbang ke Yogyakarta

AirAsia AirAsia
Lion Lion
Xpress Xpress
Sriwijaya Sriwijaya
Silkair Silkair
Garuda Garuda
Citilink Citilink
Malaysia Malaysia


Sumber : utiket.com

Monday, March 17, 2014

Wisata Bus Tingkat Jakarta


Untuk para wisatawan ada yang baru nih di Jakarta. Sekarang keliling Jakarta tidak harus menggunakan Trans Jakarta, taksi atau mobil pribadi. Silahkan coba yang satu ini, bus tingkat wisata atau Double Decker Jakarta. Bus ini akan melayani wisatawan lokal maupun wisatawan asing keliling Jakarta. Bus tingkat atau Bus “City Tour Jakarta” diresmikan pada tanggal 16 Januari 2014 oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Namun pengoperasiannya secara resmi untuk umum baru dilakukan pada tanggal tanggal 24 Februari 2014 setelah melakukan uji coba selama satu pekan.

Pemerintah Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI saat ini menyediakan lima bus tingkat wisata. Bus tingkat memang bukan hal asing bagi Jakarta, karena dulunya bus tingkat ini pernah eksis di ibukota namun lama-kelamaan bus ini menghilang, dan akhirnya pemerintah membuat konsep wisata “City Tour Jakarta” dengan menggunakan bus tingkat.

Bus tingkat sendiri merupakan salah satu transportasi yang unik. Bus ini terdiri dari dua lantai yaitu lantai atas dan lantai bawah dan memiliki kapasitas sebanyak 60 tempat duduk. Bus tingkat ini akan beroperasi mengelilingi Jakarta dengan rute dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) – Sarinah - Museum Nasional - Halte Santa Maria - Pasar Baru - Gedung Kesenian Jakarta - Masjid Istiqlal - Istana Merdeka – Monas – Balaikota – Sarinah dan kembali lagi ke Bundaran HI. 

Sebelumnya kota Solo juga sudah terlebih dahulu mempunyai bus tingkat untuk wisatawan yang diberi nama bus tingkat Werkudara, dengan biaya tiket yang dikenakan yaitu Rp 20.000 per orang. Bagaimana denga bus tingkat wisata Jakarta? Selama tiga bulan pertama, penumpang tidak dikenakan biaya alias gratis. Bahkan biaya tiket bisa selamanya gratis jika penumpangnya bisa bekerja sama. 

Bus tingkat wisata ini beroperasi setiap hari, untuk hari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00-19.00 WIB. Sementara untuk hari Minggu mulai beroperasi pada pukul 12.00 WIB. Bus sendiri mempunyai kapasitas 60 tempat duduk dan dua diantaranya diperuntukan bagi penyandang disabilitas. Deck dan pintu bus sengaja dibuat pendek agar memudahkan orang tua dan penyandang disabilitas. Bus dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara, pengeras suara, CCTV serta lengkap dengan video wisata. Jika Anda ingin mencoba bus tingkat ini, Anda harus naik dan turun di halte dengan rambu “City Tour”.

Maskapai terbang ke Jakarta

AirAsia AirAsia
Lion Lion
Xpress Xpress
Citilink Citilink
Sriwijaya Sriwijaya
JetStar JetStar
Malindo Malindo
Cebu Cebu


Sumber : utiket.com

Saturday, March 15, 2014

Indonesia Air Asia: Domestic Airline of the Year 2013


Bukan hanya Citilink saja yang mengantongi penghargaan untuk maskapai terbaik tahun 2013, namun Indonesia AirAsia pun juga memiliki peruntungan yang sama. Berbeda dengan Citilink yang dinobatkan sebagai Maskapai Domestik Terbaik 2013 oleh Bandara Juanda dalam rangka ulang tahun Angkasa Pura ke-50, Indonesia AirAsia dinobatkan sebagai Domestic Airline of the Year 2013 oleh Roy Morgan Research. 

Roy Morgan Research sendiri merupakan lembaga riset independen dalam bidang kepuasan pelanggan yang berbasis di Melbourne, Australia. Lembaga ini melakukan melakukan penilaian dengan cara mewawancarai sekitar 26.000 responden yang ada di berbagai kota besar di Indonesia. Penilaian tersebut didasarkan pada pengalaman terbang, pelayanan dan inovasi dari setiap maskapai. Hasilnya, Indonesia AirAsia memiliki nilai yang lebih unggul dibandingkan dengan maskapai lainnya. 

Hal tersebut tentunya juga tak lepas dari kerjasama dan kerja keras para staff dan karyawan Indonesia Air Asia. Apalagi saat ini sarana transportasi udara sudah menjadi pilihan bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Sehingga menjadi sebuah tantangan tentunya bagi Indonesia Air Asia untuk memberikan pelayanan terbaik. Penghargaan semacam ini diharapkan mampu memotivasi seluruh maskapai untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap para penumpang. Congratulation Indonesia Air Asia!

Sumber : utiket.com

Maskapai Domestik Terbaik 2013 : Citilink


Penilaian untuk menentukan maskapai terbaik sepanjang tahun 2013 telah dilakukan dan telah diumumkan pada akhir Februari 2014 di Jakarta. Maskapai yang berhasil meraih penghargaan The Best Domestic Airlines 2013 adalah Citilink. Maskapai yang memiliki motto “Mengutamakan kesederhanaan, tepat waktu dan kenyamanan” ini mampu mengalahkan maskapai-maskapai pesaingnya dalam beberapa aspek, antara lain ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance), keselamatan dan pelayanan yang diberikan kepada penumpang. 

