Showing posts with label paspor. Show all posts
Showing posts with label paspor. Show all posts

Wednesday, July 8, 2015

Visa On Arrival (VoA)



Visa On Arrival (VoA) adalah sebuah dokumen izin masuk untuk seseorang ke suatu negara yang bisa diperoleh secara langsung di perbatasan antar negara atau di bandara yang dituju. Jadi kita tidak perlu mengurus visa di negara asal, karena hal tersebut bisa diproses di negara tujuan.

Visa On Arrival biasanya berlaku untuk kunjungan singkat seperti liburan atau kunjungan sosial. Cara mendapatkan Visa On Arrival cukup mudah yakni begitu mendarat di bandara negara yang dituju langsung menuju ke sebuah konter dengan tulisan Visa On Arrival. Akan ada beberapa pertanyaan yang diajukan seperti tempat asal negara Anda, rencana kunjungannya untuk apa, berapa lama rencananya mau tinggal, serta pertanyaan seputar tempat Anda akan menginap di hotel mana atau alamat tempat tinggal disana dimana. Setelah itu Anda diharuskan membayar sejumlah uang yang besarnya berbeda-beda tergantung kebijakan setiap negara yang menerapkan layanan Visa On Arrival.

Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang menerapkan layanan Visa On Arrival bagi warga negara asing. Persyaratan untuk mengajukan Visa On Arrival di Indonesia diantaranya adalah paspor kebangsaan dengan masa berlaku minimal enam bulan, tidak terdaftar dalam daftar pencarian atau penangkalan serta membayar biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Visa On Arrival di Indonesia sendiri biayanya sekitar US $ 35 atau sekitar Rp 350.000.

Visa On Arrival tersebut diberikan untuk jangka waktu 30 hari dengan ketentuan dapat diperpanjang izin keimigrasiannya paling lama 30 hari serta tidak dapat dialihstatuskan menjadi izin keimigrasian lainnya.

Visa On Arrival diberikan dengan cara memberi cap atau stiker pada paspor yang sah dan masih berlaku.

Beberapa bandara di Indonesia yang menerapkan layanan Visa On Arrival diantaranya Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Kualanamu (Medan), Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Adi Sutcipto (Yogyakarta), Bandara Ngurah Rai (Bali), Bandara Supadio (Pontianak), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), Bandara Hang Nadim (Batam) dan lain-lain. Setidaknya ada 20 bandara di Indonesia yang melayani Visa On Arrival bagi warga negara asing.

Sedangkan beberapa negara yang diperbolehkan membuat Visa On Arrival di Indonesia antara lain Afrika Selatan, Amerika Serikat, Argentina, Australia, Austria, Aljazair/Algeria, Bahrain, Belanda, Cheko, Kanada, Korea Selatan, Portugal, Perancis, Jerman, Italia, India, Inggris, Mesir, Tiongkok, Swiss, Spanyol, Jepang dan lain-lain.

Selain itu perlu diketahui pula bahwa ada beberapa negara lain yang memberikan bebas visa serta Visa On Arrival bagi pemegang paspor Indonesia. Diantaranya adalah Yordania, Laos, Macau, Maladewa/Maldives, Oman, Sri Lanka, Timor Leste, Maroko, Tanzania, Turki, Kolombia, Peru, Chile dan lain-lain.

Sumber : utiket.com

Thursday, July 2, 2015

Tips Cara Perpanjang Paspor Secara Online



Paspor merupakan salah satu dokumen penting yang harus Anda bawa untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Paspor ada yang berisi 24 halaman serta 48 halaman dan keduanya mempunyai masa berlaku yang sama yakni maksimal selama 5 tahun. 

Nah, minimnya informasi memang masih membuat sebagian besar masyarakat di Indonesia bingung bagaimana cara memperpanjang paspor bila masa berlakunya sudah habis. Simak tips berikut ini.

