Showing posts with label Mandala Airlines. Show all posts
Showing posts with label Mandala Airlines. Show all posts

Thursday, June 19, 2014

Mandala Benar-Benar Berhenti


Masih inget banget saat Mandala mulai lagi mengepakkan sayapnya pada tanggal 5 April 2012, namun hanya dalam waktu dua tahun kita di kejutkan dengan pemberitaan Mandala berhenti beroperasi terhitung mulai tanggal 1 Juli 2014.

Kita mungkin mendengar mandala telah mengurangi sembilan rute penerbangan pada 10 Februari sampai 14 April 2014. Dan kita tidak pernah berpikir Mandala akan mengambil keputusan untuk berhenti beroperasi.

Lagi-lagi masalah keuangan mereka yang tidak kunjung membaik, disampaikan oleh Ketua Dewan Komisaris Mandala Airlines Jusman Syafii Djamal. Beliau mengatakan, keputusan dewan komisaris mengambil keputusan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti meningkatnya biaya operasional akibat depresiasi rupiah yang cukup tajam dan kondisi pasar yang sedang turun. Sangat disayangkan satu lagi maskapai penerbangan Indonesia memilih untuk memberhentikan penerbangan. Meski sebelumnya telah mencoba untuk bertahan dengan bekerja sama dengan Tiger Air namun itu tidak cukup untuk membantu keuangan Mandala.

Semoga saja ini menjadi kabar terakhir dari penutupan atau pemberhentian maskapai Indonesia dan untuk informasi lebih lanjut mengenai klarifikasi maupun bantuan bisa langsung mengunjungi situs Tiger Air, atau menghubungi call center Mandala di (+62 21) 2939-6688 atau call center Tiger Air terhitung dari tanggal 18 Juni 2014 hingga 31 Juli 2014

Sumber : utiket.com

Sunday, January 12, 2014

Sejarah Perjalanan Tiger Airways


Tiger Airways merupakan maskapai penerbangan dari Singapura yang belakangan ini terkenal di Indonesia karena kepemilikan saham di Mandala Airlines. Bahkan lambang maskapai Mandala Airlines terbaru merupakan gabungan antara Mandala dan lambang Tiger Airways sebagai motif di hurufnya. Maskapai Tiger Airways ini berdiri pada 12 Desember 2003 dan memulai penerbangan perdananya pada 15 September 2004. Sedangkan untuk penjualan tiket untuk penerbangan pertamanya dilakukan pada 31 Agustus 2004. Tiger Airways merupakan maskapai penerbangan Singapura yang menerapkan tarif ekonomis untuk penerbangan ke luar Singapura. Maskapai ini merupakan maskapai pertama yang beroperasi di budget terminal di Bandara Changi. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya operasionalnya. Tiger Airways juga pernah mengalami masa sulitnya saat harga bahan bakar pesawat mengalami kenaikan, ditambah lagi dengan ketatnya persaingan di dunia penerbangan komersil.

Tiger Airways mengusung konsep bisnis penerbangan yang sedikit berbeda dengan beberapa maskapai lainnya. Tiger Airways membidik pasar penerbangan bertarif rendah yang dapat dijangkau oleh beragam kalangan masyarakat. Tujuan Tiger Airways yaitu menciptakan sebuah portofolio rute yang menguntungkan di Asia dan Australia. Meskipun mengusung konsep bertarif rendah, namun aspek keamanan dan ketepatan waktu tidak ditinggalkan oleh maskapai ini. Maskapai ini optimis bahwa strategi bisnis yang diusungnya ini dapat terus bertahan dalam persaingan maskapai komersil. Sekarang Tiger Airways merupakan salah satu maskapai yang sangat dicari oleh para penumpang pesawat, bahkan di tahun 2006 selama setahun Tiger Airways telah mampu menerbangkan kurang lebih 1,2 juta penumpang dan kian meningkat di tiap tahunnya.

