Wednesday, November 12, 2014

Taman Laut 17 Pulau Riung Ende Indonesia



Introduksi

Indonesia memang memiliki banyak taman laut, salah satunya adalah Taman Laut 17 Pulau Riung. Taman laut ini terletak di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Taman laut ini dikelola oleh KSDA Taman Nasional Riung.

Taman Laut 17 Pulau Riung terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil dan besar dan tak berpenghuni. Meskipun bernama Taman Laut 17 Pulau Riung, namun sebenarnya gugusan pulau-pulau tersebut berjumlah lebih dari 20 pulau. Pulau-pulau tersebut diantaranya meliputi :

Pulau Wire, Pulau Sui, Pulau Taor, Pulau Tembaga, Pulau Tiga (Pulau Panjang), Pulau Bampa, Pulau Meja, Pulau Rutong, Pulau Patta, Pulau Halima (Pulau Nani), Pulau Pau, Pulau Borong, Pulau Besar, Pulau Dua, Pulau Kalong, Pulau Lainjawa dan Pulau Ontoloe.

Selain memiliki panorama yang indah, hampir seluruh kawasan darat di pulau ini merupakan hutan kering dimana pesisir pantainya ditumbuhi dengan pohon bakau. Perairan di sekitar pulau-pulau ini pun juga cukup tenang, sehingga sangat cocok untuk bersnorkeling ataupun diving. Pulau Rutong dan Pulau Tiga merupakan pulau yang memiliki banyak spot terbaik untuk bersnorkeling ataupun diving. Selain itu banyak fauna seperti komodo, ayam hutan, bangau putih, kelelawar, burung nuri, kera , elang dan beberapa fauna lainnya hidup di kawasan ini. Begitu juga kehidupan bawah lautnya. Terdapat banyak jenis ikan dan terumbu karang pastinya.

Untuk menjelajah pulau-pulau di taman laut ini, Anda dapat menyewa perahu motor penduduk setempat. Biayanya tergantung kesepakatan dengan si pengemudi. Sebaiknya Anda juga mengikuti rekomendasi dari nelayan atau penduduk setempat mana pulau yang biasa dikunjungi oleh wisatawan dan mana yang tidak.

Fasilitas

Riung merupakan kawasan wisata yang masih perlu dikembangkan. Listrik di kawasan ini masih menggunakan generator yang hanya berfungsi mulai dari pukul 18.00 hingga pukul 06.00. Meski begitu beberapa penginapan dan rumah makan bisa Anda dapatkan di Riung. Biaya menginapnya mulai dari Rp 150.000 per malam.

Akses ke Taman Laut 17 Pulau Riung

Taman laut ini dapat diakses melalui kota Ende. Waktu tempuhnya sekitar tiga hingga empat jam perjalanan darat. Yakni dengan menggunakan bus atau dengan menggunakan travel.

Jadwal keberangkan bus dari Ende ke Riung hanya ada dua kali (pagi dan siang hari). Rutenya dari Ende-Mbay-Riung.

Dari Ende ke Terminal Mbay, jalannya tidak terlalu mulus dan membutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan. Baru dari Terminal Mbay, perjalanan dilanjutkan ke Riung. Waktu tempuhnya sekitar satu jam perjalanan.

Sumber : utiket.com

Tuesday, November 11, 2014

Tips Liburan ke Tempat Religi



Liburan tidak harus pergi ke pantai ataupun gunung. Sesekali boleh juga liburan ke tempat-tempat religi seperti candi, kuil maupun bangunan religi lainnya. Tempat-tempat religi tersebut biasanya selain memiliki nilai sejarah yang menarik juga memiliki bentuk bangunan yang cukup unik. Namun perlu diingat, tempat yang Anda kunjungi adalah tempat religi, jadi ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan seperti :

Cara berpakaian

Memang tidak semua tempat ibadah membuat aturan tentang cara berpakaian pengunjungnya. Namun untuk menghormati tempat religi tersebut, sebaiknya Anda mengenakan pakaian yang rapi dan tertutup. Beberapa tempat religi pun bahkan ada yang mengharuskan pengunjungnya mengenakan pakaian tertentu. 

Waktu kunjungan

Perhatikan waktu kunjungan Anda. Terkadang beberapa tempat religi mempunyai jadwal khusus untuk para wisatawan. Bahkan ada tempat religi yang hanya dibuka pada masa tertentu saja, seperti saat menjelang perayaan keagamaan. Untuk itu akan lebih baik jika Anda mencari informasi waktu kunjungan terlebih dahulu sebelum datang ke tempat tujuan.

Hormati mereka yang berdoa

Sebagai wisatawan Anda wajib menghormati pengunjung yang sedang beribadah. Jangan menimbulkan kegaduhan atau mengganggu mereka yang sedang beribadah. Selalu ingat untuk jaga ketenangan dan kesopanan.