Pendaftaran online

Perpanjang paspor bisa dilakukan di kantor imigrasi terdekat di kota Anda dan biasanya akan selesai dalam waktu tiga hari kerja. Namun sebelumnya, agar lebih efektif, Anda bisa mendaftar secara online terlebih dahulu di http://www.imigrasi.go.id/

Setelah situs imigrasi dibuka, Anda kemudian bisa pilih menu Layanan Publik-Layanan Online-Layanan Paspor Online. Langkah selanjutnya pilih tabel Pra Pemohonan Personal. 

Anda harus pilih jenis permohonan apa yang Anda perlukan. Apakah pembuatan paspor baru, penggantian habis berlaku atau halaman penuh atau perubahan data dalam paspor. Anda juga harus mengisi nomor paspor lama Anda, pilih jenis paspor serta pilih kantor imigrasi terdekat di kota Anda.

Isi Form Pembayaran

Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisi form pembayaran. Kantor imigrasi pusat nantinya akan mengirim email yang berisi surat pengantar untuk melakukan pembayaran. Surat tersebut harus dicetak terlebih dahulu yang nantinya harus ditunjukkan ke teller bank yang dimaksud.

Oleh karena itu, selesai mendaftar secara online, sebaiknya Anda bergegas pergi ke kantor cabang bank yang dimaksud untuk melakukan pembayaran. Harga yang harus dibayarkan, nantinya akan tertera di surat tersebut ditambah biaya sebesar Rp 5.000 untuk biaya administrasi. Struk yang Anda terima dari pihak bank harus Anda bawa ke kantor imigrasi. Meski begitu, pembayaran bisa juga dilakukan melalui ATM.

Mengisi halaman permohonan jadwal wawancara

Selesai melakukan pembayaran di bank atau via ATM, buka kembali email yang Anda terima dari pihak kantor imigrasi. Klik link yang tertera di badan email tersebut.

Link tersebut mengarahkan Anda ke halaman permohonan jadwal wawancara. Yang harus Anda lakukan adalah menentukan hari dan tanggal untuk datang ke kantor imigrasi. 

Cetak formulir

Setelah menentukan tanggal, hari dan menyimpan data, kantor imigrasi akan kembali mengirim email yang isinya berupa tanda terima permohonan pembuatan paspor.  Di tanda terima tersebut akan tertera tanggal dan waktu untuk datang ke kantor imigrasi. Silahkan download dan cetak tanda terima tersebut lalu isi data-data yang diperlukan.

Siapkan dokumen yang diperlukan

Sebelum datang ke kantor imigrasi, jangan lupa untuk menyiapkan dokumen yang diperlukan seperti Akte Kelahiran, Ijazah terakhir, Kartu Keluarga, KTP, Surat Nikah (bagi yang sudah nikah) dan Paspor lama Anda. Foto kopi semua dokumen tersebut. Jangan lupa juga untuk membawa struk bukti pembayaran yang Anda terima dari bank atau bukti pembayaran via ATM.

Datang ke kantor imigrasi sepagi mungkin

Anda diharuskan datang ke kantor imigrasi sesuai hari dan tanggal yang sudah Anda pilih untuk melakukan sesi wawancara dan foto. Sesi tersebut biasanya dimulai pukul 08.00. Namun biasanya sekitar jam 07.00 sudah banyak antrian pengunjung. Memang antrian untuk pendaftar online akan dibedakan dengan antrian pengunjung yang datang langsung. Namun tetap tidak ada salahnya bila Anda datang ke kantor imigrasi sepagi mungkin. Anda nantinya akan dipanggil sesuai nomor antrian dan paspor baru Anda bisa diambil dalam waktu tiga hari kerja.

