Kamis, 27 Maret 2014

Nikmatnya Rendang Khas Minangkabau


Kuliner yang satu ini sangat terkenal di Indonesia dan bahkan sudah mendunia. Yupss, bener banget apalagi kalau bukan rendang. Pada tahun 2011, makanan khas ini berada di peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods yang diselenggarakan oleh CNN international. Siapa yang tak suka dengan rendang ini, daging sapi yang diolah sedemikian rupa dengan bumbu dan rempah serta santan kelapa menjadikan kuliner ini mempunyai rasa yang khas. Selain pedasnya yang pas, gurihnya juga sangat terasa. 

Proses memasak rendang memang cukup rumit memakan waktu berjam-jam, biasanya sekitar empat jam atau hingga kuah rendang mengering dan berwarna hitam pekat. Rendang bisa tahan sampai berminggu-minggu loh walaupun tanpa bahan pengawet. Sehingga banyak yang membawa rendang untuk bekal perjalanan jauh. Selain itu rendang juga cocok digunakan untuk oleh-oleh. 

Rendang berasal dari Sumatera khususnya daerah Minangkabau. Selain menjadi sajian keseharian masyarakat Minang, rendang juga merupakan masakan tradisi masyarakat Minang yang selalu disajikan dalam berbagai acara adat. Rendang bisa ditemukan di hampir semua restoran atau warung padang yang terdapat di hampir seluruh wilayah Indonesia. Masakan ini cukup terkenal hingga ke luar negeri. Walau begitu, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak dan bumbu yang berbeda. Jenis rendang berbeda-beda, ada rendang kering, ada juga rendang basah atau sering disebu Kalio. Untuk rendang jenis ini tidak bisa bertahan lama hanya sekitar satu minggu saja. 

Rendang mempunyai filosofi budaya Minangkabau yaitu Dagiang (Daging) sebagai bahan utamanya melambangkan “Niniak Mamak” yang melambangkan para pemimpin suku adat. Sedangkan Krambia (Kelapa) merupakan lambang “Cadiak Pandai” yakni kaum intelektual yang akan merekatkan kebersamaan kelompok dan individu. Lado (sambal) merupakan lambang alim ulama yang memiliki sifat tegas untuk mengajarkan syariat agama. Terakhir Pemasak (bumbu) yang melambangkan kebersamaan atau keseluruhan dari masyarakat Minangkabau

Di jaman sekarang rendang juga telah mengalami banyak variasi tidak hanya menggunakan daging sapi saja sebagai bahan utamanya tetapi juga daging ayam, telur, daging itik, ikan dan juga jengkol. Soal rasa sudah pasti akan membuat siapapun yang mencobanya akan ketagihan.

Sumber : utiket.com