Ikuti aturan setempat

Terkadang ada beberapa peraturan khusus bagi para wisatawan yang biasanya dipasang di papan informasi. Sempatkan waktu untuk membaca dan mematuhinya. Jika ada peraturan khusus seperti wanita haid dilarang masuk, maka hormati aturan tersebut dan jangan melanggar. Selain itu jangan memegang dan menyentuh barang-barang di sana secara sembarangan karena bisa jadi barang tersebut merupakan barang suci yang disakralkan.

Jaga Kebersihan

Ini mungkin sangat klise dan sering dianggap sepele. Namun ini adalah hal penting yang tak boleh diabaikan. Jangan pernah membuang sampah sembarangan dimanapun dan kapanpun.

Selain itu, pemberian derma juga bisa Anda lakukan. Derma yang terkumpul biasanya akan digunakan oleh pengelola setempat untuk memelihara dan melestarikan bangunan tersebut.

Sumber : utiket.com

Sunday, November 9, 2014

Pusat Laut Donggala Palu Indonesia



Introduksi

Tempat wisata ini cukup unik, namanya Pusat Laut Donggala. Pusat Laut Donggala terletak di Dusun Simbe, Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Jaraknya sekitar 45 kilometer dari kota Palu. Pusat Laut Donggala masih berada di kawasan Pantai Tanjung Karang, sebuah pantai yang juga cukup terkenal keindahannya. Hanya sekitar 500 meter dari bibir Pantai Tanjung Karang.

Pusat Laut Donggala berupa sebuah sumur raksasa yang berdiameter sekitar sepuluh meter dan mempunyai kedalaman sekitar tujuh meter. Sumur tersebut terbentuk secara alami dan mempunyai ukiran bebatuan. Air di dalamnya berwarna biru jernih dan berasa asin seperti air laut. Uniknya, air di dalam sumur tidak pernah keruh meskipun banyak orang yang menggunakannya untuk berenang ataupun menyelam.

Keunikan lainnya adalah, air di dalam sumur raksasa ini akan pasang bila air laut sedang surut dan akan surut ketika air laut sedang pasang. Masyarakat setempat pun percaya bahwa air di dalam sini bisa mengobati segala macam penyakit. Maka tak jarang, banyak pengunjung yang membawa pulang air ini sebagai oleh-oleh. Biasanya mereka meminta tolong anak-anak setempat yang berenang di dalam Pusat Laut untuk mengambilkan air, tentu saja dengan upah sepantasnya.

Anda pun bisa juga berenang di dalam Pusat laut ini, namun harus dengan keahlian khusus ya, mengingat kedalamannya yang tak biasa. Selain itu, sempatkan juga untuk menikmati indahnya Pantai Tanjung Karang yang letaknya tidak begitu jauh dari Pusat Laut ini. Pantai tersebut cukup terkenal. Selain memiliki hamparan pasir berwarna putih, juga merupakan salah satu tempat favorit untuk snorkeling maupun diving.

Fasilitas

Fasilitas di Pusat Laut Donggala dan sekitarnya ini sudah cukup lengkap karena sudah dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. Tersedia juga beberapa penginapan dan tempat makan di lokasi ini.

Akses ke Pusat Laut Donggala

Tempat wisata ini cukup mudah dijangkau. Masih berada di kawasan Pantai Tanjung Karang Donggala. Jaraknya pun sekitar 45 kilometer sebelah utara dari pusat kota Palu. Dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi. Waktu tempuhnya sekitar 45 menit perjalanan. Ikuti saja papan petunjuk arah yang menginformasikan lokasi Pantai Tanjung Karang Donggala. Dari pantai ini, lokasi Pusat Laut sudah sangat dekat.

Sumber : utiket.com

Saturday, November 8, 2014

Ketinggalan Pesawat?



Mungkin sebagian dari Anda pernah mengalami insiden ketinggalan pesawat. Jangan panik saat mengalami hal ini. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui agar insiden ini tidak mengganggu jadwal traveling yang sudah Anda buat.

Hal pertama yang harus Anda lakukan bila ketinggalan pesawat adalah datang ke konter maskapai penerbangan. Ada dua kemungkinan yang bisa diambil. Bila Anda memesan tiket dengan harga normal fare atau bukan tiket promo, maka tiket pesawat masih bisa digunakan untuk penerbangan selanjutnya. Jadi Anda tidak perlu membeli tiket pesawat lagi. Namun bila tiket pesawat yang Anda beli adalah tiket promo maka tiket tersebut akan hangus dan Anda harus membeli lagi tiket penerbangan selanjutnya.

