Showing posts with label jasa travel. Show all posts
Showing posts with label jasa travel. Show all posts

Wednesday, May 14, 2014

Air Terjun Pancaro Rayo Jambi Indonesia



Tentang Air Terjun Pancaro Rayo

Kerinci, mendengar kata itu mungkin yang ada di benak para pencinta wisata alam akan langsung mengingat Gunung Aktif Tertinggi di Indonesia yakni Gunung Kerinci atau mungkin Danau Kerinci yang memang sudah sangat diakui keindahannya atau bahkan Danau Gubung Tujuh (Seven Mountain Lake) danau tertinggi di Asia Tenggara. Namun, dari sekian banyaknya wisata alam yang terdapat di daerah Kerinci, ada satu tempat wisata alam yang bisa dikatakan sangat eksotik dan rekomendasi bagi para pecinta alam sekalian. Tempat wisata tersebut adalah Air Terjun Pancaro Rayo.

Air Terjun Pancaro Rayo adalah salah satu Air Terjun tertinggi di Desa Koto Tuo Kecamatan Keliling Danau, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, yakni dengan ketinggian kurang lebih 150 meter. Air Terjun ini berada di pulau Tengah, lokasinya pun cukup menantang yakni berada jauh di dalam hutan yang masih sangat Asri dan Alami. Daya tarik dari air terjun ini adalah hujan embun yang tercipta akibat dari ketinggiannya. Bahkan para pengunjung dapat merasakan embunnya di jarak kurang lebih 2 meter dari lokasi. Untuk dapat melihat ketinggian air terjunnya para pengunjung harus memutar kepala hingga 90 derajat ke atas.

Bagi pengunjung yang merasa kehausan dan kehabisan air minum tidak perlu khawatir karena para pengunjung bisa langsung meminum air tersebut. Karena air terjun ini bersumber langsung dari mata air gunung Raya. Selain itu pengunjung juga dapat menikmati kesegaran airnya dengan berenang di kolam dibawah air terjun Pancaro Rayo ini. Namun bagi para pengunjung yang tidak kuat dengan air yang dingin, sangat tidak dianjurkan mandi atau berenang di air terjun ini, karena air di air terjun ini sangat lah dingin. Untuk dapat menikmati semua keeksotisan air terjun Pancaro Rayo ini, para pengunjung harus menempuh perjalanan yang bisa dikatakan sangat melelahkan.

Akses ke Air Terjun Pancaro Rayo

Terdapat 2 (dua) rute untuk dapat sampai ke lokasi air terjun ini, yakni dari Jambi dan Padang. Apabila dari kota Jambi, para pengunjung dapat menyewa travel yang melayani jurusan Jambi ke Sungai Penuh. Untuk biayanya sendiri yakni Rp.200.000, dengan menggunakan travel yang nyaman dan on time. Waktu perjalanan yang akan ditempuh kurang lebih 14 jam perjalanan, dengan catatan perjalanannya lancar. Sedangkan apabila dari arah kota Padang, maka akan menempuh perjalanan yang relatif lebih singkat yakni berkisar antara 6-7 jam perjalanan menggunakan jasa travel dengan rute Padang menuju Sungai Penuh. Namun apabila menggunakan rute ini, para pengunjung harus menyambung dengan angkutan umum, karena travel dari Padang hanya sampai ke pusat kota Sungai Penuh.

Setelah menempuh perjalanan tersebut (baik dari Jambi maupun dari Padang) pengunjung tidak lantas bisa langsung menikmati keidahan air terjun Pancaro Rayo. Karena sesampainya di lokasi pemberhentian Travel, para pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki atau trekking untuk sampai ke lokasi. Medan yang di lalui pun tidak begitu mudah, karena para pengunjung harus melalui jalan yang terbuat dari tanah kuning atau tanah liat dengan semak-semak di kiri dan kanan jalan.

