Showing posts with label lokasi wisata. Show all posts
Showing posts with label lokasi wisata. Show all posts

Saturday, December 13, 2014

Pantai Papuma Surabaya Indonesia



Introduksi

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Jawa Timur memiliki banyak pantai eksotis, salah satunya yaitu Pantai Papuma. Pantai ini terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 45 km dari pusat kota Jember atau sekitar 200 km dari kota Surabaya. Pantai ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Hamparan pasir pantainya berwarna putih serta batu karang banyak yang menghiasi pantai. Pantai Papuma juga dikenal dengan nama Pantai Tanjung Papuma karena posisi pantainya menjorok ke laut mirip dengan tanjung. Sementara nama Papuma sendiri merupakan kepanjangan dari Pasir Putih Malika. Malika adalah nama yang di berikan oleh Perhutani saat membuka lokasi wisata ini.

Untuk masuk ke kawasan Pantai Papuma terlebih dahulu kita akan melewati hutan yang sebagian besar ditanami dengan pohon jati. Namanya Hutan Maliki, hutan ini masih menyimpan berbagai macam kekayaan flora dan fauna khas Indonesia. Tak perlu khawatir melewati hutan karena sudah ada jalur khusus untuk para wisatawan Pantai Papuma.

Pantai Papuma memiliki tujuh karang besar sehingga menyerupai pulau. Pulau karang ini memiliki nama sendiri-sendiri seperti Pulau Batara Guru, Pulau Kresna, Pulau Narada, Pulau Kajang dan Pulau Nusa Barong. Selain itu ada pulau pulau yang bentuknya menyerupai Kodok sehingga diberi nama Pulau Kodok.

Pantai Papuma cocok dijadikan sebagai objek foto, banyak spot-spot pantai yang sangat menarik untuk diabadikan. Karena air laut di pantai ini cukup tenang nyaris tanpa ombak, maka banyak nelayan yang berlabuh di pantai ini. Para nelayan biasanya turun dari kapal antara pukul 11.00 hingga pukul 13.00 WIB dengan membawa hasil tangkapan. Anda bisa membeli hasil tangkapan tersebut untuk dibakar di pinggir pantai bersama keluarga atau teman. Jika ingin lebih praktis Anda juga bisa membawa ikan tersebut ke warung sekitar pantai untuk dimasak, jadi nanti Anda hanya tinggal membayar biaya masaknya saja.

Fasilitas

Di sini juga sudah tersedia beberapa fasilitas seperti mushola, toilet, warung makan hingga tempat bermain anak. Beberapa penginapan dengan berbagai fasilitasnya juga bisa Anda temukan di kawasan ini. Biayanya sekitar Rp 70.000 hingga Rp 100.000 per kamar non AC (sudah termasuk fasilitas kamar mandi dalam, TV dan single bed).

Akses ke Pantai Papuma Surabaya

Anda bisa mengakses ke kawasan ini melalui kota Surabaya. Dari Surabaya, Anda bisa langsung menuju ke Jember. Dengan pesawat hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit perjalanan.

Jarak pantai dari pusat kota Jember kurang lebih sekitar 45 menit perjalanan. Jangan khawatir karena akan ada banyak papan petunjuk arah yang menginformasikan lokasi pantai. Lebih mudah dijangkau dengan kendaran pribadi maupun kendaraan sewa.

Biaya tiket masuk

Tiket masuk ke pantai ini sekitar Rp 14.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Monday, August 25, 2014

Pantai Kubu Pangkalan Bun Indonesia



Tentang Pantai Kubu

Pantai Kubu terletak di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan tengah. Pantai ini merupakan daerah nelayan yang menghadap ke Laut Jawa. Pantai berpasir putih kecoklatan ini merupakan salah satu obyek wisata favorit di Pangkalan Bun dan dapat menjadi tempat yang cocok untuk mengasingkan diri dari keramaian kota. Air di Pantai Kubu ini berwarna kecoklatan yang disebabkan oleh pengaruh dari hutan gambut yang berada tak jauh dari pantai.

Ketika berada di Pantai Kubu ini, anda dapat mencoba banana boat. Untuk dapat menikmati deburan ombak dengan banana boat, Anda harus masuk ke lokasi wisata dengan sebuah patung di pintu masuknya. Di lokasi ini terdapat dua pintu masuk, yakni pintu masuk berbentuk kepiting dan pintu masuk dengan patung buaya di depannya. Kedua pintu masuk ini memiliki kelebihan tersendiri. Jika wisatawan datang melalui pintu masuk berbentuk kepiting, maka wisatawan akan dapat menjejakakan kaki di dermaga kayu sepanjang kurang lebih 300 meter dari bibir pantai mengarah ke laut.

Di dermaga kayu ini wisatawan dapat merasakan semilir angin pantai yang sangat menyejukkan, sambil menikmati keindahan panorama pantai lepas laut. Sedangkan bagi wisatawan yang mengunjunggi Pantai Kubu melalui pintu masuk dengan patung buaya, wisatawan dapat menikmati beberapa fasilitas yang ditawarkan, salah satunya adalah banana boat. Selain itu ada juga penyewaan perahu untuk berkeliling dengan biaya yang cukup murah yakni Rp 10.000 per orang.

Fasilitas lainnya yang terdapat di obyek wisata ini sudah cukup lengkap. Ada warung makan yang menjajakan makanan hasil olahan laut seperti cumi-cumi, kerang, kepiting, lobster dan olahan laut lainnya. Di lokasi ini juga terdapat toko-toko khusus yang menjual souvenir khas daerah Kalimantan. Bagi wisatawan yang ingin menginap, di sekitar obyek wisata Pantai Kubu ini pun telah banyak berdiri penginapan yang siap disewa.

Akses ke Pantai Kubu

Pantai Kubu dapat dicapai dengan mudah dari Pangkalan Bun menggunakan kendaraan darat baik kendaraan pribadi maupun sewa karena tidak tersedia angkutan umum yang menuju lokasi Pantai Kubu. Biaya sewa kendaraannya pun cukup terjangkau yakni sekitar Rp 200.000. Jarak Pantai Kubu dari Pangkalan Bun sekitar 30 km.

Sumber : utiket.com

Friday, July 4, 2014

Sendang Biru Pulau Sempu Malang Indonesia



Tentang Sendang Biru Pulau Sempu

Pulau Sempu (Segara Anakan), mungkin belum banyak wisatawan mengetahui mengenai pulau ini, bahkan masih asing di telinga wisatawan sekalian. Namun, bagi wisatawan yang pernah datang ke kota Malang akhir-akhir ini, maka nama tersebut tidak akan asing lagi. Karena, bisa dikatakan bahwa pulau tersebut saat ini merupakan primadona baru tempat wisata di kota Malang. Pulau Sempu bisa dikatakan sebuah laguna yang tersembunyi dibelakan sebuah tebing diseberang pantai Sendag Biru, Malang. Pulau yang sangat eksotis ini, serta menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona.

