Showing posts with label bagasi. Show all posts
Showing posts with label bagasi. Show all posts

Wednesday, July 15, 2015

Tips Mengemas Oleh-Oleh Dengan Pesawat



Saat kita pergi berlibur biasanya kita akan menyempatkan untuk membeli oleh-oleh buat teman atau keluarga di rumah. Nah, terkadang kita tak sadar bahwa oleh-oleh yang kita beli terlalu banyak, sehingga ransel atau koper yang tadinya ringan menjadi sedikit lebih berat. Apalagi jika kita naik pesawat dan tidak membeli fasilitas bagasi. Tentu kita akan sedikit kesulitan untuk memasukkan semua barang bawaan kita ke dalam kabin. Sebenarnya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum packing oleh-oleh dengan menggunakan pesawat.

Jangan membungkus rapi oleh-oleh

Oleh-oleh yang sudah kita siapkan untuk teman atau keluarga di rumah sebaiknya jangan dibungkus rapi terlebih dahulu. Terkadang di beberapa bandara, ada yang menerapkan sistem keamanan yang membolehkan petugas bandara untuk membuka bungkusan. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa bungkusan tersebut aman dan tidak berbahaya. Sehingga sebaiknya oleh-oleh tersebut dibungkus ala kadarnya terlebih dahulu dengan menggunakan kertas atau kantong plastik.

Simpan oleh-oleh yang berharga di dalam kabin

Oleh-oleh yang berharga sebaiknya dibawa dan disimpan di dalam kabin saja. Jangan pernah menyimpan oleh-oleh berharga tersebut di dalam bagasi. Kita bisa menggunakan sebuah tas khusus dan menaruhnya di bawah kursi pesawat.

Perhatikan cara membawa barang pecah belah

Untuk barang pecah belah yang ukurannya tidak terlalu besar seperti piring, keramik atau vas, cara mengemasnya adalah dengan membungkusnya menggunakan bubble wrap, lalu masukkan ke dalam sweater atau baju. Kita bisa memasukkannya ke dalam koper kecil atau tas, namun pastikan bahwa barang tersebut berada di tengah-tengah tumpukan baju. Sehingga posisi barang tersebut tertutup oleh tumpukan baju. Untuk barang pecah belah sebaiknya jangan disimpan di dalam bagasi. Meskipun terdapat sticker fragile, hal tersebut tetap tidak dapat menjamin bahwa barang pecah belah tersebut tidak akan rusak. Sedangkan untuk oleh-oleh yang berukuran besar baik itu berupa barang pecah belah atau tidak, sebaiknya dikirim melalui jasa pengiriman barang.

Jangan lupa dan pastikan oleh-oleh yang akan kita bawa merupakan barang yang diperbolehkan dan aman dibawa ke dalam pesawat. Karena seperti yang kita ketahui ada beberapa jenis benda yang dilarang dibawa ke dalam pesawat seperti senjata tajam, cairan lebih dari 100 ml dan lain-lain.

Sumber : utiket.com

Friday, June 26, 2015

Garuda Indonesia Tawarkan Ekstra Bagasi



Maskapai Garuda Indonesia menawarkan ekstra bagasi bagi para pelanggannya. Ekstra bagasi tersebut dapat diperoleh tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan atau gratis.

Ekstra bagasi tersebut meliputi gratis ekstra bagasi 23 kg untuk alat olahraga, gratis ekstra bagasi 10 kg untuk penerbangan internasional serta gratis ekstra bagasi hingga 20 kg untuk anggota GarudaMiles (untuk yang satu ini syarat dan ketentuan berlaku).

Dengan adanya ekstra bagasi sebanyak 10 kg untuk penerbangan internasional, sehingga total bagasi yang diperoleh adalah 50 kg (untuk First Class), 40 kg (untuk Bussiness Class) dan 30 kg (untuk Economy Class).

Sumber : utiket.com

Tuesday, June 9, 2015

Jangan Bawa Barang Ini ke Dalam Pesawat



Pernah merasakan pengalaman barang bawaan Anda disita oleh petugas keamanan bandara? Menyebalkan bukan. Ada beberapa jenis barang yang memang tidak boleh Anda bawa ke dalam pesawat. Ketentuan tersebut merupakan peraturan internasional yang sudah ditetapkan oleh ICAO (Internatinoal Civil Aviation Organization) yakni sejenis Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. Nah berikut barang-barang yang tidak boleh dibawa ke dalam pesawat.

Dilarang membawa cairan berbahaya
Maskapai penerbangan pada umumnya melarang setiap penumpangnya untuk membawa cairan berbahaya seperti zat kimia. Meski begitu, Anda diperbolehkan membawa benda-benda cair seperti minyak kayu putih, parfum, atau hairspray dengan kapasitas maksimal 100 ml. Untuk lebih amannya lagi, Anda bisa memasukkan benda-benda tersebut ke dalam bagasi dan melapisinya dengan plastik bening.