Sumber : utiket.com

Saturday, October 11, 2014

Tips Mengurus Kehilangan Paspor



Paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat dari suatu negara yang berisi identitas sang pemegang yang dapat digunakan untuk melakukan perjalanan antar negara. Isi dari sebuah paspor biasanya memuat foto sang pemegang, tempat tanggal lahir, informasi kebangsaan, tanda tangan dan informasi penting lainnya. Untuk semua dokumen penting seperti KTP, SIM, STNK, paspor dan lain-lain sebaiknya Anda telah memiliki foto kopiannya terlebih dahulu. Hal ini untuk mempermudah bila suatu saat Anda kehilangan dokumen penting tersebut. Nah, berikut prosedur mengurus paspor yang hilang.

Jangan panik dan segera cari kantor polisi terdekat

Hal pertama yang harus Anda lakukan bila kehilangan dokumen penting seperti paspor misalnya adalah tetap tenang dan jangan panik. Segera setelah itu, Anda harus lapor ke kantor polisi terdekat untuk mendapatkan surat kehilangan paspor dari pihak kepolisian.

Cari lokasi Kantor Imigrasi

Setelah mendapat surat kehilangan paspor dari pihak kepolisian, segeralah pergi ke Kantor Imigrasi untuk proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Jangan lupa untuk membawa dokumen penting lainnya seperti foto kopi KTP, foto kopi KK, foto kopi paspor serta surat kehilangan dari kepolisian. Saat proses BAP, akan dilakukan beberapa pertanyaan mengenai penyebab paspor Anda bisa hilang. Setelah itu, Anda akan dibuatkan surat BAP dan akan diminta untuk kembali datang ke Kantor Imigrasi untuk menandatangani surat BAP tersebut.

Pergi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia

Setelah surat BAP jadi dan telah Anda tandatangani, Anda diharuskan pergi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM untuk proses pembuatan Surat Rekomendasi untuk paspor hilang yang masih berlaku. Proses pembuatan surat ini maksimal dua hari kerja.

Kembali lagi ke Kantor Imigrasi

Setelah medapat Surat Rekomendasi dari Kantor Wilayah Kemeterian Hukum dan HAM, maka Anda diharuskan kembali ke Kantor Imigrasi untuk melaksanakan proses awal pembuatan paspor. Biasanya pembuatan paspor akan selesai dan dapat diambil maksimal empat hari kerja. Anda juga diharuskan membayar biaya pengurusan paspor yang hilang. Biayanya disesuaikan dengan jenis paspor dan penyebab kehilangannya.

Perlu diingat, apabila paspor Anda hilang saat Anda sedang berada di luar negeri maka setelah mendapat surat kehilangan dari kantor polisi setempat, segeralah melapor ke Kedubes RI untuk mendapatkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). SPLP ini masa berlakunya hanya sementara namun mempunyai kedudukan hukum yang sama dengan paspor.

Sumber : utiket.com

Sunday, July 20, 2014

Cara Aman Menyimpan Paspor



Paspor merupakan salah satu identitas penting bagi traveller yang sedang berpergian ke luar negeri. Untuk itu paspor harus disimpan dengan baik dan benar. Berikut tips cara aman menyimpan paspor Anda.

Simpan dalam tas kecil

Selalu simpan paspor Anda dalam tas kecil kemanapun Anda pergi. Jangan pernah meninggalkan paspor di kamar hotel saat tidak ada orang. Pastikan tas yang Anda kenakan aman dan anti air.

Rajin cek paspor

Selalu waspada terhadap para pencuri. Meskipun Anda sedang liburan dan bersenang-senang tapi usahakan untuk selalu mengecek paspor Anda. Jangan sampai paspor Anda berpindah tangan nantinya.

Sediakan fotokopi paspor

Jangan lupa untuk memfotokopi paspor Anda. Hal ini penting dan dapat digunakan sebagai backup dari paspor yang asli. Selain itu fotokopi paspor juga bisa digunakan untuk berbagai keperluan, salah satunya untuk menyewa kendaraan, jadi Anda tak perlu menggunakan paspor asli.

Scan paspor

Selain dengan cara fotokopi, Anda juga bisa menscan paspor asli sehingga menjadi file yang bisa Anda simpan ke dalam email atau smartphone Anda. File data ini juga bisa Anda gunakan ketika ada yang memerlukan data paspor Anda, tanpa perlu memberikan paspor asli Anda.