Pantai berpasir putih yang indah, air yanga bening berwarna biru yang sangat mempesona, ditambah ribuan ekor ikan kecil-kecil berenang kesana-kemari dan disempuranakan dengan keeksotisan bukit-bukit hijau yang mengelilingi pantai ini seakan-akan mejadikan pantai bak surga dunia. Untuk dapat mencapai lokasi wisata ini, pengunjung harus bersiap-siap menghadapi perjalanan yang panjang dan melelahkan. Perjalanan di mulai dari pusat kota Malang dengan jarak tempuh sekitar 2-3 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan. Untuk kendaraan sewaan, biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 400.000,- (Pulang-Pergi) dengan kapasitas 7 penumpang + 1 Supir.

Jika pengunjung hanya ingin menikmati keindahan pulau Sempu dalam sehari, maka bersiaplah untuk memulai perjalanan pukul 03.00 atau pukul 04.00 dinihari WIB. Perjalanan selama 3 jam tersebut tidak akan pengunjung rasakan, karena selama perjalanan Anda akan menjumpai keindahan kota Malang. Dari mulai pasar tradisional, desa yang masih sangat sepi, pohon-pohon jati yang tumbuh subur di kanan-kiri perjalanan hingga bukit-bukit yang sangat mempesona. Sangat disarankan saat diperjalanan usahakan berhenti untuk sekedar sarapan dan membeli beberapa liter air minum dan makanan, karena di dalam pulau Sempu tidak akan ada penjual makanan dan minuman.

Perjalanan akan berhenti disebuah pantai, yakni pantai Sendang Biru. Retribusi sekali masuk di pantai ini dipatok dengan biaya sebesar Rp 5.000 perorangnya. Di lokasi wisata Pantai Sendang Biru ini Pengunjung akan menyaksikan banyaknya perahu yang tertata rapi di sepanjang bibir pantai maupun yang berada di tengah lautan. Bahkan, pengunjung juga dapat menyaksikan beberapa nelayan sedang memperbaiki atau membuat perahu baru. Perahu-perahu tersebut digunakan oleh para nelayan selain untuk mencari ikan juga digunakan sebagai alat penyeberangan bagi pengunjung yang ingin ke pulau Sempu.

Dari pantai tersebut jika pengunjung ingin menyeberang ke Pulau Sempu (Segara Anakan), maka harus meminta izin terlebih dahulu di Resort Konservasi Wilayah Pulau Sempu, yang lokasinya tidak begitu jauh dari tempat penitipan kendaraan. Biaya untuk pengurusan surat izin ini sebesar Rp 20.000,- untuk satu kali jalan. Bagi pengunjung yang belum pernah sama sekali mengunjunggi pulau ini, sangat disarankan untuk menyewa seorang Guide, yang akan menuntun hingga ke Segara Anakan. Biaya untuk seorang Guide (PP) yakni sebesar Rp 70.000,- hingga Rp 100.000,-.

Sebelum mendapatkan surat izin, maka pengunjung akan sedikit mendapat gambaran mengenai pulau Sempu dan saran dari kepala bagian perizinan. Setelah mendapatkan izin, pengunjung lalu menyewa sebuah perahu dengan biaya pulang pergi sebesar Rp 100.000,-. Perahu ini berkapasitas 10-12 penumpang, jadi kalau ingin lebih hemat bisa mencari penumpang lain yang ingin melakukan penyeberangan juga. Perjalanan antara Pantai Sendang Biru-Pulau Sempu (lokasi penurunan penumpang) menempuh perjalanan selama 15-20 menit perjalanan. Selama perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan yang sangat menakjubkan antar keindahan pantai yang sangat bening (ikan dan karang didasarnya dapat dilihat dengan mata) dan tebing atau bukit yang ditumbuhi pepohonan.


Setibanya di pulau Sempu, nelayan kapal akan sedikit memberitahukan mengenai jam penjemputan yang tidak boleh melebihi pukul 17.00 sore, bukan karena apa-apa namun apabila melebihi jam tersebut maka akan ada tambahan biaya lagi. Sangat disarankan bagi seluruh wisatawan memiliki nomer telepon dari nelayan tersebut. Agar mempermudah untuk komunikasi dengan nelayan saat penjemputan. Dari pulau Sempu inilah perjalanan panjang kedua dimulai. Pengunjung akan menempuh perjalanan sejauh 10-15 km atau dengan kata lain 2-3 jam perjalanan. Perjalanan ini akan lebih lama apabila pengunjung datang disaat musim hujan, karena tanah untuk berpijak akan berubah menjadi lumpur.

Perjalanan menyusuri hutan di pulau Sempu ini sangatlah menantang, terutama bagi para pecinta alam. Meskipun rute perjalanan telah dibuat oleh pengunjung sebelumnya, namun sangat diwajibkan untuk tetap mengikuti arahan dari Guide atau yang telah berpengalaman di pulau tersebut. Sangat diwajibkan pula jangan sampai ada salah satu pengunjung dari rombongan terpisah, karena pulau ini masih sangat alami jadi ditakutkan akan tersesat nantinya.


Seperti sebuah pepatah mengatakan “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang Ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”. Mungkin pepatah inilah yang pantas setelah kita tiba di Segara Anakan. Hanya keindahan dan keeksotikan yang akan pengunjung temui di lokasi wisata ini. Pantai dengan pasir putih bersih, air pantai berwarna biru yang sangat jernih, ombak yang tidaklah besar ditambah dengan banyaknya ikan-ikan kecil yang berlalu-lalang disekitar pantai tersebut. Belum lagi disempurnakan dengan bukit-bukit yang mengelilingi pantai ini menjadikan pantai ini semakin indah dan eksotis.

Ada berbagai macam kegiatan yang dapat pengujung lakukan di lokasi pantai Segara Anakan ini, diantaranya: Berenang, Memancing dan Berkemah.

Struktur pasir pantai yang cukup landai, ombak yang tidak terlalu besar dan keindahan pantainya banyak dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menyegarkan diri sekaligus membersihkan badan dari lumpur. Satu lagi keindahan alam yang dapat pengunjung saksikan di sekitar lokasi ini. apabila pengunjung sedikit naik ke atas bukit, maka pengunjung akan mendapati pemandangan laut lepas Samudra Hindia yang sangat menawan dan indah.

Namun, sangatlah wajib bagi para pengujung sekalian untuk tetap menjaga kondisi alam disekitar Konservasi ini. Jangan pernah meninggalkan apapun terutama sampah. Angkutlah kembali sampah buangan pengujung sekalian. Selain itu jangan pernah merusak apapun yang ada di dalam ekosistem alam tersebut, karena sangat disayangkan apabila terjadi pengerusakan.