Dilarang membawa benda-benda yang berbahan gas
Setiap penumpang umumnya dilarang membawa benda-benda yang berbahan gas seperti cat semprot, korek api dan lain-lain. Gas dapat memicu sebuah ledakan, hal ini tentunya bisa mengancam keselamatan para penumpang.

Dilarang membawa benda-benda tajam
Jangan sekali-kali membawa benda-benda tajam seperti pisau, pedang, samurai, anak panah dan lain-lain meskipun fungsinya hanya sebagai souvenir. Barang-barang tersebut tentunya akan disita oleh petugas keamanan bandara. Sedangkan untuk peralatan make up yang mengandung benda-benda tajam seperti gunting kuku, kikir kuku, pisau cukur dan lain-lain, jika Anda sangat membutuhkannya, Anda bisa mengemas dan memasukkannya ke dalam tas koper yang akan Anda masukkan ke dalam bagasi. Atau jika ingin praktis dan efisien, Anda bisa membelinya di tempat tujuan.

Dilarang membawa senjata api dan peralatan berbahaya lainnya
Setiap maskapai melarang penumpangnya untuk membawa senjata api dan peralatan berbahaya lainnya yang dapat memicu ledakan seperti amunisi, kembang api, petasan dan lain-lain, kecuali bila benda-benda tersebut diizinkan sebagai bagasi yang didaftarkan atas keputusan mutlak dari maskapai yang bersangkutan karena alasan yang sangat khusus.

Dilarang membawa benda-benda yang dapat mengembang
Benda-benda yang dapat mengembang seperti bola tiup untuk kegiatan olahraga basket, voli dan lain-lain dilarang dibawa ke dalam pesawat kecuali bila benda-benda tersebut sudah dikempiskan.

Selain beberapa benda yang sudah disebutkan di atas, masih ada beberapa benda lainnya yang mungkin bisa disita oleh petugas karena berpotensi mengancam keselamatan para penumpang. Apapun itu, ada baiknya bila kita tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Sumber : utiket.com

Wednesday, August 14, 2013

Awas! Hindari Menyimpan Barang Ini di Dalam Bagasi Pesawat



Terkadang mungkin Anda merasa malas membawa barang bawaan Anda ke dalam kabin pesawat. Namun Anda juga harus tahu ada beberapa barang yang sebaiknya tetap Anda bawa masuk ke kabin bagaimanapun repotnya Anda. Selain bisa merusak barang kesayangan Anda, menaruh barang di bagasi pesawat juga bisa menyebabkan barang penting Anda hilang. Lalu barang apa saja yang sebaiknya tidak Anda taruh di bagasi? Simak info berikut ini:

Barang Pecah Belah

Walaupun barang pecah belah yang disimpan di dalam bagasi pesawat sudah diberi stiker Fragile namun tetap saja hal ini tidak menjamin barang tersebut bisa dalam keadaan baik. Resiko barang pecah sangat tinggi. Jadi ada baiknya tetap dibawa masuk ke dalam kabin menggunakan kotak penyimpanan khusus.

Dokumen Penting

Resiko kehilangan benda di bagasi pesawat sangat tinggi. Jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jangan menaruh dokumen penting seperti paspor, tanda pengenal diri dan dokumen penting lainnya di dalam bagasi pesawat.

Masih ingat kan kasus hilangnya perhiasan mahal di bagasi sebuah maskapai penerbangan? Ya, bagasi pesawat bukanlah tempat aman yang bisa Anda gunakan untuk menaruh perhiasan mahal. Di bagasi pesawat kejahatan bisa saja terjadi, seperti pembobolan koper dan kehilangan isi bagasi.

Negatif Film

Benda yang akan disimpan di bagasi harus melewati sinar X untuk pemeriksaan. Sinar X ini bisa merusak negatif film Anda. Jadi jangan menyimpan negatif film di bagasi pesawat.

Gadget seperti laptop, tablet pc maupun ponsel dan barang-barang elektronik lain umumnya sangat sensitif terhadap guncangan. Anda tak pernah tahu bagaimana barang Anda diperlakukan di dalam bagasi. Bisa saja petugas meletakan barang Anda dengan cara dilempar.

Jika Anda memiliki penyakit tertentu yang bisa kambuh sewaktu-waktu maka jangan menaruh obat-obatan Anda di dalam bagasi pesawat karena akan merepotkan Anda jika sakit Anda tiba-tiba kambuh.

Uang Tunai dan Kartu Kredit

Ini adalah benda penting lainnya yang jangan Anda taruh di dalam begasi pesawat. Ingat, kejahatan bisa terjadi sewaktu-waktu apalagi jika jumlah uangnya banyak, bisa-bisa koper Anda dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber : utiket.com