Sumber : utiket.com

Thursday, June 12, 2014

Persiapan Travelling ke Luar Negeri


Bosan jalan-jalan di dalam negeri, maka jalan-jalan ke luar negeri bisa menjadi pilihan menarik untuk berlibur. Agar lebih hemat maka Anda bisa pilih salah satu negara yang bebas visa. Pergi secara rombongan bersama teman-teman juga menyenangkan. Masih bingung apa saja yang harus di persiapkan utuk travelling ke luar negeri? Simak tips berikut.

Siapkan tiket pesawat dan hotel

Pertama carilah tiket pesawat yang sedang promo. Saat musim liburan, memang akan susah mendapatkannya. Untuk itu ada baiknya mulai rajin mencari dari jauh-jauh hari. Jangan ragu untuk melakukan pemesanan jika menemukan harga murah. Untuk hotel, Anda juga harus memesan jauh-jauh hari karena saat musim liburan biasanya hotel banyak yang penuh.

Cuaca

Setelah persiapan tiket pesawat dan hotel selesai, mulailah mencari informasi tentang negara yang akan dikunjungi. Yang paling penting adalah mencari informasi tentang cuaca yang sedang berlangsung saat kita ke sana nanti. Jangan sampai kita salah membawa baju. Misalnya kita tidak membawa baju tebal padahal di sana sedang musim dingin. Mengetahui cuaca, juga akan membantu kita mengatur destinasi wisata. Contoh saat musim dingin tentu tidak cocok untuk mengunjungi pantai.

Adat dan kebudayaan

Penting juga untuk sedikit mempelajari adat dan kebudayaan negara yang akan kita kunjungi. Banyak adat kebiasaan lokal yang harus diperhatikan dan dipatuhi oleh para pendatang terutama di negara yang mempunyai ideologi yang kuat. Terkadang adat mereka sangat berbeda dengan adat di negara kita. Untuk itu kita harus mempelajarinya dan membiasakan agar nantinya tidak kaget saat berkunjung ke sana.

Makanan

Lidah lokal biasanya kurang cocok dengan menu makanan asing. Belum lagi untuk traveler muslim yang mungkin akan sedikit kesusahan menemukan makanan halal di negara tujuan. Untuk itu bawalah beberapa makanan instan dari sini, seperti sambal instan, abon, telur asin, atau bisa juga membawa beras dan rice cooker kecil. Hal ini juga akan membantu kita menghemat uang makan.

Siapkan dokumen-dokumen penting

Tentu ini wajib dilakukan. Siapkan tempat khusus yang aman untuk menyimpan dokumen penting seperti paspor. Ada baiknya copy beberapa dan taruh di tempat yang berbeda. Jadi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Anda tidak terlalu bingung dan khawatir karena mempunyai copy-annya.

Sumber : utiket.com

Thursday, August 29, 2013

Tata Cara Mengajukan Visa


Jika Anda ingin berkunjung ke suatu negara, ada dua dokumen penting yang harus Anda siapkan yaitu paspor dan visa. Visa merupakan dokumen perizinan bagi seseorang untuk tinggal di negara lain selama kurun waktu tertentu. Tanpa visa, Anda tentu tidak mungkin dapat berkunjung ke luar negeri walaupun hanya sehari. Visa terdiri dari beberapa jenis, antara lain visa pelajar, visa turis yang hanya berlaku antara 14-30 hari dan visa pekerja. Mungkin sebagian dari Anda ada yang belum tahu bagaimana cara pembuatan visa. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mengajukan pembuatan visa, antara lain:

Daftar Online

Pada dasarnya pembuatan visa harus melewati kedutaan besar negara tujuan Anda. Belakangan ini sudah banyak kedutaan asing yang menggunakan sistem online untuk proses pembuatan visa. Hal ini tentu akan lebih memudahkan Anda.  Kunjungi website kedutaan besar negara yang akan Anda kunjungi dan lakukan pendaftaran secara online. Saat pendaftaran, Anda akan diminta untuk memilih jam janji datang ke kantor kedutaan besar negara yang bersangkutan.

