Showing posts with label kegiatan wisata. Show all posts
Showing posts with label kegiatan wisata. Show all posts

Saturday, July 12, 2014

Taman Nasional Teluk Cenderawasih Manokwari Indonesia



Tentang Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Obyek wisata dengan luas +/- 1.453.500 hektar ini merupakan taman nasional laut yang terluas di Indonesia. Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC) terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Teluk Wondama, Propinsi Papua Barat dan Kabupaten Nabire, Propinsi Papua dan diresmikan pada tahun 1993.

TNTC terdiri dari daratan dan pesisir pantai, daratan pulau-pulau, terumbu karang, dan perairan laut yang dihuni oleh sekitar 36 jenis burung, 196 jenis moluska, 150 jenis terumbu karang, 209 jenis ikan. Di tempat ini terdapat empat penyu yang dilindungi yaitu : penyu sisik, penyu hijau, penyu lekang dan penyu belimbing. Kamu juga bisa menyaksikan lumba-lumba dan hiu yang sering terlihat di perairan TNTC ini.

Di TNTC ini juga terdapat pula beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi, diantaranya :
  • Pulau Misowaar : terdapat sumber air panas yang mengandung belerang tanpa kadar garam dan air terjun. Di pulau ini kamu bisa menyelam, snorkeling, mengamati satwa dan berwisata budaya dengan masyarakat setempat.
  • Pulau Rumberpon : kamu bisa mengamati burung yang hidup di pulau ini, melihat penangkaran rusa, berwisata bahari, menyelam, snorkeling, menjumpai kerangka pesawat tempur Jepang yang jatuh di laut.
  • Pulau Nusrowi : kamu bisa menyelam, snorkeling, berwisata bahari, mengamati satwa yang hidup di pulau ini.
  • Pulau Yoop dan perairan Windesi : kamu bisa mengamati secara langsung ikan paus dan lumba-lumba yang sering muncul di wilayah ini.
  • Pulau Roon : menyelam, snorkeling, mengamati berbagai jenis burung, menikmati air terjun dan berwisata budaya. Di Pulau Roon ini terdapat Desa Yende, dimana banyak umat kristiani yang berkunjung di gereja Desa Yende hanya untuk melihat kitab suci yang diterbitkan pada tahun 1898.
  • - Tanjung Mangguar : terdapat goa dalam air dengan kedalaman 100 kaki yang merupakan goa alam peninggalan zaman purba.

Waktu terbaik untuk mengunjungi TNTC ada di bulan Mei hingga Oktober setiap tahunnya. Jika ingin berkunjung ke TNTC, kamu harus mendapat ijin dari pengelola atau pemerintah daerah setempat.

Akses ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Dari Manokwari kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju TNTC menggunakan kapal motor dengan jarak tempuh +/-95 km. Jika kamu dari Nabire untuk menuju TNTC juga menggunakan perahu motor dengan jarak tempuh +/- 38 km yang memakan waktu perjalanan selama +/-3 jam.

Biaya Tiket Masuk

Tiket masuk ke TNTC sebesar Rp. 1.500 /orang untuk wisatawan domestik, Rp. 15.000/orang untuk wisatawan mancanegara. Untuk melakukan kegiatan wisata di TNTC dikenakan tarif antara Rp. 15.000,00 -Rp. 40.000 /orang untuk wisatawan domestik, Rp. 25.000 - Rp. 50.000 /orang untuk wisatawan mancanegara tergantung dari jenis wisata yang kamu lakukan.

