Minggu, 12 Januari 2014

Sejarah Perjalanan Tiger Airways


Tiger Airways merupakan maskapai penerbangan dari Singapura yang belakangan ini terkenal di Indonesia karena kepemilikan saham di Mandala Airlines. Bahkan lambang maskapai Mandala Airlines terbaru merupakan gabungan antara Mandala dan lambang Tiger Airways sebagai motif di hurufnya. Maskapai Tiger Airways ini berdiri pada 12 Desember 2003 dan memulai penerbangan perdananya pada 15 September 2004. Sedangkan untuk penjualan tiket untuk penerbangan pertamanya dilakukan pada 31 Agustus 2004. Tiger Airways merupakan maskapai penerbangan Singapura yang menerapkan tarif ekonomis untuk penerbangan ke luar Singapura. Maskapai ini merupakan maskapai pertama yang beroperasi di budget terminal di Bandara Changi. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya operasionalnya. Tiger Airways juga pernah mengalami masa sulitnya saat harga bahan bakar pesawat mengalami kenaikan, ditambah lagi dengan ketatnya persaingan di dunia penerbangan komersil.

Tiger Airways mengusung konsep bisnis penerbangan yang sedikit berbeda dengan beberapa maskapai lainnya. Tiger Airways membidik pasar penerbangan bertarif rendah yang dapat dijangkau oleh beragam kalangan masyarakat. Tujuan Tiger Airways yaitu menciptakan sebuah portofolio rute yang menguntungkan di Asia dan Australia. Meskipun mengusung konsep bertarif rendah, namun aspek keamanan dan ketepatan waktu tidak ditinggalkan oleh maskapai ini. Maskapai ini optimis bahwa strategi bisnis yang diusungnya ini dapat terus bertahan dalam persaingan maskapai komersil. Sekarang Tiger Airways merupakan salah satu maskapai yang sangat dicari oleh para penumpang pesawat, bahkan di tahun 2006 selama setahun Tiger Airways telah mampu menerbangkan kurang lebih 1,2 juta penumpang dan kian meningkat di tiap tahunnya.

Untuk lebih melebarkan sayap bisnisnya, Tiger Airways membeli saham beberapa maskapai lainnya dan menjalankan usaha bersamanya (joint ventura). Bahkan demi mendukung kebijakan bisnisnya tersebut, dibuatlah perusahaan khusus pemegang saham yang disebut Tiger Airways Holding Limited dan berkantor di Singapura. Beberapa maskapai penerbangan yang melakukan kerjasama dengan Tiger Airways antara lain:

Tiger Airways Australia

Pada tanggal 9 Februari 2007 secara resmi Tiger Airways mengumumkan pembentukan maskapai baru di Australia. Maskapai ini melayani penerbangan domestik antar negara di Australia. Tidak berbeda dengan Tiger Airways Singapura, maskapai ini mengusung konsep penerbangan berbiaya rendah.

Mandala Airlines

Mandala Airlines merupakan maskapai swasta Indonesia. Mandala Airlines pernah mengalami masalah keuangan sehingga izin penerbangannya dibekukan. Tisger Airways tidak mensia-siakan kesempatan ini untuk menjalin kerjasama dengan Mandala Airlines, sehingga pada akhirnya Mandala Airlines dapat beroperasi kembali.

South East Asian Airlines (SEAir)

Tiger Airways juga melakukan kerjasama dengan maskapai penerbangan pengangkut asal Filipina, SEAir. Tiger Airways membeli 40% saham SEAir pada November 2010.  Pada Mei 2012, SEAir dan Tiger Airways membuka rute penerbangan dari Bandara Clark ke Kinabalu, Bangkok, Hongkong, Singapura dan Kalibo.

Sumber : utiket.com