Meskipun frekuensi penerbangan dalam satu hari banyak, namun ada kemungkinan Anda tidak bisa mendapatkan kursi secara langsung pada penerbangan selanjutnya. Salah satu penyebabnya, bisa jadi karena pesawat sudah penuh. Namun bila ada penumpang yang membatalkan penerbangannya, Anda tetap masih mempunyai harapan untuk mendapatkan kursi. 

Bila hal tersebut terjadi, maka Anda akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu. Dan pihak maskapai pun akan memprioritaskan Anda ke penerbangan berikutnya.

Sebenarnya ketinggalan pesawat seperti ini bisa dihindari jika Anda berangkat 2 jam lebih awal dari jam penerbangan. Jika sekiranya Anda tidak bisa berangkat 2 jam lebih awal, sebaiknya lakukan cek in online atau cek in melalui telepon, dengan begitu Anda bisa terhindar dari insiden ini.

Sumber : utiket.com

Friday, November 7, 2014

Gerbong Kereta Api Khusus Penumpang Difabel



Salah satu terobosan baru dari PT KAI saat ini adalah dengan tersedianya fasilitas gerbong khusus untuk penumpang difabelFasilitas tersebut saat ini memang baru ada di Kereta Api Jayabaya jurusan Malang-Jakarta saja, namun secara bertahap PT KAI akan menyediakan gerbong khusus untuk penumpang difabel di semua KA Kelas Ekonomi.

Gerbong khusus untuk penumpang difabel tersebut jumlahnya ada dua gerbong, yang ditandai dengan lambang orang sedang mengendarai kursi roda. Mulai dari pintu masuk ke gerbong KA, toilet, hingga lorong pada gerbongnya didesain luas. Sehingga penumpang KA gerbong khusus difabel pun dapat masuk ke toilet dengan menggunakan kursi roda. Tak hanya gerbong khusus untuk penumpang difabel saja, rencananya PT KAI juga akan menyediakan fasilitas bagi penumpang difabel di semua stasiun. Namun hal tersebut tentunya membutuhkan proses dan akan dilakukan secara bertahap.

Fasilitas gerbong khusus untuk penumpang difabel pada KA Jayabaya jurusan Malang-Jakarta ini memang termasuk terobosan baru dari PT KAI. KA Jayabaya jurusan Malang-Jakarta pun termasuk jurusan baru, karena minat penumpang dengan tujuan Jakarta sangat tinggi. KA Jayabaya jurusan Malang-Jakarta ini baru diluncurkan secara resmi pada tanggal 18 Oktober 2014 lalu. 

Dengan adanya fasilitas gerbong khusus untuk penumpang difabel pada kereta ini, diharapkan para penumpang difabel bisa lebih nyaman dan menikmati perjalanan kereta apinya.

Sumber : utiket.com

Thursday, November 6, 2014

Pantai Temboko Lehi Manado Indonesia



Pantai Temboko Lehi

Introduksi

Pantai Temboko Lehi atau dikenal juga dengan nama Pantai Lehi merupakan salah satu pantai unik yang dimiliki oleh Indonesia. Pantai ini terletak di Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara. Jaraknya sekitar 137 km dari pusat kota Manado.

Pantai ini memiliki air laut yang berwarna biru dan panorama yang cukup indah di sekelilingnya. Yang membuatnya unik adalah air lautnya yang tidak dingin tetapi panas. Yup, pantai ini berada di kaki Gunung Api Karengetang yang masih aktif. Sehingga di sepanjang garis pantainya, air lautnya terasa panas. Bahkan air lautnya pun tidak asin seperti air laut pada umumnya.

Air lautnya cukup panas, sehingga Anda tidak akan menemukan ikan yang berkeliaran di sekitar pantai. Bahkan bila Anda menggali pasir pantainya, Anda bisa melihat uap air laut panas tersebut menyembul ke udara. Jadi sebaiknya jangan langsung berenang ke pantainya. Bila mau merasakan hangatnya air laut Pantai Lehi ini, Anda bisa menuju ke sebuah kolam kecil yang ada di sekitar pantai. Kolam tersebut merupakan bak pemandian yang telah lama digunakan oleh warga setempat untuk keperluan mandi. Jangan khawatir, karena air di kolam tersebut tidak terlalu panas namun cukup hangat.

Selain di kolam pemandian tersebut, Anda juga bisa menikmati hangatnya air laut Pantai Lehi di bagian pantai yang bertebing dan berbatu. Letaknya memang sedikit tersembunyi. Anda harus berjalan beberapa meter dari lokasi pantai berpasir, dan trekking menyusuri batu-batu besar hingga menemukan lekukan bebatuan. Di lokasi bebatuan inilah, Anda akan merasakan sensasi hangat dari uap air panas yang keluar dari bebatuan.