Sumber : utiket.com

Sunday, June 1, 2014

Tempat Snorkeling Terbaik di Indonesia



Indonesia adalah negara kepulauan, dikelilingi oleh pantai yang cantik dengan suhu yang hangat. Maka tak heran jika negara kita mempunyai pemandangan bawah laut yang cukup cantik. Terumbu karang tumbuh subur di lautan Indonesia, salah satu cara untuk menikmatinya adalah dengan snorkeling. Tak perlu khawatir, banyak spot snorkeling menarik di Indonesia dengan kedalaman tak lebih dari 10 meter. Seorang pemula pun bisa menikmati cantiknya pemandangan bawah laut:

Karimun Jawa

Karimun Jawa merupakan deretan pulau yang ada di utara Semarang, ada sekitar 30 lokasi yang menarik untuk dikunjungi. Total ada 27 pulau di kawasan ini, namun hanya 5 pulau saja yang berpenghuni. Jadi bisa dibilang Karimun Jawa masih sangat alami. Pantai di sekitar Karimun Jawa mempunyai pemandangan bawah laut yang menarik dan sangat cocok untuk kegiatan snorkeling. Ada banyak paket wisata yang memasukan snorkeling ke dalam kegiatan wisatanya. Budgetnya-pun Karimun Jawa bisa disesuaikan. Lokasi ini sangat cocok untuk berlibur dan bersnorkeling terutama bagi Anda yang berada di wilayah Pulau Jawa.

Pulau Bintan Riau

Nah kalau yang satu ini ada di wilayah Pulau Sumatera. Pulau Bintan berdekatan dengan Singapura. Mempunyai hamparan pasir putih yang sangat indah. Pemandangan bawah lautnya pun tak kalah eksotis. Sebuah kapal tangker yang telah tenggelam selama puluhan tahun dapat Anda temui di kawasan ini. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang sedang belajar snorkeling. Apalagi di lokasi ini ada ngarai yang tidak terlalu luas dan dalamnya hanya sekitar delapan meter saja.

Raja Ampat, Papua

Mungkin Anda harus menyiapkan budget yang cukup banyak jika ingin menikmati pemandangan bawah laut di sini. Namun percayalah Raja Ampat tidak akan membuat Anda kecewa. Raja Ampat terletak di Papua Barat. Keindahannya telah diakui oleh dunia. Kawasan ini mempunyai sejumlah biota laut yang jarang ditemui di tempat lain. Tempat seluas kurang lebih sekitar lima hektar ini dihuni oleh ribuan spesies ikan dan terumbu karang. Bisa dibilang Raja Ampat adalah surga bagi para penyelam. Hanya saja mungkin memang sedikit susah di jelajahi oleh penyelam pemula.

Wakatobi

Nah satu lagi nih pulau yang sudah terkenal sampai ke mancanegara. Terutama bagi mereka para pecinta laut. Tempat ini sangat wajib dikunjungi. Wakatobi merupakan kumpulan dari empat pulau yaitu Pulau Wangi-Wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tornia dan Pulau Binongko. Wakatobi merupakan nama gabungan dari kempat pulau itu. Tempat ini sangat cocok untuk pecinta olahraga selam termasuk bagi pemula yang sedang belajar snorkeling. Ada sekitar 850 spesies laut khas Indonesia yang ada di kawasan ini.

Sumber : utiket.com

Thursday, January 16, 2014

Penting Sebelum Mendaki Gunung!


Mendaki gunung atau Mount Climbing merupakan salah satu kegiatan wisata yang menarik, seru dan menantang. Namun bagi Anda yang baru pertama mencoba kegiatan wisata alam yang satu ini sebaiknya memperhatikan dan mempersiapkan beberapa hal berikut ini:

Mempelajari peta gunung

Pelajarilah peta kawasan gunung yang akan Anda daki. Pastikan pula Anda juga sudah mempelajari navigasi darat menggunakan peta dan kompas karena hal ini akan sangat membantu Anda dalam menjelajahi kawasan gunung, sehingga kemungkinan tersesat menjadi lebih kecil.

Ajak teman

Ajaklah teman jika ingin melakukan pendakian. Sebaiknya mengajak teman yang sudah terbiasa dengan jenis wisata alam yang satu ini. Semakin banyak teman yang diajak maka akan semakin seru dan bisa mengurangi resiko bahaya di saat melakukan pendakian. Bermusyawarahlah dengan teman-teman yang akan mendaki, namun tetap diingat ya jangan mengedepankan ego karena hal ini juga menyangkut kepentingan dan keselamatan bersama.