Dikarenakan perjalanan kembali yang cukup panjang (melalui rute sama saat berangkat) oleh karena itu pengunjung hanya diberikan sedikit waktu saja menikmati keindahan pantai yang eksotis ini. Sekitar 1,5-2 jam saja. Meskipun hanya sebentar saja, akan sangat menyenangkan sekali berada di pantai Segara Anakan tersebut. Sebuah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan. Perjalanan kembali sama seperti saat perjalanan berangkat yakni sekitar 2,5-3 jam perjalanan hingga sampai ke pulau Sempu dan menyeberang ke pantai Sendang Biru.

Sumber : utiket.com

Thursday, July 3, 2014

Selecta Malang Indonesia



Tentang Selecta

Selecta merupakan sebuah obyek wisata yang sangat tepat untuk Anda beserta keluarga. Bisa dikatakan bahwa Selecta adalah sebuah taman rekreasi yang dapat dinikmati setiap kalangan umur baik anak-anak, dewasa maupun orang yang sudah lanjut usia. Taman rekreasi ini terletak di daerah Pacet, Batu, Malang, Indonesia. Untuk dapat ke lokasi wisata ini dari pusat kota Malang cukup mudah. Wisatawan bisa menggunakan kendaraan umum berupa Angkot berwarna biru dengan kode AL atau ADL tujuan Terminal Landungsari. Biaya dari pusat kota hingga Terminal Landungsari sebesar Rp 3.000,-.



Dari terminal tersebut wisatawan berganti Angkot berwarna Merah muda (pink) atau Ungu dari Terminal Landungsari turun di Terminal Batu dengan biaya sebesar Rp 4.000,-.



Dari Terminal batu tersebut, wisatawan harus berganti Angkot kembali menggunakan Angkot berwarna Orange (Ankot paling Kanan Warna Orange di photo di bawa ini) jurusan Terminal Batu-Selecta-Coban Talun dengan biaya sebesar Rp 3.000,-.

Dengan menggunakan angkot tersebut, wisatawan akan langsung diantarkan sampai ke pintu gerbang Taman Rekreasi Selecta. Biaya masuk untuk setiap wisatawan usia 2 tahun keatas yakni Rp 15.000,-.



Dari pintu masuk ini wisatawan harus berjalan sekitar 50 meter untuk benar-benar sampai ke Taman Rekreasi Wisata Selecta ini. di pintu masuk obyek wisata ini adalah adanya patung yang berdasarkan keterangan warga sekitar patung tersebut adalah patung Ken Dedes.

Di Taman Rekreasi Selecta ini terdapat banyak wahana wisata yang dapat wisatawan nikmati, diantaranya: Flying Fox (Rp 15.000,- / 100 m dan Rp 20.000,- / 200 m), Berkuda (Rp 10.000,- per sekali jalan), Sepeda Air, Berenang, dan lain-lain.

Selain beberapa wahana wisata tersebut, di Taman Rekreasi Selecta ini juga terdapat Taman Bunga yang menawarkan keindahan puluhan bunga berwarna-warni yang sangat memanjakan mata wisatawan sekalian.

Bagi wisatawan yang telah lelah berkeliling obyek wisata ini, bisa mampir dan menikmati berbagai macam kuliner di beberapa kedai makan yang terletak di beberapa titik Taman Rekreasi Selecta ini. Harga setiap masakan bervariasi mulai dari Rp 5.000,- hingga puluhan ribu rupiah.

Satu hal lagi yang menarik di Taman Rekreasi ini yakni adanya sebuah tempat yang memang menawarkan jasa memijat. Yakni di sebelah depan pintu masuk kedua. Jadi, bagi wisatawan yang datang dari luar kota atau kelelahan setelah berkeliling Taman Rekreasi ini bisa langsung ke lokasi tersebut.

Bagi wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh bisa mampir juga di ruko-ruko penjualan souvenir atau oleh-oleh khas Selecta, Batu, Malang. Ruko tersebut terletak di pintu keluar sebelah bawah. Ada berbagai macam makanan atau hiasan hingga tanaman berbunga yang dijajakan di lokasi ini. jadi, silahkan saja mau dipilh yang mana. Tentunya harga yang dipatok masih bisa turun lagi, asalkan wisatawan pintar menawar.

Sumber : utiket.com

Sunday, June 29, 2014

Batu Night Spectacular Malang Indonesia



Tentang Batu Night Spectacular

Salah satu tempat rekreasi keluarga yang wajib dikunjunggi oleh wisatawan saat berlibur di kota Malang, yakni BNS (Batu Night Spectacular). BNS ini terletak di daerah Batu, Malang. Tepatnya di Jalan Raya Oro-Oro Ombo 200, Batu, Malang. Tempat rekreasi ini banyak dikunjunggi oleh wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara, terutama saat hari libur tiba. Maka pengunjung akan membanjiri lokasi wisata ini.

Biaya retribusi masuk wisata ini tergolong terjangkau yakni Rp 15.000,- per orang ditambah biaya parkir sebesar Rp 2.000,- sampai Rp 5.000,-. Sayangnya, bagi pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman dari luar ke area wisata Batu Night Spectacular (BNS). Di area wisata ini banyak wahana yang dapat wisatawan jumpai, mungkin bisa dikatakan sudah sangat lengkap. Dari mulai wisata anak-anak hingga wisata untuk kalangan dewasa. Diantara wahana wisata tersebut yakni: Rodeo (Rp 10.000,-), Disco Bumper Car (Rp 10.000,-), Monkey Jump (Rp 7.000,-) Baby Wheel (Rp 7.000,-), Mini Bumper Car/Mini Train/Jump Arround/Marry Go Round (Rp 7.000), KidsZone Sepuasnya (Rp 15.000,-).

Bagi wisatawan yang suka dengan tantangan bisa mencoba wahana Rumah Hantu dengan tiket sebesar Rp 7.000,- (Senin-Kamis) dan Rp 10.000,- (Jum’at-Minggu-Hari Libur). Selain rumah hantu, masih banyak lagi wahana menantang adrenalin yang dapat wisatawan coba, ada Battle Area, Mega Mix, dan lain-lain. Bagi wisatawan yang senang dengan tekhnologi jangan lewatkan juga wahana 4D dengan biaya masuk sebesar Rp 12.000,-. Satu lagi yang harus dicoba yakni Rumah Kaca, di dalam rumah kaca tersebut wisatawan akan dibuat bertanya-tanya mencari jalan keluar. Karena akan ada banyak jalan terlihat di dalamnya, Rumah Kaca ini FREE bagi siapapun.