Untuk lebih melebarkan sayap bisnisnya, Tiger Airways membeli saham beberapa maskapai lainnya dan menjalankan usaha bersamanya (joint ventura). Bahkan demi mendukung kebijakan bisnisnya tersebut, dibuatlah perusahaan khusus pemegang saham yang disebut Tiger Airways Holding Limited dan berkantor di Singapura. Beberapa maskapai penerbangan yang melakukan kerjasama dengan Tiger Airways antara lain:

Tiger Airways Australia

Pada tanggal 9 Februari 2007 secara resmi Tiger Airways mengumumkan pembentukan maskapai baru di Australia. Maskapai ini melayani penerbangan domestik antar negara di Australia. Tidak berbeda dengan Tiger Airways Singapura, maskapai ini mengusung konsep penerbangan berbiaya rendah.

Mandala Airlines

Mandala Airlines merupakan maskapai swasta Indonesia. Mandala Airlines pernah mengalami masalah keuangan sehingga izin penerbangannya dibekukan. Tisger Airways tidak mensia-siakan kesempatan ini untuk menjalin kerjasama dengan Mandala Airlines, sehingga pada akhirnya Mandala Airlines dapat beroperasi kembali.

South East Asian Airlines (SEAir)

Tiger Airways juga melakukan kerjasama dengan maskapai penerbangan pengangkut asal Filipina, SEAir. Tiger Airways membeli 40% saham SEAir pada November 2010.  Pada Mei 2012, SEAir dan Tiger Airways membuka rute penerbangan dari Bandara Clark ke Kinabalu, Bangkok, Hongkong, Singapura dan Kalibo.

Sumber : utiket.com

Saturday, January 11, 2014

Mandala Airlines Dahulu dan Kini


Mandala Airlines merupakan salah satu maskapai penerbangan komersial di Indonesia yang telah banyak menikmati pahit manis dunia penerbangan. Kiprahnya sendiri sudah dimulai sejak tahun 1969 tepatnya pada tanggal 17 April. PT. Mandala Airlines didirikan oleh Kolonel Sofkar, Mayjend Raden Soerjo, Adil Aljol, Mayor (AU) Soegandi Partosoegondo, Kasbi Indradjanoe dan Darwin Ramli. Berawal dari PT. Dharma Kencana Sakti yang merupakan salah satu lembaga komersial Yayasan Dharma Putra Kostrad, Mandala terus tumbuh menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta pertama dan terbesar di Indonesia. Saat itu Mandala sudah berhasil menjangkau 20 rute kota besar di Indonesia. Bahkan di saat krisis ekonomi terjadi, Mandala bisa tetap berdiri.

Pada tahun 2002, Mandala Airlines berhasil memperoleh predikat The Most Potential Brand in Airlines Service dari Indonesia Best Brand Award. Pertengahan tahun 2006, Mandala dilirik oleh perusahaan Indigo Partner dan Cardig yang merupakan dua perusahaan yang telah berpengalaman dalam bidang transportasi udara. Tawaran tersebut mendapat tanggapan baik dari Mandala Airlines dengan harapan kedua perusahaan tersebut dapat mengukir brand-image yang lebih baik untuk menjawab tantangan industri maskapai di masa depan.

Tahun 2007, Mandala kian bersinar dengan memesan 30 pesawat Airbus dengan nilai sekitar 2,3 miliar dolar AS. Sejak saat itu Mandala tidak lagi menggunakan pesawat Boeing karena semua pesawatnya telah diganti dengan jenis Airbus terbaru. Mandala yang dikelola oleh jajaran manajemen yang berpengalam Internasional menjalin kerjasama dengan Singapore Airlines engineering untuk perawatan pesawat.

Tahun 2011 merupakan tahun yang berat untuk Mandala Airlines. Secara mengejutkan maskapai ini berhenti beroperasi karena terjebak hutang senilai Rp 800 miliar. Izin operasional Mandala Airlines pun dibekukan untuk sementara. Kemudian untuk menyelesaikan masalah tersebut, pihak Mandala membuat perjanjian dengan para kreditur tentang pengalihan hutang menjadi saham sehingga para kreditur menjadi pemilik sebagian saham Mandala. Sangat disayangkan mengingat reputasi maskapai ini yang hampir tanpa kendala beroperasi di Indonesia bahkan maskapai Mandala menjadi salah satu maskapai favorit para konsumen Indonesia.