Meminta izin

Sebelum melakukan pendakian, sebaiknya beritahu keluarga Anda terlebih dahulu. Hal ini cukup penting agar keluarga Anda mengetahui keberadaan Anda jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti tersesat atau bencana lainnya. Jangan lupa juga untuk melapor ke pos-pos perizinan pendakian, agar jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu hal terhadap Anda, pihak pos tersebut dapat segera bertindak untuk memberikan pertolongan.

Bawa perlengkapan penting

Ada beberapa perlengkapan yang wajib Anda bawa untuk berjaga-jaga, seperti peluit, korek api dan pistol kembang api.  Ketiga benda tersebut dapat Anda gunakan jika Anda tersesat. Dengan membunyikan peluit, maka tim bantuan bisa mencari keberadaan Anda. Korek api selain berguna untuk membantu dalam memasak makanan selama pendakian, juga bisa membantu Anda saat tersesat. Kumpulkan ranting-ranting dan dedaunan untuk dibakar sehingga mengepulkan asap sehingga tim bantuan bisa mencari posisi Anda. Sedangkan pistol kembang api bisa digunakan untuk meminta pertolongan saat Anda tersesat, namun sebaiknya digunakan pada malam hari agar kembang api yang Anda tembakkan sebagai tanda meminta bantuan dapat terlihat dengan jelas.

Beri tanda pada setiap jalur yang dilewati

Dari awal pendakian berilah tanda pada setiap jalur yang Anda lewati. Anda bisa menandainya dengan cara seperti mengikatkan tali di pohon atau dengan tanda lainnya yang Anda kenali dan tidak mudah hilang. Hal ini memudahkan Anda untuk mengetahui bahwa jalur tersebut pernah Anda lewati dan akan mempermudah Anda untuk kembali ke jalur sebelumnya jika Anda tersesat.

Sumber : utiket.com

Thursday, December 19, 2013

Tips Berpetualang di Gua



Menjelajahi gua merupakan kegiatan wisata yang menantang sekaligus seru. Terdapat dua jenis gua yang bisa dijelajahi, yaitu gua kering dan gua yang bersungai. Sebelum menjelajahi gua, perhatikan beberapa tips berikut ini agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Siapkan badan yang fit dan mental

Salah satu hal terpenting sebelum memulai semua kegiatan wisata terutama untuk menjelajahi gua adalah tubuh yang fit. Pastikan Anda dalam keadaan fit sebelum menjelajahi gua. Dan ingat jangan memaksakan diri jika memang merasa dalam keadaan yang kurang fit karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Persiapan mental juga perlu Anda lakukan mengingat kondisi di dalam gua yang tentunya berbeda dengan di luar gua.

Jangan merusak alam

Dimanapun Anda berada, tentunya Anda tidak boleh melakukan pengrusakan. Saat menjelajah gua Anda akan menemui keadaan alam dan ekosistem yang berbeda dengan kehidupan Anda sehari-hari. Tetap jaga kelestariannya dan jangan merusak apapun, seperti mamatahkan atau mencabut tanaman, mencorat coret dinding dua maupun mematahkan stalaktit dan stalakmit.

Kenali jenis guanya

Sebaiknya Anda mengenali jenis gua yang akan Anda jelajahi agar bisa mendapatkan gambaran. Jika mengunjungi gua yang menjadi sarang kelelawar atau hewan lainnya, sebaiknya jangan berisik saat menjelajah agar tidak mengganggu mereka. Namun jika yang akan dijelajahi merupakan gua yang memiliki sungai dan Anda tidak bisa berenang, pastikan Anda melaporkan diri terlebih dahulu ke pemandu wisata di gua tersebut agar mendapatkan pengawasan khusus.

Berpakaian yang sesuai

Kemanapun Anda pergi, berpakaianlah yang sesuai dengan tujuan Anda. Kenakan pakaian yang nyaman, tertutup dan alas kaki yang tidak licin saat Anda menjelajahi gua. Pakaian tertutup akan lebih bisa melindungi tubuh Anda jika sewaktu-waktu Anda terjatuh. Kenakan pula perlengkapan keamanan selama menjelajahi gua agar agenda wisata Anda berjalan dengan aman.

Sumber : utiket.com