Fasilitas

Kawasan pantai ini masih minim fasilitas, namun Pemkab Sitaro telah memperbaiki beberapa fasilitas yang ada di kawasan pantai ini. Diantaranya seperti membangun dan memperbaiki tempat-tempat santai untuk pengunjung, toilet umum, serta memperbaiki kolam pemandian untuk pengunjung. Anda juga bisa mendapatkan beberapa penginapan dan tempat makan di sekitar Kabupaten Sitaro.

Akses ke Pantai Temboko Lehi

Kota terdekat untuk menuju ke lokasi pantai ini adalah melalui kota Manado. Jaraknya sekitar 137 km dari pusat kota Manado. Dari pusat kota Manado, Anda bisa langsung menuju ke Pelabuhan Manado dengan menggunakan kendaraan darat.

Dari Pelabuhan Manado, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kapal laut menuju ke Pelabuhan Pehe yang ada di Pulau Siau. Waktu tempuhnya sekitar empat jam perjalanan. Dari Pelabuhan Pehe, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menyewa ojek untuk menuju ke lokasi Pantai Lehi. Waktu tempuhnya sekitar 20 menit perjalanan.

Sumber : utiket.com

Wednesday, November 5, 2014

Cantiknya Telaga Warna Yogyakarta Indonesia



Tentang Cantiknya Telaga Warna

Telaga Warna terletak di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 25 km dari pusat kota Wonosobo atau sekitar 114 km dari pusat kota Yogyakarta. Telaga ini cukup terkenal dan merupakan wisata andalan Kabupaten Wonosobo.

Letaknya berada di ketinggian kurang lebih sekitar 2.000 meter dpl. Membuat suasana di kawasan telaga ini sangat asri. Hawanya sejuk cenderung dingin dengan pemandangan hutan rimbun di sebelah kiri dan kanan jalan. Ada juga beberapa candi bercorak Hindhu yang turut menghiasi pemandangan di sekitar telaga. Tak heran banyak wisatawan yang datang ke sini, terutama saat musim liburan. Telaga Warna sendiri mempunyai air yang tenang berwarna kehijau-hijauan dan tidak ada riak sama sekali. Tak hanya itu kabut putih tipis juga turut menghiasi suasana telaga.

Konon tempat ini disebut Telaga Warna karena air di telaga ini bisa berganti-ganti warna. Kadang hijau, kadang kuning bahkan kadang berwarna-warni seperti pelangi. Fenomena alam ini memang unik. Penyebabnya adalah kandungan sulfur di dalam telaga yang cukup tinggi, sehingga sinar matahari yang mengenai permukaan telaga membuat warna air telaga tampak berwarna-warni. Bahkan terkadang terdapat letupan air yang mendidih sama seperti yang ada di kawasan obyek wisata Kawah Putih Bandung.

Telaga Warna ini memang sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Bukan hanya sebagai kawasan wisata yang bisa menambah aset daerah saja, namun masyarakat sekitar juga memanfaatkannya sebagai sumber irigasi untuk mengairi tanaman kentang yang menjadi komoditas utama di kawasan ini. Selain itu di kawasan wisata ini, terdapat beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi seperti Telaga Pengilon (yang konon digunakan untuk bercermin), Goa Sumur, Goa Semar, Goa Jaran dan Kawasan Sikidang.

Fasilitas

Biaya masuk ke kawasan Telaga Warna Sekitar Rp 20.000 per orang. Sudah termasuk untuk mengunjungi empat obyek wisata, yaitu Telaga Warna dan wisata sekitarnya. Selain itu ada juga beberapa homestay dan rumah penduduk yang bisa disewa di sekitar lokasi dengan harga yang murah. Di kawasan obyek wisata Telaga Warna tidak terdapat warung makan. Anda bisa mendapatkan beberapa warung makan di sepanjang jalan sebelum menuju ke lokasi telaga.

Akses ke Cantiknya Telaga Warna

Telaga Warna masih berada di Kawasan Wisata Dieng. Dari Yogyakarta, jaraknya sekitar 114 km. Cara termudah untuk menuju tempat ini adalah dengan mengendarai mobil pribadi atau sewa. Rutenya dari pusat kota Yogyakarta – Magelang – Wonosobo – Dieng. Waktu tempuhnya sekitar tiga jam perjalanan.

Jika ingin menggunakan transortasi umum dari Yogyakarta Anda bisa menggunakan bus jurusan Yogyakarta - Magelang. Sesampainya di Magelang pindah menggunakan bus Jurusan Magelang - Wonosobo. Kemudian dari Terminal Wonosobo perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan mini bus jurusan Wonosobo – Garung – Dieng. Sesampainya di Dieng, Anda bisa menggunakan jasa ojek menuju Telaga Warna. Total waktu tempuh bila menggunakan kendaraan umum sekitar empat jam perjalanan.

Sumber : utiket.com