Penilaian tersebut dilakukan oleh pihak manajemen Angkasa Pura I Bandara Juanda. Penghargaan ini merupakan kegiatan dalam rangka HUT ke-50 Angkasa Pura I dimana Bandara Juanda berada di dalam manajemen Angkasa Pura I. Keberhasilan Citilink dalam meraih penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh staff dan karyawan Citilink. 

Citilink merupakan salah satu maskapai berbiaya rendah di Indonesia yang saat ini telah memiliki 24 armada Airbus A320. Diantara keseluruhan armada tersebut, dua diantaranya merupakan jenis Sharklets atau pesawat dengan model sayap sirip hiu. Maskapai ini berbasis di Jakarta dan Surabaya yang mampu mengakomodir 130 frekuensi penerbangan harian ke 24 kota tujuan di Indonesia, seperti Yogyakarta, Makassar, Denpasar, Balikpapan, Pekanbaru, Kupang, Malang, Tanjung Pandan dan lain-lain. 

Semoga dengan keberhasilan Citilink dalam meraih penghargaan ini mampu memotivasi maskapai domestik berbiaya rendah lainnya untuk lebih meningkatkan ketepatan waktu, keselamatan dan pelayanannya kepada para penumpang. Congratulation Citilink!

Sumber : utiket.com

Monday, March 3, 2014

Benteng Marlborough Bengkulu Indonesia


Tentang Benteng Marlborough

Benteng Marlborough merupakan benteng terbesar yang dibangun oleh kolonial Inggris di Asia Tenggara dan terletak di pusat kota Bengkulu yang menghadap ke laut. Benteng Marlborouh berukuran 240 x 170 meter dan berbentuk persegi. Meskipun terlihat mengesankan, Benteng Marlborough hanya di gunakan dua kali yaitu pada masa pemberontakan oleh orang Indonesia (1719) dan oleh Perancis tahun 1760.

Pasukan Inggris datang ke Bengkulu (Bengcoolen sebutan orang Inggris) pada tahun 1685 dan mendirikan pos perdagangan lada. Hampir dua puluh tahun kemudian pada tahun 1713, pada masa kepemimpinan gubernur Joseph Callet, mereka melakukan pembangunan benteng yang selesai sekitar enam tahun.

Inggris melakukan kegiatan ekonomi di Bengkulu dengan bisnis Perdagangan lada karena kurangnya lada di tanah sekitar. Inggris bersikeras untuk tinggal dan bertahan di Bengkulu selama 100 tahun 1825 meskipun di bawah perjanjian Anglo-Belanda 1824, Bengkulu dipindahkan ke Belanda.

Presiden Soekarno kemudian diinterogasi oleh Belanda selama beberapa jam di salah satu sel setelah penangkapannya pada tahun 1929. Belanda meninggalkan Bengkulu setelah Perang Dunia Kedua dan kemudian polisi Indonesia menggunakan benteng ini, setelah merdeka. Benteng Marlborough direnovasi besar-besaran pada tahun 1977 yang kemudian menjadikannya sebuah museum.

Benteng ini terletak di sebuah bukit kecil yang menghadap laut. Di dalamnya terdapat sebuah penjara, penyimpanan amunisi, barak tentara dan sebuah terowongan menuju ke luar benteng. Pintu masuk benteng terbuat dari logam besar dan tebal. Terdapat pula jembatan dengan panjang 10 meter dan pintu lain. Di balik pintu itu adalah pusat penjara dan barak yang berada di dalam benteng. Tidak ada bangunan di halaman, penjara, tempat tinggal, dapur dan kantor-kantor dibangun terpisah. Ada juga tangga ke lantai atas, dan kamu bisa menghadap ke Samudera Hindia, di lantai atas juga terdapat beberapa meriam tua dan masih asli.

Akses ke Benteng Marlborough

Benteng Marlborough terletak di pusat Bengkulu di sebelah timur Jl. Jend. Ahmad Yani.

Maskapai terbang ke Bengkulu



Sumber : utiket.com

Komplek Makam Inggris Bengkulu Indonesia


Tentang Komplek Makam Inggris

Kompleks Pemakaman Inggris terletak di Jl. Veteran Kelurahan Jitra. Inggris di desa bernama Jitra Pemakaman Kristen yang merupakan makam Inggris yang terbesar di Asia Tenggara. ini merupakan saksi sejarah bahwa kota Bengkulu dan Inggris mempunyai hubungan sejarah di masa lalu. Selain itu ada juga Benteng Marlborough yang legendaris yang kira-kira berjarak 800 meter dari komplek makam.

Dalam komplek makam ini terdapat banyak makam para tokoh penguasa Inggris yang mengusai Bengkulu pada tahun 1775 sampai tahun 1940. Diantaranya adalah McDouglas, Parker, Hutchinson, Mclean dan lain-lain.

Seperti yang diketahui Inggris pernah menjajah Indonesia pada tahun 1650 dan Bengkulu merupakan pusat pemerintahan kolonialis. Dan tentara Inggris maupun warga sipil yang meninggal dikuburkan di Bengkulu.

Komplek makam ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara karena ada sekitar 1.000 batu nisan yang berbentuk artistic monumental dalam berbagai ukuran yang terletak di lahan seluas 4,5 hektar dalam ukuran panjang 300 meter dan lebar 150 meter. Meski sekarang jumlah total daerah tersebut menyusut, yakni hanya tinggal 53 kuburan.

Maskapai terbang ke Bengkulu


Lion Lion
Sriwijaya Sriwijaya
Susi Susi
Garuda Garuda
Citilink Citilink

Cari Tiket murah ke Bengkulu

Sumber : utiket.com