Lokasi lainnya yang tidak boleh terlewatkan adalah Taman Lampion yang tentunya menawarkan berbagai macam bentuk lampion-lampion yang dihiasi lampu-lampu yang sangat indah. Untuk dapat masuk ke Taman Lampion, wisatawan dikenai biaya sebesar Rp 12.000. Namun sayang, karena ada beberapa wahana terdapat di ruang terbuka saat hujan datang beberapa wahana tersebut tidak dapat digunakan.

Bagi pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh atau buah tangan, di lokasi taman rekreasi ini juga telah disediakan puluhann kios yang menjajakan berbagai makanan dan souvenir khas kota Batu, Malang. Tentunya dengan harga yang terjangkau pula, bahkan apabila wisatawan cukup berani bisa melakukan negosiasi harga alias tawar-menawar. Lengkap sudah wisata Anda di BNS setelah mengunjungi kios-kios dan membeli beberapa cinderamata untuk orang yang tercinta.

Akses ke Batu Night Spectacular

Akses menuju lokasi cukup mudah, Wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun menyewa kendaraan bermotor. Jika, wisatawan berada di pusat kota Malang, hanya butuh waktu perjalanan sekitar 45 menit untuk sampai ke lokasi BNS. Wisatawan cukup melewati Jalan Kauman ke arah Barat, lalu belok kanan ke arah jalan Kyai Haji Hasyim Ashari. Setelah itu berbelok kiri ke arah jalan Kawi, dari jalan Kawi wisatawan melanjutkan hingga ke jalan Ijen sampai bertemu jalan Bandung ke arah Barat (kiri). Dari jalan Bandung wisatawan berbelok arah ke arah jalan Veteran, lalu ke arah jalan Bogor (arah ke Utara). Dari jalan Bogor, lalu berbelok kanan ke arah jalan Jendral DI Panjaitan. Dari jalan ini wisatawan masih melanjutkan perjalanan hingga jalan Mayor Jendral MT Haryono-jalan Tlogomas-jalan Mulyo Agung-jalan Sengkaling-jalan Dadap Rejo-jalan raya Mojorejo-jalan Diponegoro-jalan Hasanudin-jalan raya Tlekung-jalan Raya Oro-oro Ombo-BNS. Selain akses yang cukup mudah, jalan yang dilaluipun sangat baik karena sudah beraspal dan cukup baik.

Jam buka

Lokasi wisata ini dibuka pada sore hari yakni pukul 15.00 sampai dengan 24.00.

Sumber : utiket.com

Friday, June 27, 2014

Air Terjun Coban Talun Malang Indonesia



Tentang Air Terjun Coban Talun

Coban Talun adalah sebuah air terjun yang terdapat di desa Tulungrejo. Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. Untuk dapat mencapai lokasi wisata ini wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 15 km atau 1,5 jam dari pusat kota Malang. Namun, tidak perlu khawatir karena wisatawan dapat mencapai lokasi dengan menggunakan Angkot jurusan sesuai dengan tujuan ke Selecta, yakni menggunakan Angkot berwarna biru dengan code AL (Arjosari-Landungsari) atau ADL (Arjosari-Dinoyo-Landungsari) dengan biaya sebesar Rp 3.000,- turun di Terminal Landungsari. Dari Landungsari, wisatawan melanjutkan perjalanan dengan Angkot berwarna Pink atau Ungu tujuan ke Terminal Batu dengan biaya sebesar Rp 4.000,- .

Sesampainya di Terminal Batu, wisatawan lalu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Angkot berwarna Orange tujuan Selecta-Coban Talun dengan biaya sebesar Rp 4.000,-. Nah, dengan menggunakan Angkot ini, wisatawan langsung akan diturunkan di pintu masuk lokasi wisata Coban Talun. Jalan menuju ke lokasi bisa dikatakan sudah cukup rusak meskipun beraspal. Namun, tetap bisa dilalui kendaraan bermotor. Di sepanjang perjalanan wisatawan akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, dengan kanan dan kiri pohon apel yang banyak ditanam oleh warga sekitar.

Dari pintu masuk tersebut, wisatawan harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter hingga sampai ke pintu gerbang atau loket pembayaran karcis masuk air terjun Coban Talun.

Dari lokasi parkir, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri hutan pinus yang sangat eksotis. Namun sebelum itu, harus menyeberangi dua aliran sungai, disini wisatawan perlu jeli dalam menentukan pijakan. Karena apabila tidak jeli bisa-bisa tergelincir, karena pijakan tersebut sangat dalam selutut orang dewasa. Untuk mempermudah perjalanan wisatawan menuju lokasi wisata, pengelola telah membuat tanda-tanda di beberapa batang pohon. Perjalanan memakan waktu sekitar 30-60 menit perjalanan. Memang sudah dipasang tanda oleh pengelola namun trek yang sedikit berlumpur dan jalan yang cukup menurun akan menyulitkan para wisatawan sekalian. Jadi, tetap diperlukan kehati-hatian dan tenaga ekstra untuk dapat mencapai air terjun Coban Talun tersebut.

Di sepertiga jalan menuju lokasi wisata, ada dua jalan yang bercabang. Jalan sebelah kanan adalah jalan menuju air terjun Coban Talun di bagian atas sedangkan jika wisatawan tetap mengikuti arah jalan tersebut maka akan berada di bagian bawah aliran sungai dari air terjun tersebut. Meskipun demikian kedua jalan tersebut akan memberikan keindahan air terjun setinggi kurang lebih 75 meter. Keindahan lain dari air terjun ini adalah terdapatnya batua-batuan pegunungan yang sangat besar yang tentunya menambah keeksotisan air terjun Coban Taun ini.

Selain itu, apabila kondisi cuaca sedang cerah maka butiran air yang terhempas angin akan menimbulkan warna pelangi yang sangat indah dan mempesona. Warna pelangi tersebut dapat wisatawan saksikan hampir di sekeliling lokasi wisata tersebut. Sungguh perpaduan alam yang sangat eksotis dan menawan. Namun perlu diketahui bahwa, apabila hujan turun deras maka semua pengunjung diwajibkan meninggalkan lokasi wisata ini karena ditakutkan terjadinya banjir.

Biaya Tiket Masuk

Biaya untuk sekali masuk dipatok sebesar Rp 5.000,- per orangnya. Dari loket pembayaran ini wisatawan melanjutkan perjalanan sejauh kurang lebih 50 meter hingga sampai tempat parkir Biaya untuk parkir sendiri sekitar Rp 2.000,- (roda dua) dan Rp 4.000,- (roda empat).

Sumber : utiket.com

Thursday, June 26, 2014

Air Terjun Coban Rondo Malang Indonesia


Tentang Air terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo merupakan salah satu air terjun yang sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Air terjun ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Punjong, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan legenda masyarakat sekitar, bahwa asal mula Air Terjun Coban Rondo ini berawal dari sebuah kisah asmara sepasang pengantin baru yang bernama Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro. Menginjak usia pernikahan yang ke Selapan (36 hari), Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke rumah mertuanya di Gunung Anjasmoro. Namun, berdasarkan adat orang Jawa bahwa pengantin yang masih usia Selapan belum diperbolehkan meninggalkan rumah terlalu jauh. Oleh karena itu, mereka dilarang untuk pergi ke Gunung Anjasmoro oleh orang tua dari Raden Baron.