Setelah sekian lama vakum akhirnya pada bulan April 2012, Mandala Airlines kembali beroperasi dengan kepemilikan saham oleh Tiger Airways Holding Limited sebesar 33% di PT. Mandala Airlines. Selain Tiger Airways, para kreditur Mandala juga mempunyai saham di PT. Mandala Airlines. Mandala Airlines yang saat ini berpartner dengan Tiger Airways semakin memperbaiki sistem layanan mereka. Meski tanpa gebrakan promo yang berlebihan, Mandala kian mendapatkan respon positif bagi para pengguna jasa penerbangan Indonesia.


Dengan konsep yang lebih segar dan slogan baru Mandala, yaitu Partner Airlines of Tiger Airways, bukan tidak mungkin nantinya Mandala menjadi maskapai udara nomor satu di Indonesia. Secara perlahan, Mandala mengembalikan kejayaan masa lalunya. Kini Mandala telah bangkit kembali dan senantiasa berkomitmen untuk terus menjaga prestasi pelayanan yang mumpuni. Walaupun kini Mandala Airlines yang telah 45 tahun berkiprah di dunia penerbangan di Indonesia telah berganti nama menjadi Tigerair Mandala, namun maskapai ini tetap mampu berlomba dengan maskapai lain dalam melayani pangsa pasar penerbangan di Indonesia.

Sumber : utiket.com

Saturday, August 3, 2013

Baru dari Mandala: Mandala Bersaing Ketat Dengan Maskapai Lain

sumber : http://cto-mandalaair.com/blog.html#
Seperti yang kita ketahui, Singapura dan Denpasar merupakan destinasi wisata yang mempunyai banyak pengunjung dari berbagai negara. Hal ini tentunya mempengaruhi berbagai sektor terutama sektor penerbangan. Banyak maskapai penerbangan yang melayani rute dengan tujuan Singapura dan Denpasar. Sebagian besar membidik kedua rute tersebut dengan kota keberangkatan dari Jakarta karena memiliki jumlah penumpang tertinggi dibanding dengan kota lain di Indonesia.

Berbeda dengan Mandala Airlines, maskapai ini justru membuka rute Padang-Singapura pada tanggal 1 Desember 2012. Namun ternyata rute tersebut sepi penumpang sehingga Mandala Airlines berencana menutup rute tersebut pada tanggal 8 April 2013. Tidak hanya menutup rute Padang-Singapura, di tanggal yang sama tersebut Mandala Airlines juga berencana membuka rute baru, Jakarta-Singapura dan Jakarta-Denpasar.

Rute Jakarta-Singapura yang dibuka oleh Mandala Airlines tersebut dilayani dengan pesawat Airbus A320 sebanyak satu kali penerbangan pulang pergi dalam sehari. Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta pada pukul 07:00 WIB dan penerbangan kembali dari Bandara Changi, Singapura pada pukul 22:15 waktu Singapura. Namun besar kemungkinan ke depannya, Mandala Airlines akan menambah frekuensi rute Jakarta-Singapura menjadi empat kali dalam sehari.

Rute baru yang dibuka Mandala Airlines di bulan April 2013 adalah rute populer Jakarta-Denpasar. Rute ini akan juga dilayani sebanyak satu kali penerbangan pulang pergi dalam sehari. Rute ini pernah dimiliki oleh Mandala Airlines namun berhenti di awal tahun 2011 bersamaan dengan pemberhentian operasional Mandala Airlines.

Selain membuka  dua rute baru, Mandala Airlines juga mengadakan promo gratis tiket pulang untuk rute Jakarta-Denpasar dengan periode penerbangan 8 April – 31 Oktober 2013 dan rute Jakarta-Singapura untuk periode penerbangan 1 April – 31 Juli 2013. Penasaran dengan harga tiket Mandala Airlines untuk rute tersebut? Temukan infonya hanya di utiket.com atau hubungi Mandala Airlines langsung.


Sumber : utiket.com