Isi Formulir

Isi formulir pada saat pendaftaran online dengan teliti dan benar. Pastikan semua data yang diisikan merupakan data sebenarnya karena jika Anda berbohong maka akan menyulitkan Anda pada akhirnya. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan pada bagian ini.

Lengkapi Persyaratan

Ada beberapa persyaratan yang harus wajib Anda lengkapi. Persyaratan ini mungkin akan berbeda-beda, tergantung ke negara mana Anda akan berkunjung. Sebaiknya cari tahu terlebih dahulu syarat apa saja yang harus Anda persiapkan agar nantinya saat Anda tidak perlu bolak-balik karena beberapa persyaratan belum dipenuhi.

Wawancara

Untuk mendapatkan visa ada proses wawancara yang wajib untuk Anda lakukan. Wawancara  merupakan bagian terpenting dalam proses ini. Jawablah pertanyaan dengan tenang, jelas dan jujur. Mungkin tidak semua petugas menyenangkan. Ada beberapa pewawancara yang menanyakan hingga detail tapi Anda juga harus tetap menjawabnya. Jika Anda belum yakin dengan kemampuan bahasa asing Anda, jangan ragu untuk menjawabnya menggunakan Bahasa Indonesia.

Mengambil Visa

Setelah wawancara dan visa Anda dinyatakan bisa diterbitkan, Anda akan diberi kartu oleh petugas untuk pengambilan visa. Untuk pengambilannya sendiri Anda bisa diwakilan oleh orang lain asalkan orang tersebut dapat menunjukan kartu pengambilan Anda.

Sumber : utiket.com

Thursday, August 15, 2013

Benda Yang Wajib Dibawa Saat Traveling ke Luar Negeri



Traveling akan selalu menjadi hal yang menyenangkan bagi siapa saja, apalagi jika mendapat kesempatan untuk traveling ke luar negeri. Berbagai agenda acara tentunya sudah disusun sebelum pergi traveling. Namun ada beberapa persiapan mendasar yang harus anda perhatikan dengan cermat sebelum traveling ke luar negeri. Di samping segala persiapan, ada beberapa benda yang wajib Anda bawa saat traveling ke luar negeri. Benda-benda tersebut sangat penting untuk anda bawa karena merupakan sarana vital saat anda berada di luar negeri. Apa saja itu?

Dokumen Penting

Dokumen penting berupa tanda pengenal merupakan benda yang benar-benar wajib anda bawa saat traveling ke luar negeri, terutama paspor dan visa. Paspor merupakan tanpa pengenal resmi internasional yang harus anda tunjukkan saat melewati pintu imigrasi. Sedang visa merupakan surat ijin untuk memasuki dan tinggal di negara lain dalam batas waktu yang ditentukan. Cek masa berlaku visa anda. Karena jika masa berlaku visa berakhir, itu artinya anda harus meninggalkan negara tersebut.

Buku Panduan, Peta dan Brosur Wisata

Terdapat berbagai informasi penting mengenai suatu negara tujuan di dalam buku panduan wisata. Hal itu menjadikan buku panduan wisata ini wajib anda bawa saat traveling ke luar negeri. Dengan buku panduan wisata tersebut Anda tak perlu bingung untuk mencari tahu segala informasi mengenai negara yang anda tuju. Peta kota di negara tujuan juga wajib anda bawa agar memudahkan anda untuk menuju suatu tempat tanpa takut tersesat. Sedangkan brosur wisata merupakan informasi tambahan untuk tujuan traveling anda yang tidak tercantum dalam buku panduan wisata. Anda dapat mendownload brosur wisata tersebut dari internet.

