Minggu, 16 Maret 2014

Boeing 777-200ER Milik Malaysia Airlines


Sabtu, tanggal 8 Maret 2014 lalu, dunia digemparkan dengan menghilangnya pesawat milik Malaysia Airlines yakni Boeing 777-200ER dengan kode penerbangan MH370 yang hilang dari pantauan. Pesawat tersebut diketahui berangkat dari Kuala Lumpur pukul 00.41 waktu setempat, namun sekitar pukul 01.22 pesawat hilang kontak dengan pusat kendali. Sehingga pihak pusat kendali melaporkan insiden tersebut secara resmi kepada pihak Malaysia Airlines pada pukul 02.40. Namun hingga kini pesawat tersebut belum berhasil ditemukan. Sehingga petugas gabungan baik dari Malaysia, Singapura, Indonesia, Vietnam, Filipina, China serta Amerika  memperluas area pencarian. 

Boeing 777-200ER sebelumnya pernah mengalami kecelakaan kecil pada tahun 2012 lalu. Meski tidak ada korban luka, kecelakaan tersebut sempat membuat ujung sayap pesawat patah namun sudah diperbaiki. Menurut catatan, Boeing 777-200ER milik Malaysia Airlines telah memiliki 20.243 jam terbang dan dalam kondisi layak untuk melakukan penerbangan. Pesawat ini juga telah mengangkut bahan bakar yang cukup untuk melakukan penerbangan yang lebih jauh kurang lebih selama tujuh setengah jam. 

Boeing 777-200ER dengan kode penerbangan MH370 mempunyai tempat duduk yang terdiri dari kelas bisnis dan kelas ekonomi. Pesawat ini melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 2 Mei 2002 serta mempunyai jarak tempuh maksimal sekitar 14.305 kilometer. Pesawat tersebut bermesin dua Rolls Royce Trent 800. Dari pihak maskapai sendiri telah memberikan keterangan bahwa kapten pesawat untuk penerbangan MH370 sendiri adalah seorang pilot yang telah memiliki pengalaman terbang selama 18.365 jam, sedangkan Ko pilotnya adalah seorang yang telah memiliki pengalaman terbang selama 2.763 jam. 

Dengan kondisi pesawat yang telah diuji oleh tim ahli dan layak terbang, persediaan bahan bakar yang cukup serta kapten pilot yang telah memiliki 18.365 jam terbang, hilangnya pesawat ini menyisakan misteri.

Sumber : utiket.com