Akan tetapi, keduanya bersikeras akan berkunjung ke Gunung Anjasmoro dengan segala resiko yang ada. Di tengah perjalanan tiba-tiba muncul Joko Lelono yang ternyata terpikat dengan kecantikan dari Dewi Anjarwati. Akhirnya Raden Baron memerintahkan anak buahnya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati ke sebuah lokasi yang terdapat Air Terjun (dalam bahasa Jawa disebut Coban). Raden Baron dan Joko Lelono bertempur hebat hingga keduannya gugur. Akibat dari gugurnya suami Dewi Anjarwati, maka statusnya berubah menjadi Janda (dalam bahasa Jawa Rondo). Sejak saat itulah air terjun ini dinamakan air terjun Coban Rondo.


Air terjun setinggi 84 meter ini berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo. Air terjun Coban Rondo ini mulai dibuka untuk umum sejak tahun 1980. Panorama klasik air tejun yang dibalut dengan keindahan alam dan disempurnakan dengan udara pegunungan yang masih sangat alami ini memang menjadi magnet yang luar biasa bagi para wisatawan. banyak wisatawan domestik dan mancanegara datang ke lokasi obyek wisata ini. Terutama saat hari libur, pengunjung akan mengalami pelonjakan.

Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh wisatawan saat berkunjung ke lokasi ini, yakni dilarang mandi atau berada di bawah air terjun dan apabila hujan lebat turun maka pengunjung diwajibkan untuk meninggalkan lokasi wisata. Karena ditakutkan akan terjadi banjir ataupun longsor.

Wahana Permainan

Selain dapat menikmati keindahan dan keeksotisan air terjun Coban Rondo, di sekitar lokasi ini juga terdapat beberapa wahana permainan yang dapat Anda pilih, diantaranya: Fun Tubing dengan biaya sebesar Rp 35.000/orang. Paint ball dengan paket 3 on 3 (6 orang) dengan 150 peluru biaya sebesar Rp 450.000,- dan paket 3 on 3 (6 person) dengan 300 peluru biaya sebesar Rp 750.000,-. Shooting Target dengan biaya Rp 10.000/10 peluru.

Masih di sekitar lokasi wisata air terjun Coban Rondo, terdapat wisata lainnya yang dapat wisatawan kunjunggi yakni wisata Satwa dan Kebun. Di lokasi Satwa dan Kebun ini Anda dapat melihat aneka satwa dan beberapa pilihan wahana permainan. Wahana permainan di area ini, diantaranya: Labirin (Rp 7.500,-), Bersepeda Gunung (Rp 5.000), Berkuda (Rp 12.000,-), Kereta Kelinci (Rp 5.000,-), dan lain-lain. Bagi wisatawan yang datang dengan rombongan bisa memilih paket pilihan wisata dari mulai petik apel, sahabat peternak, outbound kid/care, outbound pelajar sampai dengan outbound 3 hari. Tentunya harga setiap kegiatan tersebut bervariasi dari mulai Rp 25.000,- sampai Rp 1.000.000,- per person.

Oleh-Oleh

Bagi wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh atau buah tangan untuk orang-orang tercinta, di kawasan lokasi ini juga terdapat beberapa ruko atau toko yang menjual souvenir atau oleh-oleh khas kota Batu dan air terjun Coban Rondo. Selain terdaat toko souvenir tersebut, di lokasi ini juga berjejer warung makan yang menjajakan makanan ringan dan minuman hangat. Selain makanan ringan dan minuman, ada juga beberapa warung yang menjajakan jagung bakar yang tentunya dapat menghangatkan dan mengenyangkan. Jagung tersebut tergolong masih muda jadi sangat empuk dan manis. Harga satu porsi jagung bakar yakni Rp 4.000,-.

Akses ke Air Terjun Coban Rondo

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi lokasi obyek wisata ini dapat menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan angkutan umum atau menggunakan jasa penyewaan kendaraan bermotor atau bahkan ojek. Harga setiap kendaraan berbeda-beda, bagi yang menyewa kendaraan bermotor dapat menyewa kendaraan bermotor roda dua dengan biaya berkisar Rp 35.000-Rp 50.000. Sedangkan yang ingin menggunakan jasa Angkutan bisa menggunakan dua angkutan umum yakni Bus dengan biaya sebesar Rp 5.000 – Rp 10.000 untuk sekali jalan sampai ke jalan utama menuju Air Terju Coban Rondo.

Sedangkan yang ingin menggunakan jasa Ojek untuk mencapai lokasi obyek wisata tersebut harus merogoh kocek sebesar Rp 10.000,- untuk sekali jalan dari jalan utama Air Terjun Coban Rondo sampai ke lokasi wisata. Perjalanan yang ditempuhpun relatif cukup cepat apabila wisatawan dari Kota Malang maka memakan waktu sekitar 45-60 menit perjalanan. Sedangkan, bagi yang sudah berada di daerah Batu dapat menempuh perjalanan selama kurang lebih 10-30 menit perjalanan. Akses menuju lokasi pun sudah sangat baik, yakni sudah beraspal.

Biaya Tiket Masuk

Biaya Air terjun Coban Rondo ini adalah: untuk wisatawan lokal sebesar Rp 8.000,- dan wisatawan mancanegara Rp 10.000,-. Untuk kendaraan roda dua Rp 2.000, roda empat Rp 4.000 dan roda enam Rp 6.000. biaya tersebut belum termasuk biaya parkir, untuk biaya parkir sendiri sebesar Rp 2.000 (roda dua), Rp 4.000 (roda empat) dan 6.000 (roda enam). Dari pintu masuk atau retribusi tersebut sampai ke lokasi wisata berjarak kurang lebih 2 km, dengan jalan yang berliku dan naik turun. Dari tempat parkir menuju air terjun Coban Rondo, Anda harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter.

Sumber : utiket.com

Monday, June 16, 2014

Air Terjun Sendang Gile Lombok Indonesia


Tentang Air Terjun Sendang Gile

Air Terjun Sendang Gile merupakan obyek wisata yang masih satu lokasi dengan Taman Nasional Gunung Rinjani. Namun keberadaannya memang masih jarang dikunjungi. Air terjun Sendang Gile ini berada di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Lebih tepatnya merupakan gerbang bagi para pendaki yang ingin melakukan pendakian ke Gunung Rinjani.