Mata Uang Negara Tujuan

Pastikan Anda telah menukarkan mata uang rupiah menjadi mata uang negara yang dituju sebelum pergi traveling ke luar negeri. Tukarkan pula ke dalam bentuk recehan agar memudahkan anda melakukan transaksi kecil di negara tujuan. Jika ternyata mata uang negara tersebut tidak tersedia di Indonesia, anda bisa menukarnya ke dalam mata uang negara besar seperti dollar Amerika, euro maupun poundsterling.

Universal Travel Adapter

Benda yang satu ini sangat berguna saat anda berada di luar negeri. Tidak semua negara memiliki jenis colokan listrik yang sama seperti di Indonesia pada umumnya. Pastinya anda tidak bisa jauh dari gadget yang anda punya kan?

Pakaian Khusus

Ingat, setiap negara memiliki cuaca yang berbeda. Pastikan anda mencari tahu terlebih dahulu cuaca yang sedang terjadi di negara tujuan agar bisa mempersiapkan pakaian yang cocok. Jika anda mengunjungi negara yang sedang mengalami musim dingin, anda bisa membawa jaket tebal. Namun jika anda mengunjungi negara dengan cuaca panas atau bergurun pasir, siapkan pelindung matahari agar anda terhindar dari bahaya sengatan matahari.

Sumber : utiket.com

Wednesday, August 14, 2013

Awas! Hindari Menyimpan Barang Ini di Dalam Bagasi Pesawat



Terkadang mungkin Anda merasa malas membawa barang bawaan Anda ke dalam kabin pesawat. Namun Anda juga harus tahu ada beberapa barang yang sebaiknya tetap Anda bawa masuk ke kabin bagaimanapun repotnya Anda. Selain bisa merusak barang kesayangan Anda, menaruh barang di bagasi pesawat juga bisa menyebabkan barang penting Anda hilang. Lalu barang apa saja yang sebaiknya tidak Anda taruh di bagasi? Simak info berikut ini:

Barang Pecah Belah

Walaupun barang pecah belah yang disimpan di dalam bagasi pesawat sudah diberi stiker Fragile namun tetap saja hal ini tidak menjamin barang tersebut bisa dalam keadaan baik. Resiko barang pecah sangat tinggi. Jadi ada baiknya tetap dibawa masuk ke dalam kabin menggunakan kotak penyimpanan khusus.

Dokumen Penting

Resiko kehilangan benda di bagasi pesawat sangat tinggi. Jadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jangan menaruh dokumen penting seperti paspor, tanda pengenal diri dan dokumen penting lainnya di dalam bagasi pesawat.

Masih ingat kan kasus hilangnya perhiasan mahal di bagasi sebuah maskapai penerbangan? Ya, bagasi pesawat bukanlah tempat aman yang bisa Anda gunakan untuk menaruh perhiasan mahal. Di bagasi pesawat kejahatan bisa saja terjadi, seperti pembobolan koper dan kehilangan isi bagasi.

Negatif Film

Benda yang akan disimpan di bagasi harus melewati sinar X untuk pemeriksaan. Sinar X ini bisa merusak negatif film Anda. Jadi jangan menyimpan negatif film di bagasi pesawat.

Gadget seperti laptop, tablet pc maupun ponsel dan barang-barang elektronik lain umumnya sangat sensitif terhadap guncangan. Anda tak pernah tahu bagaimana barang Anda diperlakukan di dalam bagasi. Bisa saja petugas meletakan barang Anda dengan cara dilempar.

Jika Anda memiliki penyakit tertentu yang bisa kambuh sewaktu-waktu maka jangan menaruh obat-obatan Anda di dalam bagasi pesawat karena akan merepotkan Anda jika sakit Anda tiba-tiba kambuh.

Uang Tunai dan Kartu Kredit

Ini adalah benda penting lainnya yang jangan Anda taruh di dalam begasi pesawat. Ingat, kejahatan bisa terjadi sewaktu-waktu apalagi jika jumlah uangnya banyak, bisa-bisa koper Anda dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber : utiket.com