Selasa, 03 Juni 2014

Serunya Wisata Suku Baduy


Sudah ada rencana untuk liburan nanti? Cobalah untuk berlibur ke tempat yang tidak biasa, agar anda bisa mendapatkan pengalaman baru. Seperti liburan budaya ke pemukiman Suku Baduy Dalam yang ada di kawasan Lebak Banten. Suku Baduy Dalam ini adalah suku pedalaman yang terkenal sangat memeliharan kehidupannya agar senantiasa selaras dengan alam. Maka, jangan heran lingkungan di pemukiman Suku Baduy Dalam sangat terjaga, sungai-sungainya sangat bersih, alamnya juga masih hijau.

Suku Baduy juga disebut dengan orang Kanekes. Berdasarkan penelitian sejarah nama Baduy sendiri berasal dari kata Arab yakni Badawi yang berarti berpindah-pindah. Populasi suku ini sekitar 8.000 orang dan menempati beberapa desa di Perbukitan Gunung Kadeng yang ada di Kabupaten Lebak, kurang lebih 75 kilometer arah selatan Rangkas Bitung, Banten.

Suku Baduy sendiri ada dua macam yaitu Suku Baduy Luar dan Suku Baduy Dalam. Suku Baduy Luar sendiri merupakan bagian dari Baduy Dalam tapi karena melanggar hukum dan adat Baduy mereka di keluarkan oleh Suku Baduy Dalam. Suku Baduy Luar sudah mengenal tekhnologi, sementara Suku Baduy Dalam masih memegang teguh ajaran leluhurnya.

Lupakan sejenak gadget Anda jika Anda akan berwisata ke pemukiman Suku Baduy Dalam karena di sini Anda tidak diperbolehkan menggunakan teknologi. Memasuki wilayah Baduy Dalam, Anda akan melewati hutan rimba dengan perjalanan menanjak dan menurun, Anda akan dibuat kagum dengan pemandangan perbukitan nan hijau. Udaranya sejuk dan sangat bersih, bebas dari sampah. Biasanya para wisatawan akan bermalam di Kampung Gajeboh, yaitu Kampung yang dihuni Suku Baduy Luar. Baru kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke tempat atau desa Suku Baduy Dalam.

Suku Baduy Dalam mempunyai ajaran yang sangat menarik. Suku ini sangat menghormati alam. Mereka percaya jika mereka baik terhadap alam, maka alam akan jauh lebih baik terhadap mereka. Mereka bahkan tidak menggunakan sabun ataupun shampoo saat mandi karena bisa mencemari sungai mereka. Saat tidur kaki mereka tidak boleh menghadap sungai hal ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sungai oleh Suku Baduy. Tidak ada listrik apalagi gadget di tempat ini. Mereka sama sekali tidak tertarik dengan hal seperti itu. Ada satu ajaran Suku Baduy yang paling menarik yaitu tentang orang baik dan orang pintar. Suku Baduy tidak mau menjadi orang pintar karena menurut mereka orang pintar bisa membodohi orang lain, untuk itu Suku Baduy Dalam hanya ingin menjadi orang baik saja.

Sekarang sudah banyak agen wisata yang menyediakan paket wisata yang menuju ke tempat tinggal / desa Suku Baduy Dalam. Suku Baduy Dalam sehari-hari berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda. Banyak wisatawan yang telah berkunjung ke sini, bahkan Suku Baduy terkenal hingga mancanegara. Bagaimana sobat, tertarik untuk pergi ke sini?

Sumber : utiket.com