Air terjun ini berasal dari mata air kaki Gunung Rinjani yang masih sangat bersih, alami, jernih dan tentunya menyegarkan. Menurut cerita warga sekitar, konon nama Sendang Gile ini berasal dari ketidak sengajaan warga sekitar menemukan air terjun ini di saat melakukan pemburuan singa gila yang saat itu diceritakan kerap melakukan kekacauan di kampung-kampung tersebut dan kemudian singa tersebut lari ke dalam hutan, tepat ditemukannya air terjun ini. Sejak saat itu penduduk menyebut Singa Gila dengan kata Sengang Gile dan lambat laun pelafalan Sengang berubah menjadi Sendang dan pada akhirnya air terjun tersebut dinamakan air terjun Sendang Gile.

Air terjun setinggi 31 meter ini terletak di ketinggian kurang lebih 600 meter di atas permukaan air laut. Terdapat dua tingkatan di air terjun ini, dimana tingkat pertama muncul dari atas tebing dan jatuh ke dasar kolam di bawahnya. Air di kolam tersebut akan mengalir ke bawah dan membentuk tingkatan kedua yang jatuh dan membentuk sebuah sungai yang ada di bawahnya. Dasar air sungainya pun relatif datar, sehingga para wisatawan dapat menikmati kesegarannya dengan mandi di bawah air terjun tersebut.

Satu hal yang menarik dari terjun Sendang Gile ini adalah adanya kepercayaan dari masyarakat sekitar bahwa ada kekuatan magis di air terjun ini. Apabila ada wisatawan yang membasuh muka atau mandi di air terjun ini maka akan membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun dari usianya. Namun, sekali lagi ini hanyalah kepercayaan masyarakat sekitar. Boleh percaya boleh juga tidak.

Di kawasan ini hanya terdapat satu toilet, satu tempat ganti pakaian dan sedikit rumah panggung kecil untuk berteduh, masyarakat sekitar menyebutnya berugak. Di lokasi wisata ini juga tidak ada penjual makanan dan minuman. Sebaiknya anda mempersiapkan bekal sebelum berkunjung ke obyek wisata ini. Di sekitar air terjun ini juga belum tersedia penginapan. Penginapan hanya bisa ditemukan di Desa Senaru.

Akses ke Air Terjun Sendang Gile

Dari Kota Mataram, air terjun ini berjarak sekitar 60 km dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan sewa dengan waktu tempuh sekitar tiga jam perjalanan darat. Di sepanjang perjalanan akan disuguhi pemandangan yang indah. Ada dua pilihan rute yang dapat ditempuh: rute yang pertama melalui Pusuk dan rute kedua melalui Pantai Senggigi menuju Desa Senaru. Setelah tiba di Desa Senaru perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni ratusan anak tangga dan harus melalui sebuah lembah yang cukup terjal. Dari pintu masuk hingga ke lokasi air terjun ini membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit.

Biaya Tiket Masuk

Tiket masuk ke Air Terjun Sendang Gile sebesar Rp. 5.000 per orang.

Sumber : utiket.com

Thursday, June 12, 2014

Pulau Kanawa Labuan Bajo Indonesia



Tentang Pulau Kanawa

Pulau Kanawa merupakan sebuah pulau yang terletak di daerah Flores, Nusa Tenggara Timur. Pulau yang memiliki luas sekitar 35 hektar ini memiliki keindahan alam dan bahari yang sangat mempesona terutama keindahan pantai dan kehidupan bawah laut yang sangat istimewa. Laut yang biru kehijauan, pasir pantai yang putih bersih dan disempurnakan dengan bentang langit luas yang seakan-akan menyambut kedatangan para wisatawan.

Pulau ini juga menawarkan sebuah taman bawah laut yang sangat sayang untuk dilewatkan. Keindahan bawah laut Pulau Kanawa dapat dengan mudah disaksikan sesaat setelah wisatawan sampai di dermaga. Permukaan air yang jernih memudahkan para wisatawan untuk dapat menyaksikan terumbu karang dan berbagai biota laut lainnya. Snorkeling dan diving merupakan sebuah pilihan tepat bagi wisatawan saat mengunjunggi lokasi obyek wisata ini. Di dasar lautnya, para pengunjung akan disuguhi sebuah pemandangan yang memukau dari ikan-ikan kecil yang berwarna-warni, penyu, mola-mola hingga keindahan beraneka ragam terumbu karang yang masih sangat terjaga keasriannya.

Satu lagi keistimewaan dari Pulau Kanawa ini, yaitu pada sore hari air laut Pulau Kanawa akan perlahan-lahan surut, sehingga para wisatawan dapat dengan mudah mengambil beberapa biota laut seperti bintang laut dan kepiting-kepiting kecil yang ada di pesisir pantainya. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang sangat digemari oleh wisatawan, karena wisatawan tidak perlu menyelam atau berenang untuk melihat berbagai macam biota laut. Namun bagi wisatawan yang ingin melakukan bersnorkeling atau diving di lokasi wisata ini, tersedia Diving Center yang menyewakan perlengkapan menyelam bagi wisatawan.

Selain menyewakan peralatan menyelam, Diving Center tersebut juga akan memandu wisatawan untuk menuju lokasi menyelam yang tentunya istimewa. Bagi yang ingin menginap di Pulau Kanawa, terdapat 13 cottage yang dapat disewa. Meskipun cukup sederhana, namun cottage tersebut sangatlah nyaman. Suasana yang tenang, dekat dengan pantai dan ditemani dengan suara-suara alam yang sangat eksotis membuat wisatawan yang berkunjung ke pantai ini akan terasa sangat nyaman sehingga menimbulkan efek relaksasi bagi tubuh dan pikiran. Harga sewanya mulai dari Rp 300.000,- per malam.

Akses ke Pulau Kanawa

Pulau yang terletak sekitar 15 kilometer atau sekitar 50 menit perjalanan dari Labuan Bajo ini dapat ditempuh dengan menggunakan perahu bermesin atau speed boat. Harga sewa kapal untuk sekali jalan yakni, Rp 250.000,-. Sedangkan untuk speed boat sendiri di harga Rp 60.000,- per orang nya. Ada pula fasilitas shuttle boat gratis dari Labuan Bajo menuju Pulau Kanawa yang disediakan oleh pengelola resort di Pulau Kanawa. Shuttle boat tersebut mempunyai waktu yang ditentukan untuk berangkat dari Labuan Bajo ke Pulau Kanawa pada pukul 12:00 WIT dan pulang dari Pulau Kanawa ke Labuan Bajo pada pukul 08:00 WIT.