Selain harus melalui tanah dan semak, para pengunjung juga harus menyeberangi beberapa sungai. Kurang lebih 100 meter sebelum sampai ke lokasi, para pengunjung akan menemui sebuah selter dan di selter tersebut para pengunjung sudah dapat melihat dari kejauhan keindahan air terjun Pancaro Roya. Maka setelah perjalanan panjang kurang lebih 1 jam perjalanan, maka para pengunjung sudah dapat menikmati keeksotisan air terjun Pancaro Raya. Jadi, wisata air terjun Pancaro Roya ini sangatlah cocok bagi para wisatawan yang memang memiliki hobby berpetualang, khususnya petualangan alam, trekking dan pedakian.

Sumber : utiket.com

Saturday, January 25, 2014

Panduan Wisata Alor Island Indonesia


Gambaran umum Alor Island

Alor Island terletak di Nusa Tenggara (West) di Indonesia, sekitar 1991 km dari Jakarta. Alor Island tidak dikunjungi oleh banyak wisatawan namun masih ada beberapa hal yang menarik untuk dilihat di sini. Belum ke Alor Island rasanya jika Anda tidak berkunjung ke Pulau Alor. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan di sekitar Alor Island, seperti menyelam dan snorkeling di Pantai Pulau Kepa.

Bandara di Alor Island

Alor Island melalui jalan udara di layani oleh Bandara Alor Island. Bandar Udara Alor terletak di Jl. Soekarno-Hatta, Mali, Kabupaten Alor 85819 Kotak Pos 121, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Bandara yang memiliki kode IATA (ARD) dan ICAO (WRKM) ini memiliki panjang Landasan: 900x23 m, dengan Arah/PCN: 03-31/5 FCZU. Bandara Mali ini tergolong dalam bandara kelas IV/A dengan kemampuan bisa mendaratkan jenis maskapai C-212. Selain itu bandara Mali ini juga memiliki terminal Domestik seluas 150 m.

Bandara yang dikelola oleh UPT Ditjen Hubud ini hanya beroperasi sekitar 7 Jam yakni antara pukul 07.00 hingga pukul 14.00 setiap harinya. Jarak bandara Mali ini dengan kota bisa dikatakan cukup lumayan jauh yakni sekitar 16 km. Adapun fasilitas dari bandara ini adalah Fasilitas Telekomunikasi, Navigasi dan Listrik dan untuk Fasilitas Penunjang Penerbangan Kabin, Walk Through, Tower Set, Hand Held Metal Detector.

Menuju pusat kota dari Bandara

Untuk perjalanan dari dan menuju bandara Mali yang berada di Kabupaten Alor ini bisa dikatakan agak susah namun tetap ada Transportasi yang bisa digunakan setelah kita tiba di bandara Mali. Transportasi umum dari bandara Mali ke Kota Kalabahi (Ibu kota Alor) tidaklah tersedia, sehingga para pengunjung harus mencarter travel atau menggunakan jasa ojek tidak resmi, itu pun tidak mudah ditemui.

Jika kita beruntung menemukan ojek, maka anda dapat bernegosiasi masalah harga dari bandara menuju Kalabahi atau ke salah satu penginapan di kota. Besarnya biaya yakni berkisar antara Rp 20.000,- hingga Rp 30.000,- per orangnya. Atau bisa juga menggunakan mobil travel dengan biaya berkisar Rp 50.000,- hingga Rp 100.000,- per orangnya. Sesampainya di Kalabahi kita bisa menggunakan oto (truk yang diubah menjadi angkutan penumpang).

Biaya menggunakan Oto ini tergolong lumayan untuk sekali naik dari Kalabahi menuju Alor Timur, penumpang dikenai biaya Rp 30.000,-. Untuk angkutan di desa atau kota, penumpang bisa menggunakan jasa ojek dengan tarif Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,- tergantung jarak yang ingin dituju. Sedangkan untuk perjalanan dari Kalabahi menuju ke Bandara bisa menggunakan jasa travel dengan harga Rp 25.000,- per orang. Hal ini merupakan tarif yang normal untuk perjalanan dari Kalabahi menuju Bandara menggunakan angkutan travel dari dan ke bandara.

Maskapai terbang ke Alor Island

Sumber : utiket.com