Sumber : utiket.com

Sunday, April 20, 2014

Pulau Kadidiri Gorontalo Indonesia



Tentang Pulau Kadidiri

Pulau Kadidiri terletak di Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Propinsi Sulawesi Tengah. Pulau ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean. Pulau dengan pantai berpasir putih bersih dan laut yang sangat jernih ini merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan. Daya tarik lain dari kepulauan ini adalah adanya taman laut yang sangat mempesona dengan sekitar 200 macam biota laut di dalamnya. Taman laut berhiaskan terumbu karang dan berbagai jenis fauna laut ini benar-benar menjadi daya tarik utama di pulau ini, bagi wisatawan yang memang hobi ber-snorkeling. Di sinilah salah satu surga bawah laut yang patut dikunjungi. Wisatawan dapat dengan mudah menyaksikan ikan-ikan kecil berenang kesana-kemari mencoba bersembunyi di balik karang-karang yang sangat mempesona dengan keindahannya dan kealamiahannya. Karena memang di lokasi obyek wisata ini masih sangat dijaga kelestariannya dan bahkan dilindungi oleh pemerintah.

Untuk dapat menikmati keindahan surga bawah laut tersebut, pengunjung tidak perlu susah-susah ke tengah lautan karena pemandangan yang mengagumkan tersebut dapat disaksikan di dasar laut di bibir pantai. Daerah pesisir pantainya pun tidak kalah menawannya. Namun bagi pengunjung yang ingin lebih menikmati keindahan bawah lautnya, bisa mengunjungi beberapa spot diving di kawasan Kadidiri ini. Selain beberapa spot diving yang dapat dikunjungi, di lokasi ini juga ditawarkan beberapa level diving spot. Dari mulai Spot Open Water yang standar hingga Night Dive yang bisa memacu adrenalin para wisatawan. Bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi level diving tersebut dapat menyewa jasa dive center yang terletak di pulau tersebut. Bukan hanya jasa saja, di lokasi wisata ini juga telah dibuka tempat penyewaan peralatan snorkeling maupun diving. Jadi para wisatawan tidak perlu repot-repot membawa peralatan menyelam.

Selain dapat menikmati keindahan bawah laut pulau Kadidiri, ada satu lagi kegiatan yang menjadi favorit para wisatawan di sini, yaitu bird watching. Di bird watching ini, wisatawan dapat melihat burung yang ada di lokasi ini. Beberapa jenis burung yang jarang diketemukan di lokasi lain, akan dapat dijumpai disini. Salah satu burung tersebut adalah burung elang kepala putih. Burung yang saat ini sudah tergolong langka dan dilindungi ini akan mudah dijumpai saat mereka terbang membumbung tinggi di tepian pantai.

Tidak sampai disitu saja keeksotikan pulau ini. Bagi wisatawan yang suka dengan kegiatan trekking bisa menjelajah hutan yang terdapat di sekeliling pantai tersebut. Nah, bagi wisatawan yang ingin menghabiskan liburan di pulau ini tidak perlu takut mengenai penginapan karena di lokasi obyek wisata Pulau Kadidiri ini sudah banyak dibangun resort atau penginapan yang dapat disewa oleh pengunjung dengan berbagai macam tipe dan tarif yang berbeda-beda. Namun sedikit disayangkan, karena di kepulauan ini wisatawan tidak dapat melakukan komunikasi karena di kepulauan ini belum ada sinyal, jadinya tidak dapat menggunakan alat komunikasi.

Akses ke Pulau Kadidiri

Untuk dapat sampai ke Pulau Kadidiri dapat ditempuh menggunakan perahu dengan rute Pulau Wakai-Bomba-Kadidiri dari dermaga yang berada di Ampana, ibukota Kabupaten Tojo Una-Una. Tarif naik perahu ini sekitar Rp. 30.000-50.000 per orang dengan memakan waktu sekitar 5 jam. Untuk catatan, terkadang perahu ini hanya mau mengantarkan sampai di Pulau Wakai saja jika yang menuju Pulau Kadidiri hanya sedikit. Dari dermaga di Ampana dapat juga menggunakan kapal ferry dengan tujuan Gorontalo dan transit di Pulau Wakai yang hanya berangkat pada hari Rabu saja tiap minggunya. Tarif naik kapal ferry ini sekitar Rp. 100.000 per orang. Jika menggunakan kapal ferry akan memakan waktu lebih lama karena untuk rute Gorontalo ke Pulau Wakai sendiri memakan waktu sekitar 8 jam. Sesampainya di Pulau Wakai dapat menyewa perahu lainnya atau speedboat untuk mencapai Pulau Kadidiri. Lama perjalanan jika menggunakan perahu sekitar 1 jam, jika menggunakan speedboat tentunya akan lebih cepat.

Untuk penginapan dan maskapai terbang dari / ke Gorontalo, Anda bisa mengunjungi :


Sumber : utiket.com

Tuesday, April 15, 2014

Goa Kokas Fak Fak, Indonesia



Tentang Goa Kokas

Kota Fak Fak merupakan ibukota Kabupaten Fak Fak. Sebagai penghasil buah pala, Kota Fak Fak dikenal dengan nama Kota Pala. Di kota ini pula terdapat beberapa situs peninggalan sejarah salah satunya Goa Kokas.

Goa Kokas terletak di Distrik Kokas, Kabupaten Fak Fak, Propinsi Papua Barat. Pada tahun 1942-1945, Kokas pernah bergelar sebagai kota basis pertahanan tentara Jepang melawan sekutu pada masa Perang Dunia kedua dan Goa Kokas ini merupakan goa peninggalan tentara Jepang pada masa tersebut.

Jika dilihat dari luar, kita tidak akan menduga bahwa di tempat ini merupakan sebuah goa persembunyian. Dari luar kita hanya akan melihat tiga buah bunker pengintai berukuran 4 meter persegi. Namun begitu kita masuk ke dalamnya maka akan kita temukan goa yang dibangun tepat menghadap laut. Dahulu, setiap kapal sekutu yang merapat di perairan Kokas dapat dipantau dengan mudah oleh tentara Jepang melalui goa ini.

Hingga saat ini bangunan Goa Kokas masih asli tidak ada perubahan kecuali pada pintu pagar di ketiga mulut goa. Pemerintah setempat pun telah menjadikan Goa Kokas sebagai lokasi wisata. Jika berencana menyusuri goa ini jangan lupa untuk membawa senter atau penerangan lainnya karena di dalam goa tidak terdapat cahaya sama sekali bahkan sinar matahari pun hanya bisa menerangi sampai di bibir goa saja.

Saat menyusuri goa, kita akan ditantang untuk meraba setiap detail sudut goa sepanjang 138 m ini. Di dalam goa, kita akan menjumpai ruangan-ruangan yang disekat seperti kamar tidur. Sesampainya di ujung goa, kita akan menemukan pemandangan indah dan kesejukan laut yang membentang. Kita bisa melepas lelah sambil menikmati panoramanya yang indah.

Akses ke Goa Kokas

Dari terminal Fak Fak menggunakan angkutan luar kota yang menuju ke pusat kota Kokas dengan tarif Rp. 25.000 sekali jalan hingga ke lokasi Goa Kokas. Perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Selama perjalanan kita akan disuguhi pemandangan bukit dan sejuknya udara di belantara Papua.

Untuk penginapan dan maskapai terbang dari / ke Papua, Anda bisa mengunjungi :

Sumber : utiket.com

Sunday, March 9, 2014

Taman Burung dan Taman Anggrek Biak Indonesia


Tentang Taman Burung dan Taman Anggrek

Taman Burung dan Taman Anggrek merupakan salah satu obyek wisata di Biak yang didirikan pada tahun 1984 beralamat di jalan Raya Bosnik Km.12, Desa Rim, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Selain sebagai sarana pariwisata, area ini juga menjadi tempat konservasi, pendidikan dan penelitian. Di dalam obyek wisata ini terdapat berbagai koleksi burung dan anggrek. Koleksi burungnya terdiri dari 33 spesies yang berjumlah lebih dari 200 ekor burung termasuk burung Cenderawasih, Kakatua Hitam, Kasuari, Mambruk dan Nuri. Untuk koleksi anggreknya terdapat sekitar 60 jenis anggrek yang berjumlah lebih dari 1500 tanaman anggrek termasuk di dalamnya adalah anggrek asli Papua, seperti Anggrek Hitam, Anggrek Kribo dan Anggrek Raja.

Semua koleksi burung di taman ini ditempatkan dalam kandang dan di setiap kandang terpasang informasi mengenai nama burung tersebut sehingga memudahkan pengunjung untuk mengenalinya. Deretan kandang burung ini dapat dijumpai di bagian kanan dan kiri taman. Sedangkan di bagian tengah taman ini terdapat rumah beratap jaring-jaring yang digunakan untuk menyimpan koleksi anggrek. Namun sayangnya di lokasi anggrek ini tidak terdapat informasi nama dari setiap anggrek tersebut.

Di dalam taman ini kita bisa berjalan berkeliling taman sambil menikmati berbagai koleksi burung dan anggreknya. Lokasi wisata ini juga banyak ditumbuhi oleh berbagai pohon besar jadi terasa sejuk. Disediakan pula bangku-bangku yang bisa ditemukan di sepanjang jalan di dalam taman ini untuk beristirahat.

Fasilitas

Fasilitas yang tersedia di obyek wisata ini sayangnya masih sangat minim, hanya tersedia pondok istirahat, toilet dan tempat bermain anak-anak. Tidak ada penjual makanan dan minuman di lokasi ini sehingga disarankan untuk membawa bekal sendiri jika ingin berkunjung ke Taman Burung dan Anggrek ini.
  • Jam buka : Pukul 07.00-18.00 WIT
  • Tiket masuk : Rp 10.000 per orang

Akses ke Taman Burung dan Taman Anggrek

Letak Taman Burung dan Anggrek ini berada di sebelah timur kota Biak dan sangat mudah dijangkau. Untuk menuju ke sana bisa menggunakan angkutan umum dari Pasar Kota Biak yang memakan waktu sekitar 40 menit. Jalan menuju ke lokasi wisata ini juga sudah beraspal bagus.

Maskapai terbang ke Biak

Susi Susi
Garuda Garuda
Sriwijaya Sriwijaya


Sumber : utiket.com

Thursday, February 6, 2014

Pantai Gapang Banda Aceh Indonesia


Tentang Pantai Gapang

Pantai Gapang merupakan salah satu obyek wisata bahari yang berada di Kota Sabang, Pulau Weh, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Pantai ini bisa dikatakan merupakan salah satu tujuan para backpackers. Di Pantai Gapang, wisatawan akan disuguhi pemandangan pantai pasir putih yang sangat mempesona. Disebut Pantai Gapang karena di pantai ini terdapat banyak pohon-pohon besar yang berdiri tepat di bibir pantai, yakni pohon Gapang. Pohon yang menciptakan nuansa teduh ini merupakan salah satu keistimewaan yang berada di Pantai Gapang ini.

Pohon-pohon Gapang tersebut menimbulkan kesan teduh bagi para wisatawan. Nuansa inilah yang banyak menarik perhatian wisatawan untuk berlama-lama di bawah pohon tersebut. Selain dapat menikmati semilir angin dari pantai dan teduhnya pohon Gapang tersebut, para wisatawan juga dapat merasakan kesegaran dan keindahan panorama bawah laut Pantai Gapang ini dengan berenang, snorkeling, diving, jet ski, ski air, power boat, selancar angin dan memancing di laut dalam.

Di dasar laut, para wisatwan akan dapat dengan mudah melihat berbagai macam biota laut seperti ikan dan bintang laut. Untuk kegiatan yang satu ini, tidak perlu repot-repot membawa peralatan menyelam karena di Pantai Gapang dan resor sekitar pantai terdapat penyewaan peralatan menyelam. Bahkan bagi para penyelam, di lokasi Pantai Gapang ini juga telah didirikan pusat olah raga selam atau dive center yang sudah banyak beroperasi di Pantai Gapang ini.

Selain itu, wisawatan juga dapat menikmati keindahan Pantai gapang ini dengan menggunakan perahu mengitari kawasan pulau. Kawasan pulau ini sendiri masih sangat alami karena pulau ini belum terjamah tangan-tangan jahil. Tak jauh dari Pantai Gapang, wisatawan dapat mengunjungi beberapa lokasi wisata menarik, seperti Tugu Kilometer Nol, hutan Lindung yang terdapat banyak satwa liar di dalamnya dan Air Terjun Pria Laot.

Bagi yang ingin bermalam di Pantai Gapang, tersedia bungalow dengan dinding kayu yang sangat eksotik dengan biaya Rp 80.000,- permalam. Tersedia pula resort dengan pelayanan khusus bagi para penyelam dengan tarif sewa mulai dari Rp 250.000,- per malam.

Untuk urusan kuliner, di lokasi wisata ini telah banyak berdiri tempat makan yang tentunya sesuai kantong dan selera wisatawan. Bahkan di lokasi ini juga menjual minuman khas dari Aceh yakni kopi Aceh, yang tentunya dengan kualitas terjamin. Sepertinya sudah sangat komplit obyek wisata Pantai Gapang ini. Jadi tunggu apa lagi, cantumkan obyek wisata Pantai Gapang ini ke dalam daftar perjalanan Anda berikutnya.

Akses ke Pantai Gapang

Untuk dapat ke lokasi wisata ini, Anda dapat berangkat dari Pelabuhan Balohan atau Sabang yang berjarak sekitar 17 Km dengan kendaraan sewaan atau angkutan umum. Perjalanan menuju Pantai Gapang sendiri memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan dengan biaya sekitar Rp. 50.000. Lama perjalanan ini tidak akan terasa, karena di sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan yang sangat indah.

Maskapai terbang ke Banda Aceh



